Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Friday, 10 April 2009

Pemilu Legislatif,Pesta Demokrasi di Maumere..

Seperti pesta Pilkada Sikka tahun 2008 lalu,pada saat Pemilu Lesgilatif (Pileg) yang berlangsung tanggal 9 april 2009 juga cukup menyita sebagian besar kalangan masyarakat Sikka.Sepanjang hari terlihat kesibukan di berbagai sudut terutama di tempat yang menjadi sentral arena pencontrengan Pileg(TPS).Di Kota Maumere dan hampir di seluruh Kabupaten Sikka,pencontrengan disepakati untuk dimulai pukul 7 pagi dengan maksud memberi waktu bagi umat kristen menjalani ibadah pada sore harinya.Hal ini berkaitan dengan perayaan hari Kamis Putih yang bagi umat Khatolik merupakan hari besar agama,menjelang hari paling sakral,Jum’ad Agung.Keputusan KPU Pusat secara nasional yang mengadakan Pileg bersamaan dengan hari Kamis Putih tersebut rupanya terbukti mengganggu ibadah umat khatolik pada umumnya.Benarkah?Lihat saja,perhitungan suara di hampir seluruh TPS di Kota Maumere khususnya molor hingga malam hari sedangkan pelaksanaan ibadah di berbagai gereja yang berkaitan dengan perayaan Kamis Putih berlangsung di sore hari.Rupanya sebagaian besar petugas di arena-arena TPS,para pencari hasil sementara,para Caleg yang deg-degan dan sebagian besar masyarakat tersedot perhatian dengan memenuhi arena TPS,terseret dalam pesta demokrasi yang mendewakan rakyat (namun saat duduk di dewan terjerat rumus ‘masa bodoh’) tidak mengikuti upacara ibadah,semua terkosentrasi pada hasil Pileg,yang menghasilkan satu kalimat ‘untuk sementara Tuhan terlupakan’.Memang pantas umat kristen di NTT memprotes hari pencontrengan tanggal 9 April 2009 yang bersamaan dengan hari Kamis Putih.


Tapi apa mau dikata,rakyat cuma bisa berteriak kafilah tetap berjalan.Semua tetap berjalan,teriakan minoritas cuma jadi angin lalu.Sudahlah....(Sekedar info,untuk wilayah kabupaten Lembata dan Flores Timur,Pileg di undur ke tanggal 14 april 2009..).

Nah,bagaimana dengan hasil Pileg untu Kabupaten Sikka kali ini?Untuk sementara belum ada data resmi yang memutuskan partai mana yang menang dalam Pileg Kabupaten Sikka.Tapi dalam Kota Maumere untuk sementara terlihat PDIP dan Partai Golkar sama-sama menunjukan kekuatan mereka.Dalam basis daerah tertentu malah beberapa partai kecil yang tak diperhitungkan sebelumnya berhasil ‘mencuri’ suara pemilih sehingga ‘mengacaukan’ berbagai ramalan para jago-jago ‘tukang omong’.

Untuk kecamatan Alok Timur,PDIP menunjukan kekuatan mereka dengan menang di beberapa TPS.Yohanes Welly Pega,Caleg nomor 1 untuk Dapil Sikka 3 menang dibeberapa TPS di Kota Mumere seperti di TPS 04 Kelurahan Wairotang dengan 59 suara (PDIP 72 suara) meninggalkan Landoaldus Mekeng yang memperoleh 15 suara dari total 28 suara untuk Partai Golkar.

Di TPS 03 Beru,PDIP dan PKDI sama-sama memperoleh suara tertinggi 33 suara diikuti Golkar dan PPP.Suara lain terbagi merata di semua partai lainnya.TPS 02 Beru (samping mesjid Beru) Partai Damai Sejahtera (PDS) secara mengejutkan menang dengan memperoleh 30 suara dengan Obeth Martinus memperoleh 28 suara diikuti PKNU 24 suara dan PDIP 23 suara,Golkar 16 suara.TPS 05 Wairotang PDIP memperoleh52 suara diikuti Golkar dengan 42 suara.Lalu bagaimana dengan TPS-TPS didaerah lainnya?Di beberapa TPS terlihat PDIP dan Golkar saling membuntuti dengan kemenangan-kemenangan penting dibeberapa TPS lainnya.

