Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Monday, 1 June 2009

Light Up Your Spirit With Emtusy..






Lagi, sebuah event hiburan dimalam minggu yang meyedot perhatian masyarakat Kota Maumere kembali di selenggarakan di Stadion Samador Kota Maumere. Kali ini M2C (Make your Moment Complete). Event Organizer yang berdomisili di Jalan Raja Centis 72 Kota Maumere menggebrak dengan berbagai perlombaan seni dalam berbagai kategori. Acara yang diadakan malam minggu tanggal 30 Mei 2009 mengambil tema Light Up Your Spirit. Selain pentas seni, M2C (Emtusy) juga mencoba mempersembahkan sebuah konsep baru yang belum pernah di adakan di Kota Maumere dan daratan Flores pada umumnya. Konsep baru yang dipersembahkan tersebut adalah permainan musik oleh DJ Joe from Global Mix Surabaya di awal, tengah dan akhir acara. Juga polling sms (miripIndonesia Idol) untuk menjaring peserta favorite.

“Acara ini diadakan untuk menjaring talenta berseni anak-anak muda Kabupaten Sikka yang kurang terakodimir selain sebagai media untuk mengekspresikan bakat terbaik mereka kepada khalayak umum,” Demikian dikatakan Ibu Bianca Nova, pimpinan sekaligus pemilik M2C (emtusy) yang ditemui usai ajang seni tersebut.

Yook ngintip acaranya...

Ngintip juga Live Video di halaman ini...



M2C ..."Make your Moment Complete"
Jalan Raja Centis 72 MAUMERE - FLORES


Nah,malam itu ada 3 kategori lomba yang diadakan yakni lomba Modern Dance, Lomba Menyanyi Lagu Dangdut Remix dan Lomba Mendadak Dugem. Tiga kategori ini ternyata mendapat dukungan dari penonton yang memenuhi panggung perlombaan, terpaksa penonton terpecah menjadi beberapa kelompok dengan mendukung perserta yang menjadi jagoan mereka masing-masing. Meriah banget..

Untuk kategori Modern Dance peserta yang ikut antara lain, BBC (Banci-Banci Centil) Dancer, Schenz Dancer, XTM Dancer, Spater Dancer, Power Star Dancer, Virgin Dancer, Creazy Dancer dan Vardam Dancer. Yang menarik Vardam Dancer diisi oleh penari-penari muda belia yang rata-rata berumur 9 tahun.

Sedang untuk lomba menyanyi lagu dangdut remix di ikuti oleh beberapa peserta antara lain Alexandra Parera, Sido, Rais, Mei Gita dan Novianshya deCeni.

Nah untuk kategori Mendadak Dugem pesertanya di ambil secara acak dari penonton yang tak malu-malu untuk tampil di atas pentas. Dengan diiringi permainan musik yang keluar dari kreasi DJ Joe para peserta mendadak dugem berusaha mengekspresikan bakat clubbing mereka dengan gaya lepas dan tanpa malu-malu. Dibawah pentas para penonton terus mengelu-ngelukan jagoannya masing-masing, pokoknya seru banget...lagian MC-nya Nona Audy coy jadi acaranya ditanggung tak bikin ngantuk..

Setelah berusaha menampilkan kualitas terbaik dari masing-masing peserta akhirnya anggota juri yang diisi oleh Edmod B, Bianca N dan Thomas Aquino harus memutuskan pemenang dari peserta yang terbaik dari yang terbaik.

Untuk kategori Modern Dancer secara mengejutkan peserta yang tergabung dalam group dancer Vardam Dancer meraih posisi juara 3 menyingkirkan tanta-tanta (tante-tante) mereka dari kelompok dancer lain.

Vardam Dancer membawa pulang uang tunai sebesar Rp.500.000 dan sebuah piala tetap. Juara kedua di sabet oleh Star Power Dancer dengan membawa hadiah uang tunai Rp.750.000 dan sebuah piala tetap sedangkan juara pertamanya di menangkan oleh Schenz Dancer dengan uang tunai sebesar Rp 1.000.000 dan sebuah piala tetap.

