Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Friday, 6 April 2012

Sejumlah Umat Menitikan Air Mata

OMK St. Thomas Morus Peragakan Tablo Jumat Agung
Sejumlah umat menitikan air mata menyaksikan bilur-bilur penderitaan yang dialami Jesus ketika disiksa para serdadu Roma. Sesekali secara spontan mereka berpekik menahan sedih melihat Sang Juru Selamat diludahi dan ditendang hingga terjatuh. Air mata yang menetes diusap perlahan. Dengan langkah pelan mereka terus mengikuti Jesus menuju penyaliban. Peragaan drama kisah sengsara yang dibawakan oleh OMK (Orang Muda Katolik) Paroki St. Thomas Morus mengundang keharuan mendalam. Antusias yang begitu besar ditunjukan dengan kesetiaan umat mengikuti tablo meski jarak yang ditempuh lumayan jauh. Sebuah mobil polisi memimpin drama ini dengan melaju perlahan-lahan. Iring-iringan berhenti di stasi pertama ketika keluar dari Kapela St. Gabriel Wai Oti. Tablo yang dimulai sejak pukul 09.00 wita menyusuri Jalan Ahmad Yani hingga pertigaan Kantor Pengadilan. Jesus jatuh lagi saat tablo di stasi ketujuh di pertigaan Wairbubuk dan Kesokuit. Penghayatan drama yang diperankan sempurna oleh para serdadu dengan menyiksa Jesus berjalan dengan baik. Bunda Maria terlihat sedih bersama perempuan Jerusalem melihat Jesus menderita terkena sepakan, pukulan dan ludah para serdadu.

Untuk mengamankan kisah drama ini dengan baik, sejumlah petugas dari Polres Sikka, TNI dan pemuda Katolik serta Remaja Mesjid nampak berjaga di beberapa tempat yang dilalui prosesi. Bahkan Jalan Ahmad Yani, jalan utama yang membelah kota ditutup sementara. Kota Maumere terutama di Wilayah Paroki St. Thomas Morus nampak sepi dari aktivitas. Semua warga terutama umat Katolik larut dalam kisah duka Jumat Agung.

Antusisme juga tergambar ketika keharuan menyeruak melihat kisah penyaliban Sang Juru Selamat yang mengambil lokasi di Lapangan Kota Baru. Dengan penuh penghayatan umat berlutut dan berdoa dipayungi mendung hitam yang menaungi drama ini ketika memasuki stasi ke 9 hingga penyaliban di stasi 12.

Tablo yang mengundang haru dan keinginan untuk diulang lagi tahun depan diperankan dengan sangat baik oleh Yopie sebagai tokoh Jesus. Sehari-hari Yopie berprofesi sebagai tukang ojek di Kota Maumere. Sedangkan Bunda Maria diperankan manis oleh Nona Rensi Watu, mahasiswa ilmu Kesehatan di Universitas Nusa Nipa Maumere. Pemeran-pemeran lain seperti para imam agung, murid-murid Jesus dan sejumlah perempuan Jerusalem juga menghayati setiap lakon yang dimainkan.

Usai pementasan drama yang begitu mengesankan, umat Katolik Thomas Morus kemudian melanjutkan prosesi cium patung Jesus di Gereja Thomas Morus hingga pukul 17.00 Wita.

Tablo yang diadakan tahun ini merupakan drama pertama setelah lama tak pernah diperagakan pemuda katolik terkhusus lingkungan di Paroki St. Thomas Morus. Banyak yang berharap agar nuansa Tri Hari Suci menjelang Paskah dihidupkan terus. Terkhusus Maumere telah lama dikenal sebagai kota katolik dengan berbagai peristiwa yang melatarinya.


Selain tablo yang menjelajah di wilayah Paroki St. Thomas Morus, sebelumnya sekitar pukul 07.00 umat Katolik di Paroki St. Joseph juga memeragakan tablo mengenang kisah sengsara Jesus yang dimulai dari Taman Kristus Raja dan berakhir di Gereja Katedral St. Joseph.

