Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Saturday, 12 November 2011

Pulau Komodo Masuk Daftar 7 Keajaiban Dunia!

Yayasan New7Wonders akhirnya mengumumkan tujuh lokasi keajaiban dunia untuk kategori alam. Di antara nama-nama di dalam daftar pemenang sementara ada Pulau Komodo. Selamat!
Dalam situs resmi New7Wonders, Sabtu (12/11/2011) dinihari, tertulis pengumuman bahwa nama-nama yang tercantum adalah daftar 7 keajaiban dunia sementara berdasarkan pada perhitungan suara pada 11/11/2011. Ada kemungkinan perubahan pemenang dari daftar yang ada sekarang dengan pemenang sesungguhnya nanti.
Peringkat yang dimunculkan juga berdasarkan abjad. Bukan atas dasar peringkat jumlah perolehan suara yang dikumpulkan.
Pihak panitia saat ini masih memeriksa, menghitung dan memverifikasi secara independen jumlah perolehan suara yang masuk. Pemenang resmi akan diumumkan dan dikonfirmasi pada awal tahun 2012.


Berikut ketujuh daftar 7 keajaiban dunia versi New7Wonders berdasarkan abjad:

1) Amazon
2) Halong Bay
3) Iguazu Falls
4) Jeju Island
5) Komodo
6) Puerto Princesa Underground River
7) Table Mountain

*sumber: detiknews.com

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Friday, 11 November 2011

Di Maumere, Tujuh Bayi Lahir Di Tanggal Cantik

Bayi yang Lahir "11-11-11" Diprediksi terus Bertambah
Sebanyak tujuh orang bayi lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere dengan tanggal cantik yakni tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 atau “11-11-11”. “Sampai dengan pukul 10.45 Wita ada tujuh orang bayi lahir masing-masing enam bayi berjenis kelamin perempuan dan satu orang bayi berjenis kelamin laki-laki. Dan masih ada lagi dua orang calon bayi yang akan dilahirkan. Demikian dikatakan Kepala Ruang Anggrek (Ruang Bersalin )RSUD TC Hillers Maumere Bertha M. Wora kepada inimaumere.com. Tambahnya, dua orang bayi yang akan dilahirkan akan melalui operasi caesar hari ini, Jumat (11/11/2011). Ketujuh bayi tersebut lahir normal dalam rentang waktu berbeda dari pukul 01.00 hingga pukul 07.00 Wita. Jika kedua bayi yang akan melalui operasi caesar lahir ditanggal ini maka ada 9 bayi yang lahir di tanggal cantik. Selain itu masih ada seorang ibu hamil terburu-buru diantar keluarganya ke ruang bersalin.Kepastian melahirkan hari ini masih menunggu pemeriksaan medis. Dengan demikian bayi yang dilahirkan hari ini bisa mencapai sepuluh orang bayi.

Inimaumere.com menghampiri kedua orang ibu yang baru saja melahirkan di tanggal, bulan dan tahun cantik ini.Nampak keduan wanita muda itu terkulai lemas disamping bayi mungil mereka yang terlelap. Mama Tanti, wanita asal Palue dalam kelelahan masih sempat memberi senyum ketika akan diambil fotonya. Ia baru sadar kalau hari ini menjadi hari kelahiran istimewa bagi bayinya. Wanita lugu tersebut akhirnya tersenyum lebar ketika diberitahu kelahiran bayinya mendapat tanggal cantik “11-11-11”.

Begitu pula Mama Dessy asal Waidoko, pinggiran Kota Maumere. Ia yang ditemani keluarganya berusaha menyapa dengan memberi senyum. Bayi perempuan masih lelap dalam dekapan selimut. Ia lirih mengatakan belum sempat memikirkan nama bagi bayinya terkait kelahiran ditanggal isitimewa. Ia hanya yakin kelahiran bayi pertamanya tersebut adalah berkat di tanggal cantik. “Berkat dari Tuhan,” katanya.

Kedua wanita muda bersama bayinya ini berada ditempat tidur yang diletakkan di lorong ruang bersalin bukan pada kamar perawatan usai kelahiran. Bertha M. Wora, Kepala Ruang Bersalin RSUD TC Hillers yang dikomfirmasi mengatakan ruang bersalin tak mampu menampung para ibu dan bayinya. “Jumlah tempat tidur di kamar bersalin ini ada 28 tapi membludak menjadi 42 ibu yang melahirkan. Sehingga ada beberapa yang ditampung sementara dilorong ruang bersalin. Tapi tetap dalam pengawasan kami, “ jelas Bertha.

