Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Sunday, 17 January 2010

Calo CPNS Dipanggil Polisi

Jajaran penyidik Polres Sikka mulai menemukan titik terang kasus dugaan tindak pidana praktek calo dalam penerimaan CPNSD di Sikka.
Usai memeriksa sejumlah saksi dan mengantongi bukti permulaan yang cukup, polisi melayangkan surat panggilan kepada tersangka calo CPNS.
Direncanakan tersangka akan diperiksa pekan depan di Mapolres Sikka. Selain tersangka, ada seorang saksi yang berada di lingkup Pemkab Sikka akan diperiksa juga sebagai saksi. Total saksi yang diperiksa polisi sudah tiga orang.
Kapolres Sikka, AKBP Agus Suryatno, ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Gultom H Parasian, Jumat (15/1/2010), menegaskan, kasus dugaan tindak pidana penerimaan CPNSD di Sikka itu dalam proses penyidikan Polres Sikka. Dalam kasus ini, sudah ada tiga saksi yang diperiksa.

Mereka adalah para pelamar yang diminta uang oleh tersangka.
"Para saksi yang diperiksa sudah ada tiga orang. Pekan ini, satu saksi berinisial P dari Pemkab Sikka akan kita periksa sebagai saksi. Setelah saksi ini diperiksa, kita akan buat surat panggilan kepada tersangka. Jika surat panggilan pertama dan kedua tidak datang kita akan lakukan penangkapan," kata Gultom.

Ditegaskan Gultom, kasus dugaan tindak pidana penerimaan CPNS ini akan menjadi perhatian pihaknya dan akan diusut hingga tuntas. "Siapa yang terlibat akan kita periksa, dan kalau ada yang menikmati uang tersebut juga kita periksa hingga tuntas," tegas Gultom.

Sumber Pos Kupang di Mapolres Sikka menjelaskan, surat panggilan sedang dibuat dan akan dikirim ke tersangka guna memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai tersangka. Mengenai siapa yang dijadikan tersangka, Pos Kupang disarankan ke Polres Sikka pada pekan depan guna melihat tersangka yang akan diperiksa penyidik.

Data lain yang diperoleh di Mapolres Sikka, tersangka pernah ditegur oleh atasannya karena sudah mencium gelagat aksinya. Tak hiraukan teguran atasannya, tersangka begitu kaget ketika salah seorang korbannya melaporkan aksi tak terpuji ini ke polisi dan meminta kasus yang dialaminya diproses.

Seperti diberitakan kemarin, praktek calo CPNSD itu bermula dari curhat seorang korban di Harian Umum Pos Kupang. Atas curhat tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menemukan korban dan saksi yang telah diperiksa.

Modus permainan ini, korban menyetor uang agar bisa lulus sebagai CPNS di Kabupaten Sikka. Salah seorang korban yang menyetor sejumlah uang tetapi gagal tembus menjadi CPNSD kemudian melaporkan kasus ini ke polisi. (Harian Pos Kupang)

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Tuesday, 12 January 2010

Terus Dukung Komodo di New7Wonders

Ayo teruslah mendukung Komodo (varanus comodoensis) menjadi salah satu keajaiban dari 7 keajaiban dunia. Komodo adalah satwa langkah yang tersisa, adalah aset daerah Nusa Tenggara Timur sekaligus aset negara ini. Banggalah kita jika hewan langka yang hanya teredapat di Pulau Komodo dan Flores ini bisa terpilih. Vote yang kita berikan akan menentukan posisi reptile raksasa dalam ajang New Seven Wonders tersebut.
Kabar buruk memang menyapa ketika beberapa harian nasional dan daerah 20 Desember 2009 lalu memberitakan peringkat komodo berada di posisi 17 dari 28 finalis, merosot tajam dari peringkat lima besar sebelumnya.

Untuk mendukung KOMODO NATIONAL PARK sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, klik yok di sini.

Berilah suara pada KOMODO..!!

Sejarah Pulau komodo ini berawal ketika Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan naga menyerupai monster di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh salah satu komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti. Sehingga pada tahun 1910 Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo.

Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Tahun 2008, di pulau ini hanya terdapat sedikitnya 1200 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca sehingga jumlah mereka keseluruhan menjadi sekitar 2500 ekor.

Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculiaoblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.


www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Friday, 8 January 2010

BOEING 737 MENDARAT MULUS DI WAI OTI


inimaumere.com_ Pesawat jenis Boeing 737 – 200 milik perusahaan penerbangan Batavia Air, Kamis (07/01/2010) siang mendarat mulus di Bandar Udara Waioti Maumere. Masuknya pesawat jenis boeing ke Maumere Flores NTT ini merupakan bentuk peran pihak luar dalam mendukung pembangunan diberbagai sektor dan dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang transportasi.
Ikut serta dalam penerbangan perdana Batavia Air, Kepala Dinas Perhubungan NTT Gulam Husein, Plt Kepada Bidang Transportasi udara Dinas Perhubungan NTT Dominggus Hau, Anggota DPRD Propinsi NTT Kristo Blasin, Direktur Batavia Air Niaga Hasudungan Pandiangan didampingi Public Relation Manager Batavia Air, Eddy Haryanto.

Saat mendarat di Wai Oti Maumere Batavia Air dijemput Uskup Maumere Mgr. G. Kherubim Pareira SVD, Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus, Plt Sekda Sikka Rodja Abdul Nadsir, S.H. Ketua DPRD Sikka Rafael Raga, Jajaran Muspida Sikka dan Kepala Dinas Infokom Kabupaten Sikka Robby Lameng serta disaksikan ratusan masyarakat Kabupaten Sikka. Batavia Air dijemput dengan Tarian Hegong dan dilakukan pengalungan penerimaan serta mendapat berkat dari Uskup Maumere.

Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus, M.M. dalam sambutannya mengatakan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sikka sangat bersyukur dan patut menyampaikan terima kasih kepada Batavia Air yang telah membuka jalur penerbangan ke Maumere. Dengan demikian kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi semakin dipenuhi dan diharapkan kehadiran Batavia Air dapat dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Sikka.

Direktur Batavia Air Niaga Hasudungan Pandiangan mengatakan dalam kondisi apapun Batavia Air akan tetap melayani kebutuhan transportasi masyarakat Sikka.

Dijelaskan Pandiangan, Batavia Air saat ini masuk kategori I (satu) dalam aspek keselamatan penerbangan. Kategori ini merupakan peringkat tertinggi yang dikeluarkan oleh Departemen Perhubungan RI untuk menilai tingkat keselamatan penerbangan suatu maskapai.

Public Relation Manager Batavia Air, Eddy Haryanto, Batavia Air berkomitmen menjadi jembatan penghubung kota – kota di Indonesia . Pilihan perluasan penerbangan ke Waingapu dan Maumere, karena dua wilayah tersebut merupakan daerah yang kaya dengan hasil alam, sehingga Batavia Air ikut serta mendukung perekonomian di NTT dengan memperluas penerbangan.

Dalam penerbangan ini Batavia Air dikapteni, Kap. Pius Realino didampingi co pilot Kap. Yales, Staf Humas Batavia Air Jakarta Rosalline dan tiga orang pramugari masing – masing, Ola, Ihi dan Velicia.

“ Batavia Air cabang Maumere akan melayani rute penerbangan Maumere – Kupang – Denpasar – Surabaya – Jakarta setiap hari Selasa, Kamis, Jum ad dan Minggu. Dengan harga tiket terjangkau “ ujar Haryanto.

Batavia Air saat ini mengoperasikan lebih dari 160 penerbangan setiap harinya dan melayani 37 kota tujuan di seluruh Indonesia, serta Guangzhou (China), Kuching (Malaysia) dan Singapura

Batavia Air sendiri mempunyai 37 armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Airbus A319, Airbus A320 dan Airbus A330. Batavia Air merupakan low fare carrier dan menggunakan electronic ticket. (djo)



www.inimaumere.com



Selengkapnya...

Tuesday, 5 January 2010

Galeri Prosesi Pemakaman Almarhum Bapa Frans Seda..



Jenazah Frans Seda dimakamkan di kavling Sovereqnity, Blok AA-02, Kompleks khusus umat Kristen di pemakaman San Diego Hills, Karawang, 2 januari 2010..

Rangkaian prosesi ;
1. Pukul 07.00-08. 00: Upacara Penutupan Peti Jenazah di Kediaman Jl. Kencana V Pondok Indah, jakarta Selatan.
2. pukul 08.00-09.00: Jenazah diberangkatkan dari Rumah Duka ke kampus Unika Atmajaya Jakarta di Jalan Jenderal Sudirman
3.. Pukul 09.00-10.00: Upacara penghormatan terakhir oleh Civitas Akedimika Unika Atmajaya.
4. Pukul 10.00-11.00: pemberangkatan jenazah dari kampus Unika Atmajaya ke Gereja Katedral di Jalan Lapangan Banteng.
5. Pukul 11.00-12 00: Misa dan pelepasan jenazah di Katedral
6. Pukul 12.30-13.30: Upacara penyerahan jenazah dari keluarga ke pemerintah Indonesia, untuk selanjutnya diberangkatkan dan dimakamkan di San Diego Hills di Karawang, Jawa Barat.


