Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Monday, 11 May 2009

Tahapan Persiapan Perkawinan Dalam Adat Etnis Sikka Krowe

Perkawinan bisa dilihat sebagai sesuatu yang mutlak dan penting bagi kehidupan. Karena itu orang Sikka sendiri punya keyakinan bahwa perkawinan bersifat tak terceraikan. Hal ini terungkap dalam kata-kata berikut: Lemer watu miu ruang, wawak papang miu ruang, naha mate ko belung, naha bleut ko boar.
Artinya: susah senang sama--sama, mati dulu baru dilepas, tapi bukan mati saja melainkan sampai hancur.
Perkawinan dipandang sebagai persatuan antara laki-laki dan perempuan memiliki tujuan yang sangat mulia, yakni melestarikan kehidupan manusia melalui keturunan atau kelahiran anak.
Nah,bagaimana tahapan-tahapan dalam mewujudkan dua anak manusia dalam sebuah perkawinan yang sakral dalam adat budaya Sikka-Krowe,salah satu etnis yang ada di Kabupaten Sikka?


Dibawah ini adalah tahapan Persiapan Perkawinan dalam adat Sikka-Krowe sebelum memasuki tahapan selanjutnya seperti Persiapan Pembelisan,Pemberian Pembeliasan,Hari Peresmian Perkawinan.

Apa itu Etnis Sikka Krowe? Sikka-Krowe adalah sebutan khas untuk sebuah suku yang terdapat dalam wilayah Kabupaten Sikka.Sikka adalah nama yang menunjukan sebuah kampung tradisional di pantai selatan Kabupaten Sikka yang di kenal dengan Sikka Natar (Kampung Sikka),Krowe adalah orang pedalaman yang tinggal mulai dari Desa Nele di Kabupaten Sikka menuju arah Timur sampai Tanah Ai (wilayah kecamatan yang ada di timur Kabupaten Sikka,Flores).

Selain Etnis Sikka-Krowe,tahapan-tahapan perkawinan dalam berbagai suku yang ada di Kabupaten Sikka akan kami postingkan berikutnya.

Tahapan Persiapan Perkawinan Dalam Adat Etnis Sikka Krowe

Tahap pertama dalam persiapan perkawinan adalah pano ahu. Pano ahu berarti merintis jalan. Di sini tanta/tente (na'a/a'a dalam bahasa Sikka) memegang peran kunci untuk mencari informasi lebih jauh tentang si gadis. Secara sengaja atapun tidak sengaja tanta akan bertandang ke rumah gadis yang sudah diketahuinya. Dalam ungkapan¬ungkapan tidak resmi (basa-basi) tanta akan menyampaikan bahwa seorang lelaki menaksir anak gadis dalam keluarga yang dikunjungi. Jika pano ahu ini berhasil maka proses pertunanganan dapat dilanjutkan. Perlu diketahui bahwa perempuan yang bisa dilamar adalah perempuan yang sudah melewati upacara dong werung, yakni upacara pemakaian selempang khusus dan legeng alang yaitu rambut di ikat berputar di atas kepala dan memakai heging atau tusuk konde adat.

Tujuan upacara ini adalah memperkenalkan bahwa gadis ini sudah dewasa dan siap menjadi calon isteri. Selempang yang dikenakan pada gadis itu umumnya warna-warni. Selain itu diberikan juga gelang perak yang bentuknya seperti ular (gelang ular) pada pergelangan tangan. Karena itu seorang gadis Sikka yang belum menikah tidak diperbolehkan (atau akan merasa malu kalau) memakai gelang gading sebab gelang gading hanya diperuntukkan bagi mereka yang sudah menikah.

Tahap selanjutnya adalah tung urut linong, yaitu upacara pemberian sisir dan cermin termasuk juga buah-buahan serta kain kepada pihak perempuan. Pemberian ini merupakan ungkapan bahwa gadis tersebut sudah dipinang oleh seorang lelaki. Jika pemberian pihak laki-laki diterima maka pihak perempuan juga akan memberi lipa (sarung laki-laki hasil tenunan sendiri) dan lensu nujing (sapu tangan jahitan sendiri dengan sulaman khusus di bagian pinggirnya).

