Selamat Datang di Maumere...

SELAMAT BUAT PAKET AN-SAR (YOS ANSAR RERA-P.NONG SUSAR) yang dipercayakan masyarakat Kabupaten Sikka sebagai BUPATI dan WAKIL BUPATI SIKKA 2013-2018..
Pemandangan di Kolisia, Kecamatan Magepanda

Friday, 15 February 2013

Herman: Suatu Saat kematian Merry Pasti Terungkap

Misteri Kematian Merry Grace
Herman (duduk) mengisi biodata, PK
Pertanyaan masyarakat tentang kesimpangsiuran penyebab meninggalnya Merry Grace membuat aparat Polres Sikka bekerja ekstra keras. Kapolres Sikka, AKBP Budi Hermawan, bersama penyidik kepolisian setempat mengidentifikasi tiga kerangka manusia di Lela. Hasilnya, kerangka manusia dewasa diidentifikasi bernama Merry Grace karena ada saksi yang mengenal ciri fisik Merry semasa hidupnya. Ciri fisik itu berupa gigi palsu Merry yang dipasang saksi tahun 1990. Saksi keluarga juga memastikan cincin di jari manis Merry adalah cincin yang dikenakan Merry semasa hidupnya. Walau polisi baru mengeluarkan pernyataan dan keterangan tentang identifikasi kerangka manusia di Lela, tapi masyarakat sudah ramai berdiskusi dan memastikan itu adalah Merry Grace. Cerita itu sekejab menyebar sehingga polisi mencari tahu siapa yang 'mengeksekusinya.' Yang mana menurut polisi sesuai keterangan saksi, Merry mati karena dibunuh.

