Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Monday, 19 October 2009

Uskup Maumere : duka mereka adalah duka kita

Keuskupan Maumere Bantu Rp. 151 Juta untuk Padang

Maumere, Bencana adalah peringatan yang harus kita maknai lebih jauh, untuk mendapatkan arti dan pesannya. Duka dan kecemasan yang kini sedang dirasakan saudara – saudara kita di Padang, adalah juga merupakan duka dan kecemasan kita. Untuk itu, umat beriman yang ada di Kabupaten Sikka, supaya terus berdoa dan memberi dukungan agar mereka bisa lepas dari duka dan kecemasan.
Demikian pesan ini disampaikan Uskup Maumere, Mgr. Gerulfus Kherubim Pareira, SVD. dalam kotbahnya saat memimpin Perayaan Ekaristi pada Ziarah di Wisung Maria Fatima Lela, Selasa (13/10/2009) lalu.
Dalam khotbahnya, Uskup Maumere ini juga mengajak para peziarah yang hadir dan umat Katolik se Keuskupan Maumere untuk terus menggalang aksi solidaritas dan simpati dengan menunjukkan kepedulian dan cinta tanpa pamrih kepada para korban gempa di Padang, Sumatera Barat serta untuk daerah lainnya yang kini sedang tertimpa bencana.

Kegiatan ziarah di Wisung Maria Fatima Lela ini berlangsung sangat meriah. Kemeriahan ditandai dengan kemasan acara liturgis yang disiapkan secara baik, acara tarian, koor, dan agenda liturgis lainnya yang dibawakan petugas dengan penuh khidmat.
Ziarah di Wisung Fatima Lela, diawali dengan prosesi barisan para imam dan Uskup pemimpin misa dari Pastoran Lela menuju Wisung Fatima Lela. Rombongan Uskup dan imam ini diantar dengan tarian Sora dan Hegong oleh para penari Sanggar Jiro Jaro dan anak-anak usia sekolah setempat.

Suasana liturgis semakin kental tatkala koor gabungan frater Tahun Orientasi Rohani (TOR) Seminari Tinggi Ritapiret, Akper dan SPK Lela, dan muda-mudi/umat Paroki Lela pimpinan Frater Yakobus Hubertus membawakan lagu-lagu dengan penuh semangat dan membawa ribuan peziarah berada dalam sikap penyerahan diri yang total pada kehendak Allah.

Keuskupan Maumere Bantu Rp. 151 Juta untuk Padang

Keuskupan Maumere akan memberikan sumbangan bantuan dana senilau Rp. 151 Juta lebih, untuk korban bencana gempa bumi di Padang Sumatera Barat. Total dana yang dikumpulkan ini bersumber dari aksi dana solidaritas yang dilakukan selama sepekan, aksi berlangsung di tempat-tempat umum sebanyak Rp 83.658.200, sumbangan dari paroki-paroki sebanyak Rp 25.018.000, sumbangan dari komunitas religius sebanyak Rp 18.832.000, dan sumbangan dari sekolah-sekolah, asrama dan lembaga sebesar Rp 23.652.000.

“Kami memastikan bahwa dana yang dikumpulkan dari aksi solidaritas ini tidak dipotong sesen pun. Semuanya dikirim kepada Caritas Keuskupan Padang melalui Uskup Padang Mgr.Martinus Dogma Situmorang, OFM Cap untuk selanjutnya diteruskan kepada korban gempa,” kata Uskup Kheru.

Uskup mengaku, selain dalam bentuk dana, beberapa orang umat dan OSIS sebuah sekolah mengumpulkan pakaian layak pakai untuk disumbangkan kepada para korban gempa.

Uskup menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pihak dan semua elemen masyarakat Sikka : tukang ojek, ibu-ibu/bapak-bapak yang berjualan di pasar, pedagang, pegawai, Caritas Keuskupan Maumere, Seminari Tinggi, Pastor Paroki, Komunitas Religius, Para Mahasiswa, Lembaga Sekolah Dan Para Guru, Pemkab, Manajemen Pos Kupang, Flores Pos, Radio Suara Sikka (RSPD), Sonia FM, dan Radio Rogate FM, yang dengan ikhlas hati mendukung aksi solidaritas dan memberikan bantuan dari kemiskinannya untuk para korban gempa.