Beberapa masalah juga sering terjadi di beberapa TPS.Misalnya pecontrengan terhambat akibat para pemilih salah memasukan kartu suara ke kotak suara yang seharusnya.Ada pula orang yang sudah meninggal tapi nama sang almarhum tercantum dalam daftar pemilih.Ada lagi pemilih yang berdomisili persis disamping TPS tapi contrengannya di TPS yang berjarak jauh dari rumahnya.Dan ada beberapa pemilih tidak menerima kartu pemilih,Golput tanpa ingin jadi golput.

Nah,data resmi dari seluruh pelosok desa di Kabupaten Sikka belum terdata.Sampai dengan siang ini,sampai dengan berita ini dinaikan kami belum mendapatkan info resmi.Sejumlah radio pun tidak mengudara.Sepiiiii......Ko bisa?Jelas,hari ini adalah hari sakral bagi semua umat kristiani,Hari Puasa.Jadi hampir tak ada kegiatan berarti.Lalu hasil Pilegnya?Tunggu sampai besok ya..Ini daerah katolik,tanah terberkati,ini maumere,maumere manise..
Sekian dulu laporannya Bos,soalnya lagi sibuk-sibuk mau ngikutin Logu Senhor..Tau tida?Ya sudah,tunggu saja beritanya..daaaa...


TPS di jalan Brai,Molor sampai 21.30
www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Tuesday, 7 April 2009

Sudahkah Anda memiliki Pilihan?

Kampanye Terbuka Di Kota Maumere

Akhirnya berakhir sudah kampanye politik calon anggota legislatif dan kampanye terbuka para partai peserta pemilu.Seperti di kota-kota lain diseluruh wilayah Indonesia,Kabupaten Sikka pun tak luput dari hiruk pikuk kampanye yang mengatasnamakan kedaulatan rakyat tersebut.Berakhirnya kampanye ini sekaligus membawa masyarakat kedalam masa tenang menjelang hari H pencontrengan sekaligus masa tenang bagi seluruh umat Kristen dunia dalam menyambut Perayaan Jum’ad Agung sekaligus Perayaan PestaPaskah.Dalam Masa tenang ini,di Kota Maumere tak terlihat lagi pajangan atribut-atribut partai seperti spanduk,baliho,stiker dan tetek bengeknya yang sering terpajang dimana saja hingga terlihat seperti parade kontes kecantikan dan ketampanan (klik artikel ini).Nah,PASTI Anda ingin tahu kondisi di Kabupaten ini khususnya di Kota Maumere saat berlangsungnya kampanye politik para peserta pemilu.

Kampanye politik partai peserta pemilu di Kota Maumere terlihat tak begitu gegap gempita jika tak mau di bilang sepi-sepi saja.Kebanyakan partai peserta pemilu tak menggunakan kesempatan yang diberikan untuk melakukan penggalangan massa hingga melakukan orasi terbuka seperti yang terjadi di kota-kota di Jawa.Mungkinkah ada strategi lain yang digunakan?

Di Kota Maumere dalam pantauan kami,dalam massa kampanye terbuka ini yang terlihat cuma partai-partai tertentu saja yang melakukan orasi terbuka.Partai-partai tersebut menggunakan lapangan umum Kota Baru yang terletak di tengah kota sebagai ajang menarik massa dan memperkenalkan misi partai mereka seraya memperkenalkan para calon anggota legislatif dari partai tersebut.Tentu saja dalam kampanye terbuka itu selalu diselingi dengan hiburan musik tradisional Sikka dengan artis-artis lokal sebagai daya tariknya.Massa yang datang pun kebanyakan berasal dari desa-desa diluar Kota Maumere.

Partai Demokrasi Pembaruan (DPP) mengawali kampanye terbuka di Kota Maumere.Tak main-main partai pecahan dari PDIP ini langsung mengadirkan beberapa petinggi partai seperti Laksamana Sukardi dan Kris Siner Keytimu juga calon anggota legislatif untuk daerah pemilihan NTT seperti Petrus Selestinus.Di Lapangan Kota Baru ini,orasi yang berapi-api menjadi daya tarik utama bagaimana partai ini ingin menjadi ujung tombak perjuangan rakyat bila para calegnya di percaya rakyat untuk duduk di kursi dewan.

