Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Thursday, 15 October 2009

SETITIK NILA UNTUK PADANG

Bencana itu bukan hukuman, tapi sebuah peringatan. Dan harus kita sadari bahwa, minggu-minggu ini Padang menjadi cerita panjang dan sangat membutuhkan setitik nila untuk mewarnai perubahan di Padang setelah mendapat peringatan dari Yang Esa.
Uluran tangan, doa dan harapan sangat dibutuhkan sesama kita di Padang. Setitik Nila Kasih sangat menjadi kebutuhan untuk mereka. Hari ini mereka mendapatkan peringatan itu, sesaat lagi, nanti atau akan datang kita juga akan mendapatkan peringatan itu….

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTT yang ada di Kabupaten Sikka bersama Shahabat Lingkungan (Shalink) Tana Pu’ang Maumere, sejak hari Selasa (6/10) hingga Minggu (11/10/2009), melakukan aksi penggalangan dana untuk Korban Gempa di Padang Sumatera Barat. Sebelumnya Walhi NTT di Maumere juga membuka posko penggalangan bantuan bagi korban gempa Sumatera Barat, beralamat di Kantor Walhi NTT, Lorong Dinas Koperasi, Kelurahan Madawat Maumere.


Aksi penggalangan dana untuk Padang Sumbar ini, Walhi dan Shalink menggelar beberapa kegiatan antara lain ngamen dan orasi. Aksi penggalangan dana ini dilakukan dibeberapa lokasi antara lain di Pusat Perbelanjaan, Pertokoan dan beberapa Ruko serta pelabuhan dan lokasi padat pengunjung lainnya yang ada di Kota Maumere. Seperti yang disaksikan inimaumere.com, aksi anak – anak Sikka ini juga berlanjut di Roxy Swalayan Maumere, Sabtu (10/10/2009) malam minggu kemarin.

Sekretaris Shalink Egito Sida Butar melalui Manajer Program Walhi NTT Hery Naif mengatakan acara yang dikemas secara baik oleh Walhi dan Shalink ini disambut positif oleh warga sekitar.

“ Tak heran, warga, termasuk pengojek, dan penjual sayur rela memberikan sumbangan ala kadarnya untuk para korban gempa Sumatera Barat “ jelas Hery.

Manajer Program Walhi NTT, Hery Naif, Kamis (8/10) juga menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan yang digelar selama sepekan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban bencana Sumatera Barat, membangkitkan sikap siaga bencana, dan membuat pendidikan kebencanaan melalui orasi-orasi yang digelar.

“Aksi ini juga sebagai bentuk kampanye publik bagi rakyat Sikka bahwa bencana adalah sesuatu kejadian yang kapan saja bisa terjadi dan di mana saja karena Indonesia merupakan ‘supermarket bencana’” kata Hery.

Hery mengimbau warga Kota Maumere untuk memberikan bantuan kepada para korban gempa di Sumatera, baik berupa bantuan uang, pakaian, makanan, maupun jenis bantuan lainnya. Dukungan semua pihak sangat kami butuhkan.

Seperti yang disaksikan inimaumere.com tak hanya Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTT yang ada di Kabupaten Sikka bersama Shahabat Lingkungan (Shalink) Tana Pu’ang Maumere, namun Kelompok Caritas ikut membuka kesempatan kepada masyarakat untuk berbagi nila kasih buat Padang.

Sementara itu, sebagai wujud kepedulian terhadap korban gempa Padang, Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang memberikan bantuan dana senilai Rp 50 juta lebih.

Ini disampaikan Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang didampingi Wakil Bupati dr. Wera Damianus, M.M. di Lantai II Kantor Bupati, Rabu (7/10) saat menggelar pertemuan dengan Ikatan Keluarga Besar Minang-Padang Sumatera Barat yang berada di Kota Maumere. Tujuan pertemuan untuk menggalang dana dan kepedulian kemanusiaan terkait gempa yang menelan korban nyawa ratusan warga Padang dan memporakporandakan bangunan.

