Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Monday, 5 November 2012

Ternyata Perkedel Ikan Pemicu Keracunan di Maumere

Hasil pendataan dan identifikasi Tim Polres dan Dinas Kesehatan Sikka menyebutkan warga Pemana yang keracunan pada pesta nikah Rizal dan Ani Mawarni karena diduga mengonsumsi perkedel ikan. Sementara jumlah korban keracunan bertambah dari 61 orang menjadi 84 orang. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sikka, AKBP Drs. Ghiri Prawijaya, melalui Kasat Reskrim, Iptu Ahmad, S.H, menyampaikan hal itu saat dihubungi Pos Kupang dari Maumere ke Pemana, Kamis (1/11/2012) siang. Ahmad menjelaskan, menjelang pagi hari sekitar pukul 01.00 Wita, Kamis (1/11/2012) dini hari, para korban keracunan memenuhi ruangan Puskesmas Gunung Sari. Pasien yang menjalani perawatan di Puskesmas Gunung Sari 76 orang, Pustu Pemana dua orang, enam orang lainnya di rumah warga. Para pasien yang dirawat di puskesmas, pustu dan rumah warga sudah mulai membaik setelah mendapat perawatan Tim Dinkes Sikka yang terjun ke lokasi.
Hingga pukul 12.00 Wita, Kamis (1/11/2012), masih ada empat pasien yang belum membaik dan masih menjalani perawatan di Puskesmas Gunung Sari.
Ahmad menjelaskan, warga Pemana yang keracunan setelah makan makanan di tempat pesta pengantin pria, Rizal. Pagi itu, tutur Ahmad, usai acara pernikahan di masjid, keluarga dan tamu berkumpul di rumah pengantin pria. Mereka memberikan selamat dan ingin mengantar pengantin pria ke rumah pengantin wanita agar menetap di sana.
"Di rumah pengantin pria ada acara makan bersama sekitar pukul 10.00 Wita. Habis makan para korban muntah-muntah dan badan mereka lemas. Itu terjadi sekitar pukul 14.00-15.00 Wita dan korban dibawa ke Puskesmas Gunung Sari," jelas Ahmad.

Ambil Sampel
Menu apa saja yang disajikan di rumah pengantin pria, Ahmad menyebut mie dan perkedel ikan. "Sampelnya sudah kami ambil. Para korban mengaku banyak mengonsumsi perkedel ikan. Untuk memastikan apakah karena perkedel ikan, tim Dinkes Sikka akan memeriksanya di laboratorium," kata Ahmad.
Ahmad dan Tim Dinkes Sikka juga menelusuri bagaimana cara pengelohan perkedel ikan itu. Bumbu-bumbu apa yang digunakan, jangan sampai sudah kadaluwarsa. "Dari informasi itu baru kami cari tahu siapa yang memasak dan membeli bumbu-bumbu tersebut, serta di kios mana dibeli. Polisi kerja pakai bukti dan fakta agar jelas," tegas Ahmad.
Sebelumnya diberitakan, 61 warga Desa Pemana, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, yang menghadiri pesta pernikahan Rizal dan Ani Mawarni di desa itu keracunan makanan di tempat pesta. Para korban yang keracunan muntah-muntah dan lemah usai makanan di tempat pesta, Rabu (31/10/2012) pagi. Mereka yang muntah dan lemas kini sedang menjalani perawatan di Puskesmas Gunung Sari. (ris/pos-kupang))
Selengkapnya...

Sunday, 21 October 2012

Nyala Terang dari Bumi Watu Cruz Bola

Jumpa Orang Muda Katolik Se-Keuskupan Maumere
Minggu, 14 Oktober 2012 menjadi momen berharga bagi  Orang Muda Katolik se-Keuskupan Maumere. Utusan dari tiap paroki se Keuskupan Maumere berarak dari parokinya masing-masing menuju Ili untuk memulai perjalanan ke Paroki St. Martinus Bola. Teriknya matahari tidak menyurutkan semangat mereka. Keringat yang menitik tetes demi tetes menandakan hasrat yang membara untuk berpadu bersama rekan-rekan orang muda se-Keuskupan Maumere. Sekitar pukul 13.00 wita, rombongan Orang Muda Katolik menggunakan kendaraan masing-masing berarak perlahan menuju Tadat, tempat penjemputan pertama. Barisan kendaraan motor roda dua dan empat seakan membentuk barisan semut yang tak pernah putus. Sepanjang perjalanan, semua orang disapa dengan sapaan yang khas untuk menunjukkan identitas masing-masing. Seru!