Minggu, 3 Februari 2013 sore, polisi menyerahkan tiga kerangka manusia itu kepada keluarga Merry untuk dimakamkan di Adonara. Polisi meminta keluarga menyerahkan semua proses penanganan kematian Merry dan dua bayinya kepada institusi Polri.
"Bagaimana dan siapa yang meletakkan Merry dan dua bayinya di tempat itu diserahkan kepada polisi guna mengusutnya. Yang jelas, polisi akan bekerja dan meminta bantuan keluarga," kata Ahmad, S.H, Kasat Reskrim Polres Sikka, saat menyerahkan kerangka Merry Grace kepada keluarganya.
Tekad Polres Sikka mengusut kematian Merry Grace terbilang cukup cepat. Polisi bekerja sama dengan keluarga berhasil mengetahui keberadaan orang yang diduga membunuh Merry dan dua bayinya. Kerja keras itu membuahkan hasil pada Senin, 4 Februari 2013 sore. Orang yang diduga membunuh Merry bersama dua bayi menyerahkan diri.
Herman alias HJM, disapa Herder, tak berkutik saat menyerahkan diri di Bandar Udara Frans Seda Maumere. Herman yang beberapa tahun terakhir bekerja di Kalimantan menyampaikan kepada keluarga korban bahwa dia sudah melakukan kesalahan. Kini, ia harus mempertangggungjawab perbuatannya secara hukum.
Herman menangis dalam perjalanan ke Polres Sikka. Ia mengaku bertanggung jawab atas kematian Merry Grace. "Saya yang melakukan itu. Saya bertanggung jawab sehingga saya datang ke Sikka agar tidak ada lagi cerita yang simpang siur mengenai keberadaan Merry," kata Herman di Markas Polres Sikka, Selasa (5/2/2013) malam.
Herman memang penuh misteri. Perbuatannya sungguh mengguncang suasana batin keluarga dan menggugah keprihatinan banyak orang. Herman membuat keluarga Merry terpukul. Siapa yang tak sakit hati dan kesal. Herman dengan keberaniannya dan dalam ketidakberdayaan datang dengan polos menghadapi proses hukum.
Kepada Pos Kupang, Senin (11/2/2013) siang di Mapolres Sikka, Herman kembali menuturkan, perbuatannya itu telah membuat seribu tanya menghantuinya selama merantau di Kalimantan.
"Saya sudah siap, tapi selalu ada pertanyaan yang menghantui saya. Oleh karena itu, saya meminta kalau bisa saya didampingi seorang rohaniawan dari Larantuka. Saya butuh kehadirannya. Saya tidak bercerita kepada dia apa yang telah saya buat. Tetapi saya memerlukan kehadirannya karena saya merasa tidak kuat dan perlu ada kekuatan orang lain agar saya bisa menghadapi masalah ini," pinta Herman.
Tidak hanya itu, Herman juga meminta keluarga Merry memaafkannya agar bisa membantunya dalam proses hukum.
"Saya meminta maaf kepada keluarga. Saya sudah siap menerima keluarga korban yang mau datang bertemu dengan saya. Saya siap. Hukuman di akhirat itu adalah tanggung jawab saya dengan Tuhan. Tetapi saya tetap berusaha agar meminta maaf kepada keluarga korban. Saya tidak benci sedikit pun dengan orang yang telah membongkar kasus saya ini. Saya sekarang ini hanya bisa memarahi dan membenci diri saya sendiri. Orang lain saya tidak akan benci, karena saya sudah pikir suatu saat pasti akan terungkap. Dan, saya harus menjalani hukumannya," kata Herman.
Herman mengakui apa yang ia lakukan telah membuat banyak orang terluka. Herman pun meminta kepada polisi kalau berkenan bertemu dengan Pater Peter Payong, SVD, wakil keluarga Merry.
"Saya tidak akan dendam dengan Pater. Saya pun tidak akan melakukan tindakan apapun kalau bertemu Pater Peter. Kalau tidak percaya, nanti borgol saja tangan saya biar saya tidak melakukan apa-apa kalau ada yang khawatir ketika saya bertemu Pater Peter," ujar Herman.
Sebagai manusia, Herman merasa belum tenang karena permintaan maafnya kepada keluarga Merry belum tersalurkan. Apalagi acara adat di Kampung Adonara belum dikabarkan kepadanya di Maumere.
"Tetapi saya berusaha tenang karena sekarang ini ada seorang pengacara yang mendampingi saya. Hak saya sebagai tersangka telah dijalankan polisi. Tetapi bukan berarti ada pengacara, saya bebas. Bukan begitu. Saya sudah siap menjalani hukuman atas apa yang saya buat," papar Herman.
Bagaimana reaksi atas tindakan Herman, keluarga Merry, Pater Peter Payong, SVD yang dihubungi Pos Kupang ke ponselnya, Jumat (8/2/2013) siang menjelaskan, keluarga telah menguburkan Merry Grace dan dua bayinya di Adonara.
Menurut Pater Peter, saat berada di kampung banyak orang yang minta agar ia menceriterakan detail kasus tersebut. Namun Pater Peter minta agar semua orang dan keluarga saat ini mendoakan arwah Merry Grace dan dua bayinya.
Saat misa pemakaman, jelas Pater Peter, dalam khotbahnya ia meminta keluarga dan semua umat yang ada agar berdoa untuk Merry Grace dan dua bayinya yang akan dimakamkan.
Permintaan keluarga Merry agar memroses Herman secara hukum, Polres Sikka masih mencari waktu yang tepat melakukan reka ulang (rekonstruksi) kasus pembunuhan itu. Selain waktu, juga penentuan lokasi rekonstruksi menjadi pertimbangan, khususnya dari segi keamanan.
Kapolres Sikka, AKBP Budi Hermawan, SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Sikka, AKP Ahmad, S.H, saat ditemui Pos Kupang di Maumere, Jumat (8/2/2013) siang, menjelaskan, proses kasus ini sudah pada tahap Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere.
Untuk itu, jelas Ahmad, rencana rekonstruksi akan dikoordinasikan dengan jaksa. Koordinasi dimaksud mengenai teknis pelaksanaan rekontruksi, baik dari segi lokasi maupun waktu. Untuk masalah tempat, Ahmad mengatakan, apakah rekonstruksi di lokasi penggalian di Lela atau di tempat lain, masih perlu didiskusikan lagi.
Perihal pengembangan pemeriksaan terhadap tersangka, Ahmad menjelaskan, rencana polisi semula melakukan test DNA. Namun dalam perkembangannya test DNA ini tidak lagi dilakukan. Pasalnya, dari kegiatan identifikasi yang dilakukan terhadap kerangka yang ada, baik dari keterangan saksi maupun keterangan tersangka, menerangkan bahwa rangka manusia tersebut adalah Merry Grace.
"Saksi dokter gigi sebelumnya menerangkan gigi kerangka itu adalah gigi Merry Grace. Dokter tersebut yang pasang kawat gigi dan menambal gigi tersebut. Sementara keterangan tersangka juga membenarkan gigi itu adalah gigi Merry Grace.
Sejumlah benda yang dipakai Merry Grace yang ditemukan dalam penggalian tersebut, seperti jam tangan, cincin, sepatu dan ikat rambut, oleh tersangka membenarkan bahwa barang-barang itu merupakan barang-barang yang dipakai Merry Grace," jelas Ahmad.
Ia mengungkapkan, barang lain yang ditemukan dalam penggalian tersebut yang dibenarkan tersangka adalah selimut coklat dan sprei yang dipakainya untuk membungkus jasad Mery Grace saat dikubur.
"Keterangan saksi dan tersangka telah menguatkan identifikasi tersebut. Menurut dokter kesehatan Polda NTT, jika ciri-ciri identifikasi sudah kuat, tidak perlu test DNA," tandas Ahmad.
Menyinggung pasal yang dijerat terhadap Herder, Ahmad menyebut pasal 340 tentang pembunuhan berencana dan pasal 338 tentang pembunuhan biasa. (pos-lupang)
Selengkapnya...