Ketujuh bayi dalam kendisi sehat dan berada dalam pengawasan intensif dokter.

Mama Tanti yang terlihat lelah disamping bayinya cuma memberi senyum ketika ditanya nama apa yang akan diberi buat sang bayinya. Demikian pula Mama Dessy. Ya, mungkin saja mereka berpikir, apalah arti sebuah nama? Yang penting Tuhan menjaganya, hingga ia besar dan berguna bagi semua orang... selamat datang para bayi, generasi baru Maumere.

foto: Mama Dessy bersama bayinya

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Thursday, 10 November 2011

Ditelantarkan Rumah Sakit, Keluarga Pasien Ngamuk

Buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum TC Hillers Maumere Nusa Tenggara Timur, semakin meresahkan keluarga pasien setahun belakangan ini.
Ulah perawat yang terkesan cuek dan arogan, membuat keluarga pasien mengamuk dan membawa paksa pulang anaknya untuk dipindahkan ke rumah sakit lain.
Gracia, bocah berusia 5 tahun, merupakan salah satu dari korban buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum TC Hillers Maumere karena sejumlah keluarga pasien juga mengeluhkan sering diacuhkan oleh perawat.
Kristofotus, ayah kandung Gracia, mengatakan sebelumnya anaknya menjalani operasi hernia di rumah sakit itu selama empat hari dan telah diizinkan pulang. Namun karena terus menjerit kesakitan, dia membawanya kembali ke rumah sakit.

Setelah menunggu satu jam, ternyata anaknya tidak dilayani sedikit pun oleh perawat meski Gracia terus menjerit kesakitan. Kesal dengan perlakuan perawat, Kristofotus memindahkan anaknya ke rumah sakit lain.

Sementara itu, pihak manajemen rumah sakit membantah menelantarkan pasien dan telah ditangani perawat, namun masih harus menungggu petunjuk dokter dan pemeriksaan status pasien sebelumnya.

Pihak rumah sakit mengaku kekurangan tenaga medis sehingga pelayanan yang buruk selama ini karena terbatasnya tenaga. (new.okezone.com/nto)


www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Monday, 7 November 2011

Bung Langsinus, Bersepeda Motor Kampanye Pancasila Sakti Keliling Nusantara

Namanya Liberius Langsinus. Biasa disapa Bung. Sering dalam nada guyon, ia berceloteh: “hanya ada tiga bung di Indonesia, Bung Karno, Bung Kanis, dan Bung Langsinus”, hahahaaaa…. Pria lajang kelahiran Maumere, Flores NTT pada 12 Desember 1976 ini, sedang dalam rute perjalanan panjang mengelilingi Indonesia dengan naskah Pancasila berbingkai melekat di dadanya.
Bung Langsinus akan mengelilingi Nusantara, mulai dari Ende, Flores, NTT, sampai ke Aceh (Sabang), (Sabang) – Batam – Kalimantan – Sulawesi (Miangas) – Maluku – Halmahera – Papua – Timor – Rote – dan berakhir di Flores.
Entah pikiran seperti apa yang mendorong pemuda asal Maumere, NTT ini mau melakukan long march. Tetapi yang terbaca dari es-em-es berantainya kepada semua orang yang mengenalnya, Bung Langsinus menulis demikian: “Di dalam jiwaku yang kecil, tubuhku yang hina dan rapuh ini, tersayat hati dan batinku melihat penderitaan rakyat kecil yang kelaparan, dan perilaku pejabat-pejabat yang korup di ini Republik. Celakalah engkau jika di dadamu tertancap simbol Burung Garuda Pancasila yang anggun dan wibawa tetapi sikap dan perilakumu menjijikkan karena jiwamu kerdil dan rapuh…! Wahai saudara saudari sebangsa dan setanah air Indonesia, marilah kita tegakkan nilai-nilai luhur Pancasila secara murni dan konsekuen."


Sejarah lahirnya Pancasila, Bung Karno mendapat ilham Pancasila di Ende. Ini adalah intisari tema Perjalanan Keliling Indonesia dengan start awal tanggal 1 Oktober 2011 dari Ende, Flores, NTT dengan Sepeda Motor Supra Fit X, Nomer Polisi: DH 2557 ZA”.

