Saturday, 11 May 2013
Dibungkus 3 Tahun, Polisi Bongkar BBM Tower Telkomsel
Diposkan oleh Megu Nora Au di 11:41 0 comments
Label: Berita
Penyair Beraksi Di Taman Kota
Diposkan oleh Megu Nora Au di 11:23 0 comments
Label: SerBa sErBi..
Monday, 22 April 2013
Berbagi Kasih di Lapangan Katedral!
![]() |
| Baca puisi "Damai Tercabik di Rokatenda" |
Pemandu acara Lucky Reyner dan Papache tak henti-hetinya mengajak penonton memberikan sumbangan. Sumbangan diberikan lewat kotak amal yang disebar diberbagai sudut. Mereka terus mengetuk disela penampilan berbagai band.
Waktu beranjak dan lapangan terus dipadati pengunjung. Beberapa penyanyi hip hop ikut menyemarakan panggung. Tak ketinggalan komunitas punk Maumere yang dari pertama kegiatan ini menjadi salah satu punggung pencarian dana.
Rupanya bukan hanya artis-artis musik, penyari Maumere yang bergabung dalam grup Facebook "Kumnpulan Terbuang Penyair Tanah Flores" menyentuh lewat puisi tiga bagian Damai Tercabik di Rokatenda. Dilokasi milik Keuskupan Maumere tersebut, sesi pemotretan 5 kali jepret dengan harga Rp 10. ribu digelar, Oshy Lelo dari hoin Studio bertindak sebagai fotografer dengan seting lokasi disekitar katedral. Semua hasil yang diperoleh langsung dimasukan pada kotak amal.
Acara yang dikemas sederhana dan didukung puluhan artis remaja Maumere ditutup dengan pemutaran filem "Kampung Diatas Api" karya Papache.
Alhasil sumbangan yang diperoleh sebesar Rp 1.038.000 plus hasil ngamen jalanan sehari sebelumnya Rp 1.110.500 dan hasil ngamen minggu lalu, plus hasil dari service laptop/komputer, layanan fotografi dan lain-lain akan disumbang secepatnya bagi pengungsi Rokatenda. Sumbangan ini belum ditambah donatur dari Batam Jones Jens yang menyumbang 100 dos air mineral, mi instan dan lain-lain.
Terima kasih buat semua pengunjung yang telah menyisihkan sumbangan.
Kegiatan yang dimotori Willy, Hiller, Patrick, Semut dari "Sikka Bergerak" didukung penuh inimaumere.com, Radio Sonia FM, Choin Studio, TIK Sikka, Nyong Franco, Punk Sikka, Satria Maliando, Jhosep Riberu, Dewata Sound, George Wora, Yoga, Papache, dll serta semua pengisi acara.
Koordinator Sikka Bergerak mengucapkan terima kasih buat semua warga Kota Maumere yang menyumbang.. :) Kegiatan akan terus berlanjut, mohon dukungannya e..
Diposkan oleh Megu Nora Au di 10:56 0 comments
Label: SerBa sErBi..
Sunday, 21 April 2013
Dari Jalanan, Berbagi Peduli Pengungsi Rokatenda
Lanjut Malam ini, 21 April Galang Dana di Lapangan Katedra Maumere
Kotak-kotak amal akan disebarkan dengan harapan akan ada sumbangan dana bagi para pengungsi.
Diposkan oleh Megu Nora Au di 12:17 0 comments
Label: SerBa sErBi..
SEGURAT OPINI TENTANG SOSOK KARTINI.
Oleh: Santi Sima
Diposkan oleh Megu Nora Au di 11:07 0 comments
Label: ARTIKEL Peduli Sikka..
Saturday, 20 April 2013
Satu untuk Pengungsi Rokatenda
Sikka Bergerak, Lapangan Katedral 21 April 2013
![]() |
| Baba Ice bermain bersama bocah pengungsian |
![]() |
| Sikka Bergerak - anak2 Punk di gedung Transito |
Diposkan oleh Megu Nora Au di 15:25 0 comments
Label: SerBa sErBi..
Thursday, 18 April 2013
Lima Destinasi Menggiurkan di Lio!
![]() |
| Paga Beach |
Salah satu pantai terindah di tubuh molek Flores pantas untuk didatangi, memiliki pasir putih, ombak dan pemandangan yang indah. Pantai Koka berada di Desa Wolowiro, Kecamatan Paga. Berjarak sekitar 40 Km dr Kota Maumere. Pemandangannya keren dan pantas menjadi tujuan wisata saat berkunjung ke Flores.
Saat ini (2014) akses jalan masuk menuju Koka sepanjang 2,5 Km masih dalam pengaspalan, sebelumnya wisatawan mesti setengah mati berjalan kaki akibat jalan tanah yang rusak parah dan berbatu. Namun ini tetap saja menarik. Menikmati kecantikan, butuh perjuangan, betul?
Terletak disepanjang perjalanan dipesisir selatan Kabupaten Sikka, di Kecamatan Paga. Pemandangannya sangat memanjakan mata. Disini juga bermukim beberapa warung makan dengan tawaran ikan laut pantai Paga yang terkenal sangat gurih.
Kampung Kuburan Batu Salah satu destinasi yang pantas didatangi adalah lokasi kuburan batu yang berada di wilayah Nuabari di Kecamatan Paga.
Unik! Kubur-kubur batu Nuabari adalah salah satu warisan kebudayaan megalitikum di Nusantara. Berjarak kurang lebih 52 Km dari Kota Maumere dapat ditempuh menggunakan oto (mobil) atau sepeda motor, Ke Kampung Nuabari dapat diakses dari ruas jalan negara Maumere-Ende di Kecamatan Paga
Lagi, akses jalan masih merupakan kendala, namun menarik untuk digeluti!
Salah satu destinasi yang baru dikenal dan masih minim promosi!. Air Terjun Kembar Murusobe terdapat di Kecamatan Tanawawo. Dengan tinggi kira-kira 100 meter, destinasi ke wilayah ini merupakan tantangan. Jalan rusak parah, hingga mencapainya membutuhkan ketabahan dan fisik prima.! Rangkaian ke Murusobe bisa dilanjutkan dengan mengunjugi sebuah gua unik. Gua yang dari dalam liang mengeluarkan angin sangat kencang.
Begitu juga di Loke sebelum Murusobe, terdapat sebuah kepala tanpa badan. Jasad berkepala raksasa yang telah berusia lebih dari 14 generasi. Kepala ini tersimpan dalam batu.Anda bisa melihat kepala raksasa yang cukup beasr ini, tentu dengan pemandu dari anak-anak suku Loke!
Terdapat diperbukitan Maulo'o. Patung Kristus ini bisa dikunjungi sebagai salah satu destinasi wisata rohani.
Patung Yesus Kritus Sang Raja bertinggi kira-kira 12 meter. Jika musim kemarau, alang-alag kering dan rerumputan layu mengelilinginya. Kontras ketika musim hujan tiba di sekitarnya begitu indah dan sejuk.
Dari tempat ini pengunjung juga bisa menyaksikan pemandangan lepas pantai di sekeliling yang indah dan menawan.
Patung ini dibangun oleh seorang perantau dari Maulo'o yang tidak diketahui namanya. Ia mendedikasikan Patung Kristus Sang Raja sebagai bentuk ucapan syukur dan rasa terima kasih kepada Sang Juruselamat.
foto: Emanuel Susento
Diposkan oleh Megu Nora Au di 10:49 0 comments
Label: SerBa sErBi..




























