Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Wednesday, 15 October 2008

Misa Peringatan Penampakan Bunda Maria Di Portugal

Senin 13 Oktober 2008, umat khatolik di lingkungan Keuskupan Maumere mendatangi tempat ziarah Wisung Fatima di Desa Lela (22Km) Kabupaten Sikka. Ditempat ini ribuan umat dengan khusyuk mengikuti ziarah dan misa untuk memperingati penampakan Bunda Maria kepada tiga bocah cilik di lembah Cova da Iria Fatima, Portugal. Penampakan Bunda Maria kepada tiga bocah cilik bernama Lucia, Fransesco dan Yashinta pada tanggal 13 Mei sampai 13 oktober 1917 terjadi selama 6 kali penampakan berturut-turut. Pada penampakan tersebut tersirat pesan yang amat penting bagi dunia, Bunda Maria berkata ; “Lakukan apa saja yang kukatakan kepadamu dan akan tercapailah perdamaian. Berdoalah Rosario setiap hari agar tidak jatuh kedalam pencobaan dan dosa,sambutlah Komuni Kudus setiap hari dan buatlah silih dan tapa demi pertobatan dunia.”


Misa sore itu dipimpin langsung Uskup Mgr. Khaerubim Parera.Svd, Uskup Keuskupan Maumere. Misa diikuti pula Bupati Sikka Sosimus Mitang dan Wakil Bupati Sikka Wera Damianus serta sejumlah pejabat Pemda Sikka yang berada ditengah-tengan ribuan umat.

Beberapa peziarah dari Kota Jakarta dan Surabaya serta beberapa kota lain di Jawa juga nampak dengan khidmat mengikuti upacara sabda tersebut.

Misa yang mengambil tema ‘Per Mariam Ad Yesum’ yang dalam injil Yohanes 19;26-27 dilukiskan dengan singkat,”Ketika Yesus melihat ibuNya dan murid yang dikasihiNya disampingNya, berkatalah Ia kepada IbuNya;’Ibu, inilah anakmu’. Kemudian kataNya kepada murid-muridNya;’Inilah Ibumu’, merupakan wujud iman Khatolik akan Yesus Kristus dan kepengantaraan Maria sebagai ibu umat beriman. Misa tersebut berlangsung beraakhir hingga 18.00 Witeng.
Di akhir misa tersebut Bupati Drs.Sosimus Mitan dan Wakil Bupati dr.Wera Damianus membacakan doa penyerahan kepada Bunda Maria.

***
Sejak siang umat dari berbagai wilayah Keuskupan Maumere mulai berdatangan ke tempat ziarah yang sangat terkenal di Kabupaten Sikka tersebut. Tercatat dalam tulisan Bapak Edmundus Parera (sejarawan Sikka,alm) ,P.Bartholdus Fries,SVD mendirikan sebagai gua Lourdes persis di depan gereja Lela.

Di tempat itulah umat datang bersujud dan memohonkan kepengantaraan bunda. Doa rosario telah menjadi doa umat kebanyakan dalam berbagai kesempatan dan berbagai ujud. Doa rosario telah menjadi doa yang ampuh ditengah umat, terlihat dalam setiap ibadah umat dan dalam merayakan ekaristi sekalipun umat berdoa rosario dengan untaian butir-butir kontas berjumlah 59 biji ditangannya.

Selesai misa, umat masih menyesaki Wisung Fatima Lela dan dengan khusyuk terus berdoa dan menyalakan lilin.













www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Tentang Wisung Fatima Dan Desa Lela ..

WISUNG FATIMA LELA
Dalam Dekapan Hati Tak Bernoda Bunda Maria dari Fatima

P.Herman Bolscher SVD,Pastor Lela 1939-1963 dalam tulisannya mencatat,”Dalam tahun 1942 diwaktu perang dunia II,dengan resmi Paus Pius XII menyerahkan dunia kepada Hati Maria.Sesudah perang dimana-mana keuskupan-keuskupan,pun negara-negara,paroki-paroki,keluarga-keluarga,orang pribadi ikut membuat penyerahan itu.Termasuk Paroki Lela dan Sikka pada tahun 1947 tanggal 5 oktober.Tahun 1984 Paus Yohanes Paulus II memperbaharui penyerahan dunia dari tahun 1942,tanda bahwa masih aktuil sekali bagi dunia.”
Gema pesan Maria kepada 3 cilik pada penampakan di Fatima,Portugal tahun 1917,tiga puluh tahun kemudian terdengar di lembah Lela,pantai selatan Sikka.Tahun 1947 peristiwa penampakan Maria tersebut teristimewa pesannya dijelaskan kepada umat paroki Lela dan Sikka dalam rangka melaksanakan himbauan Paus Pius XII.