Monday, 4 February 2013

Rokatenda Semburkan Lahar Panas

Rokatendsa/PK
Gunung api Rokatenda meletus. Kabar tersebut tersiar sejak hari Minggu ( 3/2/13) pagi hingga tadi malam di Kota Maumere. Kabar meletusnya gunung yang cukup 'diistimewakan' penduduk setempat tersebut terjadi sekitar pukul 23.40 wita, hari Sabtu (2/2/13). Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Nusa Tenggara Timur (NTT), Tini Thadeus, mengatakan, Gunung Rokatenda di Palue, Kabupaten Sikka, Sabtu, 2 Februari 2013, sekitar pukul 11.45 Wita, meletus sebanyak dua kali. Akibatnya, abu vulkanik menghujani permukiman warga. Kantor berita Antara melaporkan, rumah-rumah penduduk terutama di utara Flores diselimuti abu setebal sekitar satu milimeter. 

"Gunung Rokatenda pada saat letusan, sempat terjadi hujan abu dengan tebal satu milimeter di pos pemantau Gunung Rokatenda," kata Petrus Tiba, Pemantau Gunung Api Iya dan Rokatenda yang berpusat di Ropa, Kabupaten Ende.
Selain menyemburkan lahar panas, letusan Rokatenda juga menyemburkan hujan abu vulkanik. Sehingga permukiman warga di Kabupaten Ende dan Nagekeo panik. Abu vulkanik itu menutupi atap rumah warga dan jalan-jalan di dua wilayah itu.
Di Maumere khususnya, kabar meletusnya gunung Rokatenda tersebut bergema dari mulut ke mulut. Beerita tentang Rpkatenda meluas ditengah masyarakat. Kabar tersebut semakin menguat diantara warga setelah berbagai tivi nasional memberitakan peristiwa ini.
Evakuasi dan bantuan pertolongan bagi masyarakat di Palue kemudian dilakukan. Kapal TNI AL Balibo kemudian bergerakl ke Palue sejak minggu pagi. Wakil Bupati Sikka Wera Damianus, Kapolres Sikka, anggota relawan dari berbagai unsur, personil TNI dan polisi, diberitakan menuju ke Palue untuk memberikan pertolongan secepatnya. Hingga tengah malam, pukul 01.30 Wita di Pelabuhan L. Say telah disiagakan armada dari Dishubkominfo terkait evakuasi ke tempat-tempat pengungsian di Maumere.

Gunung Api Rokatenda sempat meletus pada tanggal 8 Oktober 2012 pukul 19.46 WITA. Letusan itu disertai suara dentuman dan sinar api serta lontaran material pijar yang menyebabkan kebakaran semak belukar di sekitar kawah.
Gunung Rokatenda merupakan salah satu dari dua gunung berapi yang ada di Kabupaten Sikka. Rokatenda berada di Pulau Palue, Kecamatan Palue, sebelah utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Gunung bertipe strato itu merupakan lokasi tertinggi di Pulau Palue dengan ketinggian 875 meter. Gunung ini secara geografis terletak di koordinat 121° 42’ bujur timur dan 8° 19’ lintang selatan.
Letusan terhebat pernah terjadi pada 4 Agustus-25 September 1928. Penduduk Palue saat itu sebanyak 266 jiwa. Letusan terakhir terjadi pada 23 Maret 1985 dengan embusan abu mencapai 2 km dan lontaran material lebih kurang 300 meter di atas puncak. Setelah 20 tahun "tidur", Rokatenda kembali menunjukkan aktivitasnya pada 16 Januari 2005.(berbagai sumber)

