Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Friday, 20 June 2008

Fren Unggul di 8 Kabupaten

Hasil pleno penghitungan suara di 19 KPUD kabupaten/kota menunjukkan, paket calon Gubernur NTT periode 2008-2013 dari PDIP, Frans Lebu Raya - Esthon L Foenay (Fren) unggul di 8 kabupaten, Gaul menang di tujuh kabupaten dan lima kabupaten lainnya Tulus unggul.

Demikian data hasil penghitungan suara di 19 kabupaten/kota yang diperoleh Kamis (19/6/2008).Sementara KPUD Kabupaten Kupang sampai kemarin, belum menggelar rapat pleno.Dari jumlah perolehan suara, termasuk hasil sementara di Kabupaten Kupang yang belum diplenokan dimana Tulus unggul (lihat tabel), Fren masih di posisi teratas disusul Tulus dan Gaul.

Dari sisi jumlah perolehan suara per kabupaten/kota, Fren menang di Kabupaten Belu, TTU, Kota Kupang, Sumba Timur, Lembata, Flotim, Ende dan Ngada. Sementara Gaul menang di Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat dan Nagekeo. Lima kabupaten lainnya yang dimenangkan Tulus adalah Kabupaten TTS, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Alor dan Sikka.

Sementara dari sisi total perolehan suara, termasuk Kabupaten Kupang yang belum diplenokan (masih data sementara yang belum diplenokan), Fren menang dengan 760.733 suara, disusul Tulus yang diusung Partai Golkar dengan 686.381 suara dan Gaul memperoleh 582.367 suara.

Kabupaten Kupang merupakan satu-satunya kabupaten yang belum menyelesaikan rekapitulasi karena rekapitulasi penghitungan suara enam kecamatan di Pulau Sabu dan Kecamatan Amfoang Utara baru tiba di KPUD setempat, kemarin sore. Sesuai rencananya, KPUD Kabupaten Kupang melakukan pleno hari ini, Jumat (20/6/2008.(Poskupang)
Selengkapnya...

Wednesday, 18 June 2008

Melihat Sedikit Nian Tana...

Kabupaten Sikka memang kaya akan adat,budaya dan tarian serta berbagai pantai yang indah,sementara ini mari sama-sama untuk melihat foto-foto koleksi dari seorang sahabat kami.

Meski banyak orang luar yang belum tahu Maumere itu dimana atau Maumere itu apa sih namun mulai saat ini mari kita sama-sama mengenalkan Maumere kepada semua orang hingga tidak ada lagi kita dengar cerita-cerita miris seperti pengelaman gadis luar yang bernama Fitria tersebut.


Lihat foto-foto dibawah ini yang diambil beberapa tahun lalu....



Patung Maria Bunda Segala Bangsa


Maumere Dari Nilo


Dari Sea World..


Pantai Kajuwulu


Wodong Beach


Pantai Barat Maumere


Wodong Beach


Dari Sea World..


Sunset Di Pantai Barat..


Kampung Tradisional Wuring

Wisung Fatima Di Lela

Gereja tua di Sikka


Barang Antik Di Museum Bikon Blewut


Gading Besar(Bikon Blewut)

Jong Dobo(Foto Asli)

Toja Bobu,Tarian Peninggalan Portugis

Pasangan Berpakaian Adat Sikka

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

TULUS Unggul di Kabupaten Sikka..

Paket TULUS yang mengusung Ibrahim Agustinus Medah sebagai calon Gubernur dan Paulus Moa sebagai calaon Wakil Gubernur menyalib perolehan sementara perhitungan suara Pilkada NTT dikabupaten Sikka yang sebelumnya sempat dipimpin oleh Paket FREN yang mengusung Frans Lebu Raya sebagai calon Gubernur dan Esthon Foenay sebagai calaon Wakil Gubernur NTT.



Dalam perhitungan suara yang dikeluarkan oleh KPUD Sikka sampai dengan pukul 23.00 waktu indonesia bagian tengah,Paket TULUS yang mengusung salah satu putera terbaik tanah Sikka Bapak Paulus Moa sebagai calon wakil gubernur memimpin angka perolehan suara dengan perolehan suara sebanyak 53.837 suara diikuti Paket FREN dengan perolehan suara sebanyak 49.141 suara pemilih sedangkan Paket GAUL berada di urutan ke tiga perolehan suara yakni sebesar 11.099 suara.