Saat ini Bung Langsinus sedang berada di Monumen Tugu Proklamasi, Jakarta. Seperti informasi yang dikirim melalui pesan singkatnya, dari Ende, Flores, Bung Langsinus menempuh rute: Sumbawa – Mataram (Lombok) – Denpasar (Bali) – Banyuwangi – Situbondo – Probolinggo – Pasuruan – Porong – Sidoarjo – Surabaya – Mojokerto – Jombang – Batu – Malang – Blitar – Kediri – Nganjuk – Ngawi – Solo – Klaten – Jogjakarta – Magelang – Semarang – Cirebon – Bandung – Cianjur - Bogor, dan sekarang berada di Jakarta.

Melalui Face Book (FB)-nya dan layanan pesan singkat, Bung Langsinus menulis demikian: “Acara pelepasan Kampanye Pancasila Sakti Keliling Nusantara Indonesia oleh Bupati Ende dan Komandan Kodim Ende berlangsung hikmat dan sukses di lapangan Pancasila Ende, 1 Oktober 2011. Dasar NKRI, Pancasila telah dikhianati”.

Tanggal 28 Oktober 2011, Bung Langsinus mengirim lagi pesan singkat ke mana-mana. Berikut isi pesan singkatnya: “Masa depan bangsa adalah kewajiban kita anak bangsa yang siap dan rela berkorban untuk memperjuangkan cita-cita luhur Bangsa Indonesia. Mari kita mendoakan jasa-jasa para Pahlawan Bangsa Indonesia dengan mengucapkan Sila Pertama Pancasila tiga kali. Mari kita merayakan Hari Sumpah Pemuda 28-10-2011 dengan mengheningkan cipta cukup 1 menit. Dari jalan Matraman Raya, Jakarta, Bung Langsinus – Relawan Kampanye Pancasila Sakti Keliling Nusantara Indonesia. Salam MERDEKA”.

Pada tanggal 03 Nopember 2011, Bung Langsinus mengirim pesan singkat berikut ini: “Pada tanggal 1/11/2011, Bung memberi ceramah Pancasila Sakti bersama siswa-siswi SD Amir Hamzah Menteng Jakarta Pusat, bertempat di Monumen Tugu Proklamasi, setelah selesai wawancara dengan wartawan Media Indonesia. Bung sangat terharu ketika beberapa dari anak-anak SD menangis… dan anak-anak ini minta mau ikut Bung keliling Nusantara Indonesia”.

Bung Langsinus bersama anak-anak SD Amir Hamzah Menteng, Jakarta Pusat, di lokasi Monumen Tugu Proklamasi.

Wah, Bung Langsinus, semangatmu luar biasa! Mudah-mudahan ide long march-mu ini bisa membawa perubahan bagi seisi Nusantara dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara. Para wakil kita di Senayan juga saat ini sedang ke mana-mana, ke seluruh penjuru Nusantara dalam rangka pemasyarakatan empat pilar kebangsaan. Anda juga sedang mengambil peran itu untuk pemasyarakatan salah satu pilar, Pancasila.

Berjalanlah sampai tujuan, kampanyekan seisinya, dan berkorbanlah sehabisnya. Minimal satu orang bisa berubah, dan yang pasti, kiprah dan semangat juangmu sudah tercatat di kitab tua!(Fritz Berkanis/Kompasiana)

foto/fritz berkanis: Bung Langsinus, saat pelepasan Kampanye Pancasila Sakti Keliling Nusantara oleh Bupati Ende, pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila, tanggal 1 Oktober 2011 di Lapangan Pancasila, Ende

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Hasanudin Kini Mulus

Ruas jalan di sepanjang jalur Jalan Hasanudin Maumere kini telah beraspal mulus. Pengendara kendaraan tak lagi bergoyang ria dan bersusah payah melewati kawasan yang dulu dikenal berlobang dan berbahaya bagi pengendara. Sejak dua hari lalu, Sabtu (5 /11/2011), aspal berhotmix tersebut sudah bisa dilewati setelah pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum merealisasikan keinginan warga. Proyek yang dikerjakan ini berlangsung sebulan lebih dan warga setempat di Keluarahan Beru, Kecamatan Alok Timur memberikan apresiasi bagi pemerintah daerah karena telah memperbaiki jalan. Sebelum berlangsungnya proyek tersebut, warga yang tinggal di sepanjang jalur jalan tersebut melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang dibeberapa titik Hasanudin. Protes tersebut dilakukan akikbat kekecewaan warga setempat kepada pemerintah daerah karena tidak memperbaiki Hasanudin. Jalur jalan Hasanudin yang berada di dalam kawasan kota terkenal berlobang sejak lama. Jika hujan turun, jalur tersebut sangat becek dan licin. Dan jika panas, debu-debu berterbangan sehingga menggangu aktivitas warga.