Kontingen OMK Paroki Lei menuju Tenda Utama

Sesampainya di Tadat, dimana dibangun gapura selamat datang, setiap ketua OMK diturunkan dari kendaraan masing-masing dan bergabung dalam barisan para ketua OMK. Diawali tarian penjemputan, barisan kontingen orang muda berarak bersama menuju Kantor Camat Bola. Disertai dengan bunyi-bunyian yang dibuat secara kreatif oleh masing-masing orang muda seakan menambah keriuhan perjalanan.
Di Kantor Camat Bola, setiap kontingen yang masuk pelataran dijemput dengan seruan khas dan lagu daerah menurut asal paroki masing-masing. Orang muda turun dari kendaraannya  dan berbaris rapi menurut papan nama yang dibawa oleh siswa-siswi SMA Negeri Bola. Di depan barisan, drum band dari sisaw siswi SMPK Yapenthom II mengiringi perjalanan kaum muda menuju gereja St. Martinus Bola.
Di sepanjang kiri dan kanan sisi jalan, umat Bola sudah menunggu seakan menjadi pagar ayu dan pagar bagus bagi barisan orang muda yang sedang berarak. Seruan dan lagu yang dikumandangkan setiap kontingen menjadi pesona yang menyemarakkan dan meriuhrendahkan Bola dan sekitarnya.
Di pertigaan menuju gerbang Gereja St. Martinus Bola, rombongan dijemput dengan tarian papak dan hegong. Di depan Patung St. martinus yang merupakan ikonnya umat Bola, setiap Ketua OMK mendapat kaluungan selendang oleh Orang Muda Katolik TPAPT (Tim Pastoral Antar Paroki Tetangga) WAKHAB (Watublapi, Kloangpopot, Halehebing dan Bola). Dengan berpakaian daerah menurut suku yang ada di wilayah Kabupaten Sikka, pasangan kaum muda OMK WAKHAB menyambut teman-temannya dari paroki-paroki se Keuskupan Maumere.
Setelah semua kontingen masuk dan menempati tenda utama yang dibangun di depan Gereja St. Martinus Bola, salib yang akan dibawa oleh utusan orang muda Katolik Keuskupan Maumere menuju Sanggau, Kalimantan Timur diarak masuk diiringi dengan lagu salib yang dikumandangkan oleh orang muda katolik Paroki Thomas Morus dan Spiritus Sancto Misir. Semua peserta diarahkan untuk menatap Yesus yang tersalib yang telah memberikan keselamatan kepada semua umatNya.
Penyambutan dilanjutkan dengan ucapan selamat datang oleh Pastor Paroki St. Martinus Bola, Rm Arnold Pr. Keterbukaan umat Bola menjadi pijakan awal kaum muda untuk masuk dan tinggal bersama umat Bola selama 4 (empat) hari dan senyuman yang merekah menjadi simbol kesiapan umat Bola menyambut tamunya.
Untuk lebih mempererat persaudaraan di antara sesama orang muda Katolik, Tim Komisi Kepemudaan Keuskupan Maumere mengajak semua orang muda untuk larut dalam suasana yang lebih gembira. Dalam kesempatan penjemputan tersebut, hadir pula Bupati Sikka Sosimus Mitang dan Ketua DPRD Kabupaten Sikka. Hadir pula Bapa Uskup Keuskupan Maumere, Mgr. Kherubim Pareira, SVD. Setelah penjemputan, setiap paroki dibagi menuju penginapannya masing-masing dan dijemput langsung oleh para ketua KUB di lingkungan-lingkungan seputar Gereja St. Martinus Bola.(H.jon)
Penjemputan rombongan OMK di Desa Tadat