“ Sumbangan dan kepedulian paguyuban Padang di Maumere juga sangat penting untuk meringankan penderitaan keluarga korban gempa,” kata Mitang.

Bupati Sosi pada kesempatan ini menyampaikan rasa duka dan kepedulian Pemkab dan warga Kabupaten Sikka atas musibah gempa yang mengorbankan ratusan orang dan meluluhlantakkan ribuan bangunan.

Wakil Bupati Wera Damianus pada kesempatan ini, juga meminta paguyuban Minang-Padang di Maumere memberikan dukungan material, moril, dan doa bagi keluarga besar korban gempa.

Secara khusus Wakil Bupati memberikan gambaran soal penyaluran bantuan, di mana dana yang terkumpul dari Ikatan Paguyunan Keluarga Minang-Padang di Maumere akan diserahkan melalui Pemkab Sikka.

”Bantuan yang ada dan sudah terkumpul akan diantar oleh utusan Pemkab dan utusan Paguyuban ke Padang,” kata Damianus.

Ketua Paguyuban Minang-Padang di Maumere, Amrizal yang didampingi Wakil Ketua Herman dan Sekretaris Harmen kepada wartawan usai pertemuan dengan Bupati Sikka mengaku gembira atas kepedulian Pemkab Sikka terhadap musibah gempa yang melanda Sumatera Barat.

Amrizal juga menyambut positif atas masukan Bupati dan Wakil Bupati yang terus memotivasi warga Minang- Padang di Kota Maumere untuk memberikan sumbangan/bantuan kepada keluarga korban gempa di Padang .

“Keluarga Minang-Padang di Maumere siap berikan sumbangan. Bila sudah terkumpul, sumbangan yang ada akan kami serahkan ke Pemkab Sikka untuk selanjutnya diteruskan ke Padang ,” kata Amrizal.

Hadir dalam pertemuan ini, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka Gregorius Rehi, Kabag Humas Setda Sikka Markus Welung, Kabag Kesra Setda Sikka Servasius Kabu, Ketua Paguyuban Minang-Padang di Maumere, Amrizal, Wakil Ketua Paguyuban Herman, Sekretaris Paguyuban Harmen, dan puluhan anggota paguyuban. (djo)

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Monday, 12 October 2009

Ruas Jalan Hokor - Sikka Di Rintis

Niat untuk membangun Kabupaten Sikka untuk lepas dari wilayah yang terisolir, rupanya tidak saja datang dari kamuan masyarakat. Namun Pemerintah Kabupaten Sikka bersama Aparat TNI juga terus melakukan perubahan, salah satunya adalah dengan merintis akses jalan dari Hokor di Kecamatan Bola tembus menuju Wukur Desa Sikka Kecamatan Lela.
Ratusan personel TNI dari pelbagai angkatan mengadakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Hokor, Kecamatan Bola sejak 9 hingga 29 Oktober mendatang. Kegiatan ini terfokus pada pembukaan isolasi ruas jalan lintas selatan Kabupaten Sikka yang menghubungkan Hokor, Kecamatan Bola dengan Wukur, Desa Sikka sepanjang 6 km.
Kegiatan TMMD ini dibuka Danrem 161 Wirasakti Kupang Kolonel (Inf) Dody Usudo Hargo Suseno di Hokor, Jumat (9/10).

Hadir dalam acara pembukaan TMMD Ketua DPRD Sikka Rafael Raga, Dandim 1603 Sikka Letkol (Kav) Vendy V. Lumingkewas, Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Wisnu BW, Sekda Sikka Sabinus Nabu, Wakapolres Sikka Kompol Eko Wagiyanto, Asisten Pembangunan Cyprianus da Costa, Kepala Bappeda Blasius Pedor, Kadis Sosnakertrans Gregorius Rehi, Komandan Satuan Setingkat Kompi Kapten (CAJ) Purwantiyo, Camat Bola Barnabas, Kapolsek Bola Aipda Donatus Paru.