Sebelumnya, seperti dikutip dari Flores Star, Selasa (1/11/2011), Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Sikka, Fred Djen menegaskan jalan di Kampung Beru tersebut telah ditimbun material sehingga tidak mengalami kerusakan pada musim hujan. Menurutnya, jalan yang dikerjakan tersebut merupakan ruas jalan di tengah Kota Maumere dimana pengerjaan jalan tersebut menggunakan APBD 2011 Pemkab Sikka.

“Ruas jalan yang dikerjakan semuanya menggunakan dana APBD 2011. Jadi, jalan di Beru akan diperbaiki sampai depan TK Pantirini Maumere tepatnya di ujung Jalan Ahmad Yani. Di TPI akan diperbaiki baik bagian kiri dan kanan menuju TPI termasuk Jalan Benteng di Misir,” demikian dikatakan Fred seperti dikutip dari Flotres Star.

Untuk saat ini, jalan di sekitar TPI (Tempat Pelelangan Ikan) sudah beraspal mulus. Begitu juga menuju TK Pantirini yang sebelumnya berlobang dibeberapa ruasnya.

Kini pengendara bisa melewati ruas Hasanudin dengan mulus. Tapi warga setempat juga mengkhwatirkan arus lalulintas. Kendaraan yang melintas, terutama sepeda motor kadang berkecepatan tinggi yang berbahaya bagi penduduk sekitar terutama anak-anak kecil.

www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Saturday, 5 November 2011

Direktur N7W: Ada Pejabat RI Tersinggung

Tanpa N7W, Pemerintah Dukung Kampanye JK
Direktur New7Wonders, Jean Paul de La Fuente, menduga polemik di Indonesia terkait keikutsertaan Komodo dalam kompetisi 7 keajaiban dunia, berawal dari ulah salah seorang pejabat pemerintah Indonesia yang merasa tersinggung.
“Pejabat pemerintah itu tidak terima Indonesia dihapus dari daftar penyelenggara Malam Deklarasi Kemenangan New7Wonders. Setelah kami coret, dia menyerang kami. Secara ego, sepertinya dia tersinggung,” kata Paul dalam telekonferensi via Skype dengan para jurnalis Indonesia di Aula Kantor Pusat PMI, Jumat 4 November 2011.
Padahal, lanjut Paul, pejabat itu sebelumnya juga pernah bekerja sama dengan N7W. “Pejabat itu adalah orang yang sama, yang selama dua tahun pernah bekerja sama baik dengan kami. Tapi setelah Indonesia dicoret, dia menyerang kami,” ujar Paul lagi.
Paul menduga, ada upaya dari pejabat pemerintah terkait untuk melakukan aksi balas dendam terhadap N7W. “Pejabat itu bahkan menyewa pengacara di Swiss dengan biaya sangat mahal. Apakah ini cara yang benar untuk menggunakan uang rakyat,” kata Paul balas bertanya.


Indonesia dihapus dari daftar penyelenggara Malam Deklarasi Kemenangan New7Wonders, setelah menolak membayar sejumlah uang yang disyaratkan N7W untuk menggelar Malam Deklarasi Kemenangan N7W tersebut.

Beberapa waktu lalu, Wakil Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar menjelaskan bahwa hubungan N7W dengan pemerintah RI awalnya tidak bermasalah. “Namun belakangan, kementerian mengetahui bahwa rekam jejak yayasan ini tidak baik,” kata Sapta. (umi/VIVAnews)
-------------------------------------------------------------------------------------
Uang Hasil SMS Komodo Siap Diaudit
JAKARTA,TImex - Polemik Komodo di perhelatan The New 7 Wonders (N7W) terus bergulir. Perdebatan tidak berhenti pada ada tidaknya kantor yayasan N7W yang disebut-sebut milik Bernard Weber itu.