Tanggal 5 oktober 1947,dalam suatu acara liturgi yang meriah di alam terbuka,umat paroki Lela dan Sikka menyerahkan diri kepada Maria dibawah pimpinan Pater H.Boscher,SVD,Pastor paroki Lela waktu itu.Dalam upacara itu umat mempersembahkan 2000 karangan bunga kepada Maria.Upacara penyerahan itu begitu mengesankan dan seluruh umat tergugah oleh pesan Maria dan membangun tekad untuk melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.Untuk membantu pelaksanaan devosi kepada Bunda Maria,mereka meminta sebuah patung Maria Fatima.Pater Vas Es,SVD,mau berusaha untuk memenuhi keinginan umat itu.Setelah menunggu cukup lama,akhirnya tanggal 20 april 1949 patung Maria tiba di pelabuhan Alok (pelabuhan Sadang Bui,sekarang),dibawa oleh kapal Theresia.Umat menyambut patung itu dengan gembira.Karena belum ada tempat khsusus untuk mentakhtakan patuing tersebut maka untuk sementara patung tersebut ditempatkan sementara di pendopo pastoran.Tiap malam umat datang berdoa secara bergilir.

Tanggal 10 juni 1949 tempat khusus untuk mentakhtakan Maria Fatima mulai dibangun.Maria mendapat tempat dikaki bukit,pingir barat kampung Lela.
Demi kepentingan ini, puluhan pohon kelapa dikorbankan dan enam keluarga yang bertempat tinggal di situ, rela berpindah ke tempat lain.
Yang bekerja pertama unluk meratakan tanah tempat tersebut adalah M. Kapitan Kr. Titi da Silva clan dcwan guru. Peletakan hatupertama dikikukan oleh rata S dska M. Rain Don Thomas X. da Silva. Berkat kerja sama yang sangat baik antara semua pihak,dalam iangka waktu yang relatif singkat, dua bulan,tempat khusus untuk Maria itu selesai dibangun walaupun dalam bentuk yang scderhana. Pada tanggal 16 Agustus 1949, setelah upacara penerimaan KriSma untuk 1161 orang,tempat tersebut dan Patung Maria Fatima diberkati oleh Mgr. H Leven, SVD.

Tempat yang ditahbiskan kepada Bunda Maria itu dibaptis dengan nama ‘Fatima’.Fatima ini kemudian ditetapkan sebagai tempat ziarah umum untuk umat khatolik sekerajaan Sikka.Sesudah tempat ziarah dan patungnya diberkati,pastor-pastor,raja,dewan umat sekerajaan Sikka membuat pertemuan untuk mempersiapkan upacara penyerahan umat Khatolik Sikka kepada Bunda Maria.Untuk keberhasilan upacara besar itu,dikumpukan dana dari semua paroki/hamente.Setiap paroki mengutus wakil-wakilnya untuk menghadiri upacara itu.Umat Katolik Lela menyiapkan tempat penginapan bagi para utusan paroki dan para undangan.Upacara penyerahan terjadi tanggal 26 oktober 1949.Utusan paroki dan para undangan sudah berada di Lela tanggal 25 Oktober dan malamnya Pastor Pembantu Paroki Lela.P.J Diaz Viera menjelaskan pesan Maria pada penampakan di Fatima,Portugis kepada umat dan para undangan. Sesudahnya umat dihibur dengan drama "Suaka". Setelah nonton drama, umat dari 15 paroki berdoa di Fatima secara bergilir hingga pagi.

Upacara penyerahan umat sekerajaan Sikka tanggal 26 Oktober 1949 berlangsung sangal meriah. Umat yang hadir pada saat itu 12.000 orang. Umat Katolik keralaan Sikka diwakili oleh P. Deken,P. Hoiveld, dan Raja Sikka M.Ratu Don Thomas X. da Silva mengucapkan kata-kata penyerahan kepada Maria.Pada 1950,patung Maria diarak keliling kerajaan Sikka.Umat menyambutnya dengan sangat gembira dan meriah.Pada kesempatan itu setiap paroki membuat penyerahan kepada Bunda Maria.Tahun yang sama ini muai dibina dan dihidupkan doa rosario/kontas gabungan.

Semangat untuk berdoa rosario umat katolik Sikka sangat tinggi.Devosi kepada Bunda Maria berkembang subur.Fatima Lela mulai dibanjiri para peziarah.Tempat-tempat ziarah itu mulai dilengkapi dengan pembangunan lain yang menunjang kehidupan iman umat.Pertama pembangunan jalan kontas 15 misteri.Untuk itu dikumpulkan dana dari setiap tokoh Katolik dan setiap hamente/paroki sekerajaan Sikka.Tanggal 22 agustus ‘jalan kontas’ diberkati oleh Mgr.Anton Thijssen,SVD.Setelah itu dibangun juga bukit Kalvari.Diatasnya dipancang sebuah salib dan disamping salib berdiri Patung Sang Bunda dan Patung Rasul Yohanes.Bukit Kalvari diberkati oleh P.Deken Hoeijmakers,SVD,pada tanggal 13 mei 1957 tepat hari ulang tahun ke 40 penampakan Maria di Fatima.Tahun 1958 dibangun stasi-stasi Jalan Salib.