Perolehan perhitungan suara yang dikeluarkan KPUD Sikka malam tadi tersebut masih minus kecamatan PalueE yang belum masuk sampai dengan berita ini diturunkan.Tapi melihat hasil sementara yang sudah dikeluarkan sepertinya Paket TULUS unggul di Kabupen Sikka.

www.inimaumere.blogspot.com
Selengkapnya...

Tuesday, 17 June 2008

Paulus Moa datangi KPUD Sikka,FREN Sementara Unggul..

Calon Wakil Gubernur NTT, Drs Paulus Moa, yang berpasangan dengan IA Medah (Paket Tulus), Senin (16/6/2008) siang, mendatangi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka. Kedatangan Moa ke sana untuk mempertanyakan secara langsung hasil perhitungan suara pemilihan gubernur (Pilgub) NTT yang dilakukan KPUD setempat. Moa optmis paket Tulus (Drs. Ibrahim A Medah-Drs. Paulus Moa) akan meraih perolehan suara terbanyak di Kabupaten Sikka.



Disaksikan wartawan, Senin (16/6/2008) pukul 10.30 wita, kedatangan Paulus Moa ke KPU Kabupaten Sikka didampingi sejumlah tim suksesnya dan Ketua TPDI RI, Petrus Salestinus, SH dan Ketua tdi Meridian Dado, SH. Di kantor itu Moa diterima dan bertemua langsung dengan Ketua KPUD Sikka, Robby Keupung. Pembicaraan Moa dengan pihak KPU Sikka berlangsung tertutup selama hampir setengah jam di ruang kerja Ketua KPU Sikka. Moa meminta pihak KPU Sikka bisa mengawal proses perhitungan suara dari berbagai TPS sehingga tidak terjadi indakasi kecurangan.

Usai bertemu KPU, kepada wartawan Moa menjelaskan maksud kedatangannya ke Kantor KPU Sikka. :Saya datang untuk mengecek hasil perhitungan suara di KPU. Hanya itu," kata Moa.

Mengenai hasil perhitungan suara yang diumumkan KPU NTT yang menyebutkan peket Tulus (Drs. Ibrahim A Medah-Drs. Paulus Moa) berada di urutan kedua setelah paket Fren (Drs, Frans Leburaya-Ir. Eston Foenay), Moa enggan menanggapinya. Namun Moa dengan optimis mengatakan hasil perhitungan suara yang dilakukan timnya di lapangan menyebutkan paket Tulus menempati perolehan suara dengan urutan teratas. (vel/Poskupang)

Fren Raih 643.920 Suara

Pasangan Drs. Frans Lebu Raya-Ir. Esthon L Foenay (Fren) terus memimpin perolehan hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT 2008-2013. Data yang diperoleh Pos Kupang dari KPU Kabupaten di seluruh kabupaten di NTT hingga pukul 23.00 wita, Fren meraih 643.920 suara. Jumlah suara sah yang sudah masuk sebanyak 1.486.283 suara.

Sementara, berdasarkan pengumuman hasil sementara KPU NTT sekitar pukul 19.00 Wita kemarin, total suara sah 756.303. Jumlah ini direkap dari 20 kabupaten/kota se NTT. Berdasarkan data ini, paket Fren memimpin dengan 322.054 suara, disusul Tulus 269.930 dan Gaul, 164.319 suara sah.

Hasil sementara perolehan suara ini memperlihatkan, paket Fren unggul di sembilan kabupaten/kota, yakni Kota Kupang (14.983), TTU (21.438), Belu (17.519), Lembata (10.499), Flotim (43.317), Sikka (42.740), Ende (56.367), Ngada (29.752) dan Sumba Timur (13.072).

Paket Tulus menang di empat kabupaten, yakni TTS (6.002), Rote Ndao (46.146), Kabupaten Kupang (33.588) dan Alor (29.140). Paket Gaul unggul di tujuh kabupaten, Nagekeo (31.467), Manggarai Timur (4.721), Manggarai (2.652), Manggarai Barat (2.530), Sumba Barat Daya (6.389), Sumba Barat (4.124) dan Sumba Tengah (2.592).