Sindiran nasionalisme buta dan kemana larinya rupiah yang dikirimkan masyarakat melalui vote SMS juga makin kompleks. Tidak mau terus menjadi bulan-bulanan masyarakat yang kontra terhadap cara memenangkan Komodo melalui SMS, tim Pemenangan Komodo pimpinan Emmi Hafild siap bertanggung jawab. Caranya, menjanjikan bahwa SMS yang masuk akan di audit oleh auditor kredibel. "Auditornya yang biasa pegang BUMN," ujar Emmi kemarin (3/11).

Dia memastikan, audit tersebut untuk memupuk kepercayaan terhadap tim pemenangan yang terkikis oleh black campaign. Rencananya, auditor bakal langsung dilakukan setelah 11 November atau setelah pengumuman berlangsung. Namun, sekali lagi dia belum tahu pasti berapa jumlah SMS yang memberikan suara untuk Komodo.

Emmi menjelaskan, melalui pola transparasi itu diharapkan semuanya bisa terbuka. Termasuk tudingan bahwa timnya ikut "memakan" uang SMS yang tarifnya sempat menyentuh Rp 1.000 itu. Dia memastikan tidak bakal ada sepeser rupiah dari SMS yang masuk ke tim. "Yang ada, karena black campaign kami kesulitan mencari sponsor," tuturnya.

Tudingan miring itu memang kerap muncul lantaran aneh jika pengukuhan N7W dilakukan melalui SMS. Sehingga, terkesan penganugerahan yang digagas oleh Bernard Weber itu hanya mengeruk keuntungan dari SMS konten premium.

Apalagi, diawal kemunculan proyek SMS dukungan Komodo itu pulsa yang berkurang adalah Rp 1.000. Berbeda dengan saat ini yang bisa ditekan hingga Rp 1. Bahkan, kabarnya saat masih Rp 1.000 jumlah SMS yang masuk mencapai sejuta. Jika dikalkulasi, maka total duit yang dikeluarkan mencapai Rp 1 milyar.

Emmi menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya masih berhutang kepada para content provider. Hilangnya dukungan pemerintah membuat pihaknya harus mencari dana sendiri. Dia mengakui jika pihaknya selama ini mencari dana sendiri dan pengurangan tarif SMS merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) provider.

Head of Corporate Communication PT XL Axiata Febriati Nadira juga memberikan jaminan itu. Dia mengatakan jika SMS yang dikirimkan pasti diaudit. Terkait apakah biaya SMS Rp 1.000 dan Rp 1 akan masuk ke beberapa pihak, termasuk operator, dia menyangkalnya. "Tidak ada itu," katanya.
Dia lantas menjelaskan, program vote Komodo saat ini dijadikan operator XL sebagai sarana CSR. Tidak lagi membicarakan masalah untung dalam pengiriman SMS tersebut. Kalau pun masih ada operator yang mengenakan biaya Rp 1, menurutnya wajar karena pihak CP membutuhkan biaya untuk sistemnya.

Namun, dia memastikan jika para operator sepakat untuk menekan biaya SMS vote Komodo menjadi sangat rendah. Itu dilakukan supaya jumlah SMS yang memilih hewan purba itu melonjak. Sebab, saat masih berlaku tarif Rp 1.000 peminatnya sangat sedikit. "Begitu Pak Jusuf Kalla menjadi duta dan menurunkan tarif, SMS-nya melonjak," ungkapnya.

Saat masih Rp 1.000, Febriati juga menuturkan tidak seratus persen menjadi keuntungan provider telekomunikasi dan content provider (CP). Digambarkan, biaya per SMS itu digunakan untuk biaya network, biaya komunikasi seperti iklan dan sisanya untuk konservasi Komodo. "Tetapi, sejak 15 Oktober kami sepakat digratiskan demi nasionalisme," jelasnya.
Terpisah, Jusuf Kalla (JK) saat menghadiri wisuda pascasarjana UGM di Jalan Saharjo Jakarta tetap ngotot apa yang dilakukan selama ini benar. Imbauan agar SMS tidak terus dilakukan oleh Dubes Indonesia di Swiss Djoko Susilo tidak dihiraukan. Dia mengatakan kenapa Rp 1 saja diributkan.