Pengalungan selendang kepada Para Ketua OMK se Keuskupan Maumere

Dinamika Kelompok oleh Tim Komkep Keuskupan Maumere

SELAMAT BUAT KEGIATAN JUMPA OMK KEUSKUPAN MAUMERE

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Friday, 19 October 2012

Gong Pilkada Sikka telah Ditabuh

Gong telah ditabuh 15 Oktober 2012 di KPUD Sikka oleh Bupati Sikka Sosimus Mitang. Pertanda bahwa tahapan awal menuju PEMILU rakyat Kabupaten Sikka untuk memilih pemimpinnya periode 2013-2018 telah resmi dimulai. Dari proses awal ini akan berakhir pada pelantikan calon terpilih yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2013. Sesuai dengan jadwal KPUD Sikka, proses Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sikka akan diselenggarakan tanggal 18 Maret 2013. Acara Penabuhan Gong Pilkada oleh Bupati Sikka tersebut berlangsung di halaman KPUD Sikka yang dihadiri ratusan undangan dan awak media yang meliput. Sesuai dengan tema KPUD Sikka: " Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sikka 2013, Mewujudkan Pemilukada Sikka yang Damai, Bertanggungjawab, Santun dan Bermartabat". Bupati Sosimus juga mengharapkan agar penyelenggaraan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sikka 2013 dapat berjalan damai. Ia juga berharap partisipasi aktif para pemilih untuk memberikan suaranya.

Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2013 yang dikeluarkan KPUD Sikka menyebutkan beberapa program dan kegiatan seperti, Tahapan Persiapan yang meliputi Penabuhan Gong Pemilu Bupati dan Wakil Bupati yang dilanjutkan pembentukan PPK,PPS,DPPS , pembentukan tim pemantau. 

Tahapan berikutnya adalah Pelaksanaan yang dimulai dengan kegiatan Pemuktahiran dan Daftar Pemilih dari tangggal 16 Oktober 2012 hingga 12 Maret 2013. Kemudian Pencalonan yang dimulai dari pengumuman penyerahan dokumen dukungan bakal pasangan calon perseorangan 25-29 November hingga Pengumuman dan Pendaftaran Bakal pasangan calon yang diusung parpol dan/atau gabungan parpol dan perseorangan dari 26 Desember 2012 sampai 2 Januari 2013, berikutnya pada tahapan pencalonan ini dilakukan pemeriksaan kesehatan pasangan calon pada 28-29 Desember 2012. Tahapan Pencalonan diakhiri Pengumuman nomor urut pasangan calon Bupati dan Waki Bupati Sikka tanggal 2-4 Februari 2013.

Usai penetapan Nomor Uurut Pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati, dilanjutkan ke Tahapan Kampanye. Masa Kampanye dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 14 Maret 2013. diikuti Masa Tenang berlaku 15-17 Maret 2013 meliputi pembersihan atribut dan alat peraga kampanye.

Puncaknya tanggal 18 Maret 2013, dimana pada tanggal ini dilaksanakan Tahapan Pemungutan Suara sekaligus Penghitungan Suara. usai penghitungan berita acara dan reka[itulasi hasil penghitungan suara tingkat Desa/Kelurahan oleh PPS, penghitungan berita acara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan oleh PPK dan penghitungan berita acara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten oleh KPU Kabipaten Sikka serta penetapan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Sika yang maju ke Putaran Kedua. Dan secara resmi dumumkan Hasil Perolehan Suara Pasangan Calon. Dan pada tangggal 25 Maret sampai 27 Maret 2013, Pengumuman Hasil Perolehan Suara Pasangan Calon.

Sebagai akhir dari tahapan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sikka, adalah penetapan pasangan calon terpilih, pengesahan, pengesahan pengangkatan, dan pelantikan calon terpilih yang berlangsung dari 2 April hingga pelantikan 31 Mei 2013.

foto: Vicky da Gomez
www.inimaumere
Selengkapnya...