Secara khusus, Uskup menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sikka yang telah mendukung aksi solidaritas ini dengan memberikan rekomendasi kepada Caritas Keuskupan Maumere untuk mengumpulkan dana di tempat-tempat umum di Kota Maumere dan sekitarnya.
“Salam dan berkat kami untuk panitia dan semua umat yang telah mengambil bagian dalam aksi solidaritas ini,” kata Uskup. (djo)

www.inimaumere.com

Foto Suasana Misa Di Wisung Fatima Lela ;















www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Sunday, 18 October 2009

Konser Amal Sparky Band & Re - Band di Lembata

Dalam rangka Konser Amal Bagi Pembangunan Gereja Katedral Baneoux Lembata tak tanggung-tanggung OMK Santa Maria Imaculata Walakeam mengundang duo band papan atas asal Maumere, Sparky Band dan Re-Band. Kedua band ini masing-masing turun dengan personil lengkap dan membawakan sebagian besar lagu-lagu ciptaan mereka sendiri yang terdapat dalam format Album Kompilasi Sparky Band & Re – Band yang baru saja diluncurkan.
Konser yang berlangsung tanggal 10 Oktober 2009 lalu sekaligus juga dijadikan ajang promosi bagi Album Kompilasi kedua band tersebut. Konser Amal untuk Pembangunan Gereja Katedral Baneoux Lembata ini disponsori oleh Raja Jaya Motor Lembata dan didukung sepenuhnya oleh www.inimaumere.com, Radio Sonia Fm Maumere, Radio Rally Pelangi Lembata dan Mariano Studio Lembata.

Selain lagu-lagu ciptaan sendiri, Sparky Band dan Re – Band juga membawakan beberapa nomor lagu beraliran top 40. Suasana di Aula Dekenat, Lewoleba semakin memanas ketika Re-Band mulai menghipnotis penonton dengan hentakan musik rock dengan balutan hip – hop. Beberapa kali audiens histeris saat rapper dari group band ini turun dari stage dan mengajak penonton bernyanyi bersama. Di akhir acara di adakan jumpa fans dan foto bersama semua personil Sparky Band & Re-Band.

Beberapa penonton mengaku terkagum – kagum dengan aksi panggung yang di tampilkan Sparky Band & Re-Band, maklum di Lembata sendiri hiburan band dengan format live concert masih jarang digelar. Mereka berharap konser – konser semacam ini lebih banyak dihadirkan untuk menghibur masyarakat di Lembata. Harapan ini tentu saja mendapat sambutan. Sparky Band dan Re- band sendiri mengaku bisa mengulang kembali penampilan mereka di Lembata. Selain Kabupaten Lembata, duo band yang memiliki hubungan sangat dekat ini juga pernah tampil dibeberapa kota di Nusa Tenggara Timur seperti Kupang, Ende dan Larantuka.


Bagi yang belum mengenal Sparky Band dan Re-Band bisa membacanya sambil mendengarkan lagu atau melihat videonya. Caranya? klik disini

Foto-foto :
Aksi Azhar, Vokalis Re- Band..
Arie, Gitaris Re-Band
Crstih Tomaho bersama Sparky Band
Bareng fans diakhir konser..www.inimaumere.com



Selengkapnya...

Friday, 16 October 2009

Sanggar Bentara Zaman (Benza) Go to Batam Expo 2009

Audisi Penari Untuk Atraksi Sanggar Benza di Batam 12 November 2009

Mengenalkan Kabupaten Sikka tidak hanya melalui media informasi. Banyak cara yang dilakukan bahkan dengan melakukan atraksi seni kebudayaan yang dipentaskan di berbagai daerah di luar Kabupaten Sikka. Keragaman seni budaya Nian Sikka memang dikenal begitu beragam. Untuk itu diperlukan orang- orang yang memiliki kepedulian dengan cita rasa sebagai manusia Sikka yang mau bekerja dan serius dalam mengenalkan indentitas sebagai orang Sikka yang bermartabat dan berbudaya.