Anggota KPU NTT, Hans Louk, menjelaskan, pengumuman ini untuk memenuhi rasa ingin tahu warga NTT. Ditanya sumber data yang dipakai KPU NTT, Hans Louk mengatakan, pengumuman ini berdasarkan laporan dari setiap KPU kabupaten/kota yang dikirim melalui faksimile.

"Saya ingin tegaskan, hasil sementara yang kami publikasikan ini untuk memenuhi rasa ingin tahu masyarakat. Sumber datanya berasal dari KPU di kabupaten yang dikirim melalui faks," kata Hans Louk.

Anggota KPU NTT lainnya, John Depa, menambahkan, hasil penghitungan sementara ini diambil dari lampiran formulir C-1 (berisi tentang hasil perolehan suara untuk masing-masing pasangan). Formulir ini, katanya, salah satu eksemplarnya harus diserahkan oleh KPPS kepada KPU kabupaten/kota. Ditanya apakah formulir yang sama diberikan kepada saksi masing-masing pasangan, John Depa mengakuinya. Karena berasal dari formulir C-1, John Depa menegaskan, data yang dipublikasikan ini otentik.(Poskupang)
Selengkapnya...

"Jong Dobo" Pesona Dusun Dobo"

Jong Dobo' atau disebut juga Jong Gelang terdapat di Dusun Dobo, Desa Ian Tena, Kecamatan Kewapante. Di dusun yang sama juga terdapat megalitik Dobo yang dalam bahasa setampat disebut mahe.

Artefak Jong Dobo berukuran mini/kecil, dengan panjang 60 Cm, lebar 8 Cm, dan tinggi 12 Cm, dengan awak kapal sebanyak 22 orang. Kleteng latar melukiskannya secara khusus, para ahli juga sudah mencatatnya secara ilmiah.


Rumusan dalam Kleteng Latar

Soge Ata Numba,sage Jong Gelang reta,Jong Gelang reta, beli urang nora dada; Poto watu la Dobo, poa inga ia Dobo, Inga ia Dobo, Jong baleng dadi gelang - "Orang Ende (Soge) dari Numba, membawa dan menyembunyikan kapal perunggu itu; kapal perunggu itu, pemberi hujan dan panas matahari; Ketika mengangkat jangkar di Dobo, begitu kesiangan; Karena kesiangan kapal berubah menjadi perunggu".

Sedangkan dalam catatan para ahli menurut Kepala Kantor Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Oscar Pareira Mandalangi(saat itu)antaranya Dr. Verhoeven SVD, bahwa Jong Dobo berasal dan Kebudayaan Dongson di India Belakang atau Tiongkok Selatan (sekarang Vietnam) pada abad 8 M.

Ahli purbakala lainnya Prof. Hugh O'Neil dari Melbourne University Australia mengatakan, artefak Jong Dobo menurut struktur dan bentuknya berasal dari Kebudayaan Sumeria abad 3 SM, dibawa dari Laut Tengah ke India, Benggala dan dalam petualangan migrasi suku bangsa India ke Indonesia, tiba di Nusa Tenggara Timur,di Dobo.

Menurut P.J. Sevink SJ, Bapak Pengasal yang membawa JongDobo ialah Mo'an Lago-Dua Bella. Bahwa artefak Jong Dobo punya awak 22 on ang yang terdiri dari 1 kapten, 3 juru mudi, 8 penumpang dan 12 pendayung.

Pada tanggal 7 Januari 1988, istri Dubes Kerajaan Inggris untuk In. donesia yangjuga ahli sejarah dan peminat benda-benda purbakala, bersama suaminya datang melihat JongDobo. Dikatakannya, "JongDobo merupakan satu-satunya barang langka di Asia, selain satu lagi yang kini tersimpan di Museum Paris."

Jong Dobo disimpan dan dijaga oleh Lepo Tana Puan, ialah suku yang mengepalai suku-suku lainnya. Karenanya, artefak Jong Dobo dianggap sebagai milik umum, bersama. Sedangkan yang bertanggung jawab langsung ialah juru kunci pertama Mumeng (Si Dungu Bisu), kemudian juru kunci kedua ialah Hendrikus Domi.

