Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Wednesday, 9 September 2009

SAMPAH, JERAWAT PADA WAJAH MAUMERE

Maumere_ Dari dulu sampah masih merupakan masalah bagi Kota Maumere, sampah bak jerawat yang terus tumbuh di wajah seorang gadis yang bernama Maumere. Di kota yang pernah ditapaki Paus Yohanes Paulus II ini, sampah bertebaran dimana – mana.
Ditepi jalan, selokan air, got hingga halaman pekarangan pun penuh dengan sampah. Tiap hari, bulan dan tahun, pemerintah terus berupaya untuk menangani masalah sampah. Namun, usaha pemerintah ini tak membuahkan hasil yang berarti. Keinginan masyarakat agar pemerintah membangun tempat sampah di depan gang dipenuhi pemerintah, tapi tetap saja ada yang memanfaatkan got sebagai tempat peristirahatan terakhir sampah.

Gadis mana yang tak mau merias wajahnya, menghilangkan jerawat dari wajahnya dan menata wajahnya dengan olesan kosmetik yang ada. Tidak dengan Maumere, sampah masih merupakan masalah bagi si Gadis Maumere. Kesadaran masyarakat untuk membersihkan halaman, jalan, got dan saluran air dari sampah masih sangat rendah. Bahkan mungkin nyaris tak ada kesadaran sama sekali, apakah waktu membuang sampah mereka menutup mata ???

Lihat saja di Pusat Perbelanjaan Kota Maumere, para pemilik toko dan kios sama sekali tidak peduli dengan saluran got yang sudah disesaki dengan sampah. Seolah – seolah masalah sampah di wajah Maumere adalah masalah bagi segelintir orang di Kabupaten Sikka.

Siapa lagi yang harus membersihkan sampah dari Kota Debu Maumere ini, kalau bukan kita ?? apa mau kalau Maumere yang dulu pernah di kenal dengan sebutan Kota Debu, akan mendapat “gelar” baru sebagai Kota Sampah. Siapa yang harus malu, kalau bukan kita ???

Yang bikin Maumere berjerawat sebenarnya adalah kita, maka buanglah sampah pada tempatnya, ya ditempat sampah. Disana sampah akan merasa nyaman dan kita akan merasa tenang, tidak terganggu oleh bau yang tidak sedap dan dari pemandangan yang kurang pas.

Sampah di Kota Maumere tidak saja sebagai pengusik, namun lebih dari itu sampah juga menjadi rumah bagi biang penyakit, sarang nyamuk dan penyebab banjir di musim hujan. Walau setiap hari selalu ada orang yang kritis karena sakit diare, malaria dan jenis penyakit lainnya oleh sampah, namun kesadaran masyarakat akan bahaya sampah masih rendah. [djo]




www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Tuesday, 8 September 2009

Galeri Festival Drum Band Tingkat Sekolah..




Memperingati HUT Radio Suara Sikka yang ke-20, tanggal 22 Agustus 2009 diadakan Festival Drum Band Tingkat SLTP dan SMU Se-Kota Maumere. Tujuh sekolah antara lain SMUN 2, SMUK Bakthiarsa, SMPK Vivi, SMPK Yapenthom 1, SMPK Yapenthom 2 dan beberapa sekolah lainnya menunjukan kebolehannya langsung dihadapan penonton. Acara yang meriah ini berlangsung di Lapangan Umum Kota Baru Maumere, di mulai pukul 2 siang dan berakhir jam 5.30 sorenya.

Juaranya adalah ;
I SMAK FRATER
II SMP VIRGO FIDELIS
III SMAK BHAKTYARSA

Dibawah ini adalah beberapa foto dari berbagai aksi yang ditampilkan oleh para generasi muda Maumere.























www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Friday, 4 September 2009

MAUMERE MENUJU KOTA MADYA..