Untuk kategori Menyanyi Dangdut Remix juara pertama disabet Noviansyah deCeni yang membawakan lagu Terlena. Novi membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp.500.000 dan sebuah piala tetap. Sedang juara kedua dimenangkan oleh Mei Gita dengan hadiah uang tunai sebesar Rp.350.000 dan sebuah piala tetap, sedangkan juara ketiga di bawa pulang oleh Rais dengan uang tunai sebesar Rp.250.000 dan sebuah piala tetap.

Sedang untuk kategori Mendadak Dugem dimemangkan oleh Pinky dan Apong. Untuk juara favorite dari hasil polling sms Schenz Dancer dan Alexandra Parera berhasil menjadi pilihan terfavorit penonton.

Adapun penilaian dewan juri untuk ajang Lomba Modern Dance dititikberatkan pada kekompakan tim, kostum, kesesuaian musik dan gerakan, pola dan lain-lain. Sedang untuk Lomba Menyanyi Lagu Dangdut Remix dititikberatkan pada penilaian pada penguasaan materi dan kualitas vokal, teknik vokal, pembawaan serta penampilan.

Setelah melakukan penyerahan hadiah, acara ditutup dengan menari Ja’i bersama. Lagi-lagi DJ Joe kembali menampilkan keahlian dia mengimprovisasi lagu, dengan lagu daerah yang di baluti sentuhan musik berirama remix, seru pokoknya...

Acara ini rupanya memberikan kesan istimewa bagi penonton yang telah menyempatkan waktunya untuk menyaksikan para kawula muda mengekspresikan talenta mereka. Dengan harga tiket cuma Rp.3.000 setengah Stadion Samador hampir terisi penuh.

Seorang ibu mengaku merasa sangat senang dengan kegiatan lomba semacam ini bahkan seorang mahasisiwi bernama Eda mengaku konsep baru yang dipersembahkan oleh M2C benar-benar membikin gairah menonton semakin tinggi. Beberapa penonton cilik dan dewasa juga memberikan komentar yang hampir serupa.

Ya begitulah, semoga acara semacam ini tak berhenti sampai disini dengan demikian para kawula muda Maumere semakin memilki tempat untuk menyalurkan bakat seni mereka meski harus ada pihak-pihak yang mau mengulurkan tangannya seperti M2C, Event Organizer yang beralamat di jalan Raja Centis 72 Kota Maumere.

Nah, ingat acara ini pastikan ingat M2C (Make your Moment Complete).

Aksi-Aksi Dancer

Klik Fotonya :

XTM

VIRGIN

VARDAM

BBC

SCHENZ

Power Star





Aksi Pedangdut,Dewan Juri dan MC Audy..
Klik Fotonya :

Novi

Mei

Rais

Tim Juri

Mc-nya Audy






Live Video"Light Up Your Spirit With Emtusy"
by Boim (www.inimaumere.com)



DJ JOE



Baca ini...!!
"Bagi yang ingin acara-acara hebatnya di liput oleh www.inimaumere.com,Segera hubungi inimaumere @yahoo.com atau Kontak Boim 081-239-444-176



Salam


Oss & Boim

www.inimaumere.com



Selengkapnya...

HARUS PRO AKTIF DAN JANGAN MINDER

Maumere_ Kaum perempuan yang ada di NTT dan di Kabupaten Sikka khususnya, supaya lebih pro aktif dan terlibat dalam berbagai kegiatan keorganisasian perempuan. Kaum perempuan juga diharapkan untuk tidak merasa minder dan enggan untuk tampil dan terlibat dalam organisasi perempuan.
Demikian hal ini dikemukakan Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang ketika membuka kegiatan Fasilitasi Pembentukan Forum Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) di Aula Hotel Sugonian Jl. Dua Toru Maumere, Senin (27/05/2009).
Diakui Sosimus Mitang, bahwa kaum perempuan telah sejak lama memiliki keberanian dan mau terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi perempuan yang ada. Namun masih terhambat oleh budaya dan adat istiadat yang ada di NTT, yang mana selalu menempatkan kaum perempuan berada pada posisi yang terpojok.
“ Hanya dengan kemauan, pro aktif dan tidak minder kaum perempuan yang ada di NTT diyakini akan mengalami peningkatan kualitas hidup melalui wadah organisasi perempuan maupun organisasi kemanusiaan lainnya ” kata Sosimus.



