Monday, 7 September 2015
AKSI SOLIDARITAS BERSIH SAMPAH DI PANTAI WISATA
Kurang lebih 200 pemuda Maumere terlibat dalam aksi sosial di dua pantai dalam wilayah Kecamatan Magepanda, hari Minggu (6/9/2015). Pantai Wai Ri'i dan Kajuwulu menjadi lokasi solidaritas pembersihan sampah yang dibuang pengunjung. Aksi ini dimotori Komunitas Kaki Gatal Maumere serta diikuti berbagai komunitas bola dan komunitas pemuda lainnya di Maumere. Aksi ini mendapat dukungan dari pemerintah kecamatan Magepanda.
Berangkat dari Studio Sonia FM, jalan Don Thomas, sekitar 100-an sepedar motor bergerak beriringan menuju arah barat. Mengeakan atribut dan bendera komunitas yang berkibar sepanjang perjalanan, iringan motor menarik perhatian.
Di Pantai Wai Ri'i yang dipenuhi pepohonan sejuk, Sekretaris Kecamatan Magepanda Edmon Bura
sudah menunggu bersama sekelompok anak-anak bersepada.
Brifing yang bagus dari salah satu petinggi Kaki Gatal, Lucky Reyner serta sambuatan dari Sekcam Magepanda mengawali aksi bersih-bersih sampah.
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian pemuda Maumere akan buruknya kesadaran para pengunjung yang seenaknya membuang sampah. Kepedulian ini niscaya akan terus berlanjut, demikian sapa Edmon Bura.
Aksi Sosial ini di
motori Komunitas Kaki Gatal yang menyertakan trip wisata petualang dan wisata rohani. Area yang dipilih adalah adventure Bukit Kolisia dan Wisata Gua Maria Tabaleta. Semuanya berada dalam wilayah Kecamtan Magepanda.
Meski meelewati bukit tandus dengan cuaca yang begitu panas namun rata-rata peserta mengaku puas. Pasalnya trip cukup menantang dan tidak biasa. Dipadu pemandangan yang menawan serta air kelapa muda yang telah disiapkan Sekcam Edmon Bura.
Wisata petualang yang cukup sensasional berakhir di Bukit Maria Tabaleta. Pemandangan yang dahsyat mengobati rasa capek yang mulai mengggerogti pserta. Namun semangat kebersamaan terus berlanjut hingga akhir kegiatan di Pantai Kajuwulu.
Pantai berpasir putih yang dipenuhi sampah-sampah plastik dan sisa kertas makanan pengunjung dibersihkan dengan antusias. Tak sampai 30 menit sampah-sampah tersebut akhirnya dibakar langsung di tempat tersebut. Asap membumbung angkasa disertai tepuk tangan peserta.
Aksi sosial dan trip wisata berakhir dengan suguhan ikan bakar sumbangan dari Kepala Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda serta makanan lokal ubi, pisang rebus, sambal serta moke satu dua sloki. Kegiatan berakhir tarian Ge Mu Fa Mi Re.
==========================================================================
Terima Kasih untuk:
Komunitas Bola di Maumere (Interisti, Milanisti, Barcanolista, Madridista) , Komunitas Epak Apar, Komunitas Sant'Egidio Mof, organisasi PSHT (Persaudaraan Setia hati teratAI). teman-TEMAN fotografer, serta yang datang perorangan/pribadi untuk bergabung, para sahabat dari HIMMAM (Himpunan Mahasiswa Maumere Makasar) yang turut serta terlibat dalam aksi baksAos dan pengawasan saat diadakn trip adventure...
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 13:11 0 comments
Label: Berita
Tuesday, 18 August 2015
VIDEO KONSER RAS MUHAMAD DI MAUMERE
![]() |
| Ras Muhamad menikmati Pantai Waiara Maumere |
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 11:16 0 comments
Label: HiburaN.. , SerBa sErBi..
RIBUAN PECINTA REGGAE BANJIRI KONSER RAS MUHAMAD
![]() |
| Foto oleh Ossrebong |
Ribuan pecinta musik reggae banjiri Lapangan Umum Kota Baru Maumere. Di tempat ini konser pertama Duta Reggae Indonesia, Ras Muhamad, Sabtu (15/8/2015) berlangsung tertib dab sukses. Para reggae mania datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sikka. Bahkan Konser yang dimulai sekitar pukul 21.00 wita dihadiri penggemar Ras dari Kota Ende dan Larantuka. Lapangan Umum yang tampak gersang di musim kemarau bermandi keringat. Ras yang tampil eksotis dengan rambut gimbal panjang mampu menghipnotis Maumere. Komunikasi antara Ras dan penggemarnya berjalan baik. Konser reggae pertama ini patut diapresiasi positip.