Desa Lela

Wisung Fatima berada di desa Lela dalam wilayah Kecamatan Lela,Kabupaten Sikka yang berjarak 24 Km ke arah pantai selatan dari kota Maumere,ibukota Kabupaten Sikka.Sebut nama desa Lela orang akan senantiasa cenderung dengan Sikka-Lela.Demikian 2 nama yang dapat di catat sebagai hulu 1001 kisah tentang Kabupaten Sikka.Di kecamatan Lela inilah terdapat kampung kuno Sikka dan Lela,dua nama yang begitu erat dan sarat dengan sejarah Kerajaan Sikka.
Desa Lela dan sekitarnya terletak dalam wilayah dengan geogfrafi perbukitan.Karenanya,jalanan aspal sepanjang 24 Km dari kota Maumere begitu meliuk-berkelok setidaknya mulai dari desa Nita.Jalanan yang selalu ramai setiap hari terutama karena adanya Rumah Sakit St.Elisabeth Lela asuhan Biara Suster-Suster SSpS yang bersejarah.

Tidak hanya RS St.Elisabeth saja tapi juga dalam wilayah kecamatan Lela tepatnya di desa Sikka ada gereja tua peningalan bangsa Portugis yang dikenal dengan simbol kekristenan Khatolik Sikka tempo doeloe dan telah ditetapkan sebagai salah satu obyek wisata oleh pemerintah setempat.Lela-Sikka masih sangat kuat dan kompak secara adat,artinya berbagai upaya senantiasa diusahakan pertama dan terutama melalui proses adat,seperti kasus perselingkuhan atau pembunuhan,dll harus pertama dan terutama diupayakan penyelesaian secara adat.

Dilarang untuk mengambil artikel dan foto-foto untuk di korankan tanpa pemberitahuan kepada kami.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Sunday, 12 October 2008

Sikka Juara Umum Kejurda Pencak Silat Danrem Cup II

Kabupaten Sikka kembali mempertahankan reputasi mereka di cabang Pencak Silat sebagai juara bertahan dengan menyingkirkan lawan-lawan dalam perburuan medali emas di Kejuaraan Daerah Pencak Silat Danrem Cup 2 se-NTT yang berlangsung di Aula St Theresia Avilla (komplek SMPK Virgo Videlis) Maumere.Kejuaraan Daerah Pencak Silat Danrem Cup 2 ini berlangsung dari tanggal 8 oktober sampai 11 oktober 2008 dan diikuti oleh 9 kabupaten/kotamadya se-NTT.Pembukaan Kejurda kali ini berlangsung meriah dengan arak-arakan kontingen peserta Kejurda mengelilingi kota Maumere dan kemudian mengikuti acara persemian Kejurda yang dibuka oleh Komandan Korem 161/Wirasakti, Kolonel Infantri Arief Rachman dan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sikka beserta jajaran Muspida Kabupaten Sikka,Dandim 1603 Sikka,Letkol Agus Rauf,Ketua IPSI NTT,Ketua IPSI Kabupaten Sikka,Vasco da Gama,para peserta Kejurda dan penonton.

Kejurda Pencak Silat Korem Cup 2 ini berlangsung penuh sportifitas dan selalu mengundang banyak penonton untuk menyaksikan para pesilat muda NTT ini bertarung.Kontingen Kabupaten Sikka yang mendapat dukungan penuh dari penonton tidak menyia-nyiakan para pendukungnya yang hadir memberi semangat dengan tampil penuh percaya diri untuk menaklukan lawan-lawan mereka.

Agatha Trisnawati yang tampil lewat nomor Seni Tunggal Putri berhasil meraih medali emas dengan menyingkirkan Sofi Human dari Kabupaten Kupang (perak) dan Nona Nonis dari kota Kupang (perunggu).Sikka akhrinya tampil sebagai juara umum Kejuaraan Pencak Silat Danrem Cup 2 ini dengan menggondol 8 medali emas,4 perak dan 3 perunggu lewat Kelas A putra (emas,Jefrinus Bata),Kelas C Putra (emas,Emanuel Nong Frit),Kelas C Putri (emas,Yosefina Watu),Kelas D Putra (emas,Kanisius Pio),Kelas D putri (emas,Irene Lambertin D. Sina),Seni Tunggal Putra (emas,Yoseph Palma Nderas),Seni Tunggal Putri (emas,Agtaha Trisnawati),Regu Putri (emas).