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Saturday, 2 February 2013

Sembilan Pasang Peserta Pilkada Sikka Dapat Nomor Urut

Gempita Pemilihan Umum Daerah Bupati dan Wakil Bupati Sikka untuk Periode 2013-2018 terus bergulir. Terakhir, Kamis (31/1/2013) KPUD Sikka menetapkan 9 paket pasangan bakal calon telah memenuhi syarat untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Sikka pada Pilkada 18 Maret 2013. Di Aula Kantor KPUD Sikka, Tahapan Pilkada selanjutnya kembali digelar. Kali ini Rapat Pleno Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati. Sembilan Paket Pasangan Calon yakni Garansi, Alex-Idong, Damitrus, Solid, Helo, Aura, Frendy, Satria, An-Sar menghadiri rapat yang digelar terbuka untuk umum dan dipimpin oleh Ketua KPUD Sikka Albertus Benbao.

Didampingi para anggota KPUD Sikka lainnya, rapat pleno tersebut dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Pilkada Sikka. Sebelum dimulai penarikan undian nomor urut, Ketua Panswalu Sikka Alfons Sero memeriksa kotak undian dan masing-masing kertas nomor urut. Setelah merasa yakin dan sesuai, penarikan undian secara terbuka diadakan.
Hasil pengundian menunjukkan pasangan independen Wera Damianus-Petrus Suryaputra Suwarnam (Damitrus) mendapat nomor urut 1.
Seanjutnya adalah:
  • NOMOR (2) Paket SATRIA: Yosef Bernadus Semadu Sadipun-Agustinus Boy Satrio
  • NOMOR (3) Paket GARANSI: Rafael Raga, SP dan Zakarias Heriando Siku, S,T
  • NOMOR (4) Paket ALEX - IDONG. Pasangan Drs.Alexander Longginus-F.Roberto Diogo, S.Sos, M.Si
  • NOMOR (5) Paket SOLID: Drs.Sosimus Mitang-Silvanus Tibo, S.H, M.Si
  • NOMOR (6) Paket HELO: Heribertus Krispinus Nidi-Robertus Lodan
  • NOMOR (7) Paket FRENDY: Fransiskus De Jeer Da Gomez dan Simon Subsidi
  • NOMOR (8) Paket AURA: Anselmus da Lopez dan Simon Subandi
  • NOMOR (9) Paket AN-SAR: Drs.Yosef Ansar Rera-Poulus Nong Susar 


Pengambilan dan penetapan nomor urut itu disaksikan oleh pendukung, perwakilan partai politik, masyarakat, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Sikka. Usai penarikan undian, seluruh kandidat diminta untuk membuka secara bersama-sama dan ditunjukan kepada undangan yang hadir. Setiap kandidat yang bernomor urut menyatakan kepada KPUD nomor yang didapat.
Ketua KPUD Sikka menghimbau agar semua baliho, reklame dan semua unsur berbau kampanye kandidat agar dibersihkan mulai besok Minggu (3/2). Para kandidat boleh memasang kembali segenap reklame, baliho dan unsur-unsur kampanye tersebut pada tanggal (4/2) hingga tanggal (28/2). Namun pemasangan atribut kampanye harus sesuai aturan yang ditetapkan. Pada tempat-tempat tertentu, pemasangan atribut tidak diperkenankan.
Masa kampanye terbuka akan berlangsung pada tanggal 1 maret hingga 14 maret 2013.

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Thursday, 31 January 2013

Sembilan Paket Resmi Bertarung di Pilkada Sikka

Foto Bersama para calon dan anggota Kpud Sikka
Mendekat pukul 14.00 wita, hampir semua paket yang mengusung bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati mulai berdatangan. Kedatangan mereka bersama tim suksesnya untuk menghadiri rapat pleno penetapan yang digelar di aula KPUD Sikka, Jalan Litbang, Maumere. Selain para bakal kandidat, hadir pula para anggota Panswalu (Panitia Pengawas Pemilu) dan tokoh masyarakat Daniel Wida Pale, utusan Kejaksaan Maumere, Pengadilan, Kepolisian dan Kodim. Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon yang Memenuhi Syarat dalam Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2013 yang berlangsung dari siang hingga sore, Kamis (31/1/2013) dibuka secara resmi oleh Ketua KPUD Sikka Albertus Benbao. Benbao didampingi para anggota KPUD Sikka. .