Kapten (CAJ) Purwantiyo selaku Pelaksana Kegiatan Lapangan TMMD, menjelaskan TMMD melibatkan personel TNI Angkatan Darat (AD), TNI AL, TNI AU, satuan tempur Korem Wirasakti, 15 orang utusan pemerintah, dan 150 orang warga setempat.

Selain merintis jalan baru, TNI bersama warga setempat juga akan merehap kapela Stasi Pomat, pembangunan jembatan Napung Gete, dan penyuluhan bidang pertanian, bela negara, dan penyuluhan kesehatan dan keluarga berencana kepada warga setempat.

Pangdam IX Udayana, Mayor Jenderal Hotmangaradja Pandjaitan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Danrem 161 Wirasakti Kolonel (Inf) Dody Usudo Hargo Suseno, meminta TNI untuk melaksanakan kegiatan TMMD dengan ikhlas hati dan penuh tanggung jawab.
Pangdam juga meminta TNI supaya memberi inspirasi bagi masyarakat dengan meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial melalui pengembangan komunikasi sosial dengan seluruh lapisan masyarakat. (djo)

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Thursday, 8 October 2009

CINTAI PRODUK LOKAL


Benar, bahwa Kabupaten Sikka yang dihuni lima etnis ini memiliki kekayan seni dan budaya yang luar biasa banyaknya. Namun, semua itu kini perlahan menghilang dengan kehadiran produk seni yang lebih modern dan sangat dicintai masyarakat Sikka.
Padahal karya seni lokal bisa dijadikan souvenir sebagai cinderamata yang patut untuk dikenang dan dikenal oleh orang yang pernah menapaki kaki di Kabupaten Sikka. Tapi sayang, karena rendahnya kesadaran dan sumber daya manusia dibidang seni ditambah kendala masalah pemasaran, Dinas Koperasi Kabupaten Sikka bekerja sama dengan Sosial Pembangunan Masyarakat (Yaspem) Kabupaten Sikka menggelar pelatihan perbengkelan dan souvenir, kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus, M.M.
Wera Damianus, M.M. dalam sambutannya ketika membuka Pelatihan Kewirausahaan Khusus Perbengkelan dan Ketrampilan Menjahit Produk Souvenir Bagi Usaha Mikro Dan Menengah, di Aula Wisma Yaspem Kompleks Sea World Club Waiara Maumere, Senin (05/10/2009). Mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal, selain pangan lokal hasil seni dan budaya yang ada di Kabupaten Sikka supaya juga dijaga dan dilestarikan.

Upaya untuk mejaga dan melestarikan karya seni dan budaya yang di Kabupaten Sikka, adalah dengan membuat souvenir. Untuk itu Wera mengajak para peserta pelatihan supaya mengikuti kegiatan ini dengan baik untuk selanjutnya dikembangkan dilapangan.

Menurutnya banyak produk lokal yang mesti diangkat dan dipromosikan keluar. Namun semua ini masih terkendala beberapa hal, antara lain masih minimnya sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki para pengusaha kerajinan tangan. Selain itu, masalah pemasaran juga menjadi kendala utama yang harus ditangani para pengusaha dan pemerintah.

Yang harus juga diingat bahwa sebuah karya seni souvenir harus menampilkan ciri dari daerah asalnya. Kreativitas para pengrajin souvenir harus lebih ditingkatkan, antara lain dengan menampilkan keragaman motif dan model dengan tidak meninggalkan cirri dari daerah asal souvenir.
“ Sangat diharapkan agar produksi souvenir dilakukan berkelanjutan, tida putus. Dengan demikian yang juga harus turut diperhatikan adalah perlunya budidaya dan melestarikan bahan baku souvenir “ jelas Wera.

