Tuesday, 1 March 2016
ASSB Menuju Sikka Gudang Pemain Bentuk Pemain Sejak Usia Dini
Mendapatkan pemain instan untuk sebuah turnamen, sangat mudah. Dengan fasilitas yang lengkap dan sedikit uang, pemain sekelas apapun pasti bisa didapat. Dan, prestasi pasti dengan mudah diraih.
Siapapun pelatihnya, kalau pemainnya berkualitas, pasti bisa meraih juara. Namun prestasi itu tidak akan lama bertahan. Sebentara lagi, setelah era itu lewat, prestasi pun akan pergi dari kita.
Hal ini tentu tidak dilakukan oleh seorang pelatih yang tahu pentingnya regenerasi pemain.
Pembinaan sejak dini usia, sangatlah tepat untuk sebuah prestasi yang berkesinambungan. Dan, sepakbola Kabupaten Sikka sudah memulainya.
Diprakarsai pelatih asal Kediri, Jawa Timur, M. Sukron, Erick Beda Sabon dan Leonard Bulin, mereka kemudian mendirikan Asosiasi Sekolah Sepakbola (ASSB) Kabupaten Sikka. Tepatnya 1 Desember 2014, ASSB Sikka resmi terbentuk. Hingga saat ini, sudah ada lima SSB yang tergabung dalam ASSB Kabupaten Sikka.
Lima SSB di Kabupaten Sikka itu, yakni SSB Maumere Muda (Kota Maumere), SSB Bintang Timur (Kecamatan Talibura), SSB Egon (Kecamatan Waigete), SSB Kewapante (Kecamatan Kewapante), SSB Alba Junior (Kecamatan Alok Barat, Nangahure) dan SSB Winola (Kota Maumere).
"Saya yakin, lima tahun lagi PSSI Sikka akan kesulitan untuk seleksi pemain. Potensi pemain muda di Sikka ternyata sangat banyak. Saya punya mimpi, suatu saat Sikka harus jadi gudang pemain," kata Sukron di Kupang, Minggu (21/2/2016).
Baru berusia dua tahun, Sukron maupun Ketua ASSB Sikka, Erick Beda Sabon belum mau sesumbar. Namun keduanya sangat yakin bahwa impian itu bakal tercapai, meski lewat proses yang panjang dan melelahkan.
"Tidak gampang untuk menghasilkan pemain. Tapi keyakinan kami ada karena dukungan masyarakat Sikka sangat luar biasa," kata Sukron.
Erick mengatakan, pihaknya akan terus menambah jam terbang para pemainnya dengan mengikuti berbagai turnamen lokal hingga nasional. Pengalaman turnamen yang sudah diikuti, yakni Bali Island Cup di Jimbaran Bali, Desember 2015, kualifikasi Danone Nation Cup di Kupang 2016 dan berbagai turnamen lokal di Kabupaten Sikka. (eko)
Pengurus ASSB Sikka
Ketua: Erick Beda Sabon
Wakil Ketua : Kons Saru
Sekretaris : Florianus Ntanguk
Bendahara : Yenci Buko
Bidang Pertandingan : Hermanus Woghe Gelo, Yanto, Alan, Floren
Bidang Kepelatihan : Orlando Lekekasa, Leonard Bulin, Eka Caesar, Jimmy Carvallo
Bidang Humas dan Dana: Edy Sasongko, Yustianus, Vinsensius Manu
Bidang Sarana & Prasarana : Arkadius Tara
Bidang Perwasitan: Fabianus Jeffry Dey
(sumber berita: Pos Kupang)
Foto-foto Erick Beda Sabon"
Diposkan oleh Megu Nora Au di 14:21 0 comments
Label: Berita
SERUPA Gelar Pameran Seni
![]() |
| Pelukis Franks Paulo dilatari karya seni lukis sket |
Selain memamerkan karya seni dan fotografi, belasan musisi akustik ikut andil mmenyegarkan ruang pameran. Kehadiran para seniman tersebut tak ayal turut memeriahkan pegelaran yang dibuka oleh Bupati Sikka, Drs. Yos Ansar Rera.