Menyambut terbentuknya Kota Madya Maumere, Pemerintah Kabupaten Sikka terus melakukan pembangunan, menata wajah Maumere dan terus memperbaiki ruas jalan disejumlah titik. Tak hanya itu, sejumlah kantor pun dibangun makin memadai, antara lain Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Wairklau.

Ruas jalan di pusat pertokoan dan perbelanjaan Maumere pun diperlebar dan dibikin makin hotmix. Tekad untuk menjadikan Maumere sebagai Kota Madya tak hanya ada pada Pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Sikka pun mendukung penuh terwujudnya Kota Madya Maumere.

Tekad DPRD Sikka untuk menjadikan Maumere Kota Madya, dengan tegas dikumandangkan Ketua Sementara DPRD Kabupaten Sikka, Rafael Raga,S.Pi. dalam sambutannya usai dilantik sebagai Anggota DPRD Sikka Masa Bhakti 2009 – 2014. Di Aula Kulababong Gedung DPRD Sikka Jl. El Tari Maumere, Senin (24/08/2009) lalu.

“ Kami (DPRD) akan terus berjuang dan berupaya untuk terbentuknya Kota Madya Maumere “ tegas Rafael Raga.

Selaku Ketua DPRD Sikka sementera, Rafael Raga juga meminta anggota Dewan yang dilantik supaya benar – benar memperjuangkan aspirasi rakyat dan mewujudkan demokrasi, demi kepentingan warga Sikka.

Selain akan berjuang terbentuknya Kota Madya Maumere, DPRD Sikka kedepan juga akan mendukung pembangunan Bandara Waioti menjadi Bandara Internasional dan meningkatkan pembangunan Pelabuhan Sadang Bui. Dan berbagai bidang yang selama ini menjadi kebutuhan prioritas dari masyarakat Kabupaten Sikka.

Dari informasi yang diperoleh, disebutkan tahun 2010 Kota Madya Maumere akan terbentuk secara defenitif. Mudah – mudahan 2010 akan menjadi catatan sejarah baru bagi Nian Sikka, dan tidak ada lagi halang rintang yang akan menunda terbentuknya Kota Maumere. Kita ata nian mesti mendukung, walau hanya dengan doa sekalipun. Doa supaya Pemerintah dan DPRD Propinsi NTT juga memberikan dukungan dan mendapat palu dari Pihak Pusat sebagai tanda ditetapkannya Maumere menjadi Kota Madya.

Terbentuknya Kota Madya Maumere diharapkan mampu memaksimalkan percepatan pembangunan, mendekatkan pelayanan, mengurangi angka pengangguran dan berpeluang terbukanya lapangan pekerjaan.

Untuk itu, kita hendaknya juga mulai mempersiapkan diri menyambut Kota Madya Maumere. Dengan membekalkan diri dengan ilmu pengetahuan yang cukup, menjaga kebersihan kota, serta siap memberikan dukungan penuh untuk percepatan pembangunan di wilayah Kota Madya Maumere kelak.

Kalau Kota Madya Maumere jadi, Ibu Kota Kabupaten Sikka akan berpindah tempat ke Wilayah Kecamatan Kewapante. Salah satu alasannya karena perputaran keuangan dan ekonomi di Kewapante lebih cepat, juga karena disana topografis wilayahnya dataran dan masih memiliki lahan yang cukup untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas perkantoran untuk Kabupaten Sikka.

Sekarang pertanyaannya, sudah siapkah kita di lima kecamatan yakni masyarakat Kecamatan Alok Barat, Kec. Alok, Kec. Alok Timur, Kec. Nelle dan Kecamatan Kangae yang akan bergabung dalam Kota Madya Maumere ….?????? [ djo ]

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Thursday, 3 September 2009

Ketika inimaumere Terlibat Dalam Pameran pembangunan




Pameran Pembangunan telah berakhir. Untuk pertama kalinya www.inimaumere.com ambil bagian hehehe. Dalam dalam ajang Pameran Pembangunan Kabupaten Sikka untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-64 dan HUT Radio Suara Sikka Ke-20 tersebut banyak sekali cerita yang tertinggal dan menjadi kenangan yang indah. Ada reuni, ada kopdar alias kopi darat antar sesama pembaca dan members Heart Of Maumere. Unik memang. Tenda sederhana yang berdiri malu-malu dan layar lebar yang mentereng meremehkan bulan menjadi halte sederhana pengunjung pameran melewati malam...wiihh..hehehe..