Dinas Koperasi dan dinas lain yang berkompeten, supaya ikut menyedikan lokasi pemasaran, baik di terminal, pelabuhan, bandara dan lokasi umum lainnya. Namun hal lain yang juga harus diperhatikan adalah harga penjualan souvenir supaya berlaku sama dan normal. Dengan tetap memperhitungkan harga beli bahan baku dan biaya produksi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sikka Robertus da Silva dalam laporan yang dibacakan Kepala Tata Usaha Dinas Kopersi Kabupaten Sikka, Wilhelmus Sirilus mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Dinas Koperasi Pemerintah Kabupaten Sikka dan Yayasan Sosial Pembangunan Masyarakat (Yaspem) Kabupaten Sikka.

Pelatihan Kewirausahaan Khusus Perbengkelan dan Ketampilan Menjahit Produk Souvenir Bagi Usaha Mikro Dan Menengah ini diikuti 30 orang peserta, yang terdiri dari 15 orang perserta pelatihan perbengkelan meubel dan 15 orang peserta pelatihan pembuan souvenir. Hadir sebagai instruktur pelatihan, Kanisius S, Anjelo dan Moat Gadjo. Kegiatan pelatihan akan berlangsung sejak, 05 Oktober hingga 18 Oktober 2009.
Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan teknis para pengusaha dan membangun wawasan para peserta untuk menjadikan usaha ini sebagai lapangan pekerjaan pokok.

Hadir pada pembukaan kegiatan tersebut, Perwakilan Yaspem Maumere Alex Armandjaya, Para Instruktur, undangan dan para peserta pelatihan. (djo)









www.inimaumere.com


Selengkapnya...

TNI TERUS BERBENAH DIRI

Peringatan (HUT) TNI ke-64 di Maumere


Reformasi tak hanya dilakoni di tubuh pemerintahan, namun TNI juga melakukan reformasi dan berbenah diri. Untuk itu ditengah reformasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus menunjukan jati diri yang baik, sebab dengan menunjukan jati diri yang sebenarnya TNI akan lebih dicintai rakyatnya.
Pendapat ini disampaikan Panglima TNI, Joko Santoso, dalam sambutan yang dibaca Kol. Laut (P) Wisnu B. W. selaku Inspektur pada Upacara Apel HUT TNI ke 64 di Lapangan Utaman Markas Kodim 1603 Sikka, Jl A. Yani Maumere, Senin (05/10/2009).
Untuk memantapkan jati dirinya, TNI hingga saat ini terus melakukan reformasi. Pemantapan jati diri TNI harus dicapai dengan baik, demi menegakan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

” Reformasi didalam TNI akan terus dilakukan, hal ini perlu dilakukan demi tercapainya TNI yang solid dan dicintai rakyat ” tanda Joko Santoso dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wisnu.

Untuk menjadi TNI yang solid dan dicintai rakyat, ada beberapa point yang harus dilakukan oleh semua aparat TNI yang ada di Indonesia, antara lain memantapkan keimanan, menempatkan tugas diatas segalanya, menunjukan nilai dan semangat kebangsaan, meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kamtibmas yang akan merongrong NKRI, memegang teguh Sapta Marga dan mantapkan kesatuan komando.

Hari ulang tahun (HUT) TNI ke 64 Tahun 2009 ini mengambil thema ; Dengan memantapkan jati diri sebagai rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional, TNI siap mempertahankan kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Hadir sebagai peserta apel pada HUT TNI tersebut, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, Anggota Brimob Sikka, Anggota Polisi Polres Sikka, Satuan Polisi Pamong Praja dan Para Pelajar. Selaku Komandan Upacara Kap. Inf. A. Sudiatna.

Apel peringatan HUT TNI di Maumere ini juga disaksikan Jajaran Mupida Sikka, Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus, M.M. Pemimpin Agama, Tokoh Masyarakat Sikka, Kepala Dinas Badan Bagian dan masyarakat. (djo)









www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Tuesday, 6 October 2009

Selamat Ulang Tahun Moang Bispuh..