Artefak unik Jong Dobo terletak di Dusun Dobo, di atas bukit setinggi sekitar 500 m di atas permukaan laut. Jong Dobo sedianya terletak di tengah hutan di pinggir kampung di atas beberapa buah batu yang disebut mahe. Kemudian karena dikuatirkan bisa dicuri orang, maka Jong Dobo kemudian dipindahkan kantor Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Sikka ke rumah Hendrikus yang diakui masyarakat sebagai "pewaris" yang harus bertanggungjawab atas benda unik tersebut. Pengamanan seperti itu juga berkaitan dengan semaraknYa para pencari-penggali barang-barang antik.

Pemerintah Daerah Tingkat II Sikka, di masa Bupati Sikka Drs. Dan Woda Palle, memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan Jong Dobo dengan membuka jalan raya ke situs Jong Dobo. Juga di masa Bupati Drs.Paulus Moa karena menyadari keberadaan Jong Dobo sebagai sebuah aset Sikka ke depan.

Doeloe, di tempatnya di tengah hutan, selain Jong Dobo, dalam onggokan batu-batu itu juga terdapat sebuah kumbang kecil dengan lebar mulut sekitar 10 Cm dan tinggi 25 Cm. Dewasa ini, sebagian mulutnya sudah pecah dan disimpan di kampung lain. Tidak jelas mengapa demikian. Selain di Dusun Dobo, konon, di tempat lain juga terdapat barang-barang perunggu.

Dicuplik dari buku 'Pelangi Sikka'-Michael Beding dan Indah Lestari Beding
www.inimaumere.blogspot.com
Selengkapnya...

Sunday, 15 June 2008

FREN Unggul Sementara di Kabupaten Sikka..

Warga Kota Tidak Begitu Antusias..

Hampir disemua TPS dikota Maumere sepi pemilih jika dibandingkan dengan Pilkada Kabupaten Sikka kali lalu.Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya sosialisasi pilkada dan juga dikarenakan masyarakat sudah lelah setelah mengikuti pilkada kabupaten kali lalu yang banyak menyita tenaga dan pikiran.

Dibeberapa TPS malah terlihat para petugas TPS duduk-duduk santai menunggu para pemilih yang datang.Jika dibandingkan dengan Pilkada kali lalu,sejak jauh hari rakyat kota Maumere sudah terlihat sibuk menyiapkan diri menyambut hari pemilihan namun tidak demikian dengan Pilkada NTT kali ini.Namun begitu beberapa warga yang menyadari pentingnya Pilkada NTT kali ini tetap datang ke TPS meski waktu sudah menjelang siang.

Di tiap TPS yang ada di kota Maumere tidak begitu terlihat kerumunan masyarakat yang membludak,tidak ada acara-acara kecil-kecilan sekedar menunggu waktu perhitungan suara seperti Pilkada Sikka kali lalu.Bahkan warga masyarakat lebih terlihat duduk didepan rumah daripada datang ke TPS untuk mencari tahu siapa yang unggul untuk sementara.

FREN Unggul di Sikka

Hasil perhitungan sementara Pilkada NTT sampai dengan Pukul 24.00,Paket FREN mengungguli lawan-lawanya.FREN mendapatkan suara sebanyak 32.478,Paket GAUL mendapatkan suara sebanyak 7.536 dan Paket TULUS yang mengusung salah satu putra terbaik tanah Sikka mendapatkan suara sebanyak 29.153 (sumber;KPUD SIKKA).

FREN Unggul Di NTT

Hasil penghitungan cepat (quick count) Pemilihan Umum Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2008-2013, Sabtu (14/6/2008), menunjukkan, pasangan Frans Lebu Raya-Esthon Foenay (FREN) unggul dengan FREN 38,04 persen.

Posisi kedua diraih pasangan Ibrahim Agustinus Medah-Paulus Moa (TULUS) dengan 33,04 persen dan urutan ketiga pasangan Gaspar Ehok-Yulius Bobo (GAUL) dengan perolehan suara 28, 66 persen. Demikian hasil Penghitungan Cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Jaringan Isu Publik (JIP) yang diumumkan pukul 17.30 Wita hari ini di Hotel Kristal-Kupang.