Sedangkan juara tetap 2 disabet oleh kontingen dari Kabupaten Kupang dengan 3 medali emas,4 perak dan 3 perunggu.Juara tetap 3 dibawa pulang oleh kontingen dari Kota Kupang dengan 3 emas,1 perak dan 7 perunggu.
Urutan selanjutnya,Kabupaten Ngada membawa pulang 2 medali emas,1 perak dan 3 perunggu diikuti oleh kontingen dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dengan 2 medali perak dan 3 medali perunggu.Kemudian Kabupaten Ende dengan 2 medali perak dan 1 medali perunggu dikuti Kabupaten Rote Ndao dengan 1 medali perak dan 3 medali perunggu.Kontingen Manggarai Barat membawa pulang 1 medali perak dan 1 medali perunggu dan urutan terakhir oleh kontingen dari Kabupaten Alor dengan 2 medali perunggu.

Dengan demikian Kontingen Kabupaten Sikka berhasil mempertahankan gelar sekaligus melewati target 7 emas yang dicanangkan IPSI Sikka.Tahun lalu Kabupaten Sikka dalam Kejurda Pencak Sila Danrem 1 yang berlangsung di Atambua Sikka juga meraih hasil luar biasa dengan tampil sebagai juara umum.Pesilat-pesilat muda Sikka berhasil membawa harum nama kabupaten lewat keringat dan semangat mereka di Kejurda Danrem Cup 1 dan 2.

Apakah pesilat-pesilat muda Kabupaten Sikka dapat mempertahankan gelar dengan menjuarai Kejurda Pencak Silat Danrem Cup 3 berikutnya tahun depan dengan 3 kali secara beruntun?Kita tunggu saja di Kejuaraan Daerah Pencak Silat Danrem Cup 3 2009 yang akan berlangsung di Kabupaten Rote Ndao.

Foto-Foto Dari Lokasi :








Kontingen Alor

Kontingen TTU
Kontingen Rote Ndao

Kontingen Ngada

Kontingen Kabupaten Kupang

Kontingen Kota Kupang



Agatha Trisnawati (Sikka),pemanasan



Juara Tetap I,Kabupaten Sikka
Juara Tetap II,Kabupaten Kupang

Juara Tetap III,Kota Kupang
www.inimaumere.com

Selengkapnya...

Finalis Eagle Awards 2008 Dari Sikka

Prahara Tsunami Bertabur Bakau Emanuel Tome Hayon & Mikhael Yosviranto dari NTT

Kedua Putra NTT ini merupakan salah satu kandidat dari 5 finalis Eagle Awards 2008 yang diselengarakan oleh Metro Tv.

Cerita ini berangkat dari perjuangan seorang Baba Akong yang secara gigih melestarikan lingkungan dengan menanam lebih dari 23 hektar bakau. Semangat menanam pohon bakau ini berawal dari bencana Tsunami yang terjadi tanggal 12 Desember tahun 1992 di Flores, NTT. Akibat tsunami daerah yang ia tinggali dipinggir pantai tepatnya di desa Ndete, Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka, NTT ditutupi air laut.

ejadian pahit yang membekas tersebut mendorong Baba Akong untuk menanam pohon Bakau di sepanjang pantai di daerahnya. Hingga kini pohon bakau yang tumbuh mencapai 23 hektar lebih. Kesemua perjuangan itu tidak dibiayai oleh pemerintah atau siapa saja tetapi pribadinya sendiri yang mana biaya perawatan dan pembibitannya diperoleh melalui menjual ikan. Hasil jualan ikan ia gunakan membeli bibit pohon bakau. Atas kesadaran ini ia menjaga hutan bakau hasil jerih payahnya sendiri, siapa pun tidak boleh menebang pohon bakau bahkan menembak burung- burung yang ada di dalam hutan bakau tersebut. Kesadarannya juga membuat dia sempat beradu mulut dan berkelahi dengan tentara Angkatan Laut yang hendak mencuri kayu dalam hutan bakau. Berkat perjuangan tersebut sekarang ia masuk nominasi Perintis lingkungan dalam penghargaan Kalpataru yang diberikan oleh Pemerintah di tahun 2008 ini.

Dukungan terhadap kedua beliau agar bisa memenangkan Eagle Award 2008 ini dapat anda salurkan lewat poling sms,kami masih mencoba untuk menghubungi kedua beliau tersebut.

Simak berita lengkap mengenai kelima finalis Eagle Award 2008 di http://www.metrotvnews.com/eagle/news.php


Selengkapnya...

Saturday, 4 October 2008

Berburu Pakaian Import di Pasar RB Maumere..