Meski begitu, pameran yang baru pertama kali kami ikuti ini tak semulus yang kami kira. Dari awal hingga akhir selalu ada masalah meski semuanya dapat teratasi. Misalnya bagaimana kami pontang panting mencari genset agar in-fokus bisa dihidupkan (maklum daya listrik lemot), jadi jangan heran kadang stan kami memakai layar untuk tampilan kadang polos tanpa layar untuk tampilan website...hehehe...Sungguh, pameran pembangunan untuk rakyat yang mengenaskan sebab aliran listrik pun mati hidup kayak jaman dahulu kala.

Selain pontang panting mengurus hal yang aneh-aneh, www.inimaumere.com hadir di pameran juga berkat bantuan sahabat-sahabat dan rekanan. www.inimaumere.com mampu menampilkan website ini langsung dihapan para pejabat kabupaten dan masyarakat awam yang hadir dilokasi.

Terima kasih buat SMKN 1 (STM) Maumere, Teman-teman dari Radio Suara Sikka , Raja Jaya Motor Maumere dengan tenda pameran, Willy Johan atas bantuan mejanya, Oshy Lelo dari Choin Entertainment dengan sarana tranportasinya (mobilnya dipake nekad meski remnya bolong hehe), Lucky Reyner yang membantu dengan speaker aktifnya, Telkom Speedy Maumere yang memberikan akses hot spot di lokasi pameran, Om Libert, Selong, dan teman-teman dari members Heart Of Maumere yang setiap malam meramaikan stan www.inimaumere.com.

Members Heart Of Maumere yang melakukan Kopdar (kopi darat) di stan inimaumere antara lain Yos Jowi, Karolina, Bung Kesokuit, Jhon Oriwis, Topan Dc, Rudy ‘SM, NY, Oshy Lelo, Theresa Artcher, Loli Maniez (Fifi), Lucky Reyner, Ino Gelur, Marthin Smith, @’IM, Lule, Cha2 Cute, Maurents Endrow, Yani Redjang, Sony Kabupung, Lhyro, Joe Pedro Kriwil, Arie Re-Band, Zhyzien, Trin, Mofer dan masih banyak lagi. Di hari terakhir malah meriah karena kedatangan DJ Joe ke stan pameran, meski lelah baru nyampe dari Kupang

Sayangnya, ajang pameran dan pentas seni hiburan yang diadakan setahun sekali ini memiliki kekurangan sana – sini. Mati hdupnya listrik semau gue di stan-stan maupun di atas panggung hiburan benar-benar mengganggu dan mengecewakan. Bagaimana tidak, pameran pembangunan yang diimpikan banyak orang akan berlangsung meriah bahkan lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya menjadi terkesan seperti pameran di tahun – tahun lampau dimana krisis lisrtrik masih menjadi masalah utama di kabupaten ini.

Lucunya lagi, saat hari pertama pembukaan pameran, Wakil Bupati Sikka Wera Damianus dan rombongan yang melakukan kunjungan ke stan-stan pameran dihadiahi padamnya lampu listrik, alhasil nyala lilin menjadi teman setia rombongan pejabat pemerintah.



Loli dkk



Hot Spot bareng

DJ Joe


Topan Dc (kanan) coba membantu inimaumere

Karol n Yani Redjang Vs Ksatria Sikka




Selengkapnya...

Saturday, 29 August 2009

Berkreasi dan Menjadi Generasi Kreatif..