Hasil penghitungan cepat itu diumumkan oleh Barkah dan Arman Salam dari LSI serta Setia Darma dari JIP dalam jumpa pers yang dihadiri puluhan wartawan. Pasangan FREN diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), TULUS adalah calon dari Partai Golkar. Sedangkan pasangan GAUL diusung koalisi partai.

Seperti diwartakan sebelumnya, untuk pertama kalinya, rakyat NTT memilih gubernur-wakil gubernur periode 2008-2013 secara langsung, Sabtu (14/6/2008) ini. Sebanyak 2.646.114 warga NTT yang mempunyai hak pilih yang telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun dalam daftar pemilih khusus akan menyalurkan hak politiknya itu pada 7.506 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh kabupaten/kota.(sumber;poskupang)

www.inimaumere.blogspot.com
Selengkapnya...

Saturday, 14 June 2008

Maumere,dalam catatan perjalanan seorang gadis...

Fitria,Nama gadis ini yang melakukan perjalanan ke Maumere,kami mendapatkan kisah ini lewat blog pribadi Fitria,sayangnya Fitria belum mengelilingi Nian tana secara keseluruhan tapi tak apalah karena ini merupakan kisah seorang gadis yang lahir dan hidup dikota besar dimana segala kecanggihan ada disana.Mari kita sama-sama membaca kisah dari Nona Fitria yang asli bukan orang NTT.

Akhirnya, setelah delay pesawat 1 Jam, ada panggilan “Pesawat Merpati MZ680 dengan penerbangan ke Maumere segera boarding, untuk penumpang diharapkan memasuki Gate 15“..

Apa? Maumere? Daerah dimana itu Fit? Ada di peta ga?



Duaarrr,Hp lo kan udah cangguiiih tuch..coba cek deh, Maumere itu masih kebaca GPS kok!! emang sie, ini pertama kalinya aku terbang kearah timur Indonesia, dan aku yakin akan jadi pengalaman yang mengesankan (walaupun aku sudah dijanjikan bahwa tidak akan ada tempat hiburan, makanan serba mahal, ga ada atm BCA!!, ga ada sinyal XL, ga ada tempat billiard, apalagi Club!!!!, pokoknya benar-benar hidup di rantauan antah berantah deh..)(Salah non,kalau mau Clubing,ada BINTANG DISKOTIK loh,itu Diskotik terbesar di NTT,letaknya dipinggiran kota Maumere,kalo non sekali waktu datang lagi ke Maumere kami dengan senang hati mau jadi jadi pengawalnya hehehe/'inimaumere' :D)

Pengalaman tidak mengenakkan sempat bikin aku khawatir kira-kira aku selamat ga ya sampai Maumere(hihihihi aduh non,orang Flores biar kelihatan tampangnya sangar tapi hatinya baik loh,apalagi dibandingkan dengan FPI hihihihi :p /'inimaumere')) karena begitu pesawat landing di Bandara Waingapu untuk transit aja udah bikin kita shock dengan guncangannya yang sangat keras..huhu.. kulihat semua penumpang hingga mengelus dada begitu tahu kita benar-benar bisa mendarat dengan sempurna, dan aku hanya bisa tersenyum miris sambil meliat kedua bule yang duduk di sebelahku berpegangan tangan erat untuk saling menenangkan diri, sedangkan aku… sendirian..benar-benar sendirian.

Ga ada yang spesial lagi saat berangkat lagi ke Maumere dari Waingapu, hanya pada saat Landing untuk yang kedua kalinya aku benar-benar pegangan erat dengan tas jinjing dan banyak-banyak mengucapkan doa… (kali ini deh baru inget Tuhan lagi..) tapi akhirnya semua serba mulus.. dan seperti kata Pinkan Mambo “Aku baik-baik saja”..

Setidaknya Maumere masih lebih baik daripada Waingapu “don’t judge a book by it’s cover, tapi mau gimana lagi yang pertama kali kunilai dari bandaranya saja lah dulu, di Maumere masih terlihat bandaranya benar-benar terlihat seperti bandara sesungguhnya, daripada Waingapu yang bandaranya hanya bangunan kecil amat sangat sederhana.