Suhu Panas Landa Maumere

Maumere dilanda peningkatan panas yang tidak seperti hari-hari biasa. Suhu kota ini mengalami kenaikan yang drastis. Dampak kenaikannya terasa sangat mengganggu pekerjaan. Bahkan tak jarang pekerjaan ditinggalkan sejenak. Warung-warung es diserbu. Adapula memilih bercengkerama diluar rumah. Misalnya duduk-duduk dibawah pepohonan rindang atau diteras-teras rumah. Ini dilakukan agar bisa dibelai angin yang berkeliaran dari pepohonan. Kenaikan suhu udara yang melanda Maumere bukan hanya siang hingga sore tapi terjadi hingga malam hari. Ini berbeda dengan hari-hari biasa. Bulan oketober ini memang sungguh diluar perkiraan. Tanaman mengering dan tanah menjadi tandus dimana-mana.

Seperti pula kota pantai lainnya, Maumere berada di belahan bibir pantai. Sehingga merupakan kota yang terkenal cukup panas. Akibatnya, jika musim panas melanda, kota ini terlihat kering kerontang. Pohon dengan dedaunan hijau terbakar. Tersissa ranting-ranting kering. Atau dahan-dahan keriput karena tak kuat menahan deraan sinar mentari diatas rata-rata.
re.com Namun berbeda dengan akhir-akhir ini. Suhu bukan saja panas tapi meningkat naik. Sehingga peluh menyeruak ketika angin tak menjangkau tubuh. Warga mengeluh karena panasnya tak seperti biasa.
Meurut sumber BMKG NTT, Suhu meningkat karena perputaran matahari mulai mendekati khatulistiwa. Suhu ekstrem terjadi saat matahari tepat berada di atas khatulistiwa seperti yang terjadi dibulan Oktober.
www.inimaume
Selengkapnya...

80 LITER MOKE ASAL SIKKA DISITA DI BALIKPAPAN

Jajaran kepolisian Polsek Was Pelabuhan Semayang terus menggiatkan razia terhadap para penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Semayang. Razia ini menyasar para penumpang yang membawa produk ilegal, seperti senjata tajam, narkoba, bahan peledak hingga teroris. Seperti yang dilakukan Senin (15/10/12) pagi. Razia dimulai pukul 7.30 Wita saat KM Bukit Siguntang dengan rute, Maumere, Makasar, Pare pare dan Balikpapan merapat di dermaga penumpang di Pelabuhan Semayang. Puluhan anggota polisi sudah bersiap di dekat pintu masuk ruang kedatangan penumpang dan mengarahkan para penumpang untuk masuk ke ruangan. Barang bawaan mereka langsung diperiksa, berikut identitas para penumpang. Hasilnya, polisi mendapatkan 80 liter miras tradisional asal Nusa Tenggara Timur yaitu mokke, dalam kemasan jerigen lima liter.

Sementara 60 liter lainnya tidak Dari jumlah tersebut, 20 liter atau empat jerigen diketahui milik Elisabet Ansel (35), warga Ds Tanadue Kecamatan Kanaya, Kabupaten Sikka, NTT.
pemiliknya. Karena sudah lebih dulu kabur saat mengetahui ada pemeriksaan aparat kepolisian.
"Razia pada para penumpang kapal merupakan kegiatan rutin, jajaran kami di Pelabuhan Semayang. Sasarannya semua barang atau produk yang dilarang. Namun, kali ini kami menyita 80 liter mokke atau minuman tradisional khas NTT dan menangkap satu warga yang membawa minuman tersebut," kata Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono didampingi Kapolsek Was Pelabuhan Semayang Kompol Suharno. (pos-kupang.com)
Selengkapnya...