Tak ada salahnya ketika anda berkunjung di kota Maumere anda sejenak menyediakan waktu barang sebentar untuk berburu pakaian import bekas dengan kualitas nomor satu.Pasar tersebut berada tepat di tengah kota atau berlokasi dalam kompleks Pasar Maumere (Pasar Baru) yang berada di sekitar kawasan pertokoan.Jangan kaget jika anda di sana bisa menemukan pakaian import yang bagus-bagus dengan harga yang terbilang murah meriah.


Pagi itu kami mengunjungi pasar tersebut yang sering disebut oleh masyarakat Maumere sebagai Pasar RB atau kerennya mereka bilang TP alias Tedang Plaza.Ya,hari minggu dengan cuaca sedikit mendung kami mencoba ikut serta berburu pakaian import tersebut.Ketika memasuki kawasan Pasar RB terlihat beberapa mobil berplat luar Kabupaten Sikka (ada yang berplat merah) sedang sibuk menurunkan beberapa orang yang sebagian besar adalah ibu-ibu,ternyata mereka akan ikut serta berburu pakaian.

Kenapa harus hari minggu?Ya,selain karena hari minggu adalah hari libur,ternyata hari minggu merupakan hari bongkar pakaian.Loh kok?Bongkar pakaian maksudnya adalah pakaian-pakaian yang baru saja di ambil penjual dalam bentuk bal-bal pakaian dan langsung di jual.Nah,karena baru di bongkar makanya para hunter pakaian bekas yang sudah tahu jadwal rutin ini akan membludak karena jika besoknya baru datang biasanya banyak pakaian bagus sudah habis di embat yang lain hehehehe...

Para penjual pakaian ini dulunya di kuasai oleh salah satu etnis di Kabupaten Sikka yakni etnis Bajo (kebanyakan berasal dari pulau Pamana,sebuah pulau kecil depan kota Maumere atau dari Kampung Beru di kota Maumere) yang terkenal dengan jiwa dagangnya.Tapi sekarang mungkin melihat peluang untung berdagang pakaian yang lumayan maka tidak hanya etnis Bajo saja yang menjadi pedagang malah sudah bercampur dengan beberapa etnis lainnya seperti Sabu,Kupang,Jawa,Flores,Makasar dan lain-lain.Para pedagang pakaian ini(khususnya dari etnis Bajo) sudah sejak tahun 80-an telah berdagang pakaian bekas.Dulunya tidak dalam satu lokasi seperti di Pasar RB ini tapi mereka berjualan di rumah-rumah mereka dan para pembeli yang datang langsung ke rumahnya.

Nah,akhirnya Pemda Kabupaten Sikka membantu mereka dan menyediakan lokasi buat berjualan.Pasar RB pertama terletak di lokasi pertokoan yang berada di kawasan bagian utara atau tepatnya berada dibelakang toko Kuda Mas Maumere.Kemudian berpindah ke lokasi Kopeta ( Koordinator Pemerintah Kota ) saat itu,semacam sebuah pemerintahan kecamatan yang membawahi beberapa kelurahan di kota Maumere.Dari kawasan Kopeta kemudian berpindah ke beberapa kawasan lain yang akhirnya kini menetap di lokasi kompleks Pasar Maumere (Pasar Baru) sejak tahun 2000.

Kok jadi cerita sejarah?Ya sudah,akhirnya kami telah berada didalam pasar RB tersebut.Betul-betul ramai.Dari berbagai etnis dan berbagai kalangan status sosial hadir berburu pakaian.Selain pakaian dijual pula sepatu,sandal,tas (tas laptop,sekolah,ransel,tas buat ibu-ibu,tas buat nona-nona,tas buat anak-anak,dll),seprei,mainan anak-anak,tirai,dan lain-lain.





Berapa seh harganya?Tergantung,Kalau anda pandai bersilat lidah(pandai menawar) anda dipastikan mendapatkan apa yang anda cari dengan harga yang murah.Seorang rekan kami yang suka berburu pakaian menunjukan sebuah celana jean's bermerek Levi's 505 dengan harga cuma Rp.15 ribu tapi masih nampak baru dan masih bagus banget.Sebuah kaos dengan merek terkenal lainnya yang kelihatan masih baru juga dia beli dengan seharga Rp.10 ribu...!!Nah,ada lagi yang baru dibelinya,sebuah sepatu Adidas yang lumayan mentereng dibeli cuman seharga Rp.20.000...busyeettt!!Dan masih banyak lagi.Kami pun berputar-putar sambil asik cuci mata (abisnya banyak yang manis-manis seh hehehehe).

Menurut beberapa pedagang,kalau hari-hari lain selain hari minggu biasanya ada beberapa pedagang yang meninggalkan Pasar RB dan berdagang ditempat lain di luar kota Maumere atau ke kabupaten lain di Flores yang biasa mereka sebut 'pasar jalan'.Tapi kalau anda ingin berburu pakaian bekas selain hari minggu juga tak ada salahnya soalnya banyak pakaian lain yang kadang luput dari perhatian para hunter dan tentu saja dengan harga yang lebih miring.Pasar RB Maumere memang sudah terkenal di pulau Flores dan terbesar dari yang lain dengan pakaian berkualitas bagus yang di jajakan.