Ditengah hiruk pikuknya Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Sikka sebagai tuan rumah yang sedang mempersiapkan diri menyambut pembukaan Pekan Olahraga Sedaratan Flores Lembata (Pordafta) III Tahun 2009, pada Sabtu minggu lalu (26/09/2009). Ternyata, dihari yang sama, Uskup Maumere Mgr. Gerulfus Kherubim Parera, juga merayakan hari ulang tahunnya yang ke 68.
Perayaan hari ulang tahun Uskup ke 2 Keuskupan Maumere ini berlangsung sangat sederhana di Aula peternakan Misi Paroki Talibura. Acara yang penuh persaudaraan ini ditandai dengan dengan Peniupan Lilin 68 tahun dan pemotongan Kue Tart.

Turut menyaksikan acara kecil peniupan lilin dan pemotongan kue tart ini, antara lain Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs. Frans Lebu Raya, Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, Ketua DPRD Kabupaten Sikka Rafael Raga, Pastor Paroki Talibura Rm. Allo Ndate, Rombongan Pemerintah Propinsi, Kabupaten Sikka serta umat paroki setempat.

Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya dalam sambutan singkatnya mewakili masyarakat NTT mengucapkan selamat Ulang tahun kepada Bapa Uskup dan mendoakan agar selalu sehat dalam memimpin dan menggembalakan Umat di NTT.

” Atas nama masyarakat NTT, saya mengucapkan selamat merayakan hari ulang tahun dan kami akan senantiasa mendoakan Bapak Uskup supaya senantiasa sehat” demikian Lebu Raya.

Usai sambutan, Leburaya juga menyerahkan bingkisan kepada Uskup Maumere Mgr. Gerulfus Kherubim Parera.

Acara ulang tahun ini juga dimeriahkan oleh Vokal Group anak-anak Skami Paroki Talibura Stasi Nangahale binaan Romo Allo Ndate.

Usai merayakan hari ulang tahun, Uskup Maumere menyempatkan diri untuk hadir mengikuti acara pembukaan Pekan Olahraga Sedaratan Flores (Pordafta) di Gelora Samador Maumere, Sabtu (26/09/2009).

Siapa sangka kalau dua memont bersejarah ini harus berlangsung dalam waktu yang bersamaan, selain berbahagia menjadi tuan rumah Pordafta 2009, masyarakat Kabupaten Sikka juga ikut merayakan hari ulang tahun ke 68, Bapak Uskup Maumere.

Semoga kita belum terlambat untuk menyampaikan profisiat kepada yang tercinta, Bapak Uskup Maumere Mgr. Gerulfus Kherubim Parera, kita pasti akan saling mendoakan . (djo)


Selamat Ultah ke 68, Bapa

Perayaan bersama Gubernur NTT



Gubernur NTT, Uskup & Bupati Sikka

Vokal grup Skami Talibura


Selengkapnya...

Saturday, 3 October 2009

PORDAFTA III SIKKA SECARA RESMI BERAKHIR

SIKKA JUARA UMUM PORDAFTA III

Pekan Olah Raga Daratan Flores – Lembata yang dimulai 26 September 2009 akhirnya ditutup secara resmi Jumad (2/10/2009) oleh Bupati Sikka Sosimus Mitang yang mewakili Gubernur NTT Frans Lebu Raya. Upacara penutupan ini diawali dengan defile masing – masing cabang olah raga yang diiringi drum band dari Smak Frater Maumere dan dilanjutkan dengan penurunan bendera Pordafta.
Acara penutupan juga diisi dengan penyerahan Trophy Juara Umum I yang jatuh ditangan Kontingen Sikka, Juara Umum II Ende serta Juara Umum III Manggarai, juga diikuti dengan penyerahan bendera Pordafta dari Bupati Sikka kepada Bupati Ende sebagai penyelenggara Pordafta berikutnya. Antara lain dalam sambutan tertulis Gubernur NTT Frans Lebu Raya yang dibacakan Bupati Sosimus Mitang, Gubernur mengharapkan agar Pordafta kali ini mampu memperat simpul – simpul persahabatan, kekeluargaan dan persaudaraan dalam menghadapi dinamika kehidupan. Atas nama pemerintah, Gubernur juga berterima kasih kepada semua pihak yang turut terlibat dalam menyukseskan Pordafta dan meminta kepada pengurus Koni kabupaten untuk memberikan penghargaan kepada atlet – atlet berprestasi sesuai dengan kemampuan masing-masing daerah. Sedangkan Bupati Sosimus Mitang dalam sambutannya sebagai Kepala Daerah Kabupaten Sikka juga mengucapkan terima kasih kepada semua kontingen yang turut hadir memeriahkan Pordafta kali ini. Bupati juga bersyuklur bahwa Pordafta kali ini berlangsung aman dan sukses untuk itu bupati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat mengawal berlangsungnya Pordafta dengan baik. Kepada masing – masing atlet kabupaten yang telah berlaga dalam sepekan ini di Maumere, Bupati Sosimus mengharapkan agar meninggalkan yang tidak berkenan sekembalinya ke daerah masing-masing. “Saya berharap agar marilah kita membawa yang baik sekembalinya ke daerah masing – masing dan meninggalkan yang tak berkenan di arena pertandingan ,“ demikian Bupati Sosimus Mitang.