Pada tahap awal pertunanganan ini ikatan perkawinan belum kuat. Secara adat kedua calon belum terikat secara ketat. Dapat saja terjadi bahwa salah sate plink mau mernbatatkan rencana pertunganan yang mulai terbentuk itu. Pihak yang mengingkari pertunanganan akan dituntut secara adat. Prinsip yang biasa dipakai dalam tuntutan adat seperti ini berbunyi: bahar lopa tena dada, bala lopa tena repang.
Artinya, orang punya emas tidak boleh diuji keasliannya, prang punya gading tidak boleh diukur-ukur/ dipermaikan.
Kalau seandainya laki-laki dituntut karena ia mengingkari pertunanganan itu maka ia dituntut untuk mermberikan sejumlah bayaran berupa uang dan kuda kepada pihak perempuan. Sebaliknya jika pihak perempuan yang memutuskan hubungan pertunanganan maka sebagai sanksi adat pihak laki-laki akan diberikan baju dan lipa oleh pihak perempuan. Pemberian secam ini disebut hok waeng atau pemberian penghapus rasa malu.

Tahap selanjutnya adalah Persiapan Pembelisan,Pemberian Pembelisan dan Hari Peresmian Perkawinan.Tahapan-tahapan selanjutnya akan kami postingkan berikutnya.Ini adalah adat yang menarik dan perlu diketahui bagi kita-kita yang ingin meminang gadis yang berasal dari Etnis Sikka-Krowe,salah satu etnis dari enam kelompok etnis yang ada di Kabupaten Sikka.

Disadur dari tulisan Alex Sila,S.Fil dan Agustinus Joram,S.Fil, Puslitbang STFK (Sekolah Tinggi Filsafat Khatolik) Ledalero, Kabupaten Sikka, 2008.

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Thursday, 7 May 2009

40 Tahun STFK Ledalero Bersama Delon Idol..

Maumere, 5 Mey 2009 Ceritanya Delon Idol hadir di Stadion Samador Kota Maumere buat ngerayain 40 tahun STFK (Sekolah Tinggi Filsafat Khatolik) Ledalero Maumere. Sekolah tersebut yang menyiapkan para calon imam atau biarawan kahtolik sebelum melayani umatnya. Nah untuk ngerayain 40 tahun STFK tadi, Delon pun di undang. Kedatangan Delon ini juga sebenarnya diprakasai oleh Ibu Esther Kandow bersama Kelompok Doa Kharismatik Imageo Dei Elisabeth dari Keuskupan Agung Jakarta. Kelompok doa ini selalu memberikan kesaksian tentang Tuhan disetiap tempat dan kesempatan yang mereka datangi. Setelah Maumere, Delon dan rombongan akan menuju Kota Ende untuk kembali memuji Tuhan dan memberikan kesaksian tentang mujizat Tuhan dalam kehidupan mereka. Di Ende acara akan berlangsung dalam ruangan tertutup.


Seperti konser Delon tahun lalu, kali inipun Deloners membludak memenuhi isi stadion. Nama Delon diteriaki berkali-kali. Delon tetap ramah dan selalu memberikan senyum khasnya. Tak canggung. Tetap tampan dan menggetarkan isi stadion yang mayoritas diisi penonton perempuan.

“Saya mulai bernyanyi dari usia 4 tahun namun dijawab Tuhan saat berusia diatas 20 tahun ketika mengikuti Indonseia Idol ,”ujar Delon usai melantunkan lagu pembuka ‘Bapa Engkau Sungguh Baik’.

”Semua ini karena berkat Tuhan,Amien?”

Serempak Deloners menjawab ,“Amien...”

Pada kesempatan lain Delon berujar,” Saya senang kembali hadir di Kota Maumere, kalau ada waku saya ingin bernyanyi lagi di Ulang Tahun Kota Maumere, kapan sih ulang tahun Kota Maumere?”