Kalau ke Maumere jangan lupa untuk sekali-sekali mencoba berkunjung,siapa tahu anda beruntung.









www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Monday, 29 September 2008

Roy Boomerang dan Andy /Rif 'Bakar' Maumere...


Dhasyat, untuk menggambarkan pertunjukan paling spektakuler dan menghebohkan sepanjang sejarah konser musik di tanah Maumere dan daratan Flores. Ya, suasana malam hari di Gelora Samador berhasil ‘dibakar’ oleh duo rocker papan atas Indonesia dan semua rockmania sedaratan Flores.
Bukan apa-apa. Konser musik rock yang baru pertama kali diadakan di pulau Flores tersebut, benar-benar mendulang heboh. .Rock!rock!rock! bergema diseluruh Maumere. Keduanya mungkin tidak pernah menyangka bahwa konser panggung ‘Flores Breaking Music with Roy Boomerang ‘n Andy /Rif’ malam itu berhasil menyedot ribuan pasang mata. Konser juga berlangsung aman dan kondusif.
“Tunjukan bahwa kalian orang Maumere adalah orang yang cinta damai, sanggup?”teriak Roy disela-sela konsernya.
“Sanggup...!!”,jawab rockmania dengan semangat.


Konser rock ‘Flores Breaking Music with Roy Boomerang ‘n Andy /Rif’ disponsori  A Mild Live Production bekerja sama dengan Choin Entertaiment dan Radio Sonia Fm Maumere dan didukung sepenuhnya oleh Gading Beach Hotel & Resort Maumere,www.inimaumere.com, Agung Motor Maumere, FIF Maumere, Smile Fm Larantuka, Delta Fm Ende dan Pos Kupang.

Sebelum konser spektakuler tersebut, sore harinya diadakan talk show, jumpa fans di studio radio yang paling terkenal dan sering terlibat dalam setiap acara panggung di kota Maumere, Sonia Fm. Misalnya ketika ditanya tentang kesan-kesan mereka mengenai Maumere,Andy /rif mengatakan,”gue ga pernah menyangka kalo suatu hari akan datang ke kota ini.Kalian sangat beruntung karena kalian mempunyai kota yang nyaman,angin yang segar dan pantai yang indah.”

Keluar dari studio radio puluhan fans Roy dan Andy sudah menunggu dihalaman depan studio radio Dalam jumpa fans tersebut dilangsungkan sesi, foto bareng dan lain-lain. Selanjutnya kedua rocker tersebut diarak dari halaman studio radio Sonia Fm mengelilingi kota Maumere.


Klik Fotonya :

Talk Show di Sonia Fm
Talk Show di Sonia Fm
Jumpa Fans di Sonia Fm
Jumpa Fans di Sonia Fm


Samador Mulai di Padati Rockmania

Pukul 7 malam, kawasan  Samador mulai didatangi massa.Tak ketinggalan rombongan rockmania dari kota Ende, Larantuka maupun Bajawa. Antrian didepan pintu masuk juga terlihat mulai padat dan saling berdesakan. Suasana didalam stadion mulai panas .Massa rockmania mulai mendekati pinggir panggung. Pihak keamanan mulai berjaga-jaga dan panitia kelihatan bertambah sibuk .Persiapan konser kedua bintang rock siap diadakan. Show paling heboh sepanjang sejarah pentas panggung tanah Flores siap ‘dibakar’....


Rock mulai bergema merasuk kedalam rongga-rongga stadion gelora Samador da Cunha. Konser ‘Flores Breaking Music with Roy Boomerang ‘n Andy /Rif’ diawali dengan band pembuka asal kota danau Kelimutu, Ende. 

Band yang sebulan lalu baru saja menjuarai festival music se Flores- Lembata membawakan 3 buah lagu. Ya,Voldemort band cukup memukau. Doctor 4 asal Larantuka juga meramaikan pentas pembuka dengan 3 buah lagu dan penampilan kedua band diatas panggung perlahan-lahan mulai memanaskan suasana. Massa rockmania terus membanjiri stadion Gelora Samador.
Klik Fotonya :
Vodermort
Doctor 4



Mendekat pukul 9 malam Roy Boomerang dan Andy /rif terlihat memasuki gelora Samador dan langsung beristirahat dalam ruangan tertutup. Kedatangan kedua rocker tersebut tidak menarik perhatian para fans sehingga berlangsung aman dan nyaman sesuai dengan rencana.

Lucky ‘gimbal’Reiner, MC paling heboh dan terkenal dipentas-pentas hiburan kota Maumere mulai panaskan suasana,”Maumere, kalian sudah siap?”