Albertus dan anggota KPUD Sikka didepan para balon bupati, balon wabup dan tim sukses masing-masing pasangan kemudian membacakan satu persatu nama paket dan masing-masing persyaratan yang dipenuhi.
Sidang pleno penetapan yang berlangsung dalam suasana tenang tersebut akhirnya menyatakan ke- 9 pasangan paket tersebut memenuhi syarat untuk maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Sikka untuk periode 2013-2018. Artinya mereka secara resmi dinyatakan layak untuk bertarung di pemilihan umum bupati dan wakil bupati 18 maret 2013. 
Dengan demikian ada sembilan paket yang akan bertarung pada 18 maret 2013. Dan pada tanggal 2 Februari seperti disampaikan Albertus Ben Bao, akan diadakan penarikan undian nomor urut masing-masing paket. Sungguh menarik untuk dinantikan.
Dibawah ini adalah daftar Calon Bupati Sikka dan Calon Wakil Bupati Sikka 2013-2018
1. Garansi : Rafael Raga, SP dan Zakarias Heriando Siku, S,T 
2. Alex-Idong :Drs.Alexander Longginus-F.Roberto Diogo, S.Sos, M. Si 
3. An-Sar : Drs.Yosef Ansar Rera-Poulus Nong Susar 
4. Damitrus :dr.Wera Damianus, M.M-Petrus Suryaputra Suwarnam 
5.Solid : Drs.Sosimus Mitang-Silvanus Tibo, S.H, M.Si 
6.Helo : Heribertus Krispinus Nidi-Robertus Lodan 
7.Frendy : Fransiskus De Jeer Da Gomez dan Simon Subsidi 
8.Aura : Anselmus da Lopez, Cabup Sikka dan Simon Subandi 
9.Satria : Yosef Bernadus Semadu Sadipun-Agustinus Boy Satrio
Sumber : KPU

www.inimaumere.com
Selengkapnya...

Rangka Manusia Ditemukan Di Lela

Polisi menemukan tulang belulang manusia ketika menggali sebuah kubur di Lela-Sikka, Minggu (27/1/2013) siang. Tulang belulang itu diduga YKP alias MG yang sudah sepuluh tahun menghilang dan keluarga tidak mengetahui keberadaannya. Selain tulang belulang manusia dewasa, ditemukan juga dua kerangka bayi. Tiga kerangka ini terbungkus rapi dalam sebuah tikar dan kain. Proses penggalian kuburan ini dipimpin Kapolres Sikka, AkBP Budi Herman, S.Ik, dan Kasat Reskrim, AKP Ahmad. Ditemui di Lela usai penggalian, Minggu (27/1/2013), Kapolres Sikka, AKBP Budi Hermawan, S.Ik, menegaskan, polisi belum bisa memastikan apakah benar jenazah yang ditemukan adalah MG sesuai laporan polisi.

Pasalnya, polisi perlu membuktikan rangka manusia itu apakah sesuai nama yang dilaporkan oleh keluaga MG yang menghilang atau tidak. "Dalam pengalian ada dua rangka bayi dan dewasa. Namun siapa namanya dan kematian karena apa, kita masih lakukan penyelidikan," kata Kapolres Budi.
Polisi, katanya, sudah bekerja guna menindaklanjuti laporan keluarga MG tapi polisi perlu mendalami identitas rangka yang ditemukan. "Polisi akan membawa rangka yang ditemukan guna diidentifikasi. Ada tanda-tanda yang mungkin masih ada di rangka tersebut yang bisa dikenali keluarga. "Keluarga sudah mengenal ciri-ciri dengan melihat cincin dan kawat gigi karena yang bersangkutan memasang gigi palsu. Namun polisi tetap membuktikan rangka manusia melalui tes DNA," kata Budi.
Kapolres Budi belum memastikan penyebab kematian korban karena perlu ada pendalaman lebih lanjut.
(ris/oma/pos kupang)
Selengkapnya...

