Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Saturday, 25 January 2014

Babo Gagal tapi Tetap Diapresiasi

Peserta Audisi Indonesia Idol asal Mof, Yohanes Babo atau biasa di sapa Babo, tadi malam harus mengubur impiannya melangkah lebih jauh setelah gagal merebut salah satu tiket emas ke jakarta. Lewat akuunya, pemuda berumur 25 tahun asal kampung Nita, Kab. Sikka, NTT meminta maaf karena gagal membawa nama Maumere ke jenjang berikutnya. Status yang ditulis tersebut diparesiasi sebagian anggota yang bergabung dalam grup www.inimaumere.com Pendukungnya tetap memberikan dukungan dan apresiasi mendalam atas apa yang telah dicapai Babo. Meski tersingkir dukungan yang mengalir lewat grup tersebut seakan memberi asa dan harapan, bahwa kegagalan bukanlah akhir dari semua cerita. Akun bernama Avenda Sella menulis: K' Babo,,ttap smngat,,K' Babo slalu d hati... Mngkin blum jalannya k' Babo d stu,,,Smngaddddd....:):).

Ada juga atas nama Unhie Theresa yang mengatakan: Jangan patah smangat kaka.Dapt silver ticket saja su wow...!pa lai yg milih kmu tu mike mohede. Anang ja muji kk...,jdi ttap semangat...!
Ada puluhan komentar dukungan dan masih berlangsung hingga saat tulisan ini dibuat. Semua pertanda cinta dan apresasi mendalam bagi anak Nian Sikka.
Babo 'ditemukan' oleh Mike Mohede saat tampil di Dreambox yang digelar di sebuah mal Kuningan, Jakarta, demikian ditulis Okezone. Babo saat tampil di Dreambox meyakinkan Mike untuk memilihnya ketika menyanyikan lagu "Papa Mama Larang" milik Judika. Suaranya memang merdu, dan tak tampak sekali ia seorang petani.
Namun sayang, Babo tidak bisa menaklukan juri Ahmad Dhani, Anang, dan Tantri saat membawakan lagu "Pergi untuk Kembali" milik Ello.
Juri bukannya menilai suara Yohanes tak bagus. Namun, karakter suara Yohanes dianggap sudah umum.
"Kamu punya kemampuan seperti ini menarik loh, gak nyangka aku," puji Anang.
Tantri menambahkan, "Dan yang pasti otodidak, alam yang buat."
Ahmad Dhani lalu mengakhiri penilaian, "Sudah ke-56 kali aku katakan, suara kamu bagus tapi banyak yang seperti kamu. Dari medan, dari Jakarta, dari Yogyakarta. 


(inimaumere.com)
Bergabung di Grup:  www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Cuaca Memburuk, Nelayan Tak Melaut

Akibat cuaca yang tidak menentu, sejumlah nelayan di oesisir Kabupaten Sikka memarkirkan perahu penangkap ikan mereka. Akibatnya warga Maumere kesulitan mendapatkan ikan segar. Sehingga untuk mememnuhi kebutuhan lauk pauk, masyarakat mengakali dengan menyantap lauk pengganti ikan seperti telur, mi instant maupun ikan kering. Seperti dalam pantuannya kami, perahu-perahu nelayan diparkir menepi ke daratan setelah angin disertai gelombang laut terus menghardik Laut Flores dan Sawu. Alhasil para nelayan membanting stir dengan bekerja sambilan lain sambil menunggu cuaca meredah. Ada yang memperbaiki perahu mereka, ada pula yang memperbaiki jala maupun alat-alat penangkap ikan.

Cuaca yang memburuk ini telah berlangsung sepekan lebih. Ketinggian ombak akibat intensitas angin mengurungkan niat para nelayan. Harga ikan melambung. Ikan segar yang dijual semakin langkah.
Dipasar-pasar tradsiional seperti Pasar Alok, Pasar Baru, Pasar Wirung maupun lainnya, tak banyak yang mendagangkan ikan segar. Banyak los yang kosong. Harga ikan makin mahal sedangkan jumlah ikan tak sebanding harganya. Akibatnya warga Maumere membanting stir mengkomsumsi lauk pengganti ikan. Cuaca yang memburuk ini banyak diharapkan agar segera berlalu.
Cuaca angin kencang disertai gelombang tinggi juga mengakibatkan sebuah kapal motor penumpang jurusan Palue-Maumere terombang-ambing di Sada Watu Manuk. Kemudi patah dan mesin mati. Untungnya situasi sulit tersebut bisa dikendalikan kembali oleh awak kapal sehingga mampu melanjutkan perjalanan ke Maumere.
Selengkapnya...