Tembang reggae "Satu Rasa".membuka konser tersebut Ia menyapa penggemarnya yang bergoyang tanpa henti. Ras bukan saja menghibur. Pria yang memiliki rambut gimbal hingga menyentuh tanah juga menari dan berkomunikasi dengan bahasa Sikka.
Kepada penggemarnya ia menyapa "Gumang Epang Maumere......Epang Gawan.....HOROOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO.......". Kata-kata yang menyihir ribuan penikmat reggae hingga enggan beranjak meski konser telah usai.
Kepada penggemarnya ia menyapa "Gumang Epang Maumere......Epang Gawan.....HOROOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO.......". Kata-kata yang menyihir ribuan penikmat reggae hingga enggan beranjak meski konser telah usai.
Berikutnya Ras menyuarakan tembang Musik Reggae Ini, Unity,Soundbwoy,Musik Reggae Ini,JAH is Love,Salam,Lion Roar. Dia menutup konser yang meriah tersebut dengan tembang cantik "Negeri Pelangi".
Selvy, Ardy, Dian dan Robby, keempat remaja yang hadir ditengah ribuan penonton mengaku sangat terhibur. Mereka terus terang mengaku Ras adalah salah satu penyanyi reggae favorit. Keempatnya ingin bertemu Ras sekalian meminta foto bareng tapi sayang terkendala banyaknya penggemar yang mengelilingi Ras.
Konser reggae semakin istimewa dan menggigit dengan hadirnya The Easy Skankin Band di sisi Duta Reggae. Pasalnya para personil The Easy Skankin Band merupakan para musisi keturunan Flores yang berkiprah secara nasional.
Mereka adalah Ical (Basis) yang berasal dari Manggarai, Jossy Gesiradja (Keyboard) yang memiliki darah keturunan Ende, Ama Tokan (Lead Guitar) keturunan Adonara, Jansen Longga (Keyboard) yang memiliki darah Maumere serta Andre de Romma (Drummer) yang berasal dari Kampung Kabor, Maumere.
Mereka adalah Ical (Basis) yang berasal dari Manggarai, Jossy Gesiradja (Keyboard) yang memiliki darah keturunan Ende, Ama Tokan (Lead Guitar) keturunan Adonara, Jansen Longga (Keyboard) yang memiliki darah Maumere serta Andre de Romma (Drummer) yang berasal dari Kampung Kabor, Maumere.
Bersama Ras Muhamad The Easy Skankin Band bergerak dari satu panggung ke panggung lainnya. Kepercayaan dalam bentuk profesionalisme dari seorang dedemgkot musik reggae kepada para putra keturunan Flores.
Konser berakhir sekitar pukul 11.00 Wita. Namun sebagian penggemarnya belum mau pulaang. Lapangan Umum Kota Baru kemudian menjadi sepi setelah Ras dan personilnya beranjak. Di tempat ini kembali menjadi bukti sejarah yang terpatri manis. Untuk pertama kalinya lapangan ini menjadi saksi pertama kalinya bintang reggae berskala nasional memahat kehadirannya ditengah kota debu Maumere Manise, juga pertama kali bernyanyi di Pulau Flores dan pertama kali pula dia mengukir senyum perdamaian di bumi NTT.
Horoooooooooooooooooooooo.....istilah yang kian populer di Maumere setelah Ras dengan antusias ikut berteriak kosa kata Bahasa Sikka tersebut. Bahkan di status-status instagram maupun twiter. Ras memuji keindahan alam kita dan kesederhaan tanpa dibuat-buat.
Maumere akan selalu merindukanmu, Ras Muhamad...Jah Bless!
