Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Monday, 12 August 2013

Sejumlah Rumah Rusak, Tiga Tewas Dua Hilang

Sejumlah rumah di kedua desa yang terkena dampak langsung letusan Rokatenda yakni Desa Rokirole dan Nitung di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, NTT rusak total. Menurut Mama Maria, salah satu pengungsi dari Desa Nitung, atap seng dan dinding rumah rusak total disapuh lahar panas. Lahar panas yang terjadi juga mengakibatkan ratusan pohon hangus dan berserakan dilaut Palue bagian utara. Ratusan pohon tersebut terlihat telah menjadi gosong. Bencana letusan Gunung Rokatend terjadi hari Sabtu (10/8) subuh, sekitar pukul 04.00 wita. Kejadian tersebut sempat membuat semua warga Palue terkejut. Gemuruh gempa yang disusul letuan membuat panik warga desa yang kemudian mencari tempat aman. Lahar panas menyapuh hingga ke Pantai Punge di Desa Rokirole.

Letusan yang dahsyat ini dikatakan melebihi letusan yang pernah terjadi. Kepada inimaumere.com beberapa warga mengatakan nyala api menghiasi langit malam dan menjadi terang benderang. Nyala api ini disertai gemuruh dan letusan berulang. Letusan Gunung Rokatenda menyemburkan awan panas dan memuntahkan lahar panas yang mengalir dari Woje Wubi sampai ke Pantai Punge di Desa Rokirole.
Akibatnya letusan tersebut tiga orang ditemukan tewas yaitu Aloysius Roga (65), Maria Wea (58) dan Petrus Ware (69). Karena terbakar lahar panas saat sedang tidur di Pantai Punge, Desa Rokirole. Sedangkan dua warga lainnya, yakni Lengga (5) dan Nong Pio alias Nong Ririn (8 belum ditemukan. Dua orang yang belum ditemukan ini cucu dari Aloysius Lala yang tidur di pantai usai melaut.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Tuesday, 30 July 2013

Ayo Semua Dukung Kevin Hillers!

Nama Hillers kembali jadi pembicaraan hangat akhir-akhir ini, terutama di kalangan pengguna jejaring sosial di Maumere. Bukan menyangkut nama Rumah Sakit T.C Hillers. Bukan. Tapi ini berhubungan dengan Pemilihan Model International yang melibatkan 41 negara, termasuk Indonesia. Nah, salah satu Model Indonesia yang mengikuti ajang tersebut menyandang nama Hillers. Dia adalah Kevin Hillers. Pemuda ganteng berumur 23 tahun bertinggi badan 194 Cm, cucu kandung dari Bapak Rumah Sakit T.C Hillers atau Tjark Cornel Hillers, keturunan Belanda. Nah, putra Maumere ini sedang mengikuti ajang bergengsi tersebut. Anak muda ini mengharapkan dukungan kita semua dengan cara memberikan suara di: http://www.modelmanagement.com/contests/fresh_faces_2013_indonesia/contestant/108383/
silakan diklik, Anda bisa memberikan suara tersebut.

Dengan dukungan ini, diharapkan anak muda yang semua keluarganya berdomisili di Kota Maumere ini mampu menaikan peringkat. Kevin Sementara berada di Rangking 153 Dari 2460 Model International dari 41 Negara.
Yuk, Klik dan berikan suara disini:
www.inimaumere.com
Selengkapnya...

2013, Jatah CPNS NTT Hanya 192 Orang

Pemerintah pusat telah menyetujui formasi untuk seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Propinsi NTT sebanyak 192 orang dari sekitar 300 orang yang diusulkan oleh Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT. Dari jatah 192 orang, 60 persen dialokasikan untuk tenaga kesehatan, 40 persen tenaga teknis lainnya. Kepala Biro Kepegawaian Propinsi NTT melalui Kepala Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Biro Kepegawaian, Paul Manehat, menyampaikan hal itu saat dihubungi Pos Kupang melalui telepon selularnya, Minggu (28/7/2013) sore. Paul membenarkan pihaknya baru saja mengikuti rapat di Jakarta membahas alokasi CPNS untuk Propinsi NTT tahun 2013.