Friday, 10 January 2014

KM Umsini Buka Pelayaran ke NTT

Disambut Meriah di Maumere

KM Umsini di Pelabuhan L. Say/ Ba'im
Sesuai jadwal, akhirnya KM. Umsini menyiinggahi Pelabuhan Laurens Say dalam pelayarannya dari Makasar, Rabu (8/1/2014). Persinggahan perdana dan pelayaran perdana Kapal Pelni KM UMsini yang memiliki panjang 144 m dan lebar 23,40 m di Pelabuhan L. Say berlangsung dlm suasana kental penuh keakraban. Sekitar pukul 21.00 wita seluruh awak disambut secara adat huler waer, tarian tradisional dgn iringan musik gong waning, . KM Umsini membuka rute pelayaran Kijang-Tanjung Priok (JKT)-Surabaya-Makasar-Maumere-Larantuka-Kupang (PP). Hadir dalam peyambutan tersebut Bupati Ansar Rera besama Wabup Sikka Paolus Nong Susar, Anggota Komisi V DPR Josep Naisoy, Direktur Operasi PT. Pelni, Pimpinan Pelindo Cabang Maumere, pejabat teras lainnya serta masyarakat umum.

Pada penyambutan yang disemaraki Grup vokal Maumere All Star, Bupati menginformasikan bahwa pada tahun 2014 ini dermaga pelabuhan L. Say akan diperpanjang lagi 100 mter. Antara lain dalam sambutannya, Bupati atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sikka menyampaikan terima kasih atas dibukanhya rute Maumere. Dengan kehadiran kapal ini diharapkan dapat mengatasi transportasi pelayaran yang dibutuhkan masyarakati.
Informasi, KM Umsini berkapasitas 2000 orang buatan Jerman 1984 berbendera Indonesia dengan ukuran berat 3434 ton bersama awak kapal sejumlah 145 orang.
www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Wednesday, 1 January 2014

Capek Berpesta Tahun Baru, Kota Sepi

Capek merayakan malam pergantian tahun, Kota Maumere terlihat langgeng. Hal ini bisa disaksikan diberbagai lokasi termasuk kawasan pertokoan, dari Jalan Raja Centis hingga Hasanudin, Moa Toda hingga Pasar Tingkat. Semua toko dan bisnis tidak berjalan sebagaimana hari biasa. Angkutan kota nampak tak lalu lalang begitu juga para tukang ojek. Kota seakan tidur lelap menikmati penat setelah berpesta menuju Tahun Baru 2014.

Seperi dalam foto diatas, nampak Jalan Raja Centis sepi. Padahal dihari sibuknya jalur ini menjadi salah satu pusat keramaian. Bahkan saking sibuknya, lalu lintas disini berjalan lambat. Banyak mobil angkutan dan bisnis yang memarkir kendaraan dibadan jalan berhimpitan dengan sepeda motor.Namun hari ini, tepatnya Rabu 1 Januari 2014, jalur ini seakan mati. Foto diambil sekitar pukul 5 sore.

Bukan hanya wilayah tersebut, hampir semua sudut langgeng. Hal ini nampak erat kaitan dengan perayaan malam tahun baru. Hampir semua orang berpesta hingga subuh. Merayakan pergantian tahun dengan gaya dan cara masing-masing.

Yang pasti langit Maumere bertabur kembang api menawan. Bahkan Bupati Ansar dan jajaran pemerintah turut ambil bagian bersama masyarakat merayakan pergantian tahun baru di Stadion Samador.
www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Langit Maumere Berwarna-warni, Pesta Kembang Api 2014