Tuesday, 9 October 2012

Dua Bengkel Ludes Terbakar

Kebakaran Lagi Maumere

sisa-sisa puing bengkel
Belum selesai cerita mengenai kebakaran besar yang melanda kawasan Perumnas, warga kota kembali dikejutkan peristiwa serupa. Kali ini si jago merah mengamuk dan meratakan dua bengkel yang terletak di kawasan Beru, Kelurahan Beru, Maumere. Dua bengkel tersebut milik Edu Karmadi dan Ambo yang melayani servis sepeda motor. Kebakaran yang menghebohkan tersebut terjadi malam hari sekitar pukul 22.30 Wita, Senin (8/10). Penyebab kebakaran hingga saat ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian Polres Sikka. Menurut Juve, warga sekitar lokasi kebakaran, warga sekitar sempat terkejut ketika tiba-tiba api membumbung langit disertai teriakan orang-orang.. Bersama warga komplek lainnya mereka bahu membahu memadamkan api yang mengamuk. Beberapa warga mengatakan, mobil pemadam kebakaran BPBD Sikka sempat turun kelokasi, namun saat itu bangunan bengkel telah rata. Disekitar lokasi kejadian tersebut, polisi telah memasang garis polisi (police line) untuk kepentingan pnyelidikan.

Edu Karmadi dan Ambo, saat kejadian tidak berada di bengkel karena saat itu bengkel mereka telah tutup. Keduanya telah kembali kerumah masing-masing. Ketika itulah mereka mendengar kabar bahwa bengkel mereka dilahap si jago merah. Saat tiba dilokasi kejadian, api telah menjalar hebat. Apalagi kedua bengkel ini terbuat dari dinding halar (bambu). Berkat bantuan masyarakat, api bisa dipadamkan namun tak mampu menyelamatkan kedua bengkel bersama isinya.
Edu dan Ambo telah diambil keterangan oleh pihak kepolisian Polres Sikka untuk kepentingan penyeldikan. Dari kebakaran yang mengenaskan tersebut, ada sebelas sepada motor yang tinggal rangka. dua compresor juga turut terbakar. Tak ada lagi sisa yang bisa diselamatkan. Kejadin ini merupakan kejadian pertama kebakaran yang melanda bengkel motor.
www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Di Sikka, Sudah 30 Orang Tewas di Jalan Sejak Januari

Sejak bulan Januari hingga September 2012 sudah 30 orang yang tewas di jalan akibat peristiwa kecelakaan lalu-lintas (lakalantas). Penyebabnya bervariasi, termasuk akibat mabuk minuman keras (miras) dan tidak menggunakan helm. Kapolres Sikka, AKBP. Ghiri Prawijaya melalui Kasatlantas Polres Sikka, IPTU. M. Amril Hakim kepada Pos Kupang di Ruang Kerjanya, Kamis (4/10/2012) menjelaskan, lakalantas hingga menimbulkan kematian di Sikka cukup tinggi. Setiap hari dirata-ratakan sekitar 3-4 orang yang meninggal. Hakim merincikan, untuk tahun 2011 korban lakalantas yang meninggal sebanyak 52 orang. Sementara ditahun 2012 ini, baru hingga bulan september sudah 30 orang meninggal.

Menurut Hakim, hasil pemeriksaan polisi lakalantas yang terjadi diakibatkan beberapa masalah, yakni antara lain lari kendaraan dengan kecepatan tinggi, kurang hati-hati dalam berkendaraan, dan juga melanggar rambu lalu-lintas. Tetapi andil lainnya dalam kejadian lakalantas, Hakim menyebutkan, yakni mabuk saat mengendarai kendaraan dan tidak menggunakan helm.
Hakim menandaskan, Lantas Polres Sikka dalam menyikapi kejadian lakalantas tersebut secara gencar terus melakukan sosialisasi. Polisi, kata Hakim, masuk ke berbagai elemen masyarakat mensosialisasikan peraturan lalu-lintas. "Untuk kelompok sekolah, kita telah masuk ke SD, SMP dan SMA melakukan sosialisasi. Kegiatan ini sampai ke kecamatan dan desa,"ungkap Hakim.
Hakim mengharapkan, agar masyarakat dapat benar-benar mematuhi aturan lalu-lintas agar bisa menekan lakalantas yang dampaknya selalu menimbulkan korban jiwa. (poskupang)



Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---