VIDEO KONSER RAS MUHAMAD DI LAPANGAN UMUM bisa Klik Disini
VIDEO KONSER RAS MUHAMAD DI LAPANGAN UMUM bisa Klik Disini
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 10:55 0 comments
MERAH PUTIH DI PERAIRAN KOJA DOI
Peringatan Kemerdekaan Di Tengah Laut
![]() |
| Unik dan baru pertama/foto Bertyn Pareira |
Tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, warga Desa Koja Gete, Kecamatan Alok Timur mengibarkan bendera merah p-utih di perairan Pulau Koja Doi. Pengibaran melibatkan parra pelajar SMPN 4 Koja Doi dan SMK Tawatana (dibantukan) Koja Doi serta warga Desa Koja Doi. Pengibaran yang berlangsung pukul 09.00 Wita berlangsung sukses ditengah cuaca perairan yang tenang. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Alok Timur Frando da Lopez. Pengibaran berlangsung seperti apel kemerdekaan pada umumnya. Yang berbeda adalah tempat berlangsung upacara dan pasukan pengibar yang menggunakan perahu dayung. Bendera dikibarkan di tengah laut oleh dua pengerek yaitu Jodi Satria dan As Ari, keduanya dikawal dalam formasi 8 dan 17.
Apel Kemerdekaan mengundang 3 desa di kepulauan laut Flores yakni Koja Gete, Perumahan dan Koja Doi sebagai tuan rumah. Sumber dari wartawan flobamora net Vicky da Gomez yang meliput kegiatan tersebut menggambarkan podium upacara yang ditempati Camat Alok Timur dan sejumlah undangan ditempatkan di tengah laut, sejajar dengan tiang bendera. Kurang lebih berjarak sekitar 100 meter. Kaki podium dibuat dari kayu-kayu lokal di di desa itu. Podium ini berkapasitas kurang lebih 150 orang.
Selain warga kepulauan, staf kecamatan, perangkat desa dan sejumlah warga Maumere turut hadir di perayaan yang terbiang unik dan baru pertaa terjadi di Kabupaten Sikka, NTT.
Bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Babinsa Kojadoi Bonifasius. Posisi komandan upacara sejajar dengan tiang bendera kurang lebih berjarak 100 meter ke arah barat. Bonifasius pun diantar oleh pasukan katak ke tengah laut menggunakan rakit yang lain.
Para pengibar bergabung dalam formasi 17 dan pasukan 8 menaiki 10 sampan kecil. Di atas sampan itu, ada yang terdiri dari 3 orang, dan ada yang hanya 2 orang saja, sedangkan komandan pasukan menggunakan sampan seorang diri. Dia memimpin konvoi pasukan ini ke tengah laut menuju ke podium upacara untuk menerima bendera dari Camat Aklok Timur.
Konvoi sampan-sampan paskibra ini dilengkapi dengan formasi berkarakter nelayan lokal. Mereka mengayuh dayung dengan irama yang sama, lalu membungkukkan badan, kemudian mengangkat dayung ke atas dengan dua tangannya. Formasi ini terus dilakukan sampai konvoi itu tiba di depan podium upacara. demikian Vicky da Gomez menulis di flobamora net.(OSS)
![]() | ||
| pulau KOJADOI, tempat berlangsung upacara/foto Bertyn Pareira |
![]() |
| Merah Putih sukses dikibarkan/foto Vicky da Gomez |
Diposkan oleh Megu Nora Au di 09:31 0 comments
Label: Berita
Tuesday, 11 August 2015
Koja Doi Siap Kibarkan Merah Putih di Laut
Moment Kemerdekaan juga bergaung hingga pelosok dusun di kepulauan. Para pelajar SMPN 4 Kojadoi dan SMK Tawatana (dibantukan) di Kojadoi, Desa Koja Gete, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT berlatih intensif dalam bimbingan tiga orang anak muda sebagai instruktur pengibran bendera.
Pengibaran merah putih dalam rangka HUT Kemerdekaan yang ke-70 di Kecamatan Alok Timur berlangsung unik dan menarik. Soalnya, pengibaran akan dilakukan di perairan Koja Doi. Para pengibar terdiri dari pasukan delapan dan pasukan 17. Formasi ini akan menggunakan perahu dayung. Sedang pasukan 45 mengawal hingga bibir pantai.
"Hadap Kanaaannn..Grak..!"
"Isi Perahu...Mulaiiiii....."
"Mendayung...mulai...!!
Demikian komandan regu Paskibraka Laut memberi perintah dimulainya pengibaran Merah Putih.
Pasukan pengibar bendera terdiri dari pelajar SMP 4 dan SMK Tawatana (dibantukan) Kojadoi.