Matahari pertama di awal 2014, selamat tahun baru. Maumere begitu bising. Bunyi ledakan terdengar dimana-mana. Bagikan terjadinya perang, tapi semua berlalu dengan manis, tanpa perlu konvoi liar dan tak perlu mabuk-mabukan di jalan. Kondisi perayaan pergantian tahun relatip stabil, semua dilewati dengan penuh kegembiraan. Kerja keras pihak keamanan dari Polres Sikka dan TNI yg mengamankan kota ini dr hal-hal yang mengganggu kemeriahan pesta pergantian tahun patut diacungi jempol..
Untuk kali pertama dalam sejarah kota ini, pesta kembang api dipusatkan di lapangan Gelora Samador. Meriah, meski durasi kembang yang dinyalakan tak begitu lama namun tak menyurutkan antusias masyarakat yang berbondong memenuhi Samador dan meledakan angkasa bersama-sama.
Dari Samador yang lapang, semua bisa menyaksikan berbagai kembang api yang menyala terang dari berbagai penjuru kota. Begitu indah ditengah jabat erat bak open house antara masyarakat dengan Bupati Sikka Ansar Rera, kembang api terus menerangi Maumere hingga lebih dari pukul 01.00 wita. Bupati Ansar berjanji akan selalu bersama masyarakat merayakan ditempat terbuka disetiap pergantian tahun. Dan tradisi baru ini akan diusung untuk tahun-tahun berikutnya..
Tradisi nyala kembang api yang menawan dan memukau di Jalan Raja Centis dan komplek pelabuhan juga masih jadi prioritas tontonan lain, sebagian orang masih memilih wilayah ini.
Meski relatip stabil namun kadang ada hal-hal yg tak mengenakan bagi pengendara. Banyak anak-anak usia remaja yang melempar petasan ke tengah jalan sehingga membikin kejutan bagi pelintas. Atau anak-anak remaja yang bergerombol di tengah jalan depan Barata, melambatkan arus lalu lintas karena semuanya ingin berjabat tangan dgn siapa saja. Kejadian yang berlangsung hingga kira-kira jam 3 subuh namun diterima pengendara dgn sabar.
Tapi asiknya, pesta terus berlangsung dalam suasana damai. Hampir semua bergembira di masing-masing rumah, bersama teman, keluarga dan sahabat, bernyanyi, berjoget dan melupakan beban dan kenangan 2013, seperti tradisi yang lalu-lalu.
Yoi, semua sudah berubah sesuai jaman, dulu konvoi teratur, tanpa ledakan petasan. Jaman itu meriam bambu dimana-mana, mainan dari busi motor yg dilempar ke udara dan menyentuh aspal, atau bunyi tiang listrik dipukul diberbagai sudut sebagai tanda tahun baru sudah tiba,juga permainan lain yang relatip tradisional. Sekarang berganti pesta kembang api dimana-mana. Waktu trs berlalu, semua selalu berubah dan jadi kenangan..
epang gawan maumere, selamat tahun baru 2014 untuk semua... selamat datang tahun penuh harapan...

foto: kemeriahan pesta kembang api di Maumere Fotografer: Alfonsus Hilarius
Selengkapnya...

Monday, 21 October 2013

Menikmati Gersangnya Nangarasong

Drama perjalanan berikutnya adalah merambah bukit tandus Nagarasong. Bersama Ferly, berdua berangkat keluar dari Kota Maumere sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu cuaca Maumere sedang panas-panasnya.Naganrasong adalah sebuah kawasan yang berada di jalur pantura Kabupaten Sikkka dan masuk wilayah Kecamatan Magepanda. Penduduknya masih hidup sederhana dan mengandalkan laut dan lahan tanah sebagai penyambung hidup. Menggunakan Land Rover putih, cuma membuthkan waktu tak sampai 30 menit untuk tiba diatas perbukitan tandusnya. Apa pasalnya higga kami mesti berada dilekuk tubuhnya yang gersang? Apa yang menarik? Refreshing dan menikmati gersangnya. Ataukah ada hal lain? Mari melihat Nangarasong!

Alhasil kami memasuki Nangarasong dengan melindas jalanan aspal mulus. Nangarasong yang berada dikawasan Pantura dikelilingi bukit tandus. Juga pantai yang bersih. Setiap hari libur, jalur ini menjadi sangat sibuk oleh berbagai kendaraan. Banyak warga kota yang berpegian menuju pantai-pantai teduh dan bersih di Kajuwulu, Tanjung, Waer Nokerua dan lainnya yang berada disekitar Nangarasong.