Penghargaan Kalpataru bagi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Sikka (Pemkab Sikka) menyerahkan Piagam Penghargaan Kalpataru dan Pemenang Pengelolah Pemukiman Tingkat Kabupaten Sikka 2012. Pengelola Lingkungan Hidup (Kalpataru) Tahun 2012 terdiri dari 3 kategori pemenang yakni : Perintis Lingkungan, Penyelamat Lingkungan dan Pengabdi Lingkungan. Penyerahan piagam ini sebagai apresiasi pemerintah terhadap kepedulian masyarakat, baik perorangan maupun kelompok untuk memelihara, merehabilitasi dan melakukan konservasi lingkungan secara mandiri. Acara penyerahan piagam ini berlangsung dalam kegiatan Pencanangan Hari Sejuta Pohon Tingkat Kabupaten Sikka Tahun 2013 di Lingkar Luar (Ring Road), Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok, Sabtu (26/1/2013).

Pada kegiatan ditengah terik matahari tersebut, sejumlah anakan pohon ditanam oleh para pejabat pemerintah Sikka dan unsur Muspida serta masyarakat lainnya.
Penyerahan penghargaan Kalpataru Tingkat Kabupaten Sikka 2012 dilakukan oleh Bupati Sikka yang diwakili Asisten II Constantinus Tupen dan Pemukiman Terbaik oleh Wakil Bupati Sikka yang diwakili Ketua Pengadilan.

Para pemenang tersebut adalah:
@Kategori Perintis Lingkungan: Benediktus Bata asal Desa Wolodhesa, Mego dan Yakobus Didi Nong dari kelurahan Madawat, Alok.
@Penyelamat Lingkungan: Kelompok Tani Langi dr Desa Reroroja, Magepanda dan Kelompom Cinta Alam dari Desa Nelle Wutung @Kategori Pengabdi Lingkungan: Petrus Karino, Koordinator PPL dr Desa Renggarasi, Tanawawo dan Richardus Alexius Boer, PPL dari Desa Teka Iku, Kangae.
Pengharggaan Pengelola Lingkungan Pemukiman Terbaik Tingkat Kelurahan se-Kab Sikka 2012 diberikan pada: I. Kelurahan Nangameting, Alok Timur, Juara Pertama dgn kategori Sangat Baik II.Kelurahan Hewuli, Alok Barat sebagai juara kedua dgn kategoru Baik III. Kelurahan Kota Uneng, Alok sbg juara 3 dgn kategori Sedang.
www.inimaumere.com
Selengkapnya...

BPD NTT Tempati Gedung Baru

Kantor baru Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT Cabang Maumere akhirnya menempati gedung barunya di lokasi perkantoran Jalan Eltari. Kantor yang dibangun untuk menunjang kegiatan perbangkan bagi para nasabahnya tersebut diresmikan dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Sikka Sosimus Mitang, Rabu (23/1/2013) minggu lalu. Kehadiran gedung kantornya di komplek elit ini meariik perhatian pasalnya bangunannya megah dengan warna tenang cukup enak dipandang mata . Pada peresemian tersebut, beberapa acara digelar yang diawali misa oleh Bapak Uskup Mgr. Kherubim Pareira, SVD. Selain penandatangan prasasti, juga dilakukan pengguntingan pita oleh Ketua Penggerak PKKdan penekanan tombol sirene oleh William Cho, perwakilan Bank Indonesia di NTT yang dilanjutkan dengan peninjauan bank.

Bupati Sikka menyambut baik kehadiran bank BPD dengan gedung barunya tersebut. Dan sejumlah masyarakat juga menyambut baik. Acara peresmian dilanjutkann dengan sejumlahi hiburan dari artis-artis daerah seperti Nyong Franco, Babo dan Renyl Laga, serta tarian lokal dari Sanggar Kibolibok.
Peresmian Kantor BPD NTT semakin meriah dengan MC Anto. Bank BPD NTT dalam kegembiraan tersebut memberikan bantuan bagi korban dari Palue akibat letusan Gunung Berapi Rokatenda berupa 1 ton beras, mi instan dan sembako lainnya serta bantuan pembangunan rumah ibadat ke masing-masing agama yang diserahkan pejabat BPD NTT. Acara diwarnai pula "Gebyar Undian Berhadiah" dengan hadiah jutaan rupiah.
www.inimaumere.com
Selengkapnya...

 

© 2007 MaUmErE oF FlOrEs | Design by MaUmErE Of FlOrEs







---[[ KeMbAlI kE aTaS ]]---