Sanggar Benza, salah satu kelompok sanggar tarian tradisional yang memiliki nama cukup beken di Kabupaten Sikka Jumad 16 Oktober 2009 mengadakan sesi audisi. Sesi audisi ini dimaksud untuk menjaring beberapa penari professional yang akan diikutsertakan dalam atraksi seni budaya yang akan berlangsung di Batam tanggal 12 November 2009, dalam ajang Batam Expo 2009. Meski memiliki banyak penari berkualiatas dengan sederet prestasi namun Sanggar Benza tetap membuka kesempatan bagi para penari atau peserta luar yang ingin ikut serta bergabung dalam pementasan di Batam.
Sanggar Benza yang memiliki nama lengkap Sanggar Bentara Zaman didirikan tahun 2003 lalu dan telah malang melintang dalam berbagai ajang pementasan kebudayaan baik dalam lingkup Kabupaten Sikka maupun porvinsi atau pun nasional. Berbagai prestasi telah diraih dan kini telah menjadi salah satu pioner pengembangan kebudayaan tetarian Sikka bersama kelompok sanggar lainnya seperti Blutuk Lunung Ha pimpinan Thomas Aquino Parera ataupun Sanggar Kibo Libok pimpinan Indah Mandalangi.

Nyok ngintip kegiatan audisi mereka…

Audisi ini berlangsung di aula Sonia FM Jalan Wairklau No 1 Maumere dan dimulai pukul 17.30 Wita. Peserta audisi berjumla 23 orang dengan peserta laki-laki berjumlah 13 dan peserta perempuan berjumlah 10 orang. Audisi ini mengikuti sertakan tiga juri sebagai penilai yakni Nyong Franco, Yani Newar dan Oshy Lelo. Ketiganya merupakan salah satu pendiri dari Kelompok Sanggar Bentara Zaman.

Audisi ini juga melibatkan beberapa senior dari Sanggar Benza seperti Bapak Philipus Wora yang dalam sesi audisi tersebut mengharapkan agar peserta yang terpilih akan menjadi duta kesenian yang dapat diandalkan membawa harum nama Kabupaten Sikka di pentas dunia.

Audisi ini berlangsung dalam tiga kriteria yakni interview atau wawancara, performa dan olah tubuh serta kepekaan rasa terhadap irama.
Menurut Nyong Franco dengan diadakan audisi ini diharapkan dapat menciptakan satu tim kesenian yang professional dan solid untuk pementasan budaya di Batam nantinya.

Sedangkan menurut Oshy Lelo ajang audisi ini juga merupakan sebuah wadah bagi para peserta di luar Sanggar Benza untuk unjuk kebolehan serta sebagai ajang pembelajaran bagi para generasi muda Sikka.
“Selain itu tentunya hasil dari ajang audisi para peserta yang terpilih diharapkan dapat membawa misi promosi budaya dan mengenalkan Kabupaten Sikka kepada semua pecinta seni dan budaya di dunia,” demikian Ungkap Oshy Lelo.

Ajang audisi sore ini akhirnya menghasilkan 4 peserta yang terpilih. Empat penari yang terpilih dalam ajang audisi ini akan melengkapi 5 penari dari Sanggar Benza. Dengan demikian dalam lawatan ke Batam nanti Sanggar Benza akan membawa 9 penari dengan 4 penari yang terpilih dari ajang audisi.

Selain penari, Sanggar Benza juga akan membawa 4 orang penabuh gong waning (musik tradisional Sikka), dengan satu orang pendamping.

Lawatan ke Batam, Sanggar Benza juga akan membawakan beberapa nomor pementasan antara lain, Tari Tota Seu Lape Pitu ( arti secara umum adalah tarian ini menggambarkan pencarian kebahagiaan oleh manusia yang selalu merasa tidak pernah puas), Komedi Teatrikal khas Sikka, Tarian Raka Natar (tarian yang menggambarkan keberanian dan kepahlawanan nenek moyang dalam membuka pemukiman untuk memperluas wilayah), tarian ini menjadi salah satu ikon dari berbagai tarian hasil kreasi Sanggar Benza.

Apresiasi khusus layak diberikan bagi Bapak Herman Yoseph yang telah menciptakan ketiga tarian di atas. Bapak Herman Yosep adalah Ketua Umum sekaligus salah satu pendiri Kelompok Sanggar Bentara Zaman, juga adalah salah satu pemerhati seni dan budaya yang ada di Nusa Tengara Timur.