Selanjutnya Lapangan Kota Baru kembali menjadi saksi ketika massa banteng merah PDIP berkumpul dan mendengarkan kampanye politik yang berasal dari kader-kader muda lokal partai bernomor urut 28 tersebut.Kampanye politik partai pimpinan Megawati ini diisi antara lain oleh Welly Pega,caleg muda PDIP untuk Dapil (daerah pemilihan) Sikka 3 dan Alex Longginus,mantan Bupati Sikka.Massa banteng muda yang datang dari berbagai sudut kota dan pinggiran kota tersebut serius mendengarkan lantunan orasi politik dari dua tokoh muda Kabupaten Sikka tersebut.

Selang beberapa hari kemudian,partainya SBY,Partai Demokrat kembali hadir dilapangan Kota Baru.Beberapa tokoh muda partai dari kabupaten ini dipercaya untuk melakukan kampanye politik partai bernomor urut 31 didepan para pendukungnya.Massa yang hadir kebanyakan berasal dari berbagai desa di Kabupaten Sikka.

Selanjutnya kampanye terbuka di lapangan Kota Baru ini diisi oleh 3 partai yakni Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Keadilan Sejahtera.
Kampanye terbuka dan penggalangan massa ini di tutup oleh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

***

Sekedar info,poling yang dilakukan oleh inimaumere sehari menjelang penutupan polling,’apakah anda akan memberikan suara pada pemilu legislatif tanggal 9 april 2009 mendatang?’
Poling ini dilakukan selama hampir sebulan dan menghasilkan pilihan sebagai berikuit;
Ya,tentu saja.................16 suara(23%)
Tidak,dengan berbagai alasan..............40 suara(58%)
Tidak Tahu.....................3(4%)
Belum ada keputusan..................9(13%)

So,Anda telah punya pilihan siapakah yang nantinya akan dipercaya Anda untuk duduk di kursi dewan?
Ataukah Anda TAK memilki pilihan apapun?
Semua terserah Anda....!! Namanya juga demokrasi,betul tida..?

Salam

www.inimaumere.com


Selengkapnya...

Saturday, 4 April 2009

Putera Hewokloang Diangkat Menjadi Uskup Keuskupan Weetebula

Maumere,4 April 2009. Sehari menjelang perayaan Minggu Daun-Daun atau Minggu Palma, umat Katolik di Kabupaten Sikka pada umumnya dan umat khatolik di Keuskupan Weetebula pada khususnya mendapat kabar istimewa dari Vatikan. Dalam siaran yang dipancarkan secara langsung oleh Radionya Keuskupan Maumere Radio Rogate FM, Uskup Keuskupan Maumere, Mgr.Gerulfus Kherubim Pareira SVD menyampaikan pesan penuh sukacita bahwa seorang Putra Sikka kembali dipercaya oleh Vatikan untuk menjadi gembala bagi umat Katolik di wilayah Keuskupan Weetebula, Sumba.
Berita gembira ini diumumkan Paus Benediktus XVI di Vatikan , Sabtu, 4 April 2009 sekitar pukul 12.00 waktu Italy atau pukul 18.00 waktu Maumere (Wita).
Siapakah putra kelahiran Hewokloang yang akan mengemban tugas sebagai Uskup Weetebula menggantikan Uskup Weetebula sebelumnya,Mgr Kherubim SVD?


Dialah Pater Edmundus Woga CSSR, dari Konggregasi Redemptoris yang kini menjabat sebagai Administator Keuskupan Weetebula. Pater Edmundus lahir tanggal 17 November 1950 di Desa Hewokloang, Paroki Watublapi, Keuskupan Maumere.