Daftar Perolehan Medali Terakhir, PORDAFTA III Sikka 2009




Pejabat Flores-Lembata

Defile Cabang Olah Raga


Kontingen Manggarai





Pekan Olah Raga Daratan Flores – Lembata akhirnya melahirkan kontingen tuan rumah Kabupaten Sikka sebagai Juara Umum Pordafta dengan 54 Emas, 42 Perak dan 69 Perunggu, Juara Umum Kedua Pordafta diraih Kontingen dari Kabupaten Ende dengan perolehan 34 Emas, 36 Perak dan 57 Perunggu sedang Juara Umum 3 diraih Kontingen Manggarai dengan perolehan 22 Emas, 30 Perak dan40 Perunggu.

Berikut Daftar perolehan medali :

Daftar Perolehan Medali Terakhir, PORDAFTA III Sikka 2009 dari 9 Kontingen Peserta


Sikka 54 Emas 42 Perak 69 Perunggu

Sikka Atletik ( 3 Emas, 4 Perak, 6 Perunggu), Tinju ( 8, 3, 2), Karate Sikka ( 13, 12, 24), Silat Sikka ( 18, 5, 7), Kempo Sikka (3, 1, 7), Tae Kwon do, Sikka (4, 4, 7), Bulu Tangkis, Sikka (0, 1, 4), Tenis Meja, Sikka (1, 3, 5), Tenis Lantai, Sikka (2, 6, 5), Sepak Takraw (1, 1, 2), Bola Voli (1, 1, 0), Sepak Bola (0, 1, 0)


Ende 34 Emas 36 Perak 58 Perunggu

Ende Atletik ( 3 Emas, 7 Perak, 5 Perunggu), Tinju ( 1, 2, 4), Karate ( 7, 7, 15), Silat ( 9, 6,8), Kempo (4, 8, 10), Tae Kwon do (4, 2, 8), Bulu Tangkis (0, 0, 1), Tenis Meja (5, 2, 3), Tenis Lantai (1, 2, 0), Sepak Takraw (0, 0, 2), Bola Voli (0, 0, 1), Sepak Bola ( 0, 0, 1).


Manggarai 22 Emas 30 Perak 40 Perunggu

Manggarai Atletik ( 0 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu), Tinju ( 0, 1, 4), Karate ( 4, 4, 2), Silat ( 0, 2, 5), Kempo (8, 11, 7), Tae Kwon do (3, 7, 3), Bulu Tangkis (2,1, 1), Tenis Meja (0, 1, 2), Tenis Lantai (2, 2, 3), Sepak Takraw (3, 5, 1), Bola Voli (0, 0, 0), Sepak Bola ( 0, 0, 0).