Ada tiga hal penting yang disampaikan Sosimus dalam upaya peningkatan kualitas dan sumber daya perempuan. Yakni Pengetahuan, Ketrampilan dan Sikap perilaku. Dijelaskan bahwa pengetahuan kaum perempuan supaya terus ditingkatkan. Dan untuk meningkatkan pengetahuan, selain melalui pendidikan formal juga melalui kegiatan pelatihan dan organisasi. Untuk itulah diharapkan agar kaum perempuan maju dan tidak minder dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan ekonomi rumah tangga.

Kaum perempuan di NTT secara turun temurun telah diwarisi dengan bakat dan kemampuan ketrampilan yang luar biasa, namun hal ini tidak dikembangkan kaum perempuan dalam kehidupan sosial dan budayanya. Ketrampilan juga merupakan bagian yang memiliki peranan penting untuk meningkatkan ekonomi dan taraf hidup rumah tangga. Dengan memilik ketrampilan menenun, menganyam dan mengolah pangan lokal, tentunya akan dapat menambah pendapatan dalam ekonomi rumah tangga.

Kaum perempuan juga harus memiliki sikap dan perilaku yang baik, sehingga dalam pergaulannya kaum perempuan dapat menjadi contoh yang baik bagi orang disekitarnya. Misalnya tidak terlibat dalam perjudian, atau terlibat dalam berbagai aktifitas yang dapat mencoreng nama baik diri dan keluarga.

“ Tiga hal penting yakni pengetahuan, ketrampilan dan sikap perilaku harus memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Dengan demikian saya sangat optimis bahwa apa yang diharapkan kaum perempuan untuk menjadi lebih baik dapat tercapai “ Sosimus Mitang.

Diakui Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, bahwa masih banyak kaum perempuan di Sikka yang memiliki keberanian dan sangat mengharapkan perubahan, namun masih belum memiliki kemauan dan kurang pro aktiv untuk terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi perempuan. Bahkan ada di antara kaum perempuan di Sikka yang masih memiliki perilaku yang suka berjudi. Ini tentunya menjadi tantangan dan masalah bagi pemerintah dan institusi lainnya yang bergerak di bidang kemanusiaan dan perempuan untuk memberikan kesadaran dan menuntaskan masalah tersebut.

Kegiatan Fasilitasi Pembentukan Forum Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan, diselenggarakan Biro Pemberdayaan Perempuan Setda Propinsi Nusa Tenggara Timur dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sikka.

Sementara itu Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Setda Propinsi Nusa Tenggara Timur, dr. Yovita Anike Mitak, MPH dalam laporan yang dibacakan Kepala Bagian Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan pada Biro Pemberdayaan Perempuan Setda Propinsi Nusa Tenggara Timur, Dra. Theresia Funan, menjelaskan bahwa tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dan keterpaduan program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP), dalam aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, sosial, budaya dan lingkungan.

Secara khusus ini juga bertujuan memfasilitasi daerah dalam melaksanakan program PKHP, meningkatkan komitmen daerah dalam mengintegrasikan program PKHP, didalam perencanaan dan penganggaran pembangunan dan mempertahankan kesinambungan program PKHP di daerah.
Diharapakan kedepan, terbentuknya forum peningkatan kualitas hidup perempuan (PKHP) di Kabupaten Sikka sebagai forum koordinasi lintas sector. LSM, Organisasi sosial / kemasyarakatan dan organisasi keagamaan. Dan tersusunnya program kerja peningkatan kualitas hidup perempuan di Kabupaten Sikka.

Turut hadir para nara sumber, antara lain Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan Setda Provinsi NTT, Kepala Bappeda Sikka, Kepala Dinas Koperasi Propinsi NTT, dan dari Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT.(J.O) ***

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Monday, 25 May 2009

Welcome To My Paradise, Doreng Beach..