Sejak lulus dari Seminari Mataloko, Pater Edmund lebih banyak membaktikan dirinya bagi umat Khatolik di Sumba, wilayah Keuskupan Weetebula sampai sekarang. Meski kemudian mengeyam pendidikan di Jogja dan luar negeri toh akhirnya ketika pulang ia mendedikasikan dirinya bagi umat khatolik di Sumba. Sehingga Pater Edmund begitu mengenal dengan dekat kehiduapan umat dan adat istiadat masyarakat Sumba.

Dengan diangkatnya Pater Edmundus Woga CSSR sebagai Uskup Keuskupan Weetebula maka takhta lowong keuskupan diwilayah Weetebula sejak pindahnya Mgr.Kherubim ke Keuskupan Maumere terisi sudah.

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Thursday, 2 April 2009

Sunrise Di Pesisir Beru..

Foto-foto yang kami tampilkan ini adalah panorama sunrise di Pantai Beru,pinggiran Kelurahan Beru Kota Maumere. Jadi tak usah jauh-jauh keluar kota untuk melihat panorama terbitnya matahari dipagi yang indah.Di kejauhan tampak Pulau Besar, yang katanya dapat ditempuh dalam waktu satu jam lebih dari Maumere.Sinar matahari yang nampak keemasan perlahan muncul dari kejauhan,sekitar wilayah pesisir Nangahale.Dengan sinarnya yang lembut mengundang kita untuk tetap betah sambil kongko dan melihat kesibukan para nelayan mencari nafkah,menebarkan jala untuk mencukupi keluarganya.Dipesisir pantai Beru ini juga terbentang turap atau tanggul penahan gelombang yang membentang sampai ke wilayah Kelurahan Wairotang.
Di pesisir pantai Beru ini,keramahan penduduk menjadi teman yang paling berharga dan memperkuat rasa kedekatan dengan alamnya. Bercengkrama dengan masyarakat pada satu sisi menjadi satu hal yang sangat indah dan unik sambil menikmati panorama alam yang indah.
Lanjuuuttt...


Deskripsi ;
Lokasi : Pesisir Pantai Beru,Kota Maumere
Waktu : Antara Jam 05.30-06.30 Witeng
Hari : Selasa
Tanggal : 31 Maret 2009
Kamera : Sony
Models : Nelayan Kecil dan Penduduk Beru..


Klik Fotonya :








Klik Fotonya :











www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Wednesday, 1 April 2009

Desa Sikka, Jejak Portugis Yang Tertinggal

Bicara tentang Desa Sikka tidak ada habisnya. Desa kecil yang berada di selatan Kabupaten Sikka dan secara administrasi masuk dalam wilayah Kecamatan Lela memiliki banyak potensi yang layak di jual sebagai aset pariwisata di Kabupaten Sikka. Sebut Desa Sikka tentu tak akan lepas dari nama Lela, Sikka-Lela. Dua desa bertetangga dan cenderung dikaitan satu sama lain. Disinilah nuansa Portugis bisa kita temui, disinilah jejak-jejak bangsanya pesepakbola terkenal Cristiano Ronaldo itu bisa ditelusuri. Disini juga sebuah agama besar di dunia yakni Khatolik disebarluaskan oleh Portugis, sebelum akhirnya Portugis ditendang keluar oleh Belanda dan akhirnya bermukim di Timor-Timur saat itu (sekarang Timor Leste). Memang bukan hanya di Desa Sikka saja Portugis menancapkan pengaruhnya tapi hampir diseluruh wilayah Kabupaten Sikka (juga tentu saja Flores dan NTT) bisa ditemui pengaruh yang kuat dari bangsa tersebut.Namun di Desa Sikka inilah aroma itu terasa masih membekas dan bisa ditemui sisa peninggalan Bangsa Portugis tersebut.


Dilarang Mengkorankan Artikel dan Foto tanpa persetujuan dari kami !!

Desa Sikka terletak di belahan selatan Pulau Flores dan menghadap Laut Sawu. Desa ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan. Sejarah yang mengental tertinggal lewat jejak Portugis yang begitu kuat dan bisa dilihat dari beberapa peninggalan tetarian yang sangat terkenal di Sikka, salah satunya adalah tarian Toja Bobu. Ada pula gereja tua, artefak meriam, rumah pastoran dengan gaya tempo doleloe.