Saban hari ruang pameran terus didatangi para penikmat seni dan fotografi. Selain melihat karya yang dipamerkan, di tempat tersebut juga pengunjung bisa menyaksikan langsung para seniman yang sedang melukis.
Kegiatan ini dimulai sejak tanggal 20 Februari dan ditutup 29 February 2016 oleeh Sekda Sikka Frans Sili Tupen.
Diposkan oleh Megu Nora Au di 14:05 0 comments
Label: Berita
Keindahan Alam Maumere Jadi Lokasi Filem
![]() |
| Salah satu pengambilan adegan di Kampung Sikka |
Keindahan alam Kabupaten Sikka, NTT yang belum diketahui banyak orang memantik sutradara Nia Dinata memilih cerita filem "Tiga Dara" di tempat ini. Sejak tangga pertengahan February 2016 sutradara yang pernah mebesut "Berbagi Suami" dan "Arisan" bersama kru dan para pemeran menjejakkan kaki di Maumere.
Syuting dimulai di Pasar Waerkoja, Capa Hotel, Koka Beach, Kampung Sikka, Pangabatang Island serta lainnya.
“Gue emang pingin eksplore daerah di Indonesia yang indah dan masih jarang dikenal oleh wisatawan, seperti Maumere ini.” kata Nia Dinata saat ditanya mengapa memilih Maumere sebagai setting film terbarunya. Maumere dirasa daerah yang ideal untuk memenuhi niatannya tersebut, dari mulai pesona alamnya yang menawan hingga kultur penduduk setempat yang masih kental membuat Nia Dinata makin jatuh hati.
“Saya akan mengeksplor kebudayaan, alam dan musik-musiknya (Maumere) juga karena ternyata alat musik mereka menarik banget. Jadi ada unsur-unsur musiknya yang bisa dipake,” tambah sutradara Arisan! dan Berbagi Suami ini. Pemilihan Maumere juga disesuaikan dengan tema cerita yang diangkat Nia dalam film terbarunya ini. Selain itu, Nia juga memang mencari pantai yang belum banyak dieskplor di media sosial.
Film terbaru Nia akan mengangkat persoalan tiga perempuan kakak-beradik yang merasa Jakarta adalah tempat kelahiran yang sangat sesak. Karena mencintai laut, kakak beradik ini pun kemudian memilih pekerjaan yang sesuai dengan passion mereka di Maumere.
“Kita nyari laut yang memang nggak mainstream dan nyari tempat yang nggak basi di Indonesia yang orang-orang belum banyak taruh di Instagram atau socmed,” ucapnya.
Kehebohan syuting Tiga Dara di Maumere kian menjadi dengan pemilihan para pemeran figuran yang diambil dari kalangan warga lokal, Tak ayal moment tersebut menjadi bagian cerita hangat warga Maumere.
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 12:46 0 comments
Label: Berita
Wednesday, 2 December 2015
Mengapa Harus Ke Pangabtang
![]() |
| Pangabatang/foto Barry Kusuma |
Pulau ini termasuk pulau mungil yang masih asri. Jarak selatan utara sangat dekat. Bahkan kita bisa menjelajahi pulai ini dengan jalan kaki tak sampai sejam.
Pulau pasir yang kerap muncul menjadi pesona lainnya dari Pangabatang. Sunset dan sunrise yang mempesona, terumbu karang di beberapa titik. Jarak ke Pulau Babi yang tidak jauh untuk melihat kecantikan panorama lainnya. Ketika musim angin tenang, air lautnya nampak bening menghanyutkan.
Di bagian barat terdapat perumahan warga keturunan Bajo yang tetap menggunakan bahasa Sikka dan bahasa Bajao sebagai bahasa sehari-hari, ada banyak pohon untuk berteduh sembari bersantai membakar ikan dan lainnya, Pangabatang merupakan salah satu destinasi yang paling menark di Gugus Teluk Maumere.