"Memang ada 192 yang disetujui untuk itu (formasi CPNS Propinsi NTT). Formasi 60 persen untuk tenaga kesehatan dan 40 persen teknis lainnya. Untuk tenaga teknis lebih banyak akuntansi dan ekonomi," jelas Paul dan mengaku tidak menghafal rincian pasti alokasi formasi CPNS itu.
Ditanya jadwal seleksi CPNS tingkat Propinsi NTT, Paul mengatakan, kemungkinan dilakukan bulan Oktober 2013. Namun, lanjutnya, belum bisa dipastikan karena masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.
"Ini masih persetujuan prinsip sampai minggu keempat Juli 2013 ini. Kemungkinan besar jadwal seleksi bulan Oktober 2013 mendatang. Kita masih menunggu petunjuk dari pusat," ujarnya.
Tentang seleksi CPNS di kabupaten/kota seluruh NTT, Paul menjelaskan, tidak semua kabupaten/kota di NTT mendapat jatah formasi CPNS.
"Untuk seluruh kabupaten di NTT, belum ada rapat koordinasi sehingga belum diketahui berapa jumlahnya. Nanti awal Agustus 2013 kita akan melakukan rapat koordinasi dengan kabupaten yang mendapat jatah formasi CPNS pelamar umum. Yang jelas tidak semua kabupaten dapat jatah. Karena ini domainnya pusat, maka apakah mereka akan dapat atau tidak, kita belum tahu pasti," kata Paul.
Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Frans Salem, yang dihubungi terpisah mengatakan, jatah formasi CPNS tingkat Propinsi NTT tahun 2013 yang disetujui pemerintah pusat kurang dari jumlah diusulkan oleh Pemerintah Propinsi NTT.
"Kebutuhan PNS kita sudah kirim. Tenaga kesehatan dan tenaga teknis paling banyak itu memang tenaga akuntansi. Memang tidak hanya akuntansi, tapi dari semua. Yang terbanyak akuntansi dalam rangka membenahi pengelolaan keuangan kita," jelas Frans. Frans mengaku belum mengetahui kapan seleksi CPNS tingkat Propinsi NTT karena belum ada informasi dari pemerintah pusat.(pos/kupang)
Selengkapnya...

75 Kapal Layar Belum Tiba, Sail Komodo 2013 Ditunda

Pelaksanaan Sail Komodo yang sedianya dilaksanakan mulai hari ini, Senin, 29 Juli 2013, ditunda karena keterlambatan peserta Sail dari 20 negara tiba di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). "Harusnya upacara penjemputan peserta Sail dilaksanakan hari ini. Ternyata belum semua peserta tiba di Kupang, sehingga diundur lagi hingga besok," kata Sekretaris Dinas Pariwisata NTT, Doris Rihi, Senin, 29 Juli 2013. Menurut dia, hingga siang ini, baru dua kapal yang tiba di Kupang. Sedangkan 158 peserta lainnya masih dalam perjalanan menuju Kupang dan diprediksi baru akan tiba di Kupang pada Selasa, 30 Juli 2013. "Baru satu kapal yang telah selesai menjalani pemeriksaan," katanya.

Dia memperkirakan malam ini ada enam kapal peserta Sail Komodo yang akan tiba di Kupang, sehingga pemerintah setempat bisa menggelar acara penjemputan peserta Sail Komodo, sebelum dilepas pada 4 Agustus 2014 ke 21 destinasi di daerah itu. Rencananya, peserta Sail akan dilepas Wakil Presiden Boediono. "Peserta lain masih dalam perjalanan," katanya.
Informasi yang diterima, keterlambatan tibanya peserta Sail Komodo karena dihadang angin kencang dan gelombang tinggi, sehingga tidak bisa tiba sesuai jadwal. "Mereka dihadang gelombang tinggi, sehingga terlambat masuk Kupang," katanya.
Jumlah peserta Sail Komodo yang dilepas dari Darwin, Australia Utara, pada 27 Juli 2013 lalu sebanyak 160 kapal. Terdiri dari 86 kapal layar dari Darwin, Australia; menyusul Portugal dengan 60 kapal layar; 30 kapal dari Filipina; dan 15 kapal dari Timor Leste.(tempo.co)
Selengkapnya...