Foto-foto oleh : Alberto Guiliano Mancini Sengi, Theophilus Bela, Farida Denura, Samsi Darmawan, Agus Martono Ham




Sedikit tentang Profil Bapa Frans Seda bisa dibaca disini...

Terima kasih buat Om Roy da Silva

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Sunday, 3 January 2010

Selamat Jalan Bapa Frans Seda...

Menteri Perhubungan Freddy Numberi menitikkan air mata saat jenazah Franciscus Xaverius Seda atau Frans Seda dimasukkan ke liang lahat, di pemakaman San Diego Hills, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (2/1/2010) sore tadi.
Freddy yang menjadi inspektur upacara pemakaman Frans Seda --mantan Menteri Keuangan dan juga Perhubungan di era Orde Baru-- beberapa kali mengusap air matanya, sejak jenazah dimasukkan ke liang lahat hingga Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Martinus D Situmorang, membacakan doa untuk Frans

Meski demikian, pemakaman almarhum Frans Seda yang berlangsung secara militer berlangsung lancar dengan suasana haru dan awan mendung.

Sebelum dikebumikan, seribuan jemaat yang hadir juga melakukan Misa terlebih dahulu yang dipimpin Uskup Situmorang. Setelah itu, jemaat juga menyanyikan lagu kesayangan Frans berjudul Saope Regina Salam Ratu. Jenazah Frans pun diturunkan ke liang lahat.

Dalam prosesi pemakaman ini, hadir sejumlah tokoh terkenal, mantan pejabat serta pejabat negara diantaranya Mantan Menteri Keuangan JB Sumarlin, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Gubernur NTT Frans Lemuraya, dan Kepala BNN Komjen Pol Gories Merre.

Pemakaman almarhum Frans Seda juga dihadiri keluarga, saudara, dan berlangsung selama sekitar 2,5 jam. Dimulai sekitar pukul 14.20 WIB dan berakhir sekitar pukul 16.50 WIB.

Proses pemakaman dimulai dengan apel persada yang pimpin oleh Freddy Numbery. Kemudian, jenazah dimasukkan ke liang lahat, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua KWI Mgr Martinus D Situmorang.

Jenazah Frans Seda dimakamkan di kavling Sovereqnity, Blok AA-02, Kompleks khusus umat Kristen di pemakaman San Diego Hills, Karawang.
=======================================================

Sebelumnya dilakukan rangkaian prosesi ;

1. Pukul 07.00-08. 00: Upacara Penutupan Peti Jenazah di Kediaman Jl. Kencana V Pondok Indah, jakarta Selatan.

2. pukul 08.00-09.00: Jenazah diberangkatkan dari Rumah Duka ke kampus Unika Atmajaya Jakarta di Jalan Jenderal Sudirman

3.. Pukul 09.00-10.00: Upacara penghormatan terakhir oleh Civitas Akedimika Unika Atmajaya.

4. Pukul 10.00-11.00: pemberangkatan jenazah dari kampus Unika Atmajaya ke Gereja Katedral di Jalan Lapangan Banteng.

5. Pukul 11.00-12 00: Misa dan pelepasan jenazah di Katedral

6. Pukul 12.30-13.30: Upacara penyerahan jenazah dari keluarga ke pemerintah Indonesia, untuk selanjutnya diberangkatkan dan dimakamkan di San Diego Hills di Karawang, Jawa Barat.

Selamat Jalan Bapa Frans, Semoga akan lahir generasi berikutnya dari Nian Tana menggantikanmu..

(dari berbagai sumber)
www.inimaumere.com


Selengkapnya...

Saturday, 2 January 2010

Pesta Pergantian Tahun di Warnai Bentrok

Pesta kembang api di berbagai sudut kota mewarnai detik-detik pergantian tahun di Maumere. Kegembiraan perayaan ini juga diwarnai dengan berbagai insiden seperti kecelakaan lalulintas, perkelahian antar geng remaja serta ketegangan antara polisi dengan masyarakat dan lain-lain. Malam pergantian tahun juga dilalui sebagian warga dengan mabuk-mabukan serta pesta pora.
Di Pelabuhan Sadang Bui Maumere, sejumlah anak muda terlihat asik sepanjang tepian menikmati keindahan malam yang ditaburi berbagai macam dan rupa kembang api. Pesta kembang api yang terlihat sepanjang garis pantai dari Wai Oti hingga Kampung Garam dinikmati dengan penuh sukacita. Diatas sana, langit legam yang menaungi Kota Maumere menjadi hiasan yang begitu indah. Sedang dijalanan, anak-anak muda yang mabuk-mabukan menggeber sepeda motor mereka, meraung-raungkan gasnya secara berkelompok sambil mengitari kota. Tak ada pawai resmi. Kesan liar mewarnai jalanan kota. Semua berpesta menyambut tahun baru.