Akses:
Bisa lewat Pesisir Maumere atau lainnya, namun ongkos sewa kapal akan mahal karena jarak.
Akses yang biasa dilakukan lewat pesisir Nangahale di Kec. Talibura. Disini ada dermaga kapal nelayan dan penumpang.
Jarak tempuh rata-rata 45 menit tergantung kecepatan kapal. Biasanya harga sewa kapal ke Pangabatang Rp 300-400 ribu rupiah pp, tergantung besar kecil kapal. Ada yg meminta Rp 500 ribu, pandailah memilah. Kapal sewa biasa berada di sekitar dermaga.
Kapal yang digunakan dihitung sewa kapal bukan perpenumpang. Misalnya harga kapal di atas ter
masuk berpergian seharian, berangkat pagi pulang sore, atau siang pulang magrib. Harga diatas dihitung rombongan yang pergi.
Jangan pergi disaat bulan-bulan angin kencang, misalnya desember hingga maret, selain gelombang tinggi, banyak sampah bawaan ombak di pesisir pantai, Gelombang yang besar terasa kurang nikmat berpiknik, awan ditutupi mendung. Sunset terhalang.
Siapkan bekal dari darat karena di Pangabatang tidak ada kios atau supermakert.
Jika beruntung di perjalanan sore saat pulang, kita akan di iringi rombongan lumba-lumba di sisi kiri kanan kapal, Atraksi semburan ikan paus juga kadang muncul di perairan Pangabatang.
Pangabatang yang saat kini kerap muncul di televisi sepertinya masih belum mendapat perhatian lebih, terutama kenyamanan bepergian. Kapal-kapal yang kita gunakan menuju Pangabatang sebagian besar merupakan kapal pencari ikan yang disulap menjadi kapal penumpang turis.
Maka nikmatilah perjaanan sembari berharap pemerintah mengelolah destinasi ini dengan lebih serius, salah satunya menyiapkan kapal penumpang wisata khusus melayani perjalanan trip wisata bahari dengan harga sewa yang sudah ditentukan..selamat menikmati..!
Pulau Pangabatang
foto by Barry Kusuma
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 11:40 0 comments
Label: Jalan-Jalan , SerBa sErBi..
Monday, 30 November 2015
FTM 2016 Bagian dari Promosi Keindahan Bawah Laut Maumere
Bupati Kabupaten Sikka, Drs. Yos Ansar Rera mengatakan pada tahun 2016 Pemda Sikka melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka akan meluncurkan kegiatan berbasis event, yakni: FESTIVAL TELUK MAUMERE TAHUN 2016 (FTM 2016). FTM 2016 bertujuan mempromosikan keindahan alam Taman Wisata Laut Teluk Maumere, yang menjadi destinasi unggulan pertama yang tercatat dalam masterplan pengembangan pariwisata Kab. Sikka, RIPPARDA.
Bupati saat konferensi pers yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Sikka, Kantor Bupati Sikka, Jalan Eltari Maumere menambahkan, FESTIVAL TELUK MAUMERE 2016 terdiri atas beberapa paket program atau kegiatan yang diluncurkan pada hari Selasa tanggal 10 November 2015 dan memuncak pada 6 – 11 Juli 2016.
Menuju FTM 2016 tersebut, beberapa kegiatan pendahuluan dilakukan untuk mendukung momentun FTM 2016, seperti:
1.Selasa, 10 November 2015:
peluncuran eventFestival Teluk Maumere 2016, bertempat di Pusat Jajanan dan Cendera Mata (PJC); dan
Seminar Tenun Ikat Sikka, bertempat di Aula Mardiwiyata.
2.Rabu, 11 November 2015:
Pagelaran Tenun Ikat Sikka, yang menampilkan 1000 penenun dalam aktivitas menenun, bertempat di halaman Kantor Bupati, Jln. El Tari;dan
Lomba Fashion Show
Busana Tenun Ikat Kabupaten Sikka, di tempat yang sama.