Selama persiapan, Tim Kesenian Sanggar Benza berada dibawah bimbingan Koreografer Bapak Herman Yoseph, Penata Musik Nyong Franco, Penata Artistik Oshy Lelo, Asissten Koreografer Yani Newar, Penata Rias Geor. Semuanya berada dalam satu tim kesenian dan budaya dalam lawatan ke Batam.

So, bagi saudara-saudara yang bertempat tinggal di Batam, jangan lupa untuk turut memberikan dukungan bagi Duta Kesenian Budaya Kabupaten Sikka, Sanggar Benza…..
Ingat eee..tanggal 12 November 2009 di Batam…..Lopa Hulir iaaaaaaaaaaaaa…… (jangan lupa yaaaaaa).

Foto-foto Audisi by Oss :

Wawancara

Wawancara



Mereka yang terpilih

Juri Penilai ; Oshy Lelo, Yani Newar & Nyong Franco

Peserta Audisi



www.inimaumere.com



Selengkapnya...

Thursday, 15 October 2009

SETITIK NILA UNTUK PADANG

Bencana itu bukan hukuman, tapi sebuah peringatan. Dan harus kita sadari bahwa, minggu-minggu ini Padang menjadi cerita panjang dan sangat membutuhkan setitik nila untuk mewarnai perubahan di Padang setelah mendapat peringatan dari Yang Esa.
Uluran tangan, doa dan harapan sangat dibutuhkan sesama kita di Padang. Setitik Nila Kasih sangat menjadi kebutuhan untuk mereka. Hari ini mereka mendapatkan peringatan itu, sesaat lagi, nanti atau akan datang kita juga akan mendapatkan peringatan itu….

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTT yang ada di Kabupaten Sikka bersama Shahabat Lingkungan (Shalink) Tana Pu’ang Maumere, sejak hari Selasa (6/10) hingga Minggu (11/10/2009), melakukan aksi penggalangan dana untuk Korban Gempa di Padang Sumatera Barat. Sebelumnya Walhi NTT di Maumere juga membuka posko penggalangan bantuan bagi korban gempa Sumatera Barat, beralamat di Kantor Walhi NTT, Lorong Dinas Koperasi, Kelurahan Madawat Maumere.


Aksi penggalangan dana untuk Padang Sumbar ini, Walhi dan Shalink menggelar beberapa kegiatan antara lain ngamen dan orasi. Aksi penggalangan dana ini dilakukan dibeberapa lokasi antara lain di Pusat Perbelanjaan, Pertokoan dan beberapa Ruko serta pelabuhan dan lokasi padat pengunjung lainnya yang ada di Kota Maumere. Seperti yang disaksikan inimaumere.com, aksi anak – anak Sikka ini juga berlanjut di Roxy Swalayan Maumere, Sabtu (10/10/2009) malam minggu kemarin.

Sekretaris Shalink Egito Sida Butar melalui Manajer Program Walhi NTT Hery Naif mengatakan acara yang dikemas secara baik oleh Walhi dan Shalink ini disambut positif oleh warga sekitar.

“ Tak heran, warga, termasuk pengojek, dan penjual sayur rela memberikan sumbangan ala kadarnya untuk para korban gempa Sumatera Barat “ jelas Hery.

Manajer Program Walhi NTT, Hery Naif, Kamis (8/10) juga menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan yang digelar selama sepekan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban bencana Sumatera Barat, membangkitkan sikap siaga bencana, dan membuat pendidikan kebencanaan melalui orasi-orasi yang digelar.

“Aksi ini juga sebagai bentuk kampanye publik bagi rakyat Sikka bahwa bencana adalah sesuatu kejadian yang kapan saja bisa terjadi dan di mana saja karena Indonesia merupakan ‘supermarket bencana’” kata Hery.

Hery mengimbau warga Kota Maumere untuk memberikan bantuan kepada para korban gempa di Sumatera, baik berupa bantuan uang, pakaian, makanan, maupun jenis bantuan lainnya. Dukungan semua pihak sangat kami butuhkan.