Semua yang hadir pada diam.Sepi. Yang keluar cuma senyum malu-malu dari fansnya. Abisnya semua tak pernah tahu kapan tepatnya ulang tahun Kota Maumere.Tak pernah dirayain.

Untung anak-anak kecil yang rata-rata masih berusia SD cepet-cepet menjawab "besokkkk..besok....," teriak mereka.

“Wah cepet banget ulang tahunnya,” ujar Delon sambil tersenyum.

Lima buah lagu malam itu dibawakan Delon yang sebagain besar diisi oleh lagu-lagu rohani. Diantara lagu-lagu yang dibawakannya, Delon berusaha untuk berinteraksi dengan penonton. Pujian terhadap Tuhan selalu keluar dari mulut Delon. Kadang-kadang Delon nampak memberikan suasana segar dengan mencoba menggunakan bahasa Indonesia berdialek Maumere.

Ya itulah Delon, yang selalu membuat fansnya hopang, beler (capek, bete) dengan lama menunggu kehadirannya, hanya untuk melihat wajahnya, hanya untuk mendengarkan suara merdunya.

Dari penampilannya Delon tetap terlihat tak sombong, tetap rendah hati. Senyum dan sapaan akrab kepada semua penonton tak pernah surut.

Bersama kelompok Imageo Dei dan kelompok Doa Kharismatik serta para pengisi acara lainnya, Delon Idol menyudahi konsernya dalam rangka merayakan 40 Tahun STFK Ledalero dengan lagu Terima Kasih Cinta ciptaan Glen Fieldy. STFK Ledalero juga sempat memberikan cindera mata bagi Delon dan rombongan Jakarta di akhir acara.

Acara ini juga diisi oleh beberapa artis lokal seperti Yeni Kabupung, Grup musik akustik ‘All Acoustic Ledalero’, Duo Penyanyi Tenor dari STFK Ledalero dan Virgine Dancer dengan MC panggungnya Bung Anthony Fernandez.


Klik Fotonya :





Siap2 tinggalkan Samador



www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Monday, 4 May 2009

Galeri Pakaian Adat dari Berbagai Suku di Kabupaten Sikka..

Foto-foto dibawah ini adalah busana tradisional Kabupaten Sikka yang telah disesuaikan ragam dan gayanya mengikuti perkembangan jaman.Para model adalah peserta lomba Busana Tradisional Sikka yang diambil di belakang panggung oleh salah seorang kru inimaumere.com baru-baru ini..(abisnya mereka juga mau di foto hehehe,epang gawang (terima kasih) untuk para modelnya ya..))









Klik Fotonya :








Klik Fotonya :









Klik Fotonya :









www.inimaumere.com
Selengkapnya...

189 PNS Sikka dimutasi ..

Maumere, Mewakili Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Drs. Sabinus Nabu, Jum ad (01/05/2009) lalu mengambil sumpah dan melantik 189 PNS di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka untuk menjabat sebagai pejabat pada tingkat Eselon III dan IV.
Acara pengambilan sumpah dan pelantikan ini berlangsusng di Aula Setda Sikka Jl El Tari Maumere, dan dihadiri para Staf Ahli, Pimpinan Dinas / Instansi Lingkup Pemkab Sikka serta undangan lainnya.
Sabinus Nabu dalam sambutannya antara lain menandaskan bahwa pelantikan dan mutasi PNS, merupakan pendelegasian tugas dan tanggung jawab sesuai dengan bidang tugasnya.



Oleh sebab itu hendaknya seorang PNS menunjukan kinereja yang baik, professional dan memegang teguh etika birokrasi dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan tiingkat kebutuhan dan kepuasan masyarakat.

Nabu juga mengingatkan bahwa untuk menjadi seorang birokrat serta pemimpin yang professional maka kualitas SDM aparatur dituntut memiliki empat karekteristik antara lain kompetensi yang memadai, komitmen pada organisasi, selalu bertindak efektif dan selalu bertindak selaras antara tujuan pribadinya dengan tujuan organisasi.