3.Mei 2016:
Kampanye Sadar Wisata; dan
Penanaman Anakan Mangro
4.Juni 2016:Tourism Rally menelusuri obyek-obyek wisata Kabupaten Sikka
5.Juni 2016:Pentas Seni Budaya dan Konser Musik Etnik Kabupaten Sikka.
6.Rabu 6 Juli 2016 s/d Senin 11 Juli 2016: diselenggarakan Lomba Foto Bawah Laut Internasional, dengan kategori:
a.DSLR WHITE (Digital Single Lens Reflexion)
b.DSLR Micro
c.Pocket White
d.Pocket Micro
e.Konservasi
Lomba tersebut di atas memperebutkan total hadiah Rp. 400.000.000 (empat ratus juta rupiah)
Bagi Peserta Lomba disiapkan paket tour gratis ke obyek wisata Kabupaten Sikka dan Taman Nasional Danau Kelimutu.
Peminat Lomba dapat mendaftarkan diri melalui:
1. Facebook : festival teluk maumere
2. Twiter : @ festival teluk
3. Email : festival teluk maumere2016@gmaill.com
1. Facebook : festival teluk maumere
2. Twiter : @ festival teluk
3. Email : festival teluk maumere2016@gmaill.com
*******
Teluk Maumere pernah menjadi salah satu icon diving dunia pada tahun 1980-an. Kala itu sentuhan Bapak (almarhum) Frans Seda, menghasilkan lomba foto bawah laut tingkat internasional yang berlangsung tiap tahun di Taman Wisata Laut (TWL) Teluk Maumere. Hal ini karena fakta adanya aneka jenis terumbu karang indah tempat beragam-ragam spesies ikan serta biota laut lainnya yang terdapat dalam kawasan TWL Teluk Maumere.
Sayang, di tanggal 12-12-1992, gempa tektonik 6,8 SR dan tsunami 8 meter memporak-porandakan surga mungil di Perairan Teluk Maumere itu.
Namun, bencana gempa tektonis itu justru ibarat “menata ulang” kontur landscape bawah laut kita. Hasil pengamatan para penyelam akhir-akhir ini melaporkan, secara struktural, terdapat berbagai patahan dan terciptanya palungan, yang menciptakan kontur bawah laut yang menakjubkan.
Lebih dari itu, perjuangan gigih konservasi terumbu karang selama 20 tahun lebih, sejak 1993 hingga kini, telah membuahkan hasil memuaskan. Di banyak tempat penyelaman (spot diving),terumbu karang bertumbuh-berbunga indah dalam aneka jenis dan warna serta ukuran, membentuk taman laut elok dengan aneka ikan hias khas.
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 12:41 0 comments
Label: Berita
Penenun Sikka Pecahkan Rekor MURI, Menyongsong FTM 2016
![]() |
| Pecah Rekor MURI/Koleksi Disbudpar Sikka |
Kabupaten Sikka, NTT berhasil menciptakan rekor menenun terbanyak di Indonesia. Tercatat ada 1.321 penenun berasal dari Lima Etnis Kabupaten Sikka.yang ikut gala tenun di halaman Kantor Bupati Sikka, Jalan Eltari.
Museum Rekor Indonesia (MURI) turut hadir mencatat kegiatan tersebut sebagai rekor penenun terbanyak di Nusantara.
Pagelaran Tenun Ikat Sikka Serentak dan terbanyak diikuti gelaran Pemakai Busana Tenun Adat Sikka Terbanyak merupakan salah satu bagian dari berbagai kegiatan dalam rangka menyongsong kegatan akbar Festival Teluk Maumere 2016 yang diadakan Pemkab Sikka melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka..
Bupati Sikka, Drs. Yos Ansar Rera, saat menyampaikan sambutan di awal kegiatan mengatakan Tenun ikat Sikka bukan hanya selembar hasil kerajinan para perempuan Sikka dan tidak saja sebentuk buah karya peradaban warisan leluhur. Ia mengatakan Tenun ikat Sikka adalah juga sebuah karya filsafat.