Penutupan Pameran Pembangunan dan Pengumuman Pemenang Lomba Seni dan Budaya Radio Suara Sikka

Pameran Pembangunan Kabupaten Sikka Tahun 2009 dan Festival Seni Budaya dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke-64 dan HUT Radio Suara Sikka Ke-20, yang berlangsung selama 10 ( sepuluh ) hari sejak tanggal 19 Agustus 2009, tadi malam ( Jumat 28 Agustus 2009 ) secara resmi ditutup oleh Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang. Selama Pameran Pembangunan diisi pula oleh berbagai perlombaan seni dari perlombaan seni tari, musik gong waning kreasi, lomba drum band, vokal group, lomba lagu keroncong dan seni kreasi lainnya yang diselenggarakan oleh Radio Suara Sikka.
Dalam sambutan penutupan yang dibacakan secara tertulis, Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang berlimpah atas nama pemerintah Kabupaten Sikka kepada para seniman, budayawan, dan duta-duta seni yang telah berpartisipasi aktif dalam festival seni budaya.

“Partisipasi Anda dalam kreasi seni dan budaya menempatkan aspek non fisik diantara derap pembangunan yang sedang kita jalani. Seni budaya menjadi perekat persaudaraan, suatu dimensi yang teramat penting dalam kerangka NKRI,”demikian Sosimus dalam sambutan tertulisnya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas/Instansi/Kantor/Bagian Lingkup Setda Sikka yang telah berpartisipasi dalam memberikan informasi pembangunan kepada masyarakat melalui pameran pembagunan ini. Kepada pimpinan TNI/POLRI,BUMN/BUMD dan para pengusaha serta pimpinan organisasi yang telah berpartisipasi tak lupa Bupati Sosimus Mitang atas nama Pemerintah Kabupaten Sikka menyampaikan penghargaan setingi-tinginya.

“Saya juga patut menyampaikan penghargaan setingi-tingginya, keikutsertaan Anda menjadi salah satu indikator kemajuan daerah ini pada beberapa sektor penting baik dibidang ekonomi, pertahanan keamanan, sosial budaya maupun sektor pengembangan sumber daya manusia,”lanjut Sosimus.

Pameran Pembangunan yang berlangsung di halaman eks Kantor DPRD Sikka bersebelahan dengan Studio Radio Suara Sikka melibatkan banyak instansi baik dari swasta maupun pemerintah. Bahkan www.inimaumere.com pun berpartisipasi penuh dan aktif dengan mendirikan tenda sederhana persis bersebelahan dengan panggung seni.

“Kita semua mengabdi negeri ini bertahun-tahun, bahkan ada yang sudah mengabdi berpuluh-puluh tahun. Namun hanya sebagian atau bahkan sedikit orang yang mampu bekerja secara kreatif,”demikian Bupati mengagarisbawahi pentingnya keharusan berkreasi dan menjadi generasi kreatif.

Pameran ditutup secara resmi ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati Sikka Sosimus Mitang yang dilanjutkan dengan prosesi penyerahan hadiah bagi pemenang dari berbagai perlombaan yang diadakan oleh Radio Suara Sikka dan pemenang stan terbaik, lomba gerak jalan, tarik tambang dan lain-lain. Hadir dalam kesempatan itu unsur muspida, para kepala dinas instansi serta sejumlah undangan lainnya.

Harus diakui bahwa pameran pembangunan kali ini mengalami banyak kekurangan sana-sini.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Dibawah ini adalah daftar para pemenang dari berbagai perlombaan yang diadakan oleh Radio Suara Sikka. Acara ini didukung sepenuhnya oleh www.inimaumere.com :

HASIL PENILAIAN FESTIVAL DRUMBAND 22 AGST 2009

JUARA
I SMAK FRATER
II SMP VIRGO FIDELIS
III SMAK BHAKTYARSA

HARAPAN
I SMPK YAPENTOM II
II SMUN II
III SMPK FRATER

HASIL PENILAIAN FINAL ROKATENDA KREASI 26 AGST 2009

JUARA

I SMP YOHANES – NELE (GRUP 1)
II SMAN I (GRUP 1)
III SMP YOHANES – NELE (GRUP 2)