Seperti yang disaksikan inimaumere.com tak hanya Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTT yang ada di Kabupaten Sikka bersama Shahabat Lingkungan (Shalink) Tana Pu’ang Maumere, namun Kelompok Caritas ikut membuka kesempatan kepada masyarakat untuk berbagi nila kasih buat Padang.

Sementara itu, sebagai wujud kepedulian terhadap korban gempa Padang, Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang memberikan bantuan dana senilai Rp 50 juta lebih.

Ini disampaikan Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang didampingi Wakil Bupati dr. Wera Damianus, M.M. di Lantai II Kantor Bupati, Rabu (7/10) saat menggelar pertemuan dengan Ikatan Keluarga Besar Minang-Padang Sumatera Barat yang berada di Kota Maumere. Tujuan pertemuan untuk menggalang dana dan kepedulian kemanusiaan terkait gempa yang menelan korban nyawa ratusan warga Padang dan memporakporandakan bangunan.

“ Sumbangan dan kepedulian paguyuban Padang di Maumere juga sangat penting untuk meringankan penderitaan keluarga korban gempa,” kata Mitang.

Bupati Sosi pada kesempatan ini menyampaikan rasa duka dan kepedulian Pemkab dan warga Kabupaten Sikka atas musibah gempa yang mengorbankan ratusan orang dan meluluhlantakkan ribuan bangunan.

Wakil Bupati Wera Damianus pada kesempatan ini, juga meminta paguyuban Minang-Padang di Maumere memberikan dukungan material, moril, dan doa bagi keluarga besar korban gempa.

Secara khusus Wakil Bupati memberikan gambaran soal penyaluran bantuan, di mana dana yang terkumpul dari Ikatan Paguyunan Keluarga Minang-Padang di Maumere akan diserahkan melalui Pemkab Sikka.

”Bantuan yang ada dan sudah terkumpul akan diantar oleh utusan Pemkab dan utusan Paguyuban ke Padang,” kata Damianus.

Ketua Paguyuban Minang-Padang di Maumere, Amrizal yang didampingi Wakil Ketua Herman dan Sekretaris Harmen kepada wartawan usai pertemuan dengan Bupati Sikka mengaku gembira atas kepedulian Pemkab Sikka terhadap musibah gempa yang melanda Sumatera Barat.

Amrizal juga menyambut positif atas masukan Bupati dan Wakil Bupati yang terus memotivasi warga Minang- Padang di Kota Maumere untuk memberikan sumbangan/bantuan kepada keluarga korban gempa di Padang .

“Keluarga Minang-Padang di Maumere siap berikan sumbangan. Bila sudah terkumpul, sumbangan yang ada akan kami serahkan ke Pemkab Sikka untuk selanjutnya diteruskan ke Padang ,” kata Amrizal.

Hadir dalam pertemuan ini, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka Gregorius Rehi, Kabag Humas Setda Sikka Markus Welung, Kabag Kesra Setda Sikka Servasius Kabu, Ketua Paguyuban Minang-Padang di Maumere, Amrizal, Wakil Ketua Paguyuban Herman, Sekretaris Paguyuban Harmen, dan puluhan anggota paguyuban. (djo)

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Monday, 12 October 2009

Ruas Jalan Hokor - Sikka Di Rintis

Niat untuk membangun Kabupaten Sikka untuk lepas dari wilayah yang terisolir, rupanya tidak saja datang dari kamuan masyarakat. Namun Pemerintah Kabupaten Sikka bersama Aparat TNI juga terus melakukan perubahan, salah satunya adalah dengan merintis akses jalan dari Hokor di Kecamatan Bola tembus menuju Wukur Desa Sikka Kecamatan Lela.
Ratusan personel TNI dari pelbagai angkatan mengadakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Hokor, Kecamatan Bola sejak 9 hingga 29 Oktober mendatang. Kegiatan ini terfokus pada pembukaan isolasi ruas jalan lintas selatan Kabupaten Sikka yang menghubungkan Hokor, Kecamatan Bola dengan Wukur, Desa Sikka sepanjang 6 km.
Kegiatan TMMD ini dibuka Danrem 161 Wirasakti Kupang Kolonel (Inf) Dody Usudo Hargo Suseno di Hokor, Jumat (9/10).