"Sebagai misal motif “Dala Mawa Rani”, melambangkan Yang Transenden, yang dalam agama animistis lokal disapa hormat Ina Nian Tana Wawa Ama Lero Wulan Reta, yang dalam agama-agama wahyu disebut Tuhan," jelas Bupati.
Di samping itu, kain tenun ikat Sikka pun memiliki makna kultural sebagai mahar dalam adat perkawinan.
Ia pun digunakan sebagai tonggak penanda periodisasi perkembangan manusia, khususnya kaum perempuan. Ada sarung tenun ikat dengan bentuk dan gambar yang dipakaikan pada para gadis, ada yang diperuntukkan bagi wanita yang baru menikah, dan adapula khusus untuk perempuan sepuh. Maka boleh dikata, tenun ikat Sikka, adalah jiwa Kabupaten Sikka, demikian Bupati Ansar Rera.
Hadir dalam kegiatan akbar pemecaan rekor MURI tersebut yakni Ibu Hajah Mufidah Jusuf Kalla, Presiden ke-V Megawati Soekarnoputri bersama rombongan, Ibu-ibu Organisasi Aksi Era Kabinet Kerja, Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Sikka, Anggota FORKOMPIMDA Sikka, Tim Musium Rekord Indonesia (MURI), Tim KATALIA Jakarta serta warga Kabupaten Sikka.
![]() |
| Rekor dari MURI utk Kabupaten Sikka diterima Bupati Ansar Rera |
![]() |
| Fashion Show dengan busana Tenun Sikka |
![]() |
| Gubernur NTT dan Ibu Mega, Ibu J. Kall dan Bupati Sikka |
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 12:15 0 comments
Label: Berita
Bonus 400 Juta untuk Punggawa PERSAMI
![]() |
| Foto Cucun Sunarya/Persami Usai Kalahkan Perse Ende di Final, |
Menunggu selama 31 tahun, akhirnya tim kebanggaan warga Kabupaten Sikka, Persami FC berhasil merebut kmbali Piala Eltari. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi prestasi pertama dan tertinggi dari Pelatih Persami Fredddy MBW. Lewat sentuhan dinginnya Freddy berhasil membalikan prediksi pecinta bola NTT. Kalah di partai pembuka melawan Sumba Barat Daya, ia kemudian membawa Persami terus memenangi laga demi laga hingga di partai puncak menjungkalkan PERSE Ende 2:1.
Kemenangan Persami kian lengkap setelah Andreas Ado merengkuh gelar Pemain Terbaik. Persami juga menorehkan dukungan suporternya bernama Persami Mania yang berpi-api hingga usai Eltari.. Suporter yang lahir setelah Persami menderita kekalahan dari SBD menjadi buah biir masyarakt bola NTT. Untuk pertama kali suporter bola NTT melakukan dukungan postip dengan menyanyi dan beratraksi sepanjang pertandingan. Sesuatu yang hilang selama 27 gelaran Eltari di NTT! seru!
Keberhasilan tim Persami mendapat apresiasi dari Pemda Sikka dan DPRD Sikka. Dari gedung dewan diperoleh kabar Pemda dan Dewan menyetujui pemberian bonus dari warga Kabupaten Sikka untuk para punggawa. Dana sebesar Rp 400 juta digelontorkaan bagi Persami. Rp 400 Juta tersebut digelontorkan untuk 35 orang terdiri dari Pemain, Official, manager dan Pelatih.
Bonus lain adalah memberi kesempatan utk menjadi karyawan di Pol PP utk yang berminat.
Termasuk yg akan diapresiasi adalah atlit karate 2 orang, taekwondo 2 orang, dan 1 atelet silat masing2 menrima bonus Rp 10 juta.
www.inimaumere.com
Diposkan oleh Megu Nora Au di 11:57 0 comments
Label: Berita