Foto-foto:







www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Monday, 2 April 2012

Musisi Reggae Deklarasikan "Maumere Ge Community"

Bale-Bale untuk Musisi Reggae
Orang reggae punya komunitas? ah, itu basi. Tapi musisi reggae bentuk komunitas? Itu baru inovasi. Inilah yang dilakukan sekelompok musisi reggae di Kota Maumere yang secara sederhana membentuk sebuah wadah yang terbilang baru di Flores bahkan NTT. Wadah ini bukan saja sebagai rumah musisi reggae tapi meluas terutama fans beratnya yang lumayan banyak di bumi Don Alessu. Berangkat dari kerinduan berkumpul dan berbicara tentang reggae, maka hari Minggu (1/4/2012) siang, sejumlah musisi dari lima band papan atas di Kabupaten Sikka membentuk sebuah komunitas yang diberi nama "Maumere Ge Community". Dari komunitas ini, ada banyak hal dan harapan yang ingin dicapai terutama tentang kelangsungan bermusik reggae dan kebersamaan persaudaraan. Damai dalam musik dan damai didunia, salah satu warna dari aliran ini menjadi bendera dari "Maumere Ge Comunnity" yang akan berupaya maksimal menaungi kebersamaan para musisi reggae Maumere dan mengubah citra "cuek" dengan lingkungan sekitar.

Lima band yang ikut mendeklarasikan komunitas ini adalah Jah-Mof, Canabis, Sang Brother, Gpakustik dan Jahnasta. Meski baru lima band tak tertutup kemungkinan akan bergabung lagi band-band reggae dan sejumlah musisi reggae yang ada di Kabupaten Sikka.

Sekedar mengakrabkan diri antar sesama musisi reggae dan pecintanya komunitas ini akan mengundang sejumlah musisi reggae nge-jam bersama dipanggung sederhana Balai Desa Kabor, tepat usai misa malam Paskah, Sabtu (7/4). Raggae Night akan menghibur warga Kabor dan pecinta reggae di Maumere sekaligus menyemarakan malam bahagia menyambut pesta Paskah.

Musisi senior , Valen Vardam didapuk memegang bagian Koordinator Umum pada komunitas tersebut. Dengan pengelamannya beserta dukungan dari musisi lainnya, diharapkan komunitas ini bisa berjalan sesuai harapan.
Mantan pembetot bass pada band reggae ibukota, Florasta mengaku senang karena kerinduan berkumpul dan berbagi pengelaman bersama para musisi reggae bisa terjadi. Hal yang sama jga diceritakan Jelo, Nolly, Elbiet dan sejumlah musisi lainnya. Bahkan para musisi ini ingin mengubah citra musik jenis ini yang masih belum dimengerti masyarakat banyak. Mereka bertekad intens menjalankan komunitas menjadi besar sebagai rumah dengan bale-bale berkulababong.

Perkembangan musik reggae di Kabupaten Sika mengalami kemajuan lumayan dan menarik sejak musik ini mulai merambah diawal 1990-an. Saat itu Florasta, band yang dibentuk di Jakarta dengan sejumlah personil asal Maumere bergaung. Perlahan pecinta reggae Maumere menunjukan eksitensinya. Ditiap pesta pernikahan bahkan, musik yang identik dengan rambut dreadlock menjadi salah satu kunci meriahnya pesta. Segmen khusus bagi malam reggae (Reggae Nights) dibeberapa radio dipersembahkan. Bahkan musisi daerah yang membawakan lagu-lagu berbahasa daerah tak lagi malu-malu bereksperimen dengan aliran ini.

Eksitensi aliran ini semakin kentara ketika parade band 2009 yang diikuti semua aliran musik berhasil dijuarai band beraliran reggae Canabis Band. Demikian juga Jah-Mof asal Kabor yang menghentak festival musik Flores-Lembata dengan menggondol juara favorit 2010 lalu.