Setelah tiba, Ferly membujuk Land Rover berbelok kekiri. Jalan ini berada tepat disebelah sekolah SDN Nangarasong. Dengan derunya kami mencoba menerobos jalan rabat. Berbagai pasang mata warga sekitar menatap kami dengan sejuta tanya.
Tak sampai sekilo kami telah mencium lahan tandus.Gerakan mobil terus merambah bebatuan kecil, Sekitar 500 meter kami berhenti. Dan alamak. Dibelakang kami, tepat dibawah peraduannya, pemadangan yang disajikan sungguh menyejukan mata. Dari sini kita bisa menikmati pantai sekitar Tanjung serta bukit kecil yang mebentuk pulau. Indah.
Sedangkan di atas bukit ini pemadangan lain juga tak kalah menarik. Lahan yang tandus dengan bentangan savana yang luas nyatanya memberikan warna yang teduh. Batu-batu dengan ukuran sedang berserakan secara acak. Ada beberapa ekor kambing yang dilepas bebas. Kami berdecak kagum. Seandainya kamera layak dan bagus dimiliki kami mungkin saja pemandangan ini lebih proorsional tersaji. Alhasil foto-foto ini semua menggunakan kamera ponsel.
Land rover kembali bergerak. Kali ini mencoba turun ke tepian kali yang berada dibawah perbukitan tandus. Seorang bapak tua yang mengembala belasan sapi memberi kabar bahwa sekitar sejam dari tempat ini ada sebuah air terjun. Letaknya dibalik bukit. Kami mencoba mengamati lantas Ferly bergegas memmbawa kand rover mencari sang air terjun.
Mobil menyisir sepanjang kali. Tak berapa lama sebuah tebing tinggi dari sebuah bukit menghadang. Kami menyisir dari sebelah kakinya. Kami mencoba melihat celah untuk melewatinya. Terhadang.
Kebetulan ada seorang pemuda disekitar situ. Ia mengisaratkan perjalanan ini akan memakan waktu lama karena kondisi trek. Melihat langit pun mulai menghitam, akhirnya kami pun berdamai dengan kondisi. Namun ada satu janji yang akan kami penuhi nanti yakni mencapai air terjun Nangarasong.
Saat berpamitan pada sungainya setelah mandi dalam buaian air pegunungan yang sejuk, gerimis pun mulai jatuh. Mendung semakin hitam. Dari atas bukit kami menyaksikan lukisan kegelapan di sebelah timur hingga laut Flores.
Maka sebelum pulang kami menikmati sebentar pemadangan dibawah kaki bukit Nangarasong dan lantas beranjak pulang. Saat itulah hujan deras turun, tepat ketika roda-roda land rover mencium aspal mulus.
Menurut pengamatan kami, daerah ini bisa dijadikan kawasan treking wisata yang menjanjikan. Kolisia ataupun perbukitan pantura bagian barat menyajikan pemandangan yang aduhai. Otoritas wisata di Kab. Sikka bisa menggali potensi ini dan menjadikan kawasan perbukitan dan pantai sebagai kawasan padu pariwisata. Bukan apa-apa. Kabupaten Sikka sungguh memiliki berbagai tempat wisata yang menawan, namun bagaiaman dengan pengelolahannya?
Oke buat teman-teman petualang baik yang ingin menikmati pemadangan Flores menggunakan Land Rover, berpetualang ke tempat indah di flores khususnya di Kabupaten Sikka dan sekitarnya bisa hubungi kami: Flores Fantastic Tour dengan nomor HP: 082 146 37 58 32 (OSS). Dengan harga nego, kami siap membawa kalian menikmati alam Flores!
Selengkapnya...

Sinode Keuskupan Maumere Digelar

Utusan Paroki/foto L. Nale
Keuskupan Maumere sejak kemarin, Minggu (20/10/2013) hingga Kamis (25/10/2013) menggelar Sinode Keuskupan. Sinode yang dihadiri sekitar 350 peserta utusan dari 35 paroki di Keuskupan Maumere mengambil tema "Jadilah Saksi Kristus". Selain diikuti utusan paroki yang diwakili 4 hingga sepuluh orang, Sinode pertama Keuskupan Maumere ini diikuti undangan perwakilan biara dan utusan keuskupan se-flores. Pencananagan Sinode Keuskupan telah dimulai sejak 27 Juli 2013. Beberapa kegiatan telah dilakukan seperti sosialisasi tentang sinode, penggalian dan pengumpulan dana kegiatan serta pelatihan fasilitator sinode, persiapan modul panduan dan format pelaporan untuk kegiatan sinode kelompok umat basis (KUB), stasi dan paroki.

Untuk Sinode pertama ini, Paroki Sikka serta Paroki Wairpelit yang memiliki umat sekitar 2 ribu hingga 3 ribu mengirim utusan sebanyak empat orang. Sedangkan paroki dengan umat 8 ribu hingga 10 ribu diwakili 10 orang.
sinode juga dihadiri oleh 150 utusan dari biara – biara di keuskupan dan peninjau dari paroki – paroki dari keuskupan lainnya.
Sinode dibuka secara resmi dengan menggelar misa di Gereja Katedral Maumere, Minggu 20 Oktober 2013 pukul 17.00 wita. Dilanjutkan acara seremoni di Aula Mardiwiyata Maumere.
Menurut info, misa penutupan akan berlangsung di Gereja St.Thomas Morus. Dukungan dengan doa agar sinode yang akan digelar bisa terselenggara dengan baik dan lancar diharapkan oleh pihak keuskupan.

Uskup Kherubim 

Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---