
Titi da Silva menjelaskan, Konser Amal ini bertujuan untuk menggugah kembali rasa persaudaraan dan solidaritas di kalangan masyarakat terutama warga Kabupaten Sikka sekaligus untuk membangun kembali rasa kemanusiaan dan saling berbagi antar sesama.
“Konser Amal yang diadakan ini sebenarnya merupakan sebuah bentuk kepeduliaan dan kasih serta rasa solidaritas kaum muda yang ada di Kabupaten Sikka terhadap sesama bangsa yang mengalami penderitaan,” ungkap Titi, yang juga merupakan seniman lukis di Maumere.
Koordinator Umum Konser Amal, Yeni Kabupung mengatakan, Konser amal tersebut merupakan inisiatip murni kaum muda Sikka sendiri dan sama sekali tak ada kaitan dengan apapun.
“Konser ini bertujuan mulia dan murni inisiatip dari kami, walau sangat kecil dan tak bernilai namun minimal doa tulus dan rasa turut berduka yang dalam sebagai generasi muda Sikka mampu menemani para korban untuk bisa bangkit dari keterpurukan,” ujar Yeni.
Yeni menambahkan, penyerahan bantuan hasil penggalangan dana akan diserahkan langsung pada malam puncak acara 8 januari kepada perwakilan untuk diteruskan ke pusat bencana nasional. “Batuan tersebut dalam bentuk uang tunai,” tambah Yeni.
Lebih lanjut Yeni mengatakan bahwa persiapan untuk Konser Amal yang mengambil tema Konser Harmoni Peduli Bagi Korban Bencana Nasional, “Persembahan Dariku Untukmu Saudaraku” sudah hampir final. Yeni juga berterima kasih dan menyambut baik dukungan dari berbagai elemen masyarakat yang ikut serta mensuport kegiatan tersebut. Yeni menyebut berbagai media di Kabupaten Sikka dan sejumlah organisasi dan kalangan usaha swasta yang turut mendukung kegiatan amal.
Untuk Konser Amal ini, sebuah lagu ciptaan Thomas Aquino alias Tommy, musisi muda yang hilang akibat tenggelamanya KM. Karya Pinang (Tersanjung) akan dibawakan oleh Kons Lamak.
Ngamen Keliling Penggalangan Dana
Untuk memantapkan malam puncak Konser Amal tanggal 8 januari, panitia konser amal melakukan penggalangan dana dengan kegiatan Ngamen disejumlah pusat keramaian. Menggunakan organ tunggal dan sejumlah penyanyi yang bernaung di bawah bendera Games Pro, penggalangan dana tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari warga kota.
![]() | ![]() |
Ngamen keliling perdana yang menghibur masyarakat ini telah dimulai dari tangal 9 Desember 2010 lalu dengan menghibur warga kota yang sedang berbelanaj di Barata Dept. Store Maumere. Selain Barata, ngamen juga mendatangi dan menghibur di Pasar Senja Kabor, Roxxi Swalayan, Gereja Katedral, Gereja St. Thomas Morus, dan ngamen keliling dari rumah kerumah di kawasan Perumnas Maumere serta seputaran Kota Maumere.
Aksi ngamen keliling dan ngemen ini diisi oleh penyanyi lokal seperti Kevin, Alfred Gare, Rhenol Mandalangi, Yola, Marlin, Lia dan Marissa serta pemain keyboardnya Valen Vardam, Yanto Doreng, Eltif, Jupe, Gomez serta Yolix.
“Kami sangat berterima kasih kepada segenap warga Maumere yang telah merogoh sedikit uangnya untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, semoga semuanya terbalas,” ucap keyboard Valen Vardam.





