Bumi Maumere juga melahirkan lahir musisi-musisi reggae yang kemudian berkembang di Jakarta maupun kota-kota lainnya. Sebut saja musisi-musisi yang ada di Matahari Band, Stevan Jam, Ras Muhamad, Jahfres, Rabanasta. Atau di kota-kota lainnya misalnya Revolution, Rasta Mof di Jogja, Bye-bye Babylon dan Raggy di Malang, Black Pinit di Bali dan kota lainnya.

Di Maumere, banyak band reggae telah dibentuk. Ada yang terus berjalan, banyak pula yang bubar dan megap-megap. Namun eksitensi para musisi dan pecinta aliran ini terus berkembang hingga saat ini.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Dan ketika matahari perlahan turun, kamar sempit sekaligus studio latihan Jah-Mof tiba-tiba berubah penuh gembira ketika para musisi reggae menampilkan kebersamaan mereka lewat berbagai tembang reggae. Enaknya kita bisa menikmati dan bernyanyi tanpa beban. Uyeeeeee...

Musisi reggae pendeklarasi "Maumere Ge Community"

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

BOM Sikka Kecam Kepolisian

Terkait Aksi Demo yang Dibubarkan
Massa demonstran dari elemen organisasi mahasiswa GMNI Cabang Sikka, PMKRI Sikka, PRD Sikka dan LMND Ekskot Sikka yang tergabung dalam BOM (Barisan Oposisi Masyarakat) Sikka pada konferensi pers di Polres Sikka mengecam keras tindakan aparat kepolisian Resort Sikka pada aksi menuntut pembatalan rencana kenaikan BBM dengan opsi penundaan. BOM menilai aparat kepolisian telah melakukan tindakan represif dengan membubarkan aksi damai di jembatan Nangamating, Sabtu (31/2/2012) pagi. BOM jmenduga ada skenario besar dibalik tindakan tersebut. Mereka juga mempertanyakan keberadaan pihak kepolisian ditengah lokasi aksi yang dinilai bukan mengawal demonstrasi tapi memprovokasi keadaan sehingga aksi mahasiswa berhenti. BOM Sikka juga menyesalkan tindakan oknum aparat kepolisian yang menendang tiang bendera organisasi dan merah putih yang disandingkan bersama dalam demonstrasi pagi itu.

"Ini merupakan tindakan pelecehan terhadap organisasi dan harga diri bangsa, dan kami menuntut pertanggungjawaban Polres Sikka serta menindak tegas oknum kepolisian yang telah melakukan tindakan pelecehan terhadap bendera," ucap Herimantho Chiko, Sekjen GMNI Cabang Sikka.

BOM Sikka mengawali demonstrasi kedua menentang kenaikan BBM dengan melalukan orasi bergantian dan mogok makan ditengah jalan jembatan Nangameting.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 00.09, Sabtu (31/3) tersebut berlangsung damai. Menggunakan tengah jalan jembatan Nangameting membuat laju lalulintas sedikit terhambat karena badan jalan semakin sempit, namun aksi tersebut terus berlangsung dalam kawalan ketat personil Polres Sikka.

BOM Sikka selain menuntut pembatalan kenaikan harga BBM, dalam pernyataan sikapnya juga menyerukan Soesilo Bambang Yudhoyono dan Boediono mundur dari jabatannya sebagai presiden dan wakil presiden. BOM Sikka menilai, kedua pemimpin tertinggi republik ini gagal dalam mensejahterahkan rakyat Indonesia. Pernyataan sikapnya juga mengecam keras Polri yang dinilai telah melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi terkait protes rencana kenaikan harga BBM di tanah air.

Aksi yang menjadi tontonan masyarakat tersebut akhirnya berbuah ketegangan. Bermula dari sebuah mobil yang melintas sisi kanan tempat aksi berlangsung hingga menyerempet penyanggah bendera.