Pelantikan ini juga merupakan implementasi dari lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah dan Permendagri Nomor 57 Tahun 2007 Sebagai Penjabaran Peraturan Pemerintah tersebut.
PNS Sikka juga diharapkan untuk selalu menghayati makna pemerintahan yang menopang fungsi hakiki yakni pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan sebagai etika dasar penyelenggaran tugas dan tanggung jawab kepemerintahan.

Para pejabat eselon IV, ada yang mengalami pergesaran tempat tugas serta promosi jabatan yang akan menemp[ati pos baru di kecamatan serta kelurahan serta kantor / unit / bagian lingkup pemkab sikka. Pelantikan selon III dan IV lingkup pemkab Sikka oleh Sekretaris Daerah berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sikka BKD. 821.23.24 / 36 / 2009 –D.


www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Sunday, 3 May 2009

SENANG, MAPITARA MASIH ‘PERAWAN’

Penanganan berbagai kasus kriminal di Kabupaten Sikka tentu saja bukan pekerjaan ringan. Dengan hanya berkekuatan enam orang jaksa bukan juga alasan untuk menunda-nunda pekerjaan, apalagi dalam kerangka menegakkan superamsi hukum di bumi nyiur melambai. Demikian tekad Kepala Kejaksaan Negri Maumere Acep Sudarman,SH ketika bertatap muka dengan warga Kecamatan Mapitara, Sabtu (25/4) “Banyak orang yang masih sangsi bagaimana mungkin seorang pencuri ayam bisa masuk penjara, tetapi seorang koruptor yang merugikan puluhan bahkan ratusan juta uang negara tidak ditahan atau dihukum,”tandas Sudarman seraya menandaskan bahwa opini seperti ini sah-sah saja tetapi ia dan jajarannya tetap bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan koridor dan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepada seluruh masyarakat Kecamatan Mapitara, Acep Sudarman,SH berharap agar masyarakat Kecamatan Mapitara mendukung kinerja Kejaksaan dalam menangani berbagai kasus di kabupaten Sikka.

“Tentu saja doa dan dukungan masyarakat akan sangat mendukung kinerja kejaksaan dalam menangani berbagai kasus di Kabupaten Sikka,”harap Sudarman. Kepala kejaksaan Negri Maumere Acep Sudarman, SH ke Kecamatan Mapitara dalam rangka mendampingi kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Sikka selama dua hari (25-26/4) belum lama berselang. Sementara tentang kondisi dan keadaan Kecamatan Mapitara sendiri Sudarman mengakui bahwa daerah ini punya potensi yang luar biasa tertutama sumber daya alam,dan pariwisata namun demikian masalah yang paling krusial adalah sarana trasportasi dan komunikasi.

“Setelah melewati perjalanan yang hampir tiga jam lebih melewati sepanjang pantai selatan saya merasa cukup lelah, namun saya sangat menikmati dan kagum, sepanjang jalan tersebut menyimpan panorama alam serta potensi pariwisata yang luar biasa, pantai pasir putih, hutan yang luas serta daerahnya masih perawan benar, saya senang sekali,” puji Sudarman seraya menambahkan suasana ini terasa berbeda dengan kedaan Kota Jakarta tempat asalnya dimana cukup ramai, penuh hangar bingar serta banyak dijumpai bangunan-bangunan bertingkat. (pollycarpus)

WWW.INIMAUMERE.COM


Selengkapnya...

Tuesday, 28 April 2009

Telah DiLuncurkan,Album Kompilasi Sparky Band & Re-Band


Jangan membeli produk hasil bajakan,” Demikian benang merah dari sambutan Bung Arlond, Produser Eksekutif yang membidani kelahiran Album Kompilasi Sparky Band & Re-Band. Peluncuran perdana album duo band ini berlangsung Sabtu (25/04/2009) malam. Diatas panggung berukuran sedang, beratapkan langit yang berhiaskan rembulan dan bintang-bintang kecil, pelataran parkir Barata Dept.Store yang dipadati penonton menjadi saksi sejarah dari duo band paling heboh saat ini di Kabupaten Sikka dan Flores umumnya, Sparky Band dan Re-Band.
Jangan beli produk bajakan,” seperti sebuah riak gelombang ajakan yang menantang penyakit paling kronis saat ini di jagad musik tanah air, bajak membajak. Perbuatan yang melanggar hak cipta para pemusik ini bahkan telah merambah, melemahkan denyut nadi sampai menembus jantung permusikan khususnya di Kabupaten Sikka. Namun rasa optimisme dan secercah harapan dari para muda di Kota Maumere untuk memajukan musik produk anak daerah tak pernah surut. Lewat karya sendiri, Sparky Band dan Re-Band mencoba menunjukan jati diri mereka sebagai pemusik daerah yang memiliki talenta dan selera bermusik berskala nasional.