Nama keluarga suku Sikka juga terlihat sangat kental dengan pengaruh Portugis. Nama-nama seperti da Gomez, da Lopez, da Cunha, da Gama, da Silva, Ximenez da Silva, Conterius, Carwayu, Fernandez, Pareira, da Rato, Carvalho, de Ornay, dan lain-lain adalah satu hal yang khas di Kampung Sikka-Lela.

Nama-nama orang seperti Juang, Diogo, Prinsipin, Prisenja, Dona, Pranza dan lain-lain dan nama-nama hari seperti Secunda, Tersa, Quarta ,Qinta dan lain-lain.

Juga istilah-istilah yang baku dalam kehidupan sehari-hari yang lazim juga dipakai oleh seuruh masyarakat di Kabupaten Sikka seperti seu, kontas, rosario, kadera, serdadu, nyora, kantar, seja dan masih banyak lagi dikutip dari bahasa Portugal.

Tentu saja jejak-jejak Bangsa Portugis di tanah Kabupaten Sikka tersebut masih banyak. Karena keterbatasan data kami hanya bisa menampilkan sebagian saja. Kami masih terus mengumpulkan data tentang sejarah Portugis di Kabupaten Sikka. Semoga bermanfaat.

SEDIKIT TENTANG TOJA BOBU

TOJA BOBU adalah sebuah tetarian yang terdapat di Desa Sikka, sebuah budaya peninggalan Portugis yang menyajikan tentang kisah cinta yang romantis. TOJA BOBU bercerita tentang perjuangan beberapa pemuda yang ingin menikahi seorang putri bernama Prisenja. Tetarian ini sangat menunjukkan pengaruh budaya Portugis yang kuat dan diterima dalam budaya lokal.

TOJA BOBU telah berjalan sejak abad 16 dan tarian ini biasa dilangsungkan setiap tanggal 26 Desember setiap tahun setelah perayaan Natal. Mau menyaksikannya? Datang saja ke Desa Sikka.

Tarian Toja Bobu di Sikka

Gereja Sikka

Dilarang Mengkorankan Artikel dan foto ini tanpa persetujuan dari kami !!
www.inimaumere.com



Selengkapnya...

Tuesday, 31 March 2009

Bela Sungkawa Untuk Situ Gintung..

Indonesia Menangis.Ya,duka cita itu datang ditengah-tengah kosentrasi masyarakat Indonesia sedang hangat-hangatnya menyambut pesta Pemilu 9 april mendatang.Tragedi yang menyisahkan derai airmata tersebut bisa kita saksikan setiap hari lewat tayangan diberbagai stasiun TV mengalahkan berita kampanye terbuka partai peserta Pemilu.Jakarta tersentak,masyarakat Indonesia berduka.Lagi bencana kembali datang di negeri ini yang seakan-akan tak pernah ada habisnya.Entah dosa apa yang telah dibuat.Berbagai kalangan pasrah dengan mengatakan bahwa ini adalah murka Tuhan,takdir yang telah digariskan.Tapi lewat blog ini kami sama sekali tak setuju.Ini bukan murka Tuhan,ini adalah mutlak karena kelalaian manusia.

Ya,Tanggul Situ (Danau) Gintung tersebut terletak di daerah Cirendeu, Ciputat Selatan di Tangerang,Propinsi Banten.Saat jebol air pun mengalir keluar dan menggenangi perumahan warga. Sampai berita ini dinaikan korban tewas sudah mencapai lebih dari 99 orang dengan korban yang belum ditemukan mencapai 100 orang lebih.

Bencana jebolnya tanggul terjadi pada hari jumat tanggal 27 maret 2009 sekitar pukul 05.00. Sebelumnya pada hari Kamis, 26 Maret 2009, hujan memang turun cukup deras.

Hampir sebagaian besar rumah warga yang berada di sekitar kawasan yang dilalui air bah tersebut hanyut.Jelas,tragedi ini akhirnya membuat banyak pihak menjerit.Kelalaian manusia telah memperoleh buahnya,bencana dahsyat dipinggiran Jakarta.

Dari weblog ini,kami juga menyatakan turut berduka cita atas bencana tersebut.Semoga Tuhan memberi tempat yang layak bagi semua yang telah meninggal.