Semua mata seperti memandangku, padahal aku berusaha berpenampilan apa adanya aja kok, hingga kusadar kalau mereka berkata “Hei Nona, pesan taksi ya Nona..”

Hiyaa…udah GR aja, tapi kulihat di parkiran mana ada mobil-mobil taksi???? “Taksi disini mobilnya Avanza say, keren kan!!” “oh,Okey..iya yah plat nya kuning..trus-trus apalagi?”ujarku. “HP orang-orang disini juga canggih-canggih banget, trus tuh liat..tiap rumah pasti punya parabola, kalo ga gtu mereka ga bisa nonton dengan kualitas gambar jernih”(yang pasti non,di bandara Waioti tuh ga ada copet,preman,pengemis dan segala macam tindak kriminal seperti di kota non sendiri,keren kan?/'inimaumere')

Wow..sebenarnya ini kota terpencil bukan sih..buktinya mereka lebih canggih dari yang kupikir.. “Cuman ya hati-hati saja kadang-kadang mereka penduduknya suka saling bunuh di jalanan, seperti ada perang antar saudara,” (hmmm kpikir masanya perang Padri yang kupelajari di Sejarah udah ga mungkin ada lagi,ternyata masih toh..)( aduh non,dapat cerita seram itu dari mana?kayaknya ga ada tuh orang maumere saling bunuh dijalanan mmmhh makanya jangan sering dengar cerita orang sana,sering-sering mainlah di www.inimaumere.blogspot.com,orang Maumere dan Flores cinta damai loh,pasti non di sana ga punya teman orang Flores kan?hehehe;)/'inimaumere')

“Nah ini Pengadilan Negerinya Maumere, baru dibangun lagi karena dulu sempat dibakar massa waktu kerusuhan… Itu dia lautnya..deket banget kan dengan laut..dulu kan daerah ini juga sempat kena Tsunami sampai Pulau Babi tenggelam semua, makanya sebenarnya orang juga males datang ke Maumere karena terkenal sering gempa,tapi akhir-akhir ini ga lagi kok”…
“Cukup..cukup” batinku.. rasanya cukup deh cerita-cerita mengerikan itu(ya ampun non,ga ada loh cerita mengerikan dari Maumere,ah rasanya non kurang jalan-jalan tuh,kurang berakrab ria dengan rakyat maumere yang hatinya baik banget,kalau tidak baik kok banyak orang luar yang beribu-ribu jumlahnya merantau dan mencari makan di Maumere dan disambut baik oleh warga Maumere?hehehe non kurang jalan-jalan ya,ketahuan hehehe/'inimaumere):)..sisanya dari Mumere biar aku tahu sendiri aja. “Tapi katamu Maumere itu panasnya bukan main, sejuk ini loh..”kataku ga mau kalah karena aku ingin sekali saja kota ini terdengar indah..(memang indah loh non dan sangat aman/'inimaumere')

Kamu jam berapa nyampe sini? jam 5 kan, udah sore, coba kita lihat besok ya keluar pas siang-siang puanaseee buanged!” Fiuh.. yawes deh aku nyerah ajah.. yang penting aku udah sampe sini… sampe MAUMERE.. ya nikmati sajalah.. (pasrah..) tapi setidaknya ada yang bisa kuceritakan untuk anak cucu kan???(pasti non dan jangan lupa datang lagi ke Maumere ya karena kota ini sangat aman dan jauh dari tindak kriminal,kaya budaya pula/'inimaumere') :D

habis Maumere..enaknya kemana lagi ya?..hehe
(BANYAK LOH NON,NONA BISA KE MUSEUM BIKON BLEWUT DI LEDALERO,ISTANA KERAJAAN SIKKA DAN GEREJA TUA DI SIKKA,NYELAM DI SEA WORLD,PASIR PUTIH DI BOLA,ZIARAH KE PATUNG BUNDA MARIA DI NILO DAN MELIHAT KEINDAHAN KOTA MAUMERE DARI PUNCAKNYA,WAER NOKERUA dan masih banyak lagi..dan masih banyak lagi..datang lagi ya,kami tunggu..).
Diceritakan oleh FITRIA
www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---