Ngada 22 Emas 15 Perak 28 Perunggu

Ngada Atletik ( 12 Emas, 5 Perak, 0 Perunggu), Tinju ( 0, 0, 0), Karate ( 2, 3, 4), Silat ( 7, 7, 7), Kempo (0, 0, 0), Tae Kwon do (0, 0, 0), Bulu Tangkis (0,0, 0), Tenis Meja (1, 0, 0), Tenis Lantai (0, 0, 0), Sepak Takraw (0, 0, 0), Bola Voli (0, 0, 0), Sepak Bola ( 0, 0, 0).

Manggarai Barat 22 Emas 14 Perak 20 Perunggu

Manggarai Barat, Atletik ( 0 Emas, 0 Perak, 0 Perunggu), Tinju ( 0, 0, 0), Karate ( 5, 6, 7), Silat (0, 1, 1), Kempo (7, 2, 7), Tae Kwon do (2, 1, 1), Bulu Tangkis (3, 1, 1), Tenis Meja (0, 1, 4), Tenis Lantai (0, 0, 0), Sepak Takraw (5, 2, 2), Bola Voli (0, 0, 0), Sepak Bola ( 0, 0, 0).


Flores Timur 20 Emas 23 Perak 33 Perunggu

Flores Timur, Atletik ( 1 Emas, 0 Perak, 0 Perunggu), Tinju ( 3, 6, 5), Karate ( 1, 3, 2), Silat (1, 11, 9), Kempo (3, 1, 5), Tae Kwon do (7, 1, 9), Bulu Tangkis (0, 0, 1), Tenis Meja (0, 0, 0), Tenis Lantai (4, 0, 1), Sepak Takraw (0, 1, 1), Bola Voli (0, 0, 0), Sepak Bola ( 0, 0, 0).


Nagakeo 11 Emas 12 Perak 19 Perunggu

Nagakeo, Atletik ( 0 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu), Tinju ( 0, 0, 0), Karate ( 8, 5, 6), Silat (0, 0, 0), Kempo (1, 1, 3), Tae Kwon do (0, 2, 5), Bulu Tangkis (1, 2, 0), Tenis Meja (0, 0, 0), Tenis Lantai (0, 0, 0), Sepak Takraw (0, 0, 2), Bola Voli (1, 0, 0), Sepak Bola ( 0, 0, 0).

Manggarai Timur 6 Emas 9 Perak 11 Perunggu

Manggarai Timur, Atletik ( 0 Emas, 0 Perak, 0 Perunggu), Tinju ( 0, 0, 0), Karate ( 0, 0, 0), Silat (1, 2, 3), Kempo (4, 7, 8), Tae Kwon do (0, 0, 0), Bulu Tangkis (0, 0, 0), Tenis Meja (0, 0, 0), Tenis Lantai (0, 0, 0), Sepak Takraw (0, 0, 0), Bola Voli (1, 0, 0), Sepak Bola ( 0, 0, 0).

Lembata 4 Emas 16 Perak 30 Perunggu

Lembata, Atletik ( 0 Emas, 0 Perak, 4 Perunggu), Tinju ( 1, 2, 0), Karate ( 1, 2, 1), Silat (2, 2, 1), Kempo (1, 0, 5), Tae Kwon do (0, 5, 7), Bulu Tangkis (0, 1, 2), Tenis Meja (0, 0, 1), Tenis Lantai (1, 0, 1), Sepak Takraw (0, 0, 7), Bola Voli (0, 0, 1), Sepak Bola ( 0, 0, 0).

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Final Sepak Bola U-21 Pordafta : Sikka Takluk !!

Pemain-pemain Sikka langsung rebah di lapangan ketika tendangan pinalti dari pemain Manggarai Timur melesak masuk ke gawang. Air mata berderai turun membasahi pipi. Beberapa pemain lain yang nampak tegar berusaha menghibur teman-temannya. Ofisial Tim Sepak Bola Sikka pun demikian, tertunduk sedih. Emas dari cabang olah raga paling bergengsi akhirnya melayang ke tangan Tim Sepak Bola dari kabupaten paling bungsu di daratan Flores – Lembata, Manggarai Timur. Tak bisa di pungkiri, kekalahan Tim Sepak Bola Sikka ini turut membawa suasana kemenangan Tim Sikka sebagai Juara Umum Pordafta terasa hambar. Penonton yang kecewa cuma bisa menerima kekalahan dengan lapang dada, stadion sepi dari teriakan pendukung sepak bola Sikka. Yang terdengar hanya teriakan kegembiraan dari sejumlahpendukung dan peserta kontingen dari Manggarai Timur. Pesta kemenangan sebagai juara umum berubah menjadi pesta duka Tim Sepak Bola Sikka bersama pendukungnnya. Sikka kalah lewat drama adu pinlati 6 : 7 (2 : 2).

