Kedua wanita manis ini bergabung dengan Sonia FM sejak tahun 2007. Sebelumnya mereka adalah Soniers sejati yang kerap kali bergabung dalam beberapa acara siaran Sonia FM. DBC, gadis kelahiran Maumere berdarah campuran Makasar dan Semarang ini adalah gadis lulusan SMAN 2 Maumere. Sedangkan Cipi atau cha-cha adalah gadis lulusan SMK Kristen Kupang. Ditemui disela waktu istirahat penyiaran, kedua wanita ini tak sungkan bercerita kepada
www.inimaumere.com tentang asiknya menjalani profesi sebagai penyiar di Radio Sonia FM. “Asikk banget, lagian disini suasananya menyenangkan,”kata keduanya sambil menghabiskan rujak manis yang tersisa.
DBC yang lahir dan besar di Maumere adalah salah satu penyiar yang memiliki massa
soniers yang cukup banyak. Suara manisnya bisa didengarkan didengarkan disetiap hari rabu dan jumad untuk program acara siaran Mules dan hari minggu untuk program siaran Minggu Ceria.
Es Campur adalah program siaran pertama yang dipandu oleh DBC saat menjalani profesi sebagai penyiar di Sonia FM. Berpasangan dengan Klein, penyiar pria yang kini menimba ilmu di Jogja, Es Campur dalam siaran pertamanya tersebut menjadi kenangan yang tak pernah dilupakan olehnya.
“Inilah awal saya menjadi penyiar di sebuah radio yang dikelolah secara profesional oleh anak-anak muda. Dan saya merasa bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar Sonia Fm,”kata gadis kelahiran 1987 yang mengidolakan Nina Tamam, penyanyi sekaligus penyiar radio tersebut.
Anak bungsu dari empat bersaudara ini juga pernah menjalani profesi sebagai seorang Master of Ceremony. Sekarang ini sedang asiknya-asiknya terjangkit virus FB mania..
uhhhhhh.. Kepada semua pendengar setianya, DBC berterima kasih dan terus akan memberikan yang terbaik, menerima kritik demi kemajuannya dalam berkreasi di Nian Tana tercinta ini.
Lain halnya dengan DBC, Cipi sebenarnya adalah bendahara Sonia Fm. Pekerjaan dengan tanggung jawab besar ini diembannya untuk menggantikan almahrum Mona Pale yang meninggal beberapa bulan lalu. Apakah Cipi juga merangkap tugas sebagai penyiar? Dara manis ini menjawab, “Menjadi penyiar sebenarnya untuk mengisi kekosongan jam siaran jika ada yang berhalangan hadir” kata gadis berdarah Rote kelahiran Kupang ini dengan senyum menawan
(ooooh..begitu ka?).
Cipi yang punya hobi baca, tidur dan nonton (b
eler deh..hihihihi) mengakui mengawali profesi penyiar dengan langkah coba-coba namun dengan kemauan dan usaha yang tak mau mundur kini ia merasa sangat enjoy bergabung dengan Sonia Fm.
Gadis penggemar masakan babi guling ini merasakan suasana di lingkungan studio Sonia Fm bisa membantunya meredakan suasana hatinya yang kadang
bete dengan segala rutinitas. Anak ke-5 dari tujuh bersaudara kelahiran 1987 ini ternyata mengidolakan Lucky Reyner, penyiar senior sekaligus
MC kawakan di daratan Flores sebagai penyiar favoritnya.
Cipi mengawali siaran pertama ditahun 2007 bersama DBC dalam siaran Mules (musik lepas siang). Sejak kepindahannya dari Kupang ke Maumere di tahun 2007, wanita yang juga terkena penyakit FB-mania ini merasa betah mengarungi hari-harinya di kota panas Maumere.
Ketika ditanya siapakah pasangan yang cocok buat siaran bareng?? Cipi dengan malu-malu namun mantap menjawab, “Lule....”.
Oya, siapa seh Lule?
Mhhh..Lule adalah salah satu penyiar Sonia FM, suara laki-laki bujang ini bisa didengarkan dalam siaran Mules, Siaran Mandarin dan lain-lain.
Kini wanita yang masih lajang ini sering mengisi siaran di program acara Mules dan Sirumisu (musik, informasi dan tips).
Setelah
bete ditanya melulu oleh
www.inimaumere.com, diakhir pertemuan keduanya berbagi tips untuk penyiar pemula. Mereka punya pendapat sendiri. Menurut DBC dan Cipi setiap penyiar pemula biasanya telah memiliki
basic yang benar-benar
fresh, tinggal dibentuk karakternya. “
Emang seh semuanya terlihat muda, modal bicara dan tentunya nyambung dengan pendengar. Semua penyiar pasti memiliki patokan
style atau gaya penyiar favoritnya. Tapi seiring dengan waktu akan tercipta kepribadian sendiri (karakter) sebagai seorang penyiar,” begitu kata DBC yang diamini Cipi.
“So, tunjukan karakter pribadi kalian..” lanjut kedua wanita ini yang kemudian tenggelam dalam dunia Facebook. Kalo udah kayak gini artinya ga bisa di ganggu...
hihihihi.Yup, kalo mau mengenal n berteman dengan dua dara manis ini di Facebook bisa saja lewat
Dbc dan
Cipi.www.inimaumere.com