Mendung menggelayut diatas langit. Jejak-jejak tapak kaki membekas diatas pasir putih, seakan-akan memahat kehadiran www.inimaumere.com untuk yang pertama kalinya menyinggahi pantai berpasir putih, Doreng Beach (Pantai Doreng). Eksotisme pantai berpasir putih ini ditawarkan secara cuma-cuma. Mhhhh kali ini kami merasa seperti baginda raja yang di hadiahi pantai berlaut bening, sangat alamiah dan masih perawan. Deburan ombak pantai selatan yang terdengar bagai lantunan nada-nada romantis yang menghanyutan perasaan. Kami ingin berlama-lama disini, menjelajahi setiap halaman-halaman tubuhnya, menikmati setiap gemuruh dan desah ombaknya, merengkuh setiap lekuk-lekuk tubuhnya. Disini pula kami ingin menikmati tawaran eksotisme perawan cantik yang belum terjamah laju aktifitas kehidupan moderen. So ingin berkelana bersama kami? Dari pada bengong mending cabuuutttt....!! Yoookkkk..


Setelah beberapa kali melakukan kontak dengan Bapak Camat Doreng Hilarius H,BA, akhirnyadisepakati petualang ke Pantai Doreng. Sebagai penguasa wilayah Kecamatan Doreng, Pak Camat sangat paham medan dan akses.
Menggunakan mobil dinas kesayangan beliau kami pun meninggalkan Kota Maumere.

Pantai Doreng berada dalam wilayah pemerintahan Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Flores,Nusa Tenggara Timur. Pantai berpasir putih ini terletak di pantai selatan Kabupaten Sikka atau Pulau Flores (Kota Maumere terletak di pesisir pantai utara). Hamparan Laut Sawu yang luas dan membentang di depannya sangat indah.

Nama Doreng sendiri dalam penuturan masyarakat setempat kepada kami berasal dari nama seorang perantau asal Flores Timur bernama Doren yang pernah mampir di kampung ini. Sedang versi lain mengatakan berasal dari bahasa setempat doreng yang artinya menggantung. Ini berhubungan dengan cerita tentang sebuah salib besar yang pernah di tancapkan di Pantai Doreng. Salib itu kini telah tiada, konon salib Watu Cruz di Pantai Bola dulunya pernah ada di Pantai Doreng.
Cerita ini masih berkaitan dengan keberadaan dua misionaris khatoilk asal Portugis jaman dulu yang kini makamnya telah diketemukan oleh masyarakat sekitar. Makam tersebut terletak berdekatan dengan Pantai Doreng.


Pantai Doreng Dari Ketinggian









Ada dua rute menuju Pantai Doreng. Pertama bisa melewati jalur atau rute Kewapante. Dari Kota Maumere, rute ini agak kejauhan. Rute kedua bisa melewati Desa Waipare. Rute Waipare berdekatan dengan Kota Maumere. Kedua rute yang berada di lintasan jalan raya menuju arah timur Kabupaten Sikka inilah yang mengawali perjalanan menuju Pantai Doreng. Kata orang, rute Waipare medannya lumayan lebih baik dari pada menggunakan rute Kewapante. Kami ingin membuktikannya dengan melewati kedua rute. Keberangkatan kami pertama kali akan melewati rute Kewapante, pulangnya melewati rute Waipare.

Nah, untuk mengetahui kedua rute dan kondisi jalan tersebut silakan klik disini...


Setelah melewati medan yang terbukti lumayan berat akhirnya kami mendekati kawasan berpasir putih, Pantai Doreng. Dari sinilah mobil yang kami tumpangi bertambah oleng kiri-kanan dengan kecepatan yang sangat pelan, maklum ruas jalan yang kami lewati rusak berat.
”Kami ingin pemerintah memperhatikan desa kami, kenapa jalan tak pernah diperbaiki?”, demikian penuturan seorang warga Doreng ketika kami melakukan tatap muka dengan warga Nen Bura di kantor desa setempat.