“Siap...!!”balas para rockmania dengan gegap gempita

“Roy atau Andy yang duluan naik kepanggung?”,tanya Lucky mengumpan penonton, jelas saja jawaban terpecah menjadi dua, ada yang mendukung Roy dan tak sedikit yang meneriakan nama Andy.Namun akhirnya (sesuai dengan jadwal panitia) Andy /rif yang dipersilakan naik ke panggung.Nama Andy terdengar membahana, Andy....Andy....Andy.....teriak penonton.

Tanpa basa-basi One Feel Band asal Maumere langsung menyodorkan melody pembuka yang sangat akrab ditelinga para penikmat musik rock, Enter Sandman milik grup musik cadas paling berpengaruh di dunia,Metallica.


Penonton langsung berteriak kesetanan sambil mengacungkan 3 jari ke udara. Andy dengan gaya khasnya meliuk-liuk bagai belut licin, mulai menyulut api panaskan suasana panggung.  Benar-benar panas dan heboh. Andy kelihatan sangat menikmati pentas rock malam itu. Ketika lagu tersebut selesai, Andy dengan keringat yang mulai membasahi badannya bercerita ke penonton,

”Malam ini malam spesial banget buat gue, ga nyangka di Maumere gue dapati orang-orang yang asik, ga nyangka juga kalau di Maumere terdapat banyak kelompok anak punk yang asik-asik, kalau ke Jakarta gue akan ceritain semuanya ke teman-teman gue.”  Langsung disambut dengan tepuk tangan penonton.

”Lagu berikutnya apa neh?”tanya Andy ke penonton.
“Raja....”jawab penonton dengan semangat ’45.

Lagu yang mengangkat nama band /rif menjadi terkenal tersebut langsung menggetarkan isi stadion. Pentolan band /rif ini tetap dengan gaya hebohnya meliuk-liuk kesana-kemari seperti seorang Mick Jagger dengan band Rolling Stone. 

Para rockmania ikut bernyanyi,mengangkat tubuh, melompat-lompat sambil mengacungkan 3 jari, luar biasa. Andy membuka kancing bajunya satu-satu, koor membahana ketika mik dilemparkan ke arah penonton,’......tapi ku bukan raja,ku hanya orang biasa yang selalu dijadikan alas kaki para sang raja....heii yaa...ya ya heiyaaa......’

Langsung disambar dengan lagu berikutnya yang sedikit agak slow (pop lawas) namun menjadi garang ketika vokal Andy menyentuh lagu tersebut. Manis dan Sayang milik kelompok legendaris Koes Plus. Jelas Andy sengaja menurunkan tempo karena 2 lagu awal sudah cukup panaskan suasana. Lagu yang begitu akrab ditelinga dinyanyikan bersama para penonton. Satu stadion menyanyikan lagu tersebut,,’........alangkah senang hatiku,bila kudekat denganmu,alangkah senang hatiku..........’


Setelah mengendurkan suasana dengan lagu yang sedikit slow, Andy kembali menggebrak dengan lagu  garang, loe toe ye. 

Lagu yang benar-benar akrab ditelinga rockmania tersebut semakin membakar suasana. Keadaan hampir tak terkendali karena histeria massa mendendangkan lagu tersebut namun masih dalam batas kewajaran pegelaran konser rock. Yang mengejutkan namun mengasikkan buat penonton adalah saat Andy membelokan irama lagu tersebut ditengah reffrain dan malah menyanyikan lagu reggae paling terkenal didunia dan menjadi lagu kebangsaan para reggaemania di seantero jagad, no women no cry. Tanpa ampun lagu tersebut dicabik-cabik penonton dengan histeris....

Dengan liarnya Andi menggoyangkan tubuh seirama musik reggae, penonton tak ketinggalan menggoyangkan tubuh mereka dari goyangan ala rocker menjelma menjadi goyangan ala paman Bob Marley. 

Selesai lagu tersebut Andi meninggalkan panggung namun sebelumnya dia bilang ke penonton, “ Gw akan ingat malam ini, siapa bilang orang Maumere ketinggalan musik dari kota-kota lain?, malam ini gw udah buktikan, Gue janji akan bawa personel lengkap /rif band ke Maumere, gue akan ceritakan semuanya.” Langsung di sambut penonton dengan meneriakan namanya, Andy...Andy....Andy..Andy...
Klik Fotonya :








Setelah Andy, muncul ke panggung berikutnya penyanyi yang paling di tunggu-tunggu penggemarnya, Roy Jeconiah.