Mahasiswa sontak terkejut dan langsung mengejar mobil yang kemudian ngebut menerjang aspal diikuti teriakan para mahasiswa. Namun, tiba-tiba saja beberapa personil kepolisian bergerak menerobos. Dan tiang bendera beserta penyanggah yang menahan batang bendera organisasi mahasiswa dan bendera merah putih roboh. Selanjutnya ketegangan muncul. Ribut dan adu mulut tak tertahankan. Massa BOM Sikka berteriak mengecam tindakan aparat kepolisian yang dinilai telah menendang tiang bendera. "Bendera merah putih dan organisasi telah ditendang dan diinjak, kami tak bisa menerima," teriak mahasiswa ditengah tegangnya adu mulut.

Dos-dos air mineral berantakan dan kompor minyyak milik BOM Sikka yang digunakan sebagai simbol naiknya harga BBM sudah tak berdiri semestinya. Ditengah gaduhnya suasana dan perang mulut, mahasiswa kembali mengecam keras Polres Sikka setelah sebuah mobil barakuda tiba-tiba muncul ditengah kegaduhan. Mereka protes karena menilai aksi ini seolah-olah oleh pihak kemananan sudah tak bisa terkendali sehingga harus menerjunkan water canon.


Tak menerima bendera yang dinilai telah ditendang dan diinjak oleh oknum kepolisian, massa BOM Sikka kemudian bergerak menuju Markas Polres Sikka. BOM Sikka menuntut bertemu Kapolres dan meminta pertanggungjawaban. Kaibatnya Lantas Polres Sikka mengubah laju lalu lintas jalan Ahmad Yani, khususnya depan Polres Sikka menjadi satu arah setelah sisi sebelahnya digunakan mahasiswa yang terus mendemo. Aksi panas kembali terjadi didepan pintu masuk Polres Sikka.

Kecaman datang dari orasi tak henti yang kecewa dengan tindakan aparat. Mereka menuntut bertemu Kapolres Sikka, AKBP Drs. Ghiri Prawijaya dan menolak tawaran pihak kepolisian untuk membuat laporan kejadian dijembatan Nangameting ke Polres Sikka.

Massa mahasiswa kemudian dipersilakan masuk kehalaman Polres setelah hampir dua jam berorasi dan bersitegang dengan kepolisian. BOM dalam keterangannya mengatakan aksi mereka mereka telah mengirim surat pemberitahuan akan mengadakan aksi terkait pembatalan penundaan kenaikan BBM ke Polres Sikka.

Herimantho Chko, Sekretaris Bom Sikka mengatakan, dalam pertemuan dengan Wakapolres Sikka, pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas pelaku oknum kepolisian yang mendendang tinag bendera dan manginjak bendera, dan berjanji memberi sanksi tegas jika terbukti melakukan kesalahan.




www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Saturday, 31 March 2012

Kenaikan Harga BBM 1 April 2012 Dipastikan Batal!

Jakarta Rapat paripurna DPR sudah menghasilkan 2 opsi berkaitan dengan kenaikan harga BBM subsidi. Dari 2 opsi yang ada, rencana kenaikan harga BBM subsidi menjadi Rp 6.000 pada 1 April 2012 dipastikan batal!
Saat ini pada sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/3/2012), sedang dilakukan voting 2 opsi. Opsi pertama tidak ada perubahan apapun dalam RUU APBN-P 2012 pasal 7 ayat 6 yang isinya tidak memperbolehkan pemerintah menaikkan harga BBM.
Opsi kedua menerima penambahan pasal 7 ayat 6a yang isinya adalah memperbolehkan pemerintah mengubah harga BBM jika harga minyak mentah (Indonesia Crude Price/ICP) mengalami kenaikan atau penurunan rata-rata 15% dalam waktu 6 bulan.

Dari kedua opsi tersebut, berarti kenaikan harga BBM subsidi tidak mungkin dilakukan 1 April 2012 seperti rencana dari pemerintah. Dalam APBN-P 2012 sebelumnya disepakati asumsi ICP adalah US$ 105 per barel atau naik dari asumsi sebelumnya US$ 90 per barel.