Menurut mantan wakil presiden itu, wajar jika CP menarik biaya dari SMS yang dikirimkan masyarakat. Namun, JK mengatakan masyarakat harusnya bisa bersyukur karena biaya yang dikeluarkan saat ini lebih murah. Sayang, saat disinggung kemana larinya uang SMS, dia mengaku tidak tahu. "Kalau ditanyakan kemana Rp 1, tanyakan saja sama operatornya," tukas pria yang juga ketua umum PMI itu.

Dia menjamin, uang hasil SMS yang dikirimkan tidak untuk kepentingan tim pemenangan Komodo. Dia juga menambahkan, masalah ini menjadi pelik karena adanya miskomunikasi.
Dikatakannya, Menbudpar saat Indonesia mendaftarkan Komodo ke N7W, yakni Jero Wacik, tidak mendapat info yang benar dari stafnya. Oleh sebab itu, dia menilai pemerintah terburu-buru menyanggupi menjadi host dan siap membayar USD 10 juta untuk malam final. Namun, ujung-ujungnya pemerintah malah membatalkan.

Di bagian lain, Jero Wacik yang pernah getol mengampanyekan Pulau Komodo sebagai salah satu keajaiban dunia saat masih menjabat sebagai Menbudpar, menyatakan tetap mendukung langkah JK mempromosikan Pulau Komodo. “Pak JK sekarang menjadi dutanya. Saya dukung beliau,” kata Wacik.

Promosi Pulau Komodo, lanjut dia, tetap harus berlanjut meski saat ini ada polemik mengenai keberadaan yayasan N7W. “Promosinya harus jalan terus,” tegas Wacik yang saat ini menjabat menteri ESDM.

Namun di mata pria kelahiran Singaraja, Bali itu, N7W merupakan yayasan yang tidak kredibel. Dengan pertimbangan itu, saat masih menjabat menbudpar, dia pernah menyatakan menarik diri keikutsertaan Indonesia yang diwakili Pulau Komodo dalam kontes keajaiban dunia tersebut.
Pada Desember lalu, pihaknya keberatan jika harus mengeluarkan dana dalam jumlah besar dalam kontes tersebut. Indonesia harus membayar komitmen fee sebesar USD 10 juta. Selain itu, Indonesia yang ditawari sebagai tuan rumah, diperkirakan Indonesia juga masih harus merogoh kocek lagi senilai USD 35 juta. Sehingga total sekitar Rp 450 miliar. “Saya nggak mau,” kata Wacik.

Dengan hitung-hitungan belum tentu menang, nominal tersebut dirasa sangat besar. Sebab, saat itu, dari 28 nominasi tersebut, masih akan di-vote lagi untuk menentukan tujuh keajaiban dunia. “Saya hitung-hitung, layak nggak mengeluarkan Rp 450 miliar untuk promosi menjadi tuan tumah yang belum tentu menang. Kayaknya nggak sampai hati lah,” jelas Wacik, saat itu.
Hal itu lantas membuat Pulau Komodo terancam dicoret dari kontes N7W. Nah, dengan pertimbangan itu, Wacik menilai yayasan tersebut tidak kredibel. Sebab, pemilihan itu tidak ubahnya sebagai bisnis.

Saat itu, Wacik juga tidak risau meski diancam dicoret dari kontes. Sebab, sejak ada pemilihan N7W tersebut, jumlah kunjungan ke Pulau Komodo menunjukkan peningkatan hingga angka 400 persen.
Pakar Komodo Prof Putra Sastrawan berharap polemik SMS bisa segera berakhir. Daripada energi terbuang untuk memperdebatkan N7W, menurutnya bangsa lebih baik langsung mengurusi Komodo kalau memang niat mengurus hewan tersebut. "Selama ini biaya penelitian lebih banyak dari Jepang daripada negeri sendiri," ungkapnya.