Pengibaran bendera di laut direncanakan dimulai pukul 9.00 wita tanggal 17 agustus, terdiri dari pasukan 8 dan pasukan 17. Pasukan 45 berkesempatan mengawal hingga bibr pantai.
Persiapan Perayaan HUT Kemerdekaan di perairan laut, Dusun Kojadoi Desa Koja Gete, Kec. Alok Timur telah dimulai sejak awal agustus ditandi dengan berkibarnya merah putih di ting2 bendera warga dan dominasi merah dan putih di setiap dusun di kepulauan.
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 12:09 0 comments
Label: Berita
KOJA DOI SAMBUT KEMERDEKAAN
Dusun Koja Doi yang berada di wilayah kepulauan Teluk Maumere mulai geliat menyambut peringatan HUT Kemerdekan RI yang ke-70.
Nampak dominasi warna merah dan putih memenuhi setiap jengkal wilayahnya.
Koja Doi merupakan sebuah pulau mungil yang terletak berdekatan dengan Pulau Besar. Ia termasuk dalam wilayah Desa Koja Gete, Kecamatan Alok Timur.
Pulau Koja Doi dan Pulau Besar dihubungkan sebuah jembata batu buatan warga sepanjang 600 meter. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga kedua pulau.
Kami menjejakkan kaki di pulau Koja Doi sekitar pukul 14.00 Wita, hari Kamis 6 Agustus 2015. Sempat teperanjat kami disuguhi sesuatu yang menghentak rasa nasionalisme. Hampir di sepanjang lorong atau gang, dominasi merah putih nampak semarak. Umbul-umbul berkibar laksana bendera kemenangan, tiang kayu mengangkasa bersama bendera merah putih tinggi menjulang kelangit biru. Pagar-pagar rumah warga ditata sejenis dan rapi dibalut cat merah dan putih. Di beberapa titik, gapura berdiri gagah. Nampak beberapa anak muda menyambut ramah dan memberikan teguran akrab.
Di tengah goyangan angin laut dan aktivitas beberapa nelayan, sekelompok pelajar bergerak rapi dalam satu irama barisan. Mereka merupakan gabugan pelajar SMP dan SMK dibawah komando tiga anak muda sebagai instruktur pengibaran merah putih tepat 17 agustus nanti. Uniknya, para pelajar tersebut akan mengibarkan merah putih di atas laut. Formasi 17 dan 8 menggunakan perahu dayung akan bergerak dari bibir pantai menuju pusat pengibaran yang berada di laut.
Pengibaran di laut mendapat dukungan dari Camat Alok Timur Frando da Lopez serta akan diliput berbagai media cetak dan elektronik.
Dusun Kojadoi merupakan sebuah pulau dengan mayoritas penduduk bermatapencaharian nelayan. Di pulau ini hanya ada sebuah sekolah SMP. Kebanayakan mereka beretnis Tidung Bajao, sebuah etnis di wilayah Kabupaten Sikka, NTT.
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 11:41 0 comments
Label: Berita
Akik Maumere Dipamerkan
Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar, pukul 18.30 Wita, Senin 10 Agustus 2015,membuka Pameran Batu Akik Tahun 2015. Pameran bertempat di area Pusat Jajanan dan Cindera Mata Kabupaten Sikka, Jalan Anggrek, Maumere.Pembukaan pameran ditandai dengan bunyi mesin potong dari peserta. Sebanyak 13 kelompok pecinta akik Maumere berkumpul dan memamerkan kreasi akik pada stand-stand yang disediakan panitia pelaksana.
Pameran batu Akik yang baru pertama kali dilaksanakan di Pulau Flores, NTT akan berlangsung selama lima hari, dimulai Senin 10 Agustus dan berakhir kamis 15 Agusuts. Pajangan akik-akik yang berkilau memanjakan mata tersebut akan dimulai sejak pagi yakni pukul 10.00 wita dan berakhir pukul 12 malam.
Akik-akik yang dipamerkan dan diperjualbelika berasal dari berbagai bebatuan unik di Kabupaten Sikka dan juga NTT umumnya. Jika Anda berada di Maumere dan ingin memiliki akik-akik menawan segera merapat di lokasi pameran.
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 11:01 0 comments
Label: Berita
