Bapak Camat Doreng mengatakan bahwa untuk tahun anggaran ini rencana perbaikan jalan yang rusak telah masuk dalam agenda pemerintah. Ya, inilah akses menuju Pantai Doreng. Jika tak ada perhatian, niscaya Pantai Doreng cuma tinggal cerita karena akses menuju pantai indah ini membuat yang ingin berkunjung mengurungkan niatnya, kecuali ia memiliki ketabahan yang lumayan.

PANTAI DORENG



Paparan pantai indah langsung terlihat dari ketinggian. Dari sini kita bisa menikmati riak-riak gelombang dengan buih-buih ombaknya yang saling berebutan menuju bibir pantai. Perasaan lega memenuhi dada kami. Rasa bete dan capek dalam perjalanan terobati dengan kompensasi yang lumayan. Jika saja ada investor yang mau membangun tempat-tempat penginapan di ketinggian maupun di pesisir pantai dengan di dukung promosi dari pemerintah daerah, jelas akan banyak wisatawan yang akan berkunjung kesini. Langsung atau tidak kehidupan ekonomi masyarakat setempat akan terangkat. Yang penting adalah akses jalan yang rusak segera di perbaiki.

Klik Fotonya :








Klik Fotonya :







Lihat juga Video di akhir halaman

Memang disini tak ada sama sekali penginapan. Apalagi warung-warung makan. Singkat kata belum terjamah kehidupan moderen. Masyarakat desa masih mengandalkan hasil bumi perkebunan untuk menopang kehidupan mereka. Suasana alamiah sangat terasa ketika berada di kawasan ini. Kami tak bosan-bosan mengabadikan panorama alam Pantai Doreng. Selain kami tak ada satupun pengunjung atau wisatawan yang berada di Pantai Doreng. Kami merasa kamilah yang memiliki pantai indah ini he he he..

Panjang pantai berpasir putih ini sekitar 4 Km (empat Kilometer). Kedua ujung pantai ini memiliki hamparan pasir hitam alias pasir besi. Batu-batu hitam mengkilap terlihat di sekitar bagian bawah tebing. Sesekali ombak-ombak besar menghantam batu-batu ini, pecah berantakan dengan buihnya yang menjulang tinggi. Alamiah.

Lebar pantai berpasir putih sangat lumayan.Bahkan pasir putih ini melebar sampai ke pemukiman rumah warga dan jalan sekitar. Melihat kami datang beberapa anak kecil mendekati kami dengan senyum yang ramah. Sepanjang pemotretan mereka mendampingi kami dan tak sungkan-sungkan membantu ala kadarnya.

Di Desa Nen Bura (Pasir Putih) kita juga bisa membawa oleh-oleh sovenir cantik yang di buat oleh ibu-ibu. Sovenir dalam bentuk asbak,boneka-boneka kecil dan lain-lain dibuat dengan menggunakan siput atau kerang dan pasir besi yang di ambil dari Pantai Doreng. Kelihatan cantik dan bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Setelah berlama-lama di Pantai Doreng,kami mulai merasa capek luar biasa, Pak Camat yang mendampingi kami sepanjang pemotretan juga mengalami keadaan yang sama. Dibawah rindangan pepohonan pantai kami mengusir kepenatan dengan menjelajahi panorama pantai dengan sepasang mata indah yang kami miliki cieeee....

Ya, akhrinya kami pun beranjak meninggalkan Pantai Doreng. Mendung yang sedari tadi mengelayut diatas langit mengisyaratkan akan hadirnya sang hujan. Bergegas kami meninggalkan pantai berpasir putih ini. Kami berjanji akan hadir kembali dan akan menjelajahi kawasan Pantai Doreng, salah satunya berinisiatif akan menuju Gua Elang yang berdekatan dengan kawasan Pantai Doreng. Kalau ada yang mau ikutan silakan daftar ya.... hehehehe...


Video Panorama Pantai Doreng (Doreng Beach) By Boim (www.inimaumere.com)





Salam...

Oss & Boim

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Sunday, 24 May 2009

Akses Menuju Pantai Doreng..