HARAPAN
I SMPN I
II SMK ST GABRIEL
III SMAK FRATER ( GRUP 2)

HASIL PENILAIAN FINAL GONG WANING KREASI 26 AGST 2009

JUARA
I SMAN I
II SMK ST GABRIEL
III SMAN II

HARAPAN
I SMA ST MARIA - RUBIT
II SMPK VIRGO FIDELIS
III SMAK YOHANES PAULUS II

HASIL PENILAIAN FINAL VOCAL GRUP 27 AGST 2009

JUARA
I SMAN II
II SMAN I ( GRUP 1)
III SMK ST GABRIEL

HARAPAN
I SMAN I ( GRUP 2)
II SMP VIRGO FIDELIS
III SMAK BHAKTYARSA

HASIL PENILAIAN FINAL LAGU KERONCONG 27 AGST 2009

JUARA
I MARIA KRISTANTI MIEN SRI
II SRI MURGIYATI
III OTA DA SILVA

HARAPAN
I TANTI
II YUSTIN MIKIYANTO SUKI
III SIPRIANUS


www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Tuesday, 25 August 2009

RAGA - LONGGINUS SEMENTARA PIMPIN DPRD SIKKA..

Maumere_ 29 Anggota DPRD Sikka untuk masa bhakti 2009 – 2014 usai dilantik, langsung ditetapkan dua anggota sebagai Pimpinan DPRD Sikka Sementara. Penetapan Pimpinan DPRD Sikka disampaikan Sekretaris DPRD Sikka Konstantinus Tupen. Dalam SK tersebut ditetapkan Rafael Raga,S.Pi (Partai Golkar) sebagai Ketua dan Drs. Alexander Longginus sebagai Wakil Ketua (PDI Perjuangan), keduanya diangkat sebagai Pimpinan DPRD Sikka Sementara.

Penetapan pimpinan sementara diambil berdasakan jumlah kursi yang diperoleh partai politik. Partai Golkar dalam pemilu legislatif lalu meraih 5 kursi Dewan, sedangkan PDIP meraih 4 kursi.

Rafael Raga selaku Ketua DPRD Sikka sementara dalam sambutannya meminta Anggota Dewan yang dilantik supaya benar – benar memperjuangkan aspirasi rakyat dan mewujudkan demokrasi, demi kepentingan warga Sikka.

Rafael Raga berjanji akan berjuang terbentuknya Kota Madya Maumere, mendukung pembangunan Bandara Waioti menjadi Bandara Internasional dan meningkatkan pembangunan Pelabuhan Sadang Bui.

Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang antara lain meminta wakil rakyat yang dilantik untuk membangun mitra kerja yang baik dengan pemerintah demi mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan warga Sikka.

Ketua DPRD AM Keupung dalam pidatonya ketika membuka Rapat Istimewa Pelantikan Anggota DPRD Sikka periode 2009 – 2014, menjelaskan bahwa keberhasilan pemerintah dan DPRD selama periode 2004-2009 diantaranya hadirnya Universitas Nusa Nipa (Unipa), pembentukan /pemekaran 9 kecamatan baru, dan beberapa terobosan di bidang ekonomi dan pembangunan lainnya.

“ Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah yang saat itu dipimpin Bupati Drs. Alexander Longginus dan Wakil Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera” tandas Keupung.

Kegiatan pelantikan dibawah pengawasan ketat aparat polisi. Puluhan puluhan baik dari satuan Polres Sikka maupun Brimob bersiaga di sekitar Kantor DPRD Sikka.

Untuk kepentingan keamanan dan ketertiaban sehingga acara dapat berjalan dengan baik, maka setiap tamu yang datang diperiksa secara ketat di pintu gerbang masuk sebelah Timur, demikian tamu juga kembali diperiksa sebelum masuk Ruang Sidang Pelantikan.