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, ICP rata-rata untuk 6 bulan ke belakang dari saat ini adalah US$ 116,49 per barel dengan rincian ICP Oktober 2011 US$ 109,25 per barel, November 2011 US$ 112,94, Desember 2011 US$ 110,70, Januari 2012 US$ 115,90 per barel, Februari 2012 sebesar US$ 122,17 per barel, dan Maret 2012 sebesar US$ 128 per barel.

Dengan realisasi harga itu, maka dalam 6 bulan ini kenaikan rata-rata ICP masih 10,94% dibandingkan asumsi harga minyak yang ditetapkan pemerintah dalam RAPBN-P 2012 sebesar US$ 105 per barel. Berarti harga BBM belum bisa naik!
(news.detik.com/dnl/asy)


Selengkapnya...

Friday, 30 March 2012

Tolak Kenaikan BBM, BOM Sikka Gelar Aksi

Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) juga dilakukan sejumlah elemen mahasiswa di Kabupaten Sikka. Di Maumere, ibukota Kabupaten Sikka, sekitar 100 mahasiswa yang bergabung dalam BOM (Barisan Oposisi Masyarakat) Sikka melakukan aksi unjuuk rasa yang secara tegas menolak kenaikan harga BBM, yang direncanakan akan dilakukan pada 1 april ini. Massa mahasiswa terdiri dari GMNI Cabang Sikka, PMKRI Sikka, LMND Sikka, PRD Sikka dan BEM Universitas Nusa Nipa menuntut pemerintah membatalkan rencana kenaikan harga BBM. BOM Sikka dalam aksinya tersebut sempat berupaya menurunkan bendera merah putih menjadi setengah tiang di halaman Kantor Bupati Sikka sebagai simbol duka cita atas rencana pemerintah. Aksi ini mampu dihalangi petugas kepolisian Polres Sikka
Penolakan terhadap kenaikan harga BBM juga diwarnai dengan pembakaran foto Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono sebagai simbol protes terhadap pemerintah.

BOM Sikka sekitar pukul 09.00 Wita, Kamis (29/3) sempat berdialog dengan dewan dan menuntut sikap tegas DPRD Sikka menolak secara resmi rencana pemerintah pusat menaikan harga BBM.

Longmarch aksi unjuk rasa dimulai dari pertigaan Hotel Permata Sari Wai Oti. Massa elemen mahasiswa kemudian melewati Jalan Ahmad Yani, Kesehatan, Mo'a Toda, Anggrek hingga Jalan Eltari yang menjadi pusat unjuk rasa.
Sepanjang jalan, mahasiswa terus melakukan orasi menolak rencana kenaikan harga BBM.

Dalam pernyataan sikapnya yang dibagikan, selain menuntut pemerintah pusat agar membatalkan rencana kenaikan harga BBM, BOM Sikka juga mendesak mundurnya Pemerintahan SBY-Boediono karena dinilai tidak mampu dan hanya menciptkan konflik baru ditengah masyarakat. BOM juga mendesak dikembalikannya Tata-kelola Migas sesuai dengan ketentuan Konstitusi: Pasal 33 UUD 1945, mencabut UU No.22 Thn 2001 Tentang Migas yang dinilai berbau liberalisasi dan neokolonialis, cabut Perpres No. 55 Tahun 2005 yang menyerahkan harga BBM pada “harga pasar”, nasionalisasi tambang asing, moratorium hutang luar negri, moratorium biaya aparatus negara, naikkan produksi minyak mentah siap jual (lifting) nasional hingga di atas 1 juta barrel perhari. BOM Sikka juga menuntut pemerintah segera melakukan investasi untuk eksplorasi di ladang-ladang minyak atau blok baru.