Sikka VS Manggarai Timur
Partai final sepak bola yang mempertemukan Tim Sepak Bola Sikka melawan Tim Sepak Bola Manggarai Timur ini berlangsung penuh dramatis dengan sejumlah drama yang mendebarkan. Sikka yang mendapat dukungan penuh penonton tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan ketika pluit tanda mulai pertandingan dibunyikan. Gol tercepat pun lahir menit kedua lewat Mariano yang mendapat umpan matang rekannya dari sayap kanan.

Sikka pun terus memborbadir pertahanan Manggarai Timur. Keasikan serang membuat tim Sikka lengah. Sebuah umpan manis akhirnya berbuah gol ketika striker Manggarai Timur, Eginius Nao menyamakan kedudukan menjadi 1 : 1. Menit ke 26 kembali Manggarai mencetak gol lewat Laurensius, kedudukan berubah menjadi 2 : 1. Sikka yang tertinggal seakan terbebani , operan-operan bola yang salah arah sering terlihat. Umpan-umpan panjang yang diterapkan juga tak maksimal. Sampai turun minum Sikka masih tertinggal 1 : 2.

Memasuki babak kedua, Sikka yang ditarget untuk membawa emas kemenangan bagi tuan rumah langsung mengurung pertahanan Manggarai Timur. Dimenit ke 61, Sikka akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2 : 2 lewat pinalti menyusul pelanggaran keras yang dilakukan oleh kiper Manggarai Timur terhadap Mariano. Eksekusi pinalti yang sempurna dari Lorens Baga disambut suka cita pendukungnya. Pertandingan semakin seru. Seakan tak ingin dipermalukan di kandang sendiri, Sikka yang menrapkan pola 4-4-2 terus memborbadir pertahanan Manggarai Timur. Tercatat 3 peluang emas yang didapat namun semua tak dimaksimalkan dengan baik oleh Sikka. Sangat mengecewakan pendukungnya. Manggarai Timur tak mau diam. Sesekali tim yang berkostum oranye ini melakukan penetrasi serangan yang cukup membahayakan gawang tuan rumah. Pertandingan pun berakhir seri 2 : 2 sampai dengan babak kedua berakhir. Dengan demikian pertandingan dilanjutkan ke babak 2 x 15 menit.

Dibabak 2x15 menit ini, Manggarai Timur nampak memperagakan sepak bola bertahan. Koordiansasi pertahanan yang rapi dari anak-anak Borong ini menyulitkan para pemain depan dan tengah Sikka untuk mmencetak gol. Sampai dengan pluit 2x15 berakhir Sikka tak mampu memaksimalkan sejumlah peluang. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu pinalti.

Dibabak adu pinalti akhirnya tim Manggarai Timur memenangkan drama tersebut 5 : 4 setelah dua pemain Sikka tak berhasil melesakan bola ke gawang. Sedangkan satu pemain Manggarai Timur yakni Eginius Nao gagal dalam tendangan pinalti. Dengan demikian Manggarai Timur memperoleh emas sepak bola, Sikka perak dan Ende perunggu.


Foto DRAMA PERTANDINGAN SIKKA (Putih) VS MANGGARAI TIMUR ( Oranye)

Pemain Sikka

Wasit Tegas !!





FAIR PLAY

Pemain Sikka

Pinalti

Pesta Manggarai Timur

Tangisan sedih





Tangis sedih

Emas Sepak Bola



www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---