Hadir dalam acara pembukaan TMMD Ketua DPRD Sikka Rafael Raga, Dandim 1603 Sikka Letkol (Kav) Vendy V. Lumingkewas, Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Wisnu BW, Sekda Sikka Sabinus Nabu, Wakapolres Sikka Kompol Eko Wagiyanto, Asisten Pembangunan Cyprianus da Costa, Kepala Bappeda Blasius Pedor, Kadis Sosnakertrans Gregorius Rehi, Komandan Satuan Setingkat Kompi Kapten (CAJ) Purwantiyo, Camat Bola Barnabas, Kapolsek Bola Aipda Donatus Paru.

Kapten (CAJ) Purwantiyo selaku Pelaksana Kegiatan Lapangan TMMD, menjelaskan TMMD melibatkan personel TNI Angkatan Darat (AD), TNI AL, TNI AU, satuan tempur Korem Wirasakti, 15 orang utusan pemerintah, dan 150 orang warga setempat.

Selain merintis jalan baru, TNI bersama warga setempat juga akan merehap kapela Stasi Pomat, pembangunan jembatan Napung Gete, dan penyuluhan bidang pertanian, bela negara, dan penyuluhan kesehatan dan keluarga berencana kepada warga setempat.

Pangdam IX Udayana, Mayor Jenderal Hotmangaradja Pandjaitan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Danrem 161 Wirasakti Kolonel (Inf) Dody Usudo Hargo Suseno, meminta TNI untuk melaksanakan kegiatan TMMD dengan ikhlas hati dan penuh tanggung jawab.
Pangdam juga meminta TNI supaya memberi inspirasi bagi masyarakat dengan meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial melalui pengembangan komunikasi sosial dengan seluruh lapisan masyarakat. (djo)

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Thursday, 8 October 2009

CINTAI PRODUK LOKAL


Benar, bahwa Kabupaten Sikka yang dihuni lima etnis ini memiliki kekayan seni dan budaya yang luar biasa banyaknya. Namun, semua itu kini perlahan menghilang dengan kehadiran produk seni yang lebih modern dan sangat dicintai masyarakat Sikka.
Padahal karya seni lokal bisa dijadikan souvenir sebagai cinderamata yang patut untuk dikenang dan dikenal oleh orang yang pernah menapaki kaki di Kabupaten Sikka. Tapi sayang, karena rendahnya kesadaran dan sumber daya manusia dibidang seni ditambah kendala masalah pemasaran, Dinas Koperasi Kabupaten Sikka bekerja sama dengan Sosial Pembangunan Masyarakat (Yaspem) Kabupaten Sikka menggelar pelatihan perbengkelan dan souvenir, kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus, M.M.
Wera Damianus, M.M. dalam sambutannya ketika membuka Pelatihan Kewirausahaan Khusus Perbengkelan dan Ketrampilan Menjahit Produk Souvenir Bagi Usaha Mikro Dan Menengah, di Aula Wisma Yaspem Kompleks Sea World Club Waiara Maumere, Senin (05/10/2009). Mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal, selain pangan lokal hasil seni dan budaya yang ada di Kabupaten Sikka supaya juga dijaga dan dilestarikan.

Upaya untuk mejaga dan melestarikan karya seni dan budaya yang di Kabupaten Sikka, adalah dengan membuat souvenir. Untuk itu Wera mengajak para peserta pelatihan supaya mengikuti kegiatan ini dengan baik untuk selanjutnya dikembangkan dilapangan.

Menurutnya banyak produk lokal yang mesti diangkat dan dipromosikan keluar. Namun semua ini masih terkendala beberapa hal, antara lain masih minimnya sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki para pengusaha kerajinan tangan. Selain itu, masalah pemasaran juga menjadi kendala utama yang harus ditangani para pengusaha dan pemerintah.

Yang harus juga diingat bahwa sebuah karya seni souvenir harus menampilkan ciri dari daerah asalnya. Kreativitas para pengrajin souvenir harus lebih ditingkatkan, antara lain dengan menampilkan keragaman motif dan model dengan tidak meninggalkan cirri dari daerah asal souvenir.
“ Sangat diharapkan agar produksi souvenir dilakukan berkelanjutan, tida putus. Dengan demikian yang juga harus turut diperhatikan adalah perlunya budidaya dan melestarikan bahan baku souvenir “ jelas Wera.