Dari rasa optimisme tersebut, akhir pekan kemarin tepatnya sabtu malam tanggal , 25 april 2009 Choin Entertainment dalam pimpinan Oshy Lelo, managament yang membawahi kedua band tersebut mempersembahkan sebuah acara yang paling ditunggu-tunggu oleh pecinta Sparky Band dan Re-Band yakni Malam Peluncuran Album Kompilasi Sparky Band dan Re-Band.

Acara ini didukung sepenuhnya oleh www.inimaumere.com, Radio Sonia Fm Maumere, Barata Dept.Store, Nara Sound System, Go Motor, CMS Material dan Rental Panggung Rindu Nyaman.
CD Album musik dalam format video clip ini berisikan 10 lagu berbahasa Indonesia dimana kedua band ini membawakan masing-masing 5 lagu ciptaan sendiri.


SPARKY BAND (Maumere)-KEMBALILAH
(klik play)




Dipelataran parkir Barata, massa yang membludak hingga meluber ke badan jalan protokol turut bernyanyi bersama ketika Cristh Tomaho, sang vokalis Sparky Band membawakan lagu pertama dari album kompilasi tersebut. Lagu berjudul ‘kembalilah’ bukanlah lagu asing bagi para pecinta Sparky Band. Karena disetiap penampilan band ini diberbagai acara , lagu ini selalu dibawakan. Kerennya lagi dalam video clip lagu ini, www.inimaumere.com pun turut terlibat menjadi bintang pendukung, kok bisa?Makanya pastikan bahwa sekarang album duo band ini telah berada ditangan Anda.

Lagu berjudul kembalilah secara musikal, syair dan penghayatan serta kualitas vokalnya memiliki daya saing secara komersil bahkan bila disandingkan dengan grup band papan atas nasional macam The Titans, Alexa, D’Massive, lagu kembalilah dijamin tak malu-maluin..

Begitu pula saat Re-Band tampil. Di lagu berjudul PENCARIAN HIDUP Vokalis Re-band mencoba berduet dengan Frangky Neno sang raper dalam balutan irama bernuansa rock n rap alias hip-hop.
Lagu ini lagi-lagi mendapat sambutan meriah para pecintanya karena musik yang mengalir terdengar begitu enerjik dan memanaskan suasana. Permainan gitar yang bersahutan dari dua gitaris Re-Band juga menjadi daya tarik utama. Video clip lagu ini sebagian besar mengambil seting lokasi di Pasar Baru alias Pasar Tingkat Maumere.

Ke-10 lagu yang ada dalam album kompilasi ini secara keseluruhan memiliki nilai komersil tinggi, sayang kedua band ini berada di daerah.

FOTO-FOTO...

Klik Fotonya :


Sparky Band
Sparky Band
Re-Band
Re-Band


Malam peluncuran Album Kompilasi ini turut dimeriahkan pula oleh PLUR BAND, nona-nona manis dari SMANSA DANCER dan trio rapper dari Kota Ende, RAPPER FAMILY dengan MC-panggungnya Lucky Reyner, malam peluncuran album ini terlihat berkelas, elegan dan gokil abis.

Acara yang meriah ini berakhir sekitar pukul 21.30 witeng. Seperti kata Bung Arlond, ’jangan beli produk bajakan’, maka mulai sekarang bertindaklah untuk membeli produk asli album kompilasi ini karena dengan begitu secara langsung kita telah mendukung kreatifitas para muda di Kabupaten Sikka dan mendukung berkembangnya musik produk anak daerah yang memilki potensi besar namun tak ada akses menuju pasar musik nasional.