Wednesday, 17 July 2013

Aksi Damai, Usut Tuntas Kasus Penembakan


Ratusan warga dari Pemana berunjuk rasa dalam aksi simpatik mengelilingi Kota Maumere, Selasa (17/7/2013) pagi. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap kematian dua nelayan asal Pulau Pemana Baharudin La Bau (46) dan La Salim Asis (15). Kedua korban ditembak hingga tewas di perairan Riung, Kabupaten Nagakeo, Flores, Kamis (4/7/2013) lalu. Kecaman datang berbagai pihak, menuntut pihak kepolisian menangkap pelakunya. Pihak Polda NTT pun menahan dan menetapkan oknum Polair Briptu IS sebagai tersangka. Untuk kepentingan penyidikan IS ditahan di Polda NTT dalam waktu 20 hari kedepan. Penatapan ini tidak serta merta selsai. Warga Pemana terus bertanya hingga terjadi aksi damai hari ini, Selasa (17/7). Salah satu tuntutannya adalah agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

Aksi damai dimulai sekitar pukul 11.00 wita. Dengan iringan motor dan mobil yang berjumlah puluhan, mereka melakukan long marc dimulai dari jalan Hasanudin. Melintasi beberapa ruas jalan, massa kemudian berorasi di Polres Sikka sebelum melanjutkan aksinya di Gedung DPRD Sikka, Jalan Eltari.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Api Bakar Rumah di Kimangbuleng


Sebuah rumah yang berada di Jalan Kimangbuleng Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Selasa (17/7) pagi sekitar pukul 09.30 wita dilahap si jago merah. Kebakaran tersebut hampir merambat ke rumah tetangga lainnya. Untungnya petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi. Dengan bantuan mobil pemadam kebakaran tersebut api tidak berhasil merambat dan membakar rumah tetangganya. Namun rumah yang menjadi sumber api ludes terbakar. Tak tersisa seikitpun barang-barang yang bisa dimanfaatkan. Kebakaran yang cukup menghebohkan ini terjadi kala masyarakat sedang beraktivitas. Bantuan warga sekitar di kompleks tersebut turut membantu memadamkan api.


Menurut informasi yang berkembang, kebakaran tersebut berawal dari pemasak nasi listrik magic jar. Setelah memasang magic jar, sang ibu dan anaknya keluar untuk keperluan membeli obat. Tak disangka, sekembalinya dari membeli obat, rumah yang dihuninya tersebut telah terbakar. Api yang berkobar tak mampu dielakan. Oto tangki dan pemdam kebakaran tiba diloksi ketika rumah dalam jilatan api. Sebelum merambat kerumah tetangganya, api tersebut dipadamkan dengan bantuan warga sekitar.
Hingga berita ini dinaikan, puing-puing sisa kebakaran masih terlihat. Masyarakat sekitar mengumpulkan sumbangan untuk membantu korban.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Oknum Polair Jadi Tersangka Penembakan Dua Nelayan


Polda NTT menetapkan oknum Polair Briptu IS sebagai tersangka dalam kasus penembakan dua orang anak buah kapal nelayan asal Pulau Pemana, Kabupaten Sikka.Oknum Polair IS menjadi tersangka utama dalam kasus penembakan hingga menewaskan Baharudin La Bau (46) dan La Salim Asis (15), di perairan Riung, Kabupaten Ngada, Kamis (4/7/2013) lalu. Kapolda NTT, Brigadir Jenderal Polisi I Ketut Untung Yoga Ana yang dikonfirmasi melalui Kabid Humas AKBP Okto Riwu membenarkan penetapan oknum Polair IS sebagai tersangka kasus penembakan tersebut di Kupang, Kamis (11/7/2013). Untuk kepentingan penyidikan IS ditahan di Polda NTT dalam waktu 20 hari kedepan.


Menurut Okto, penetapan IS sebagai tersangka setelah polisi memeriksa beberapa saksi dan alat bukti lainnya. Dari pemeriksaan itulah untuk sementara IS orang yang paling bertanggung jawab terhadap tewasnya Baharudin dan Salim dalam kasus tersebut.
Tentang motif penembakan, Okto menyatakan, tersangka IS menembak keduanya lantaran mengira kapal yang ditumpangi korban mengangkut bahan peledak. Lantaran melawan maka IS menembak kedua nelayan tersebut.
Kendati demikian, kata Okto, penyidik tidak begitu saja mempercayai dalih yang disampaikan tersangka. Polisi akan terus mendalami keterangan dari para saksi untuk menungkap fakta yang sebenarnya.*(pos-kupang)
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---