Berikut nama Anggota DPRD Sikka yang dilantik untuk masa bhakti 2009 – 2014 :

Rafael Raga, Gorgonius Nong Bapa, Yeni Kebupung, Petrus Ware, dan Landoaldus Mekeng (Golkar), Darius Efensius, Alexander Longginus, Yohanes Wely Pega, dan Patrisius Paskalis (PDIP), Paolus Nong Susar, Hubert Moni, dan Fransiskus Stefanus (Gerindra), Petrus Jelalu dan Felix Wodon (Demokrat), Ambros Dan dan Simon Subandi Supriyadi (PDP), Galdimus Edisius Dore dan Sunardin (PKP), Siflan Angi (Merdeka), Ni Made G. Tirta (PKPB), Alfridus M. Aeng (Partai Persatuan Daerah), dan Fransiskus R. Sinde(PAN), Marsel Sawa (Partai Hanura), Robert R. Pelang(Partai Peduli Rakyat Nasional), Agus Pora (Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Markus Melo (PPIB), Suaib (PKS), Yohanes A. Sem (PKB), dan Boy (PBB). [ djo ]

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Sunday, 23 August 2009

SEJARAH BARU DPRD SIKKA


Senin 24 Agustus, Pelantikan 30 Anggota DPRD Kabupaten Sikka
Maumere_ Tanggal 24 Agustus 2009, hari Senin, menjadi catatan baru dalam lembaran sejarah Kabupaten Sikka. Pada hari itu, 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Sikka yang dipilih oleh masyarakat Nian Tana dilantik dan menempati kursi empuk di Ruang Kulalababong Jl El Tari Maumere.
Kemarin adalah sejarah, dan besok masih misteri. Demikian petikan kalimat yang terpampang disebelah selatan panggung. Adalah benar bahwa kemarin adalah sebuah catatan perjalanan sejarah dan besok adalah bagian dari penggalan kehidupan yang masih misteri.
Sebagian masyarakat Kabupaten Sikka menilai diantara ke 30 Anggota Dewan, terdapat banyak wajah baru. Keraguan mulai muncul, sanggupkah mereka menyuarakan “mimpi” masyarakat Sikka ??? Bagai gayung bersambut, untuk mengingatkan kita, warga Kabupaten Sikka akan catatan perjalanan hari – hari kemarin yang adalah sejarah, pada Perayaan Ulang Tahun DPRD Kabupaten Sikka ke 50, diluncurkan buku berjudul “Pentas Demokrasi di Panggung Kula Babong “.

Buku ini terdiri dari dua jilid, pada buku jilid I setebal 300 halaman berisikan kenangan emas 50 tahun DPRD Sikka. Sedangkan buku jilid II setebal 150 halaman merupakan kompilasi tulisan dari kalangan akademisi, politisi, dan pimpinan partai politik. Sekaligus buku ini menjadi “fundasi” dasar bagi yang terpilih sebagai Dewan Terhormat masa bhakti 2009 – 2014.

Koordinator penulisan buku “Pentas Demokrasi di Panggung Kula Babong “, Egenius Paseli da Gomez, dalam Kata Sambutannya selaku Ketua Panitia Perayaan Emas 50 Tahun DPRD Kabupaten Sikka (1959 – 2009) menjelaskan dengan segala kekurangan data, informasi dan dokumentasi serta keterbatasan kemampuannya, para penulis, para penulis membentangkan perjalanan sejarah DPRD Kabupaten Sikka dari periode pertama tahun 1959 – 1961 sampai periode terakhir, periode ke sebelas, tahun 2004 – 2009.

Didalam lembaran 348 halaman jilid pertama buku tersebut bisa dibaca tentang pelaku – pelaku sejarah, tentang prestasi dan kinerja, tentang sukses dan gagal, tentang kendala dan hambatan yang dialami dalam perjalanan sejarah DPRD Kabupaten Sikka selama 50 tahun.
“Apa yang telah dikerjakan selama ini, dilihat dari kaca mata masa depan sesungguhnya merupakan bagian dari tahapan – tahapan permulaan bagi pelaksanaan pembangunan yang akan datang “ jelas E.P. da Gomez.