Nah, bagi yang berdomisili di Kabupaten Sikka atau di Ibukotanya Maumere dan Pulau Flores pada umumnya, CD Album Kompilasi Duo Band ini bisa didapatkan di Choin Record (Bung Oshy Lelo), Studio Radio Sonia Fm Maumere dan Toko Kaset Bogadharma atau bisa memesan lewat www.inimaumere.com bagi yang menetap di luar Kabupaten Sikka…



FOTO-FOTO...

Klik Fotonya :
Bung Arlond,Produser
MC-nya Lucky Reyner


Klik Fotonya :

Plur Band
Smansa Dancer
Rapper Family
Rapper Family



Klik Fotonya :

Penonton Padati BARATA






VIDEO LIVE CONCERT...
Klik Play untuk melihat videonya

SPARKY BAND,Video By : Boim (www.inimaumere.com)


RE-BAND,Video By : Boim (www.inimaumere.com)



Lagu-Lagu Yang Ada Dalam Album Kompilasi Sparky Band & Re-Band :

SPARKY BAND
KEKAGUMAN CINTA Cipta: Crist. T
BIARLAH AKU PERGI Cipta : Crist. T
KEMBALILAH Cipta : Crist. T
KERESAHAN HATI Cipta : Crist. T
CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI Cipta :Crist. T

RE-BAND
DIA Cipta : Arnoldus Yansen
HANYA CERITA Cipta : Yosep Riberu
SADJADAH CINTA Cipta : Icksan Patria
PUTRI KHAYALAN Cipta : Icksan Patria
PENCARIAN HIDUP Cipta : Icksan Patria






Maju terus orang muda Kabupaten Sikka....



Salam...
Oss,Boim
www.inimaumere.com.

Selengkapnya...

JALAN, INFORMASI DAN KOMUNIKASI KEBUTUHAN PRIORITAS MAPITARA

Sejak diresmikan sebagai sebuah kecamatan tanggal 29 Juni 2007, sarana dan prasarana jalan menjadi kebutuhan prioritas masyarakat di Mapitara, yang harus didahulukan pembangunannya. Karena dengan kondisi jalan yang memadai diyakini akan membuka peluang bagi masyarakat dan pihak luar untuk mengakses sumber daya yang ada di Wilayah Kecamatan Mapitara. Untuk itu, masalah jalan supaya mendapat perhatian serius dari Pemerintah,
Demikian harapan ini disampaikan Camat Mapitara, Drs. Humerus Andreas, dalam laporannya ketika
mendapat Kunjungan Kerja Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang dan Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus, M.M. dalam rangka Sosialisasi Pelaksanaan Program Penanganan Paska Bencana, Sabtu (25/04/2009) di Halaman SLTP PGRI Lero Hae di Hale Kecamatan Mapitara.
Selain itu, tanpa adanya akses jalan yang memadai juga akan berdampak pada sulitnya pemerintah dan masyarakat untuk melakukan evakuasi dan menghindar dari bencana. Pasalnya Kecamatan Mapitara tepat berada di kaki Gunung Api Egon, yang dapat mengancam keselamatan masyarakat di Mapitara.

“ Mapitara juga memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa banyaknya, namun akibta kekurangan sarana prasarana transportasi dan informasi. Masyarakat di Kecamatan Mapitara selalu berada dalam kondisi ekonomi yang memrihatinkan. Padahal Mapitara menyimpan banyak potensi untuk meningkatkan ekonomi dan taraf hidupnya. “ jelas Humerus Andreas.
Kemiskinan di bidang informasi telah memberi dampak pada rendahnya partisipasi masyarakat Kecamatan Mapitara untuk mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Ibu Kota Kabupaten Sikka, Maumere. Akibat sering mendapat informasi undangan yang terlambat dari Pemerintah Kabupaten yang ada di Maumere. Padahal memiliki kemampuan yang besar untuk mengikuti berbagai moment kegiatan yang ada berlangsung di Maumere.