Bersama dengan grup Boomerang,Roy mengeluarkan beberapa album yang mengangkat nama grup band mereka sejajar dengan grup-grup band rock papan atas Indonesia.Roy dengan rambut panjang terurai dan tubuh yang sedikit gemuk langsung ‘membakar’ para rockmania dengan lagu lawas milik grup rock tahun 70-an SAS berjudul Neraka Jahanam. Roy berlari kesana-kemari, penonton semakin bertambah histeris seperti r dibakar dalam ‘neraka jahanam’. Disambung  lagu berikutnya yang ketika muncul melody awalnya saja langsung membikin heboh penonton.Lagu apa seh? Salah satu lagu paling terkenal dari kelompok Boomerang, Bawalah Aku.

‘.....Oh,bawalah aku,selalu kelangit biru,tinggalkan aku disana,biarkan aku nikmati,belalaian mesra mentari hangatkan jiwaku ini...’


Dengan kompak para rockmania sedaratan Flores mendendangkan lagu tersebut yang memang sangat di hafal oleh siapa saja yang mengaku pecinta musik rock tanah air. Sambil bermain gitar, Roy dengan karakter vokalnya yang serak-serak sama persis ketika mendengarkan suara lewat album-album kasetnya. Selesai lagu tersebut Roy bilang,”Seperti kata Andy tadi, melihat kalian disini,kami janji akan membawa semua personil lengkap ke Maumere.”

Sekali lagi Roy menggebrak lewat lagu Boomerang lainnya, Kisah. Bagi Roy,cukup mengagetkan karena semua lagu-lagunya berhasil dibawakan oleh para rockmania dengan mulus dari awal sampai akhir. Dengan 3 jari keudara para rockmania menyambut aksi-aksi panas Roy diatas panggung.Tak ada yang diam,semua melambaikan tangan kekiri–kanan seirama lagu tersebut,luarbiasa.

“Biar minum moke,tunjukan bahwa kalian orang Maumere adalah orang yang selalu cinta damai, sanggup?”teriak Roy dari atas panggung.

“Sanggup...!!”,jawab rockmania dengan semangat.

“Moke memang oke...”balas Roy yang disambut penonton dengan tepuk tangan.

Kemudian diteruskan dengan lagu Fajar Pagi dan Bebas Hambatan. Roy ternyata masih garang dan tetap panas. Para Boomers yang hadir seakan terpuaskan dengan menyaksikan aksi panggung sang idola.
Seusai lagu-lagu tersebut Roy berkata ke para penggemarnya,”Sebentar lagi album baru Boomerang akan di luncurkan, mohon doa restu dari para Boomers semua..”
Klik Fotonya :








Roy diam sejenak sambil menunggu Andy naik ke panggung. Kedua rocker ini akan berduet dalam lagu lawas milik grup rock legendaris Indonesia, God Bless, Kehidupan. Dan lagi-lagi panas, penonton kembali histeris. .Dan selesai lagu tersebut kedua rocker meninggalkan panggung pertunjukan sambil tak lupa mengucapkan terima kasih buat para penggemarnya.
Klik Fotonya :





Konser berakhir dengan sukses, aman dan yang pasti seru.Salut buat panitia yang sudah bekerja keras serta pihak kemanan dari Kepolisian Resort Sikka. Penonton pulang dengan  puas. Sebuah pertunjukan paling heboh sepanjang sejarah panggung hiburan di tanah Flores berakhir dengan sukses.


Dari blog ini kami ucapkan salam dan terima kasih buat para Panitia, Sponsor Utama A Mild Live yang bekerja sama dengan Choin Entertaiment dan Radio Sonia Fm Maumere dan Sponsor pendukung Gading Beach Hotel & Resort Maumere,www.inimaumere.com,Agung Motor Maumere,FIF Maumere,Smile Fm Larantuka,Delta Fm Ende dan Pos Kupang,juga tak lupa buat para artis dan rombongan dari Jakarta, Bang Roy, Bang Andy, Bang Nuke, Bang Lexy  juga tentu terima kasih pula buat One Feel Band yang mengiringi Roy Boomerang dan Andy /rif dengan personilnya Andris (Guitar Melody),Orrie (Guitar Rhytim),Valen Vardam (Bassist),Nyonk Franco (Drum) dan Beba (Additional Player Keyboard),luar biasa kalian..!!
Klik Fotonya :
Lucky'gimbal' Rener
One Feel Band


Rockmania
Klik Fotonya :





Ada bule loh..



Usai konser, santai bareng Roy Boomerang dan Andy /rif,Lexy (Manajer Roy Boomerang),Nuke (Manajer Andy /rif,kacamata),Mas Danang(kaos putih) pimpinanan A Mild Cab.NTT bersama krunya A Mild Live,Lucky Reiner(Manajer Sonia Fm),salah seorang tim 'inimaumere' serta seorang fans(kemeja biru) di Kafe Gading Beach Hotel & Resort sampai jam 4 pagi..
Klik Fotonya :








One Feel Band + Kru Sonia Fm




www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---