Sementara Sekertaris DPRD Kabupaten Sikka, Contantinus Tupen,S.H. dalam Prakata sebagai penerbit menguraikan sejarah perjalanan, pertumbuhan dan perkembangan DPRD Kabupaten Sikka sejak terbentuknya 23 Juli 1959 hingga saat ini (2004 – 2009) menjadi ulasan utama dalam buku yang di terbitkan Sekertariat DPRD Kabupaten Sikka.

“Meski belum sempurna, kiranya buku ini dapat menjadi refrensi bagi anggota DPRD Periode 2009 – 2014 dan bagi siapun yang berminat” ujar Constantinus Tupen,S.H.

Beberapa penulis artikel dalam buku ini: EP da Gomez, F. Even Edomeko, Imanuel Mabikafola, Kanis Lewar, Yohanes Taping, Sika Bonefasius, Konstantinus Tupen, Pater Robert Mirsel, SVD, Wera Damianus, Paulus Nong Susar, Alfridus M. Aeng dan Rafael Raga. Dan tim pewawancara antara lain Ishak Pelang,S.H, Drs. Sika Bonefasius, Yohanis Oriwis NS,S.Sos, Agustina Endang Susilawati,S.S dan Lambertus Lorinho,S.H.

Usai peluncuran, panitia memberikan/membagikan buku-buku kenangan emas kepada Bupati, Wakil Bupati, Asisten I Setda NTT, Muspida dan beberapa undangan lainnya. Para wartawan yang bertugas di Kabupaten Sikka juga mendapat dua buku kenangan plus satu buku “Mengangkat Citra Sebuah Nama yang ditulis Wakil Ketua DPRD Sikka EP da Domez. Buku setebal 333 halaman ini berisikan seputar birokrasi dan pelayanan publik, dan pelbagai momen penting dan refleksi kritis lainnya.

Perayaan puncak 50 tahun DPRD Sikka yang berlangsung di halaman Kantor lembaga dewan itu, Jl. El Tari, Jumat (31/7) berlangsung sangat meriah. Kemeriahan ditandai dengan tampilan dan kemasan acara menari, menyanyi, baca pusi, dan acara kreatif lainnya yang disiapkan panitia. Acara puncak diawali dengan perayaan ekaristi kudus yang dipimpin Uskup Maumere, Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira, SVD.

Atraksi dan pelbagai acara yang ditampilkan selama perayaan syukuran emas DPRD ini dibawakan oleh pelbagai lembaga sekolah dan sanggar di Kota Maumere, di antaranya SMPK Frater, SMAN I Maumere, SMP Yapethom, TK Sang Timur, sanggar Lepolima dan Butuk Nunung Ha dan beberapa sekolah lainnya.

Hadir dalam rangkaian acara puncak ini, Bupati Sikka Sosimus Mitang, Wakil Bupati Wera Damianus, Asisten I Setda NTT John A. Mamulak,pimpinan DPRD Sikka, unsur Muspida, Sekda Sikka Sabinus Nabu, para mantan bupati: Daniel Woda Palle dan Alexander Longginus, mantan pimpinan dan anggota DPRD, Praeses Seminari Tinggi Ritapiret Romo Dr. Hubert Leteng Pr, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pimpinan BUMN/BUMD, dan ratusan undangan lainnya.

Mengenang 50 Tahun DPRD Kabupaten Sikka, juga diselenggarakan berbagai kegiatan antara lain : Seminar Sehari dengan tema : Menjadi Wakil Rakyat Yang Profesional dan Pro Rakyat dan Pertandingan Volli Putra Putri antar Kecamatan se Kabupaten Sikka. ( djo )

www.inimaumere.com


Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---