Sekitar pukul 00.30 WITA, aparat kepolisian menggunakan pentungan dan kayu menghadang para remaja liar yang mengendarai sepeda motor sepanjang lintasan jalan. Dari depan Kantor Bupati Sikka yang baru saja terbakar hingga depan Polres Sikka sejumlah aparat berjaga-jaga. Pentungan dan kayu yang ada ditangan digunakan untuk menghadang para pengendara liar dengan motornya memekakkan telinga. Ada beberapa remaja yang terjatuh dan lantas digiring ke kantor polisi. Penghadangan ini dimaksud untuk menghalau para remaja pengendara motor yang mabuk-mabukan dijalanan sehingga mengganggu para pengguna jalan lain. “Mengerikan melihat anak-anak muda yang mengendarai motor, mungkin mereka sudah tak sayang dengan nyawa mereka,”ujar Tito warga Wai Oti kepada www.inimaumere.com. Ia mengaku dipepet oleh lima motor anak muda yang mengendarai liar sambil berteriak-teriak keras sepanjang jalan.

Penghadangan oleh polisi terhadap sejumlah sepeda motor yang memiliki raungan yang memekakkan telinga juga mendapat protes dari beberapa warga. “Ini kan malam tahun baru, seluruh dunia merayakannya. Polisi seharusnya memimpin pawai ini sehingga tak ada kesan liar dijalanan..” ungkap Marcel, salah seorang warga yang menonton dipinggiran jalan depan Kantor Bupati Sikka.

Penghadangan oleh polisi hampir berakhir bentrok dengan warga. Suhu memanas ketika aparat kepolisian yang sedang berjaga-jaga di pertigaan Samador mendapat protes dari warga Kabor. Satu dua anak muda dengan sepeda motor melakukan atraksi jalanan didepan para Polisi. Polisi bergerak maju namun warga tak mundur. Beberapa kios dan rumah menutup pintunya, barang-barang dimasukan kedalam rumah untuk berjaga-jaga. Namun ketegangan yang cukup lama tersebut tak berakhir dengan bentrok. Polisi kembali ke pertigaan Samador dan warga Kabor tetap diwilayahnya.

Sedangkan di Beru, terutama di jalan Hasanudin sekitar kawasan Mesjid Beru terjadi perkelahian antar geng remaja. Dua kubu membawa kayu, balok maupun batu dan saling menghadang sekitar pukul 3 pagi 1 januari 2010. Bentrokan fisik ini menghasilkan satu korban luka parah dan langsung dibawa ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit TC. Hillers Maumere.
Rumah Sakit TC. Hillers sampai dengan pukul 3 pagi lebih, (01/01/2010) menerima 10 korban dengan luka serius akibat kecelakaan, perkelahian dan lain-lain.

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

SBY: Frans Seda Tokoh Tiga Jaman Yang Kritis

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan turut berbela sungkawa atas wafatnya mantan Menteri Keuangan era Soekarno, Frans Seda. SBY menilai Frans adalah tokoh yang produktif dan kritis.
"Kita kenal beliau adalah tokoh produktif pemikirannya, sering kritis tetapi juga memberikan solusi dan pandangan-pandangan yang menginspirasikan semua untuk pembangunan ini," kata SBY usai melayat jenazah Frans Seda di rumah duka, Jl Metro Kencana V Pondok Indah Jakarta Selatan, Jumat (1/1/2010).

SBY datang bersama Ibu Ani Yudhoyono dengan pengawalan ketat paspampres. Sebelumnya, SBY juga sempat bertemu dengan mantan Presiden RI ke-3 BJ Habibie.

Menurut SBY, Indonesia tentu merasa kehilangan atas perginya Frans Seda untuk selama-lamanya. Frans telah menjadi sejarah penting bagi pengembangan demokrasi di Indonesia.

"Kita mengenal beliau adalah tokoh 3 zaman. Beliau sudah jadi menteri pada era Bung Karno. Kemudian menjadi menteri dengan berbagai portofolio pada masa Pak Soeharto, kemudian di era reformasi beliau juga berkontribusi dalam pengembangan demokrasi pembangunan di era baru ini," tutur SBY.

SBY berharap semua pihak meneladani sifat dan kepemimpinan Frans Seda yang penuh solusi dan sederhana. "Cita-cita beliau bukan hanya kewajiban keluarga untuk mengimplementasikannya, tapi juga kewajiban kita semua dan pemikiran yang baik dari para senior," tandasnya.

Frans meninggal pada Kamis 31 Desember 2009 pagi. Pria kelahiran NTT tersebut meninggal pada usia 83 tahun.(ape/Rez)

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---