Tulisan dibawah ini adalah rute menuju pantai berpasir putih,Pantai Doreng.Untuk mengetahui Pantai Doreng bisa membacanya dengan mengklik disini.


Ada dua rute menuju Pantai Doreng. Pertama bisa melewati jalur atau rute Kewapante. Dari Kota Maumere, rute ini agak kejauhan. Rute kedua bisa melewati Desa Waipare. Rute Waipare berdekatan dengan Kota Maumere. Kedua rute yang berada di lintasan jalan raya menuju arah timur Kabupaten Sikka inilah yang mengawali perjalanan menuju Pantai Doreng. Kata orang, rute Waipare medannya lumayan lebih baik dari pada menggunakan rute Kewapante. Kami ingin membuktikannya dengan melewati kedua rute. Keberangkatan kami pertama kali akan melewati rute Kewapante, pulangnya melewati rute Waipare.


Melewati rute Kewapante menuju Pantai Doreng kita akan melintasi desa-desa tradisional yang memilki hawa dingin nan sejuk, maklum kita akan sejenak berada di ketinggian. Dari Kewapante kita akan melewati Desa Botang,Watuplabi,Ohe,Wolomotong,Kloangpopot,Wolong Terang,Woga Lirit,Wai Hawa dan akhirnya sampai di Desa Nen Bura. Nen Bura adalah desa yang memilki Pantai Doreng. Nen Bura sendiri artinya Pasir Putih. Di setiap desa yang kita lewati nampak terlihat hutan perkebunan yang terhampar disisi kiri dan kanan lintasan jalan. Penduduk setempat kebanyakan hidup dari hasil perkebunan yang di olah secara turun temurun. Kita juga bisa menikmati kehidupan lokal masyarakat dengan budaya yang beragam,hasil tenun ikatnya dan tarian-tarian yang unik, sisa peninggalan masa lampau dan senyum ramah dari setiap masyarakat yang kita temui sepanjang jalan. Jangan kaget ketika mendekati kawasan Doreng kita akan disapa oleh anak-anak kecil sampai orang dewasa dengan sapaan “selamat pagi..selamat siang...selamat sore....”.Mereka akan berteriak dari dalam rumah, pinggiran jalan maupun diatas pohon (sambil metik cengkeh atau kelapa hehehe).

Rute kedua kita bisa menggunakan rute Waipare. Di bandingkan dengan rute Kewapante rute Waipare memiliki aspal jalan dengan kondisi bagus di hampir semua ruas jalan sampai menuju Kecamatan Bola.Dengan demikian kita bisa mempersingkat perjalanan dengan cepat.

Memasuki wilayah sekitar Bola, ibukota Kecamatan Bola perjalanaan selanjutnya cuma menyusuri pesisir pantai selatan dengan melaju disepanjang kelokan yang berada diatas perbukitan atau tebing. Dibawah sana pantai yang berbusa dengan gelombang yang menggulung hingga memecah dengan berlapi-lapis dapat kita saksikan sebagai bagian dari bonus perjalanan.

Aspal yang berkondisi baik akan berakhir ketika sampai di pertigaan jalan menuju Pantai Doreng yang masuk wilayah Kecamatan Doreng.Jika mengambil alur kiri kita akan menuju ke Desa Edat,dimana kantor camat Doreng terletak.Jalur Edat merupakan rute balik ke Kewapante dengan beberapa ruas jalan yang rusak.Untuk ke Pantai Doreng kita harus mengambil jalur atau belokan ke kanan di pertigaan tadi.Kondisi jalan beberapa kilo kedepan rusak berat.Sebenarnya kita akan sampai dengan cepat jika saja kondisi jalan dalam keadaan bagus.

Seperti melewati rute Kewapante dengan kampung-kampung tradisionalnya,menggunakan rute Waipare kita juga bisa berwisata ke Pantai Bola.Dipantai Bola terdapat sebuah salib setinggi 3 meter yang tertancap kokoh ditengah laut sebagai tanda masuknya agama Kahatolik di bumi Bola.Penyebaran agama ini dilakukan oleh Misionaris Khatolik,St Fransiskus Xaverius di tahun 1600-an.