Dinas Koperasi dan dinas lain yang berkompeten, supaya ikut menyedikan lokasi pemasaran, baik di terminal, pelabuhan, bandara dan lokasi umum lainnya. Namun hal lain yang juga harus diperhatikan adalah harga penjualan souvenir supaya berlaku sama dan normal. Dengan tetap memperhitungkan harga beli bahan baku dan biaya produksi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sikka Robertus da Silva dalam laporan yang dibacakan Kepala Tata Usaha Dinas Kopersi Kabupaten Sikka, Wilhelmus Sirilus mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Dinas Koperasi Pemerintah Kabupaten Sikka dan Yayasan Sosial Pembangunan Masyarakat (Yaspem) Kabupaten Sikka.

Pelatihan Kewirausahaan Khusus Perbengkelan dan Ketampilan Menjahit Produk Souvenir Bagi Usaha Mikro Dan Menengah ini diikuti 30 orang peserta, yang terdiri dari 15 orang perserta pelatihan perbengkelan meubel dan 15 orang peserta pelatihan pembuan souvenir. Hadir sebagai instruktur pelatihan, Kanisius S, Anjelo dan Moat Gadjo. Kegiatan pelatihan akan berlangsung sejak, 05 Oktober hingga 18 Oktober 2009.
Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan teknis para pengusaha dan membangun wawasan para peserta untuk menjadikan usaha ini sebagai lapangan pekerjaan pokok.

Hadir pada pembukaan kegiatan tersebut, Perwakilan Yaspem Maumere Alex Armandjaya, Para Instruktur, undangan dan para peserta pelatihan. (djo)









www.inimaumere.com


Selengkapnya...

TNI TERUS BERBENAH DIRI

Peringatan (HUT) TNI ke-64 di Maumere


Reformasi tak hanya dilakoni di tubuh pemerintahan, namun TNI juga melakukan reformasi dan berbenah diri. Untuk itu ditengah reformasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus menunjukan jati diri yang baik, sebab dengan menunjukan jati diri yang sebenarnya TNI akan lebih dicintai rakyatnya.
Pendapat ini disampaikan Panglima TNI, Joko Santoso, dalam sambutan yang dibaca Kol. Laut (P) Wisnu B. W. selaku Inspektur pada Upacara Apel HUT TNI ke 64 di Lapangan Utaman Markas Kodim 1603 Sikka, Jl A. Yani Maumere, Senin (05/10/2009).
Untuk memantapkan jati dirinya, TNI hingga saat ini terus melakukan reformasi. Pemantapan jati diri TNI harus dicapai dengan baik, demi menegakan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

” Reformasi didalam TNI akan terus dilakukan, hal ini perlu dilakukan demi tercapainya TNI yang solid dan dicintai rakyat ” tanda Joko Santoso dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wisnu.

Untuk menjadi TNI yang solid dan dicintai rakyat, ada beberapa point yang harus dilakukan oleh semua aparat TNI yang ada di Indonesia, antara lain memantapkan keimanan, menempatkan tugas diatas segalanya, menunjukan nilai dan semangat kebangsaan, meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kamtibmas yang akan merongrong NKRI, memegang teguh Sapta Marga dan mantapkan kesatuan komando.

Hari ulang tahun (HUT) TNI ke 64 Tahun 2009 ini mengambil thema ; Dengan memantapkan jati diri sebagai rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional, TNI siap mempertahankan kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Hadir sebagai peserta apel pada HUT TNI tersebut, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, Anggota Brimob Sikka, Anggota Polisi Polres Sikka, Satuan Polisi Pamong Praja dan Para Pelajar. Selaku Komandan Upacara Kap. Inf. A. Sudiatna.

Apel peringatan HUT TNI di Maumere ini juga disaksikan Jajaran Mupida Sikka, Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus, M.M. Pemimpin Agama, Tokoh Masyarakat Sikka, Kepala Dinas Badan Bagian dan masyarakat. (djo)









www.inimaumere.com

Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---