Selain pernyataan sikap berskala nasional, BOM Sikka mendesak DPRD Sikka dan Bupati Sikka untuk mengadakan operasi pasar murah untuk meredam melonjaknya harga bahan makanan pokok di pasar. BOM juga mendesak DPRD Kabupaten Sikka, Bupati Sikka dan semua SKPD untuk melakukan penghematan APBD Kabupaten Sikka, misalnya tidak menggunakan kendaraan dinas diluar jam dinas serta menyoroti penuntasan kasus-kasus korupsi di Sikka.

Keberadaan para demonstrasn BOM Sikka yang memprotes serta menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM mendapat pengawalan dari Polres Sikka. Meski keadaan sempat memanas karena adanya beberapa aksi yang dihalangi petugas seperti upaya mengibarkan bendera setengah tiang. Namun secara umum aksi para elemen mahasiswa yang tergabung dalam BOM Sikka berlangsung aman. BOM Sikka merencanakan akan melakukan aksi serupa penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM hari Sabtu (31/3).

Aksi penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM terjadi disejumlah kota di Indonesia. Berbagai aksi menimbulkan korban luka-luka baik dipihak mahasiswa maupun polisi serta fasilitas umum.

foto: Vicky da Gomez

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

BBM Naik = Bukti Wajah Buruk Penerapan Kapitalisme

oleh: Ayu Susanti

Negeri ini sedang mengalami keguncangan. Kebijakan baru yang akan dikeluarkan April 2012 nanti menuai respon yang sama dari rakyat, yakni penolakan.
Saat ini berbagai bentuk penolakan kenaikan BBM dilakukan oleh masyarakat sebagai bentuk ketidaksetujuan naiknya BBM. Penolakan itu diekspresikan dalam berbagai bentuk, baik demonstrasi, aksi, tulisan, audiensi ke DPR, DPRD dan berbagai instansi/lembaga, seminar, diskusi, tabligh akbar, melalui survei, berbagai obrolan termasuk di warung dan bentuk-bentuk ekspresi lainnya.
Hasil survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survey Indonesia (LSI, 11/3/2012) menunjukkan bahwa 89,20 persen masyarakat desa menolak kenaikan BBM. Adapun masyarakat kota yang menolak kenaikan BBM sebesar 77,91 persen. Rata-rata rakyat yang menolak kenaikan BBM adalah 86%. Hal ini berarti sebagian masyarakat Indonesia menolak BBM. Namun mengapa pemerintah tetap menutup telinga, mata dan hati untuk lebih memilih tetap menjalankan kebijakan tersebut?

Dampak dari kenaikan BBM tentunya akan sangat dirasakan oleh rakyat, terutama rakyat miskin. Dengan BBM naik, biaya produksi akan bertambah, sebagian para pengusaha akan gulung tikar karena tidak mampu untuk menekan biaya produksi yang melonjak.


Disamping itu secara alami kebutuhan pokok akan naik sehingga daya beli masyarakat akan menjadi turun. Nasib rakyat miskin semakin tercekik karena tidak dapat memenuhi kebutuhannya bahkan angka kemiskinan akan bertambah.

Lantas dengan kebijakan kenaikan BBM ini siapakah yang diuntungkan?

Alasan pemerintah mengeluarkan kebijakan ini salah satunya untuk menghemat anggaran APBN. Benarkah begitu? Dengan alasan minyak dunia mengalami kenaikan maka pemerintah langsung bersikap untuk menaikan BBM dengan tujuan penghematan APBN. Padahal penerimaan migas pemerintah sebenarnya cukup besar.

Dalam APBN 2012 tercantum pendapatan minyak bumi Rp 113,68 triliun, pendapatan gas alam Rp 45,79 triliun, pendapatan minyak mentah (DMO - Domestic Market Obligation) Rp 10,72 triliun dan PPh migas Rp 60,9 triliun.

Total pendapatan tersebut adalah Rp 231,09 triliun. Jika harga minyak dunia naik, maka jumlah pemasukan dari migas itu juga naik.