Wilayah Kecamatan Doreng dan sekitarnya juga terkenal sebagai daerah penghasil buah-buahan seperti nangka,salak,durian,rambutan dan lain-lain selain sebagai penghasil komoditi perkebunan lainnya.


Klik Fotonya :

Ruas jalan rusak

Pantai Rute Waipare

Pantai Bola





Klik Fotonya :


Rumah warga

Pantai Doreng

Tatap muka

Camat Doreng



www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Wednesday, 20 May 2009

42 Miliar Untuk Perluasan Bandara Wai Oti..

Bandar udara (Bandara) Wai Oti akan segera di perluas.Perluasan dan pembangunan sarana dan prasarana Bandara Waioti, Maumere Kabupaten Sikka, Flores akan menelan dana Rp 42 miliar.Untuk tahap awal (2009), perluasan dan pembangunan bandara telah diplot dengan anggaran dana sebesar Rp 16 miliar untuk pelebaran landasan pacu dan pembangunan sarana prasarana. Dengan perluasan tersebut maka Bandara Waioti bisa didarati pesawat berbadan lebar. Panjang bandara saat ini 1.800 meter akan diperpanjang menjadi 2.000 meter. Ketebalan landasan pacu pun akan ditingkatkan 5 sentimeter lagi.

”Permohonan perluasan Bandara Waioti sudah disampaikan ke Dirjen Perhubungan Udara dan telah dijawab dimana sudah dialokasikan dana Rp 42 miliar untuk kepentingan tersebut. Perluasan dan pembangunan sarana prasarana di Bandara Waoti telah saya laporkan ke Bupati Sikka dan para prinsipnya beliau sangat mendukung," Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Sikka, Ir. Robertus Lameng, MBA, seperti yang kami kutip dari Harian Pos Kupang,salah satu surat kabar terbesar di Nusa Tenggara Timur.

Ditanya tentang jumlah maskapai yang masuk Waioti, Lameng mengatakan, baru dua maskapai yakni Merpati dan TransNusa. Pihaknya mengharapkan dengan perluasan itu akan ada pesawat berbadan lebar yang membuka rute penerbangan ke Bandara Waioti.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Sikka juga sudah menyiapkan dana dari APBD-nya untuk membuka jalan Maumere-Larantuka melalui pantai selatan. Dinas PU Sikka sudah melakukan survai. Dengan adanya jalan tersebut tentu mobilitas manusia semakin lancar dan maskapai penerbangan tidak segan-segan membuka rute penerbangan ke Maumere.

Batavia Akan Masuk Waioti

Tahun ini, maskapai penerbangan Batavia Air berencana akan masuk juga ke Bandara Waioti dan sudah disetujui Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Sikka, Ir. Robertus Lameng, MBA, di ruang kerjanya.Dikatakannya, sejauh ini masih menunggu laporan kelayakan bandara Kepala Bandara Waioti.

"Jika telah ada surat, dalam waktu dekat Batavia akan masuk ke Waoti guna melayani penumpang dari dan ke Maumere. Suratnya telah diberikan kepada Bupati Sikka dan pada dasarnya Bupati Sikka sangat mendukung kalau ada maskapai penerbangan lagi yang masuk ke Bandara Waioti," kata Lameng.

Sumber : Harian Pos Kupang

www.inimaumere.com



Selengkapnya...

Sejenak Berada Di Pantai Sikka..

Kampung Sikka yang terletak di wilayah pesisir pantai selatan Flores selain memiliki keterikatan sejarah yang kental dengan bangsa Potugis,1001 kisah tentang sejarah kerajaan dan para rajanya serta sebagai sumbu penyiaran agama khatolik ternyata juga menyimpan pesona pantai yang cukup indah.Gelombang pantai selatan yang cukup terkenal dengan buih-buih ombaknya yang setiap detik datang mencium pasir pantai seakan-akan menambah kenyamanan ketika kita berada di sekitarnya.Alamnya masih sangat perawan.


Klik Fotonya :









www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---