Dia juga menyampaikan jika konservasi Komodo sendiri lebih membutuhkan biaya untuk melestarikan mereka. Menurut dia, selembar sertifikat atau plakat yang harus ditebus dengan mengumpulkan SMS tidak terlalu penting bagi kelangsungan hidup yang hanya tinggal 2.500 ekor itu. (dim/wir/fal/kuh/agm/jpnn/imo)

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

TENUN NTT, SALAH SATU KEKAYAAN BANGSA

Kerajinan tenun nusa tenggara timur merupakan aset budaya yang luar biasa. Selain sangat beragam motifnya, tapi proses pembuatannyapun tidak mudah dan tidak sembarangan yaitu : melalui proses ritual atau doa sakral, kain tenun NTT bukan sekedar kain biasa, dan kain tersebut memiliki sejarah dan nilai yang tinggi.
Ketika melewati kampung tua As Manuela dikecamatan sasita mean kabupaten Belu, NTT. Misalnya tim beritadaerah bertemu dengan para perajin perempun yang membuat kain tenun dari benang yang dipintal sendiri dari kapas.
Pada era 1990 an kegiatan memintal semacam itu masih kelihatan dimana-mana, terutama saat para gadis dan wanita dewasa pergi-pulang dari pasar. Sambil berjalan kaki, dengan junjungan dikepala, mereka memintal benang dari kapas lojal. Kini pemandangan tersebut sudah langka terlihat karena tergusurnya benang industri.
Seperangkat alat tenun kuno yang disebut : bninsa. Digunakan untuk membuat sebuah kain tenunan, bahkan sebuah selendang pria atau tais yang terbuat dari benang lokal harganya sangat mahal bahkan paling murah kira-kira Rp 5 juta per lembar.




Harganya mahal dikarenakan pengerjaannya sangat lama dan lebih dari setahun. Kita mungkin sedikit kaget dengan harga sebuah tersebut tetapi harga tersebut tidak sebanding dengan proses pengerjaan yang sangat panjang dan dibutuhkan ketelitian dan kesabaran yang penuh.

Bahkan banyak hal dilakukan oleh mereka adalah menanam sendiri kapas dipekarangan, dan biasanya hasilnya sangat terbatas, kalau menenun dengan benang dari kebun sendiri, harus menunggu bertahun-tahun hingga cukup untuk selembar kain.

Sedangkan diEnde ada jenis tenun yang tidak bisa sembarangan dapat dipakai. Dan kain terbut dapat dipakai oleh kalangan tertentu seperti keluarga tertua adat ( mosalaki ). Menurut kepala museum tenun ikat diEnde, Ali Abubakar Pae, pembuatan kain tenun ini umumnya dilakukan secara rahasia dan dilakukan dengan ritual atau doa khusus guna mendapatkan perlindungan leluhur. Bahkan umumnya dilakukan dengan ritual atau doa khusus guna mendapatkan perlinungan leluhur.

Umumnya masyakat Ende dipesisir selatan memanjatkan doa khusus itu pada petang atau malam hari didalam rumah. Bahkan biasanya sarung yang dipakai oleh seorang perempuan biasanya menunjukan kepribadian pemakainya, sarung yang dipakai bukan sarung biasa atau harian melainkan yang jarang digunakan. Ini menunjukan pemakainya bukan sembarangan melainkan orang yanh nerwibawa, bermutu dan berkepribadian baik, seperti sarunh yang dipakainya. Selain proses yang panjang dan rumit didalam membuatnya maka alasan lain adalah motif tenun NTT juga unik dan beragam . Hampir semua daerah diNTT memilki kerajinan tenun. Bahkan menurut berita yang ada adalah istri almarhun Frans Seda telah menggunakan sekitar 1000 kain tenun ikat NTT dari pulau Timor, sumba sampai Flores.

Motif kain tenun NTT sanagat banyak bahkan antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya sangat banyak, antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya berbeda-beda. Bahkan menurut hasil penelitian menurut Romo Bosco dipulau flores menyimpulkan ada dua kategori besar tenun, jemis ikat tradisional dan sulam songket. Jenis ikat menyebar dari flores bagian tengah, dari kabupaten Ende, hingga kabupaten flores Timur sampai lembata. Adapun tenun sulam songket banyak dibuat dari kabupaten Nagekeo sampai Manggarai barat.

Warna kain tenun ikat dihasiljan oleh pewarnaan kain baik dengan bahan alam ( mengkudu atau nila ), maupun bahan kimia. Warna kain tenun sulam dihasilkan dari proses penyulaman benang-bennag yang beraneka warna. Dan tiap kain tenun diberi nama oleh pembuatnya.

Menurut berita yang ada ROMO BOSCO, motif kain tenun diFlores beradasarkan catatan sejarah merupakan turunan dari motif Patola, india seperti gajah, bunga, burung yang kemudian berkembang dengan beragam variasi.(JackKkoshanNarotama/beritadaerah)

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---