Dalam RAPBN-P 2012 pemasukan dari migas mencapai Rp 270 triliun. Hal ini berarti ada kenaikan pemasukan migas sekitar Rp 40 triliun. Semua angka ini menurut pemeritah sendiri.

Permasalahan yang dibesar-besarkan oleh pemerintah kalau harga minyak naik, beban subsidi akan terus naik. Menurut asumsi pemerintah jika harga BBM tidak dinaikkan maka subsidi BBm akan meningkat dari Rp 123 triliun menjadi Rp 170 triliun.

Maka ada kenaikan sekitar RP 46 tiliun. Kalau dihitung berdasarkan angka pemeirntah sendiri ada pemasukan migas sebesar Rp 40 triliun, hal ini berarti hanya kurang Rp 6 triliun.

Kekurangan ini bisa tertutupi dari anggaran lain. Misalnya anggaran kunjungan pemerintah (plesiran) yang tidak efektif. Sebenarnya tidak ada alasan lagi untuk pemerintah menaikan BBM. Tapi apakah alasan yang digunakan adalah penghematan APBN?

Saat ini kekacauan terjadi diman-mana. Termasuk kekacauan pengelolaan migas, salah satunya BBM, dengan adanya aturan yang membolehkan pihak asing untuk turut andil dalam pemanfaatan BBM.

Hal ini wajar terjadi karena adanya liberalisasi migas yang berlandaskan kapitalisme. Kapitalisme hanya berlandaskan pada materi. Terus menginginkan materi dengan cara apapun termasuk perampokan BBM secara halus oleh pihak asing.

Saat ini cengkraman asing semakin kuat. Sehingga kebiijakan pemerintah terkait kenaikan BBM tidak terlepas dari pengaruh asing.

Dengan naiknya BBM, asing akan bisa masuk menjajakan BBM kepada rakyat untuk meraih keuntungan dan bersaing dengan SPBU milik negeri. Jadi siapakah yang diuntungkan dalam kenaikan BBM ini? Rakyatkah?

Mengapa semua ini terjadi? Tentu kapitalisme bukanlah berasal dari Zat Yang Maha Tinggi dan Sempurna yaitu Allah, namun kapitalisme ini berdasarkan pemisahan agama dari kehidupan (sekulerisme) yang berasal dari manusia.

Aturan ini tentunya tidak bisa melahirkan kemaslahatan apalagi mendatangkan keridloan Allah. Hal ini dikarenakan yang membuat aturan ini adalah manusia yang mempunyai kelemahan dan keterbatasan sehingga aturannya pun tidak jauh beda dari sifat manusia itu sendiri yakni lemah dan terbatas.

Berbeda dengan islam. Islam mengatur pengelolaan SDA (termasuk migas). Dalam islam diatur tentang kepemilikan. Ada kepemilikan individu, kepemilikan umum, dan kepemilikan negara.

SDA termasuk kedalam kepemilikan umum yang hanya berhak dinikmati oleh khalayak ramai dan tidak boleh diprivatisasi. Apalagi diprivatisasi oleh pihak swasta asing. SDA (termasuk migas) harus dikelola oleh negara dan hasilnya dikembalikan lagi seluruhnya kepada rakyat.

Adapun adanya biaya yang dikeluarkan oleh rakyat itu hanya biaya operasional saja, sehingga rakyat akan bisa menikmati SDA (termasuk migas) dengan cuma-cuma bahkan gratis tanpa harus mengeluarkan biaya yang melambung tinggi seperti saat ini.

Kenaikan kebutuhan pokok dan lain sebagainya pun bisa diminimalisasi bahkan bisa tidak akan terjadi kenaikan kebutuhan pokok dan yang lainnya dengan kenaikan yang tidak wajar dan rakyat pun tidak akan terbebani untuk memenuhi kebutuhannya karena negara sudah mengaturnya dengan baik sehingga rakyat pun sejahtera.