Lokasi Wisata

Sebelum peristiwa ini, pulau yang terletak di Desa Cirendeu, Ciputat, Tangerang itu dikenal sebagai salah satu lokasi wisata, outbound, dan pesta. Setiap hari libur, lokasi yang dikelilingi Danau Situ Gintung ini selalu dipadati warga Jakarta yang ingin melepaskan penat.
Lokasi yang tidak terlalu jauh dari pusat kota, membuat lokasi ini banyak dipilih kantor-kantor untuk mengadakan gathering. Bahkan Anda bisa datang untuk sekadar berolahraga seperti renang dan tenis di tempat yang pemandangannya tidak kalah dari kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat itu.

Karena pemandangan yang indah, beberapa rumah produksi juga sering menggunakan kawasan ini untuk syuting video klip, iklan ataupun sinetron. Maka tidak heran jika Anda ke tempat ini, sering bertemu artis-artis.

Biaya masuk ke Pulau Situ Gintung pun relatif murah. Untuk dewasa hanya dikenai Rp 4 ribu sekali masuk. Sedangkan untuk anak-anak lebih murah yakni Rp 2 ribu. Jika Anda ingin camping juga tidak mahal, tinggal membayar Rp 7.500, Anda bisa menikmati malam di kawasan romantis itu.

Anda juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam jika ingin mengajak teman-teman menginap di lokasi ini. Dengan Rp 150 ribu per malam, Anda dan rekan-rekan sudah bisa menginap di wisma Situ Gintung.(Dari berbagai sumber)


Sedikit Info bagi rekan-rekan alumni ITN Malang;
Kami pengelolah blog ini (Oss,Boim,Dpar) yang adalah alumni ITN (Institut Teknologi Nasional) Malang baru-baru ini menerima email dari Mas Mokhtar Hanafi,Alumni ITN (Institut Teknlogi Nasional) Malang yang menyampaikan bahwa ; diantara sekian banyak korban dan pengungsi, ternyata ada 1 orang teman kita, alumni ITN malang yang menjadi korban.

Berikut data temen kita,alumnus ITN Malang yang menjadi korban :
Nama : Dede Syahbudin
NIM : 9617073
Jur : Teknik Elektronika S1 - 1996

Rekan kita selamat meski meninggalkan banyak luka disekujur tubuh...

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Sunday, 29 March 2009

Inimaumere, Heart Of Maumere, M2M..Ita Di Norang..!

Wuahhhh..ada-ada saja orang Maumere neh.Ada-ada saja cara para generasi muda mengenalkan Kota Kecil ini ke dunia luar.Wuah enaknya jadi orang Maumere sekarang neh, makin mudah saja mengakses perkembangan tanah leluhur dari titik dan belahan bumi manapun,asal tersambung yang namanya internet semuanya jadi mudah.Tida usah pake surat-suratan model jaman dahulu,tak usah pake titip-titipan salam kayak dulu, tak usah pake pusing-pusingan,semuanya jadi mudah setelah yang namanya internet hadir ke dunia. Semuanya jadi mudah setelah yang namanya inimaumere hadir di internet,semuanya jadi mudah setelah yang namanya Heart Of Maumere lahir kedunia internet.Ini nih yang jaman dulu tak pernah terpikirkan oleh kita semua.LALU KENAPA KAMI HADIR?


Dulu,saat berada di jaman rantau yang namanya ingin mengetahui perkembangan tanah Maumere tuh kayaknya susah banget.Bener kan?Paling kalo nanya di Om Google jawabnya kemiskinan dan keterbelakangan yang kita dapatin,kalo tida te paling berita liputan tentang birokrasi dan tetek bengeknya .Ampir semua jawaban dari Paman Google selalu sama.Ini nih yang selalu membuat kami resah.Emangnya cuma itu doang yang ada di Tanah Sikka?Emang tida ada yang lebih baik dari itu semua?Semuanya itu jelas mengganggu pikiran kami hingga akhirnya kami menelurkan www.inimaumere.com ke dunia cyber dengan catatan bahwa ada loh sisi lain dari kota ini yang sedang berjalan.Ada loh anak-anak muda Maumere dibelahan lain yang berprestasi.Ada loh saudara-saudara kita yang ada nun jauh dibelahan dunia.Ada loh anak-anak muda kreatif dari Maumere.Ada loh budaya yang menarik dari tanah ini,ada loh pantai-pantai indah di tanah ini,ada loh kehidupan yang menarik dari kabupaten ini..Ada loh..bla..bla..bla..bla…
Jelas kami ingin menangkis anggapan orang luar yang sangat tak mengetahui Kota Maumere,yang kadang-kadang mereka tuh nanya gene;Eh,Maumere tuh dimana seh,Kota Maumere kayak apa,Kota Maumere tuh apa seh?Kota Maumere tuh ada di propinsi apa.. dan bla..bla..bla..