Untuk itu, selain memrioritaskan pelaksanaan pembangunan di bidang sarana prasarana jalan baik ke Maumera maupun antara desa di Kecamatan Mapitara. Pembangunan di bidang komunikasi dan informasi juga supaya diutamakan dan diprioritaskan.
Saat ini Kecamatan Mapitara di huni sedikitnya 6617 orang warga, dan 1276 kepala keluarga (KK), yang tersebar di 4 desa. Yakni Desa Hale, Desa Hebing, Desa Nata Koli dan Desa Egon Gahar.

Terkait masalah jalan, juga pernah disampaikan Andreas ketika mendapat kunjungan kerja dari TIM V DPRD Sikka, yang terdiri dari Petrus Jelalu (Fraksi Gabungan Pembaharuan/Komisi C), Gabriela Mako (Fraksi Partai Golkar/Komisi C), Patric da Silva (Fraksi Partai PDI Perjuangan/Komisi A) dan Donde Konterius (Fraksi PDI Perjuangan/ Komisi B), saat melakukan kunjungan kerja ke Wilayah Kecamatan Mapitara , Jum ad (22/02) tahun 2008 lalu.

Rp. 3 M untuk Jalan di Mapitara

Menanggapi hal ini, Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang mengatakan Pemerintah Pusat dalam rangka penanggulangan bencana Gunung Api Egon yang sewaktu-waktu dapat terjadi, Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana senilai Rp 3 M untuk Mapitara. Maka untuk tahun ini akan dilakukan pembangunan sarana jalan.

“Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana senilai Rp. 3 Miliar untuk wilayah Mapitara yang rentan terhadap bencana alam. Untuk itu dengan dana bantuan dari pemerinta pusat, akan didahulukan pengerjaan jalan. Hal ini untuk memperlancar dan mempercepat proses evakuasi bila sewaktu – waktu terjadi letusan dari Gunung Apai Egon” jelas Sosimus.

Juga disampaikan Sosimus Mitang, tahun ini juga akan dilakukan pembangunan sarana kesehatan, Puskesmas yang akan melayani masyarakat Kabupaten Sikka yang ada di Kecamatan Mapitara. Juga di Puskesmas Mapitara akan ditempatkan satu orang dokter umum guna melayan pemeriksaan kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan itu Bupati Sosimus juga mensosialisasikan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Kemiskinan yaitu mengenai KK Miskin yang jika berjudi akan diproses dan dicoret dari daftar sebagai KK miskin. Selain itu yang juga akan dicoret dari daftar sebagai KK Miskin adalah masyarakat yang malas, padahal memiliki lahan pertanian. Juga masyarakat miskin yang diketahui menyelenggarakan pesta lebih dari dua kali.

Dalam hal ketahanan pangan Bupati Sosimus kembali menegaskan untuk menggunakan bahan baku lokal seperti ubi, pisang, kacang dan lainnya dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Ikut serta dalam kunjungan Bupati Sikka ke Kecamatan Mapitara Jajaran Muspida Sikka, Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Para Kepala Dinas Badan Kantor Bagian Instansi Lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka, dan Para Camat Se Kabupaten Sikka.

Bupati Sikka Serahkan Bantuan

Usai mengikuti Perayaan Misa di Gereja Renha Rosari Mapitara, Minggu (26/04/2009) Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, menyerahkan bantuan untuk Paroki Renha Rosarai Halehebing. Bantuan berupa uang senilai Rp. 10 juta dan beras sebanyak 2 ton. Bantuan tersebut langsung diterima Pastor Paroki Rm. Lorens Pr.
Kepada pastor Paroki Sosimus mengharapkan, agar bantuan yang diberikan untuk dipergunakan sesuai kebutuhan dalam rangka pembangunan beberapa Kapela Di wilayah Kecamatan Mapitara.

Bupati Sosimus juga menyerahkan bantuan lain berupa 1 (satu) set alat olahraga yaitu Bola volley dan Net kepada OMK Paroki Renha Rosari Halehebing, 4 Desa di Kecamatan Mapitara dan SLTP PGRI Lero Ha`E. ***

www.inimaumere.com


Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---