Namun kondisi seperti ini hanya bisa didapatkan ketika islam diterapkan di sleuruh aspek dalam kehidupan. Dengan islam, semua permasalahan termasuk BBM akan terselesaikan dengan tepat dan benar.

Jika kita mau terlepas dari semua permasalahan yang ada hanya satu cara untuk menyelesaikannya yakni dengan penerapan islam secara menyeluruh dalam bingkai khilafah, kepemimpinan umum kaum Muslim seluruh dunia dimana diterapkan syariat Islam secara sempurna dan mengemban risalah Islam ke seluruh penjuru dunia dengan da’wah dan jihad.

Penerapan islam secara menyeluruh dalam kehidupan adalah bukti ketakwaan kita kepada Allah dan konsekuensi keimanan kita sebagai muslim.

Jika masih tetap memilih aturan lain yang bukan berasal dari Allah dan lebih memilih aturan buatan manusia maka dipertanyakan keimanannya kepada Allah.

Oleh karena itu kita selaku umat muslim harus senantiasa istiqomah untuk menerapkan islam dibawah naungan khilafah dalam kehidupan.
Terimakasih kepada Redaksi yang telah memuat tulisan opini ini. (detiknews)


Oleh: Ayu Susanti
Geger Suni 2 No. 55A Bandung


www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Wednesday, 21 March 2012

Angin kencang datang lagi

Angin kencang kembali melanda daratan Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Rabu (21/3) setelah dua hari wilayah ini tenang dari badai dan gelombang laut. Hasil pantauan media ini, angin yang cukup mengkhawaitarkan tersebut dimulai sekitar pukul sembilan pagi dan berakhir sekitar pukul satu siang (wita). Akibatnya dua pohon tumbang menimpa atap rumah serta satu pohon besar tegelatak di Taman Kota. Rumah yang tertimpa dua pohon angsono tersebut merupakan rumah dinas Pimpinan Cabang BRI Maumere. Nampak jelas, selain atap genteng, dua pohon tersebut juga merusak tembok pagar serta tiang dan kabel telepon. Menurut Rulli, warga yang berada di lokasi, kedua pohon tersebut tumbang sekitar pukul 11.00 wita. Sedangkan satu pohon yang cukup besar di Taman Kota juga ikut ambruk digoyang angin. Meski diterpa angin yang cukup kencang, laut Flores khususnya di wilayah perairan Maumere nampak cukup tenang. Bahkan, beberapa pemancing mengisi waktu pagi itu dengan memancing dipinggiran dermaga.

Disekitar pertokoan, khususnya di Pasar Baru Kota Maumere, beberapa pohon diareal pinggir pasar dipangkas untuk menghindari hal-hal tak diinginkan. Dalam terpaan angin kencang dua orang pekerja nampak sibuk memangkas dahan-dahan pohon hingga gundul.

Meski diterpa angin cukup kencang, namun tak ada bencana lanjutan seperti rubuhnya rumah-rumah disekitar wilayah kota seperti yang terjadi beberapa hari lalu di Kampung Garam, Kota Uneng.

Sekitar pukul 13.00 wita, angin kencang tersebut redah. Namun tak berapa lama, hujan deras menggyur kota ini hingga sore hari. Hujan yang turun tak disertai dengan angin kencang. Seperti sudah terbiasa sampah-sampah berserakan dijalanan dibawah air yang meluap.

Wilayah Kabupaten Sikka dan Flores Lembata umumnya sekitar dua minggu ini diterpa hujan dan badai. Akibatnya beberapa rumah dan gedung rusak berat di wilayah Sikka. Bahkan diwilayah Flores lainnya seperti Ende, Larantuka, Manggarai, Labuhan Bajo angin dan hujan menghancurkan beberapa wilayah pedesaan, longsoran, jembatan putus dan berbagai kerusakan lainnya.

Minggu lalu, gelombang laut akibat angin kencang menghancurkan rumah-rumah di pesisir Wai Oati, Maumere. ada sekitar 8 rumah hilang dan 30 KK kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan parah hunian mereka.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---