Siang malam cuma ngeposting,tiap,hari kerjanya cuma ngeliput peristiwa yang sedang berlangsung di Maumere dengan tanpa dukungan dari siapapun dari kabupaten ini tapi lihatlah hasilnya,rupanya Maumere makin dikenal saja oleh siapapun.Kami yakin usaha kami telah sedang berhasil kami jalani,Maumere makin dikenal orang.Tidak percaya?Lihat saja ratusan email dan telepon yang mampir di tim inimaumere dari berbagai orang dan latar belakang pendidikan.Bahkan ada orang Maumere yang telah sekian lama meninggalkan Maumere cuma bisa menangis saat menelpon kami,katanya ia sangat rindu Maumere setelah mengetahui Maumere dari ‘inimaumere’,tentu saja kami jadi terharu,suatu hal bahwa kerinduan dia terhadap tanah kelahirannya telah terobati.Ia cuma menangis di line telpon,luar biasa.

Ada lagi orang luarMaumere yang rupanya enggan ke Maumere meski mendapat kerjaan disini.Mati-matian tuh anak tak mau ke Maumere,dalam anggapannya Maumere tuh kota yang ada di antah berantah..mmmhhh setelah di googling dengan kata kunci Maumere,masuklah ia di ‘inimaumere’ hehehe besoknya terbanglah ia ke Maumere.Bayangan yang gelap tentang Maumere ternyata bisa dijawab oleh ‘inimaumere’.

Inimaumere tentu terus berjalan.Punya terobosan lain dari yang lain yang tidak bisa didapat dari website lain yang mungkin sejenis. Kami ingin selalu indepeden,melaporkan nian itan dengan cara kami,jika anda tak suka ya jangan datang ke ‘inimaumere’.

Lalu berkenalanlah kami dengan yang namanya Valentino.Anak muda asal Lela yang sedang menimba ilmu di Jerman.Rasanya kami memiliki persamaan,mengenalkan Sikka ke dunia luar. Lalu,meneteslah apa yang dinamakannya Heart Of Maumere,Komunitas Orang Maumere dengan satu tujuan dengan inimaumere bahwa ‘ITA DI NORANG’,artinya kita orang MAUMERE ada loh..

Lucky Reyner pun tak tinggal diam, lewat M2M Sonia Fm yang terpancar secara langsung di setiap kamis malam tak henti-hentinya Lucky Reyner mengajak anak-anak muda berkunjung di ‘inimaumere’dan bergabung di Heart Of Maumere’ suatu pekerjaan yang sungguh dilakukan dengan ketulusan.Tentu saja kami sangat berterima kasih buat Bung Lucky Reyner dan tak lupa saudara yang hebat, Mo'at Valentino!!

Kini kita masih terus berusaha semampu kami dengan apa yang kami miliki.Tak terasa rupanya ‘inimaumere’ telah hadir setahun lebih dengan segala kekurangan. Kami yakin jika tak ada rintangan, kami akan terus berjalan dengan dukungan teman-teman yang ingin Maumere dikenal orang. Kita orang Maumere ada!!

Ya,tetaplah berkunjung,sampaikan juga ‘inimaumere’ ke semua orang,sampaikan agar mereka bergabung disini di ‘inimaumere’ n Heart Of Maumere’ dan M2M ya,karena disini kita ada…!!

Salam!!




WWW.